
mestinya kasih kesempatan pada yang lain, setidaknya biar demokrasi ini teraasa lebih fresh bila yang maju bukan dari keluarga Bupati lama (Bpk.Sutrisno). Kalau yang jadi nanti masih keluargakan itu sama saja dengan namanya demokrasi tersendat dipersimpangan. masih banyak kader lain yang mampu. dan akan lebih baik bila itu dari kalangan lelaki, karena sang imam itu lebih afdhol laki-laki. kalau suatu saat perempuan yang memimpin hamil atau halangan lainya tentu akan menganggu kinerja.
kemaruk..mau apa lagi sih..bentar lagi palingan juga masuk penjara kena kasus SLG.siap2 aja..
contoh keadilan bagi sumia yang punya dua istri blonjo satu blonjo kabeh,ngacung siji ngacung kabeh,coblos satu coblos kabeh ae rek rek....gitu aja kok repot
Jos gandos.....Mari kita budidayakan ternak istri.....seperti bupati kediri.....Kapan bapak kawin lagi ????
