
ANDIKA FM, Kediri - Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, kesulitan memantau hampir 60 % penderita TBC di Kabupaten Kediri, karena mereka enggan berobat, ke Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, jumlah penderita TBC di Kabupaten Kediri, pada 2010 sebanyak 1208 penderita. Namun, dari total jumlah tersebut sebanyak 60 % sulit untuk dipantau, karena enggan melakukan pengobatan ke Puskesmas maupun Rumah Sakit.
Padahal, pengobatan untuk penderita TBC di Kabupaten Kediri, gratis hingga sembuh. Sementara, pada 2010 Kementrian Kesehatan Pusat, meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, menekan angka kasus TBC hingga 73 %.
“ Kami tetap akan melakukan berbagai upaya termasuk pendekatan agar penderita TBC di Kabupaten Kediri bersedia memeriksakan diri ke Rumah Sakit maupun Puskesmas,” kata Nur Munawaroh, Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Langsung Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri.
Nur Munawaroh menambahkan, pihaknya juga mengingatkan masyarakat, jika ada warga atau anggota keluarganya yang mengalami batuk berkepanjangan, agar segera dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. Karena, penderita TBC bisa sembuh, dengan pengobatan secara kontinyu. (Anto Kristian)
Teks Foto:
- Nur Munawaroh, Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Langsung Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri
Foto:Anto Kristian
02:00 Konco Sahur
05:00 Mutiara Subuh
06:00 Pengajian AHAD PAGI IKADI & ANDIKA (live)
07:00 Bursa Musik Indonesia
17:00 Jelang Buka Puasa
18:00 Bursa Musik Dangdut
23:00 Bursa Musik Rhoma Irama
![]()
