
ANDIKA FM, Kediri - Gubernur Jawa Timur, sudah melakukan evaluasi, terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri. Khusus PAD dari Trayek retribusi kendaraan umum, jumlahnya tidak memenuhi target.
Dari retribusi trayek, yang diterima PAD hanya Rp 7,740 juta, dari target sebesar Rp 11,4 juta, atau hanya sekitar 67 persen. Untuk itu, Gubernur Jawa Timur Soekarwo meminta, agar dalam menetapkan target pendapatan trayek dalam PAD mendatang, Pemerintah Kabupaten Kediri, lebih rasional.
Eko Setiono, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Kediri mengatakan, tidak tercapainya target dalam PAD dari retribusi trayek tersebut, dikarenakan banyaknya penumpang umum yang cenderung beralih pada sepeda motor. Sehingga, banyak kendaraan umum, yang tidak memperpanjang ijin trayek, karena biaya operasional tinggi.
“ Selain itu, adanya kendaraan umum yang berubah fungsi menjadi kendaraan barang, juga berpengaruh pada PAD dari trayek,” kata Eko Setono.
Masih kata Eko Setiono, dalam PAD mendatang, penentuan target terutama dari trayek, akan dilakukan penghitungan ulang. Sehingga, pendapatan yang masuk ke PAD, sesuai dengan target dan mengalami kenaikan. (Anto Kristian)
02:00 Konco Sahur
05:00 Mutiara Subuh
06:00 Pengajian AHAD PAGI IKADI & ANDIKA (live)
07:00 Bursa Musik Indonesia
17:00 Jelang Buka Puasa
18:00 Bursa Musik Dangdut
23:00 Bursa Musik Rhoma Irama
![]()
