
ANDIKA FM, Kediri- Guna mendeteksi lebih dini penyebaran penyakit HIV/AIDS, Dinas Kesehatan Kota Kediri melakukan pemeriksaan pada purel-purel yang kerap mangkal di cafe, tempat hiburan dan karaoke di Kota Kediri. Untuk tahap awal, Dinkes sudah melakukan pemeriksaan dan tes darah pada puluhan purel di sebuah café di wilayah Kecamatan Pesantren.
Sedikitnya ada 35 purel yang diambil darahnya dan mendapat konselling dari petugas Dinkes maupun dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Kediri.”kita yang mendatangi mereka untuk untuk memberikan pemahaman tentang penularan sekaligus bahayanya HIV/AIDS.”ujar Dadiek Sumardiyanto Kasi Pemberantasan Penyakit dan Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Kata Dadiek, pemeriksaan khusus pada purel-purel ini, dilakukan mengingat mereka termasuk komunitas resiko tinggi terhadap serangan HIV/AIDS. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan asosiasi pengusaha tempat hiburan di Kota Kediri untuk membantu program ini. Para purel diminta bersedia memeriksakan diri di klinik VCT (Voluntary Counselling Test) di Kelurahan Semampir untuk memudahkan kerja petugas. Tetapi jika memang ada permintaan pemeriksaan di tempat mereka bekerja, petugas dari dinas kesehatan dan KPAD siap melayaninya.” Tidak masalah kami jemput bola,”tambah Dadiek.
Sementara itu, Dadiek belum bisa mamastikan jumlah purel di Kota Kediri yang menjadi target program ini. Yang pasti kata Dadiek jumlahnya mencapai ratusan yang tersebar di beberapa café, tempat hiburan dan karaoke di Kota Kediri terutama di wilayah Kecamatan Kota.”kami berharap, para purel bisa pro aktif memeriksakan diri secara rutin.”pungkas Dadiek.(Hadi Kusuma)
