Perempuan Bercadar Tewas di Masjid Kediri - Fakta Baru Dugaan Keterlibatan Orang Terdekat Korban

| More
05 January 2018
perempuan-bercadar-kediri_20180105_115039.jpg
Penyidikan kasus tewasnya perempuan bercadar oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kediri mulai menemui titik terang.

Berdasarkan bukti otentik hasil penyelidikan semakin menguatkan adanya tindakan dugaan pembunuhan.

Informasi terpercaya dari kepolisian menyebutkan menduga ada orang terdekat korban yang turut terlibat.

Dibuktikan, pemeriksaan indentifikasi terhadap korban bernama Nurul Khotimah, polisi tidak menemukan tanda-tanda adanya bekas perlawanan di tubuh korban.
 

Setelah diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri korban dimakamkan di kampung halamannya di Dusun Kroncong, Desa Purworejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri.

Diketahui, korban tinggal bersama suaminya di Jalan Pahlawan Gang III, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Belum ada statement resmi dari Polres Kediri terkait dugaan pembunuhan tersebut.
 

Perlu diketahui, korban ditemukan warga tergeletak tak bernyawa di halaman Masjid Anas Bin Fadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018) menjelang Magrib.

Berdasarkan temuan di lokasi kejadian polisi mengamankan bukti petunjuk berupa payung dan sepasang sandal yang berada di samping korban.

Surat Misterius

Sebelumnya, beragam spekulasi bermunculan terkait penyebab tewasnya wanita bercadar yang ditemukan tergeletak di pelataran Masjid Masjid Anas Bin Faadolah Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (4/1/2018).

Adapun kejanggalan penemuan mayat tersebut adalah ditemukannya sepucuk surat yang berisi pesan dari pelaku untuk memperlakukan jenazah sesuai syariat Islam.

Sosok misterius itu juga berpesan dalam tulisan agar tidak mencari tahu siapa dia.

Disisi lain, pada jasad mayat wanita setengah baya ini masih lengkap mengenakan perhiasan cincin dan kalung emas.

Namun, sebenarnya apa yang mendasari motif dari pelaku yang diduga sengaja membuang jasad wanita malang tersebut di kawasan masjid.

Semuanya itu masih menjadi tanda tanya besar. Bahkan hingga kini penyebab kematian korban masih misterius.

Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Hanif Fatih Wicaksono mengatakan dalam kasus penemuan mayat, pihaknya mendapatkan sebuah petunjuk yang mengarah terhadap identitas korban.

"Tunggu hasil proses otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," kata AKP Hanif Fatih Wicaksono kepada Surya, Kamis (4/1/2018).(Penulis: Mohammad Romadoni-Surya.co.id/jko)