Penjual Es Tebu Bikin Kagum Tetangga, Pilih Haji daripada Mobil

| More
12 July 2018
tebu3.jpg
Bagi kebanyakan orang, lebih baik menumpuk harta dan kekayaan daripada untuk beribadah. Namun pandangan berbeda ditemukan pada sosok pasangan Abdul Chamid (59) dan Muchlisah (51). Mereka rela menabung selama 14 tahun demi bisa menunaikan ibadah haji.

Tetangga mereka di Dusun Kembeng, Desa Kepuhkembeng, Peterongan, Jombang ini juga mengakui jika gaya hidup keluarga ini begitu sederhana.

Dari pantauan detikcom, pasangan ini hanya memiliki dua sepeda motor jenis bebek dan matic. Salah satunya dipakai Chamid untuk berdagang es tebu di Taman Kebon Ratu, Desa Keplaksari, Peterongan.

"Hidupnya keluarga Pak Chamid ini sederhana. Beliau tak punya mobil, tapi tak mau beli mobil. Lebih mengutamakan haji, itu yang mengagumkan," kata Bambang (48), tetangga dekat Chamid dan Muchlisah saat berbincang dengan detikcom, Rabu (11/7/2018).

Di mata Bambang, keluarga Chamid juga dipandang religius. Pasutri ini rajin menunaikan salat lima waktu berjamaah di masjid yang tak jauh dari rumah mereka.

Selain itu mereka juga suka bergaul dengan tetangga. Tak jarang pasangan yang mempunyai 3 anak dan 2 cucu ini berbagi makanan ke tetangganya.

Bambang yang pernah berangkat menunaikan ibadah umroh bersama Muchlisah juga mengaku tak kaget jika tetangganya itu akan kembali ke tanah suci.

"Sudah lama saya dengar beliau dan istrinya mau haji. Karena daftarnya tahun 2010. Memang orangnya sangat rajin menabung," ungkapnya.

Tetangga Chamid lainnya, Hanafi (40) juga mengaku bangga setelah tahu pasangan Chamid dan Muchlisah akan berangkat haji bulan depan.

"Sebagai tetangga saya doakan beliau berdua diberi kesehatan, berangkat selamat, pulang selamat, menjadi haji mabrur," harapnya.

Chamid dan Muchlisah sendiri dijadwalkan akan berangkat haji pada tanggal 13 Agustus 2018 mendatang. Pasutri ini tergabung dalam kloter 79 Kabupaten Jombang.(Enggran Eko Budianto - detikNews/jko)