Tanggapi Pajak Ekonomi Digital, AFPI Berharap Ada Tarif Khusus

| More
11 July 2019
komputerkuning.jpg
Radio ANDIKA - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) berharap pemerintah dapat memberikan tarif khusus sebagai insentif bagi pinjaman online atau fintech lending demi mendukung inklusi keuangan saat pajak ekonomi digital diberlakukan.

Ketua Harian AFPI, KUSERYANSYAH mengatakan, salah satu misi fintech lending adalah inklusi keuangan dengan menggarap segmen pasar yang unbankable serta menyasar masyarakat yang berpenghasilan menengah ke bawah atau middle low income.

Dengan profil risiko yang lebih tinggi dimana selama ini bank dan lembaga keuangan tidak masuk ke segmen pasar tersebut, maka fintech lending perlu diberikan berbagai insentif oleh pemerintah.

Sebelumnya pemerintah melalui Menteri Keuangan SRI MULYANI mengupayakan pendekatan untuk memungut pajak dari kegiatan ekonomi digital yang selama ini belum dilakukan optimal untuk menambah penerimaan bagi negara. (ant-had)