Jepang: Kebebasan Navigasi Laut China Selatan Harus Dipertahankan

| More
12 July 2019
Jepang.jpg
Radio ANDIKA - Duta Besar Jepang untuk Indonesia MASAFUMI ISHII menilai keamanan dan kebebasan navigasi di Laut China Selatan harus terus dijaga, meskipun sejumlah negara berdaulat masih terlibat sengketa teritorial di perairan tersebut.

Meskipun tidak termasuk negara yang ikut bersengketa, Jepang memiliki kepentingan besar terkait Laut China Selatan yang merupakan bagian jalur komunikasi internasional. Diperkirakan 3,37 triliun dolar AS perdagangan global melewati Laut China Selatan setiap tahun, yang merupakan sepertiga dari perdagangan maritim global.

Sengketa Laut China Selatan melibatkan klaim pulau dan maritim diantara beberapa negara di wilayah tersebut, yaitu Brunei Darussalam, China, Taiwan, Malaysia, Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

Risiko ketakstabilan karena pembajakan, perampokan bersenjata terhadap kapal di laut, terutama militerisasi pulau buatan yang secara ilegal dibangun di Laut China Selatan telah menarik perhatian internasional dan dapat menarik negara-negara besar untuk campur tangan di wilayah tersebut. Oleh karena itu Jepang memiliki perhatian terkait situasi di perairan tersebut. (ant-had)