Komnas HAM Soroti Pemenuhan Hak Korban TPPO Bersama Jarnas

| More
14 August 2019
0030.jpg
Radio ANDIKA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyoroti permasalahan tentang pemenuhan hak korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui audiensi bersama Jaringan Nasional (Jarnas) Anti TPPO.

Mengenai pemenuhan hak korban, Ketua Jarnas Anti TPPO RAHAYU SARASWATI menyebutkan bahwa restitusi atau pemulihan kondisi korban dan penggantian kerugian yang dialami korban baik secara fisik maupun mental, adalah salah satu isu yang memerlukan perhatian lebih. Menurutnya, pelaku TPPO adalah pihak yang seharusnya bertanggung jawab atas restitusi korban. Sara juga menyebutkan bahwa berdasarkan data Kementerian Luar Negeri yang pihaknya himpun, terdapat sebanyak 195 pekerja migran Indonesia (PMI) yang terancam hukuman mati di luar negeri.

Di sisi lain, menurut Ketua Komnas HAM RI AHMAD TAUFAN DAMANIK, isu tentang perdagangan orang atau 'human trafficking' merupakan salah satu persoalan yang penting dan harus terus dikawal dan dicegah. Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya terbuka dengan semua kalangan dan elemen masyarakat jika ingin melaporkan aduan terkait TPPO kepada Komnas HAM. (ant-art)