Direktur PT Krakatau Steel Didakwa Terima Suap Sekitar Rp157 Juta

| More
14 August 2019
0033.jpg
Radio ANDIKA - Direktur Produksi dan Teknologi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk WISNU KUNCORO didakwa menerima Rp101,76 juta dan 4 ribu dolar AS (sekitar Rp55,5 juta) dari dua pengusaha.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Asri Irwan mengatakan pemberian itu ditujukan agar WISNU KUNCORO melalui KARUNIA ALEXANDER MUSKITTA sebagai makelar pengadaan barang dan jasa agar memberikan persetujuan pengadaan pembuatan dan pemasangan 2 "spare bucket wheel stacker/reclaimer primary yard" dan "harbors stockyard" yang seluruhnya bernilai Rp13 miliar. Selain itu pengadaan 2 unit "boiler" berkapasitas 35 ton dengan anggaran sekitar Rp24 miliar dan atau jasa "Operation and Maintainance" (OM) terhadap seluruh "boiler" yang ada di PT Krakatau Steel pada 2019.

Untuk pengadaan pembuatan dan pemasangan 2 (dua) unit "spare bucket wheel stacker/reclaimer primary yard" dan "harbors stockyard" di PT Krakatau Steel, KURNIAWAN meminta uang Rp5,5 juta kepada YUDI TJOKRO sebagai "uang operasional" dalam rangka pendekatan kepada pihak-pihak PT Krakatau Steel termasuk WISNU KUNCORO untuk makan bersama di Hotel Gran Melia Jakarta.

Pada 18 Maret 2019, Karunia meminta YUDI TJOKRO selaku pihak yang telah ditunjuk PT Krakatau Steel sebagai calon pelaksana pekerjaan segera menyiapkan dana sebesar Rp50 juta yang akan diberikan kepada WISNU KUNCORO dan disanggupi YUDI TJOKRO. Setelah merealisasikan permintaan uang KARUNIA, pada 20 Maret 2019, YUDI TJOKRO memerintahkan stafnya bernama ANIE PEVANI untuk menyerahkan cek senilai Rp50 juta kepada KARUNIA. Kemudian KARUNIA mengambil cek tersebut di kantor PT Jokro Bersaudara lalu mencairkannya. (ant-art)