Gubernur Khofifah sesalkan aksi penyerangan Wiranto

| More
11 October 2019
560.png
Radio ANDIKA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan kejadian penyerangan yang menimpa Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten. Gubernur menilai seharusnya aksi tersebut tidak terjadi jika seluruh anak bangsa mengedepankan sikap "tabayyun" atas seluruh persoalan dan saling menghormati antara satu dan lainnya.
 
"Sangat disayangkan apapun alasannya aksi kekerasan seperti itu seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh ditoleransi. Bukan karena Pak Wiranto pejabat, tapi sebagai sesama warga bangsa yang punya kedudukan yang sama di mata hukum," ujar Khofifah saat gelaran Tahlil Kubro di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) 1 Madiun, Kamis (10/10) malam.
 
Menurut dia, kejadian tersebut bisa saja terulang di tempat lain, tidak hanya di Banten. Oleh karena itu, ia berharap Polri bisa mengusut tuntas dalang di balik aksi penyerangan tersebut beserta motif yang melatarbelakanginya. Khofifah sendiri berencana menjenguk Menkopolhukam Wiranto di Jakarta apabila kondisinya telah memungkinkan. "InsyaAllah jika kondisi Pak Wiranto sudah makin membaik dan memungkinkan untuk dijenguk kami ingin sowan," imbuhnya.
 
Dalam kegiatan tahlil tersebut Gubernur Khofifah juga mengajak masyarakat untuk selalu berpedoman kepada negara, Pancasila, dan agama. Kehidupan, kata dia, harus berbangsa, berpancasila, dan beragama.(ant-dip)