Waspadai DBD dan Chikungunya Ditengah Pandemi Corona

| More
14 July 2020
Dinkes.jpg
Radio ANDIKA - Masyarakat diminta mengantisipasi penyakit demam berdarah dengue (DBD) di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Apalagi, DBD bisa menjadi penyakit penyerta atau kormobid bagi pasien yang terinfeksi virus corona. Ketika seseorang terkena DBD maka sirkulasi darah akan terganggu, imunitas menurun, sehingga mudah terpapar virus corona. 
 
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Kediri, ALFAN SUGIYANTO S.KM ketika On Air di Radio ANDIKA mengatakan, selain DBD, warga yang terjangkit Chikungunya di Kota Kediri juga meningkat. Masyarakat harus mewaspadai demam chikungunya yang meningkat di Kota Kediri. 
 
Sampai saat ini sebanyak 193 warga Kota Kediri yang terjangkit chikungunya pada bulan Juni 2020. Padahal di bulan Mei 2020, hanya ada 16 kasus saja. Hal ini disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam memberantas sarang nyamuk. Dari pemantauan di lapangan, angka bebas jentik hanya 62 % saja di Kota Kediri.
 
ALFAN SUGIYANTO S.KM berharap masyarakat sesering mungkin melakukan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN untuk mengantisipasi penyebaran DBD maupun Chikungunya. Caranya dengan membersihkan atau menguras tempat yang sering menjadi penampungan air. Menutup rapat tempat-tempat penampungan air. Serta mendaur ulang atau membuang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Dinkes Kota Kediri juga membentuk juru pemantau jentik untuk mendampingi masyarakat melakukan PSN dengan 3M Plus. (had/rom)