
ANDIKA FM, Kediri, Jawa Timur - Proyek pembangunan sarana irigasi pertanian di Kota Kediri, dinilai telah menyalahi bestek dan pengerjaannya asal-asalan . Demikian dari hasil pantauan LSM Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) . Menurut KTNA , selama ini proyek pembangunan irigasi sia-sia , karena talud yang dibangun cepat rusak . Untuk itu KTNA meminta pemerintah kota Kediri melibatkan petani dalam proyek pembangunan saluran irigasi .
Wakil ketua kontak tani nelayan andalan (KTNA) kota kediri, Nasiyatus Sholikhah mengaku sering menemukan bangunan irigasi rusak hanya dalam waktu 4 hingga 5 bulan setelah dibangun . kondisi itu terjadi , karena minimnya pengawasan yang seharusnya bisa melibatkan petani disekitar bangunan irigasi.
Selain buruknya pengerjaan pembangunan irigasi , sejumlah oknum diduga juga telah menjual bahan bangunan milik proyek diantaranya semen dan bahan lain . Sementara itu , Hingga saat ini Dinas terkait belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini .(Anto Kristian)
