
ANDIKA FM, Kediri- Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mempengaruhi produktivitas sejumlah home industri getuk pisang di Kota Kediri. Puluhan pengusaha getuk pisang mengaku kesulitan memperoleh bahan baku.
Pasalnya banyak pohon pisang yang rusak diterpa angin kencang. Selain itu, minimnya stok pisang yang merupakan bahan baku getuk, membuat para petani pisang menaikkan harga. Semula Rp 8 ribu 500 per tundun, kini naik menjadi Rp 12 ribu.
Berkah salah satu pengusaha getuk pisang di Kelurahan Bandar Kidul mengatakan, pasokan pisang dari petani sering terlambat sejak 2 pekan ini. Akibatnya produktivitas yang semula per hari mencapai 500 biji turun menjadi 400 biji.
“Kondisi ini mestinya bukan saya saja yang mengalami tetapi juga para pengusaha lain,”ujar Berkah.
Sulitnya memperoleh stok bahan baku membuat para pengusaha gethuk pisang menaikan harga. Untuk ukuran kecil yang semula Rp 1.900 menjadi Rp 2 ribu 200. Ukuran sedang Rp 2 ribu 200 menjadi Rp 2 ribu 500, sedangkan ukuran jumbo dari Rp 2 ribu 800 menjadi Rop 3 ribu 100.(Anto Kristian)
