
ANDIKA FM, kEDIRI- Polres Kediri kesulitan mengungkap identitas mayat berjenis kelamin perempuan dengan tubuh gemuk yang sebelumnya ditemukan di Kali Konto, aliran lahar Gunung Kelud yang ada di Dusun Nglongge, Desa Muneng, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Mengingat, sampai saat ini belum ada petunjuk apapun serta belum ada keluarga yang melapor ke kepolisian.
Untuk itu, Polres Kediri menyebarkan foto korban ke sejumlah lokasi terdekat dan fasilitas umum seperti, Balai Desa, Sekolah, Kantor-kantor. Harapannya, apabila ada warga yang mengenal atau keluarga yang mengetahuinya segera bisa menghubungi kepolisian terdekat baik Polres Kediri maupun polsek-polsek jajaran.
"Karena belum teridentifikasi, kami juga belum bisa menjelaskan penyebab kematian korban, apakah pembunuhan atau terpeleset. Sampai saat ini pun hasil visum dari rumah sakit juga belum diketahui," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP I Wayan Winaya.
Seperti sudah diberitakan sebelumnya bahwa warga Dusun Nglongge Desa Muneng Kecamatan Purwoasri digegerkan adanya temuan mayat wanita yang tersangkut di DAM Sungai Konto. Ciri-ciri mayat berusia sekitar 40 tahun, memakai celana pendek warna hitam, rambut hitam sebahu, memakai baju motif bunga, dan bertubuh gemuk dengan tinggi badan sekitar 155 sentimeter.
Saat ini, mayat wanita tanpa identitas tersebut, masih berada di RS Bhayangkara Kediri. Petugas sempat mencurigai mayat Suparti alias Sablah (35). Tetapi setelah dilakukan pengecekan di rumahnya di Desa Jajar, Kecamatan Papar, ternyata yang bersangkutan masih segar bugar. (Purbo Krisbianto)
