
ANDIKA FM, Kediri- Di wilayah Kabupaten Kediri ada dua titik rawan banjir yang diakibatkan luapan sungai. Yakni sungai Termas Baru di wilayah Kecamatan Kras dan Sungai Kolomoso di wilayah Kecamatan Tarokan.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang ditimbulkan dari luapan air sungai, Pemkab Kediri melakukan normalisasi dengan pengerukan endapan lumpur. Normalisasi sungai dilakukan secara bertahap melibatkan warga setempat.
Edi Purwanto Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Kediri mengatakan, normalisasi sungai dimaksudkan untuk menghindari bencana banjir,”kedalaman dasar sungai semakin pendek akibat endapan pasir dan lumpur sehingga dalam kurun waktu tertentu perlu dikeruk,”katanya.
Edi Purwanto juga mengatakan, masih banyak sungai lain di Kabupaten yang potensial menyebabkan bencana banjir. Untuk itu secara bertahap juga akan dilakukan pengerukan endapan lumpur di sungai lain.(Diki Pramana)
