
Ratusan warga Desa Banyakan Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri Selasa (20/03) siang menggelar unjuk rasa ke DPRD Kabupaten Kediri. Mereka ngotot agar pelaksanaan Pilkades di desanya yang penuh kecurangan dibatalkan dan diulangi lagi. Meski diguyur hujan, dengan membawa sound sistem dan membentangkan spanduk nada protes, ratusan pendemo meneriakkan yelyel menuntut Pilkades ulang.
Nanang Cipta Adi Wasana tokoh warga desa Banyakan usai dialog mengatakan, warga menolak pelantikan kades terpilih dan jika tetap dilantik, warga menolak membayar pajak dan tidak akan mengakui pemerintahan desanya.
“bagi kami pilkades ulang adalah harga mati, jika tidak kami akan berunjukrasa terus dengan mengerahkan masa lebih banyak,”ancamnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kediri, hingga kini masih mengkaji hasil pelaksanaan Pilkades di desa Banyakan yang diprotes warga karena dianggap penuh kecurangan. Joko Susilo Asisten Sekda bidang Pemerintahan Pemkab Kediri usai dialog dengan perwakilan warga mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan pelantikan kades terpilih, karena proses pemilihannya masih dalam pengkajian tim.
“Saya pastikan meski Kades terpilih belum dilantik urusan pemerintahan di desa Banyakan tetap berjalan. Untuk sementara jabatan Kades dirangkap sekretaris desa sebagai pejabat dengan status pelaksana tugas,”katanya. (Diki Pramana)
05:00 Mutiara Subuh
06:00 Kediri Bersemi
08:00 Citra Andika
11:00 Indonesia Gemilang
14:00 Colak Colek
17:00 Kediri Hari ini
18:00 Ekspresi Musik Indonsia
21:00 Senandung Rindu
24:00 Warung Lesehan
![]()
