340 CJH Kabupaten Mojokerto Batal Naik Haji Tahun Ini

| More
13 June 2013
haji1.jpg

ANDIKAFM KEDIRI - Sebanyak 340 Calon Jamaah Haji (CJH) dari 1.640 CJH asal Kabupaten Mojokerto dipangkas. Ini sesuai dengan pengurangan kuota haji sebesar 20 persen oleh Pemerintah Arab Saudi. Pemangkasan juga berlaku kepada CJH yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH),
 

 


Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto, Achmad Rodli mengatakan, rencana pemangkasan sebesar 20 persen tersebut sudah disampaikan resmi oleh Dirjen Haji dan Umrah Kementerian Agama pusat kepada semua daerah. "Termasuk kepada Kemenag Kabupaten Mojokerto," ungkapnya, Kamis (13/06/2013).
 
Kebijakan secara mendadak tersebut secara otomatis juga akan diberlakukan di semua Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, termasuk Kabupaten Mojokerto. Rodli menjelaskan, kuota CJH Kabupaten Mojokerto tahun ini, sebanyak 1.640 orang. Jika rencana pemangkasan 20 persen diberlakukan, maka sebanyak 340 CJH tidak bisa melaksanakan ibadah haji.
 
"Jika masuk daftar pemangkasan maka ereka gagal diberangkatkan, meski sudah melunasi BPIH. Rencana pemangkasan, sudah disosialisasikan kepada semua CJH bersamaan dengan waktu pemotretan foto dan wawancara penerbitan paspor oleh Kantor Keimigrasian Jatim," katanya.
 
Tujuannya, lanjut Rodli, agar semua CJH dapat mengetahui kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi. Namun hal ini baru sebatas informasi dari Pemerintah Saudi Saudi, untuk kebijakan selanjutnya Kemenang Kabupaten Mojokerto akan menunggu keputusan resmi pemerintah pusat.
 
"Kita minta semua CJH Kabupaten Mojokerto yang sudah melunasi untuk tetap tenang dan tidak berandai-andai sebelum sampai nanti ada keputusan final dari resmi pemerintah Indonesia. Sampai saat ini, CJH yang sudah melunasi tercatat mencapai hampir 90 persen," jelasnya.  (beritajatim.com)