Sensasi Iwak Kali Di Baduk

| More
Tanggal : 29-04-2010

sensasi iwak kali badukMenikmati makanan dengan menu utama iwak kali, atau ikan sungai, di depot dan warung, mungkin sudah biasa. Di wilayah Kediri Raya, banyak warung dan depot yang menawarkan menu dengan lauk iwak kali, yang disajikan dalam berbagai olahan.  Iwak kali juga bisa dinikmati di rumah, karena iwak kali dalam berbagai jenis, juga sangat mudah didapatkan di pasar tradisional di Kediri Raya.

Namun jika ingin mendapatkan sensasi yang lebih dari sekedar menikmati masakan iwak kali, tidak salah kalau anda mencoba datang ke lokasi favorit di Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk. Tepatnya, di kawasan Baduk. Warga biasa menyebut Baduk, karena di lokasi itu, terdapat pertemuan dua sungai besar, yang mengalir dari kawasan Kecamatan Tarokan dan Grogol Kabupaten Kediri.

 

Di ujung jembatan yang melintas di atas Sungai Baduk, terdapat 10 warung sederhana, yang menawarkan makanan dengan menu utama iwak kali. Hamper semua jenis iwak kali bisa dijumpai dengan mudah di Baduk, mulai dari lele sungai, udang sungai, wagal, wader, tawes, belut sawah, serta sili. Dijamin, semua hasil perburuan para nelayan, atau penangkap ikan dari beberapa sungai di wilayah Kediri dan Nganjuk. Menggunakan jarring, jala atau setrum listrik.

 

sensasi iwak kali baduk4Meski terdapat 10 warung, namun menu yang disajikan nyaruis sama. Yang dijadikan menu andalan adalah iwak goring lalapan dna bothok. Kepulan asap yang keluar dari nasi liwet yang masih hangat, dijamin makin membuat peurt keroncongan. Apalagi, jika menu pesanan kita, baik bothok atau lalapan iwak kali, sudah dihidangkan di depan kita, bisa bisa air liur keluar tanpa disadari. Lalapan yang dihidangkan juga masih segar, seperti kacang panjang, kubis serta kemangi. Coba juga menu andalan lain, yakni belut goreng, yang bisa kita nikmati dengan paduan lalapan dan sambal pedas dari bahan mentah dan segar.

 

Sebagai teman untuk menikmati  nasi iwak kali, kita bisa memesan berbagai jenis minuman, baik es teh maupun es jeruk. Namun saya merekomendasikan untuk memesan kelapa muda saja. Kelapa muda jenis hijau, disajikan dengan es yang dikombinasi dengan seduhan gula asli, makin melengkapi kenikmatan makan kita di Kawasan Sungai Baduk.

 

Selain menu makanan yang sangat lezat, karena diolah dengan menggunakan bumbu bumbu khas pedesaan, yang membuat selera makan kita makin bertambah dahsyat adalah suasana alam yang sangat mendukung. Suasana khas pedesaan. Di belakang deretan warung, kita bisa mendengarkan alunan indah suara gemericik air sungai bak lorkestra, yang keluar dari dam di sebelah barat Jembatan Baduk. Di sekitar warung, kita juga disuguhi  pemandangan khas alam pedesaan yang sangat hijau, yakni kesibukan para petani yang sedang menggarap lahan pertanian, ditemani kerbau atau sapi yang sedang membajak sawah.

 

Namun, jangan pernah membayangkan harga mahal untuk bisa menikmati semua menu andalan di Sungai Baduk. Tidak ada kata mahal. Bahkan, untuk menuntaskan selera makan kita, menurut ukuran umum sangatlah murah. Sebagai contoh, menu bothok iwak kali lengkap dengan es teh dan satu porsi nasi liwet hangat, kita cukup keluar uang Rp. 10.000,-. Menu lain juga sangat murah, seperti paket belut goreng lengkap dengan sambal lalapan dan nasi liwet, hanya Rp. 12.000,- Sementara es kelapa muda, hanya Rp. 7000 per buah, yang cukup untuk dinikmati dua orang.

 

sensasi iwak kali badukJika sudah menuntaskan selera makan kita di Baduk, belum lengkap jika kita tidak membawa pulang. Tidak hanya masakan yang sudah matang, iwak kali dalam berbagai jenis yang masih mentah juga tersedia. Semua masih segar, karena baru datang dari para nelayan yang terus hilir mudik memasok ikan hasil tangkapan mereka. Tidak perlu khawatir repot untuk membersihkan ikan yang kita beli, karena kita bisa minta tolong para penjual ikan sungai, untuk membersihkan kotoran ikan. Hanya dengan tambahan Rp. 1000 sampai Rp. 2000 per kilogramnya, para penjual ikan yang sebagian besar wanita asal Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom, dengan senang hati membantu kita.

 

Untuk mencapai lokasi di Kawasan Sungai Baduk, memang agak sulit. Posisinya tidak berada di jalur propinsi. Bahkan agak masuk. Dari arah Kota Kediri, kita bisa lewat Prambon ke utara, sampai pertigaan Warujayeng belok kea rah barat sekitar 10 kilometer. Atau dari jalar Kediri - Nganjuk, kita bisa belok ke arah Warujayeng dari arah Loceret. Terdapat halaman parkir mob il yang cukup luas di Kawasan Sungai Baduk, mampu menampung 20 mobil dan puluhan sepeda motor.

 

Karena lokasinya tidak berada di jalur strategis, semua warung di Kawasan Sungai Baduk hanya buka siang hari, yakni antara jam 9 pagi hingga jam 5 sore. Memang ada satu atau dua warung, yang pada hari tertentu, karena ramai pembeli, buka hingga jam 8 malam. Paling ramai, warung di kawasan Saungai Baduk dikunjungi pada saat jam makan siang.(Rofik)

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

05:00 Mutiara Subuh
06:00 Kediri Bersemi
09:00 Citra Andika fbnew
11:00 Kampoeng Loedroek

13:00 Colak Colek
15:00 Gayeng Marem fbnew
17:00
Kediri Hari ini

18:00 Ekspresi Musik Indonsiafbnew
22:00 Senandung Rindu fbnew

24:00 Warung Lesehan

sms andika fm (real size)

Agenda

27-01-2012
20-01-2012
20-01-2012
10-01-2012