Berita- Info ANDIKA

28 September 2016
Kota Kediri, Kembali Raih Penghargaan Wahana Tata Nugraha.
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Tahun 2016 merupakan tahun ke empat Kota Kediri turut ambil bagian dalam lomba tertib lalu lintas. Hasilnya pada tahun 2013, 2014, dan 2015 Kota Kediri menerima penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN). Sebuah prestasi yang sangat luar biasa untuk Kota Kediri. Hanya butuh waktu kurang lebih tiga tahun  Kota Kediri tepatnya di tahun 2016 ini telah meraih dan menerima kembali untuk ke-4 kalinya penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) secara penuh di bidang kelalulintasan dan angkutan kotanya.

Keberhasilan Kota Kediri mendapat penghargaan tersebut merupakan kerjasama serta komitmen kita semua, terutama unsur-unsur yang terlibat dalam kelalulintasan, organda,  kopatari/koperasi angkutan kota kediri, dan khususnya dari forum lalu lintas yang telah mencurahkan partisipasinya sehingga Kota Kediri berhasil meraih kembali secara penuh penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) untuk ke-4 kalinya di tahun 2016.

Segala upaya Pemerintah Kota Kediri untuk menegakkan tertib berlalu lintas di Kota Kediri bukanlah sekedar untuk meraih penghargaan WTN semata, tetapi untuk melayani masyarakat pengguna jalan raya sekaligus untuk meminimalisasi tingkat kecelakaan lalu lintas.(atc)
27 September 2016
Hari Anak Nasional, Ratusan Anak Padati Selomangleng

Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Ratusan anak memadati area Selomangleng Kota Kediri dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016, hari ini. Peringatan HAN yang bertajuk “Akhiri Kekerasan pada Anak” ini dibuka langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Mandung Sulaksono.

Dalam sambutannya Mandung mengatakan peringatan HAN jangan diperingati ceremonial saja namun harus melakukan kerja nyata. Pemerintah Kota Kediri memiliki komitmen untuk menghentikan kekerasan kepada anak dan perempuan. Pemerintah Kota Kediri juga telah membentuk satgas anti kekerasan anak dan perempuan.

Mandung berpesan agar orang tua selalu senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anak. Apalagi di era kemajuan teknologi seperti  saat ini. Jaga dan awasi tumbuh kembang anak-anak, karena merekalah yang menjadi generasi emas bangsa ini. Dalam kesempatan ini Mandung juga mengajak anak-anak untuk menyanyikan lagu “Naik Delman”di depan panggung.(atc)

26 September 2016
Dispendukcapil Kota Kediri, Pastikan KIA Direalisasi

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri memastikan Kartu Identitas Anak (KIA) akan segera direalisasikan. Sebab kesiapan SDM serta blangko kartu yang pengadaannya dengan sistem lelang sudah terpenuhi.

Sementara proses pencatatan identitas anak-anak yang akan mendapatkan KIA masih diverifikasi di tingkat RT dan RW. Kepala Dispendukcapil Kota Kediri Ida Indriyani mengatakan, untuk program ini petugas Dispendukcapil sudah disiapkan dan sudah mengikuti berbagai pelatihan baik Pemprov maupun dari pusat langsung.

Menurut Ida, untuk pengurusan kartu identitas anak (KIA), orang tua anak tidak perlu datang ke Dispenduk karena semua diproses melalui perangkat kelurahan mulai RT/RW. Sedangkan pemetaan jumlah anak di Kota Kediri sekitar 80 ribu.

Untuk diketahui, hanya ada 50 kota/kabupaten se-Indonesia yang akan menerapkan Kartu identitas Anak (KIA). Untuk tahap awal di Jawa Timur yang menjalankan program ini lebih awal adalah daerah yang angka kelahiranya sangat tinggi di antaranya Kota Kediri, Pasuruan dan Kota Malang. Sementara itu, untuk kota-kota lainnya mengikuti, sesuai dengan kesiapan daerahnya masing-masing.(atc)


26 September 2016
Walikota Kediri Kukuhkan Pengurus Himpunan Pelatihan.

Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar mengukuhkan pengurus DPC Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) serta Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia (HISPI) PNF Kota Kediri di  Dinas Pendidikan Kota Kediri, hari ini.

Walikota Kediri Abdullah Abubakar mengatakan, DPC di Kota Kediri merupakan mitra kerja Dinas Pendidikan di Kota Kediri, khususnya pendidikan non formal, oleh karena itu bersama-sama saling membantu, saling membaur dan saling bersinergi dalam rangka mengembangkan, memberdayakan dan mengembangkan Kota Kediri.

Dihadapan 142 peserta yang hadir dalam acara tersebut Mas Abu menyampaikan bahwa Pemkot Kediri dengan DPC HIPKI dan HISPI memiliki misi yang sama untuk memajukan masyarakat dalam bidang non formal. Saat ini banyak program-program dari Pemkot Kediri untuk memberikan pendidikan-pendidikan non formal pada warga di Kota Kediri, baik melalui anggaran PRODAMAS atau Dinas Sosial.

Mas Abu juga mengungkapkan bahwa Dinsos Sosial ditargetnya mengurangi pengangguran terbuka sebanyak 6 juta setiap tahunnya, Kota Kediri memang Kota yang kecil tapi penduduk di Kota Kediri sangat luar biasa karena Kediri selalu menajadi tujuan darimana-mana, dan ini menjadi potensi yang sangat luar biasa yang harus dikerjakan bersama-sama.

Untuk menyelesaikan masalah pengangguran di Kota Kediri terdapat 2 cara yang bisa dilakukan yaitu dengan langsung datang ke lembaga kursus dan melalui pemerintah. Program dari pemerintah biasanya gratis tapi mencari warganya yang susah, tapi pemerintah tetap mendorong agar masyarakat Kota Kediri mau belajar dan tidak malas. Dalam kesempatan yang sama Mas Abu menyampaikan harapannya agar lembaga kursus yang ada di Kota Kediri mau bekerjasama dengan Pemkot Kediri untuk mewujudkan misi bersama.(atc)

26 September 2016
Walikota Kediri, Serahkan SK Pengangkatan PNS

Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyerahkan secara simbolis surat keputusan (SK) kenaikan pangkat PNS periode Oktober 2016 pada apel harian di Halaman Balaikota Kediri, hari ini. 

Mas Abu, sapaan walikota mengatakan, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Kota Kediri untuk kinerja yang telah dicapai oleh seorang aparatur. Disamping itu, lanjut Mas Abu, sebagai dorongan untuk lebih meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas dalam mengemban amanah sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat. 

Mas Abu mengingatkan, untuk semakin meningkatkan produktifitas, kreatifitas, berusaha menciptakan suasana kerja yang nyaman agar produktivitas kerja dapat tercapai. Kota Kediri telah re-branding sebagai kota pelayanan. Sehingga diharapkan para aparatur lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dengan cepat dan tepat. 

Adapun mereka yang menerima kenaikan pangkat adalah golongan IV sebanyak 50 orang, golongan III sebanyak 213 orang, golongan II sebanyak 30 orang dan satu orang golongan I.(atc)

23 September 2016
Ibu-ibu belajar Bahasa Inggris Walaupun Hujan.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Puluhan remaja, dan ibu-ibu berkumpul di Jalan Urip Sumoharjo Dusun Jetis Desa Ngronggo Kelurahan Ngronggo RT 04 RW 05 Kota Kediri, untuk belajar Bahasa Inggris.

Pengajaran Bahasa Inggris ini, dalam program English Massive (EMAS) yang dicetuskan Walikota Kediri Abdullah Abubakar melalui Dinas Pendidikan Kota Kediri. EMAS adalah program dari pemerintah Kota Kediri untuk menghadapi MEA di Kota Kediri dengan mengajarkan seluruh masyarakat Kota Kediri untuk belajar berbicara Bahasa Inggris, karena Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan di seluruh dunia.

Erry Frisky selaku Tutor EMAS mengatakan, ada beberapa tahapam yang diajarkan pada peserta EMAS, mulai dari pengenalan dasar Bahasa Inggris, speaking, Reading, dan listening. Sehingga, para peserta EMAS akan lebih mengenal Bahasa Inggris.

Sementara itu, Fani Wahyu Setiawan, salah satu peserta EMAS yang juga pelajar mengatakan, bahwa dengan adanya program dari Pemerintah Kota Kediri, sangat terbantu, dan bisa lebih fasih dalam berbicara Bahasa Inggris.(atc)


23 September 2016
Pemerintah Kota Kediri, Beri Kompensasi Pada Warga eks Timor-timor

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa meresmikan 6 e-Warong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (KUBE-PKH) di Kota Kediri, hari ini.

Peluncuran e-Warong yang diprioritaskan untuk Program Keluarga Harapan itu digelar di kelurahan Banjaran Kota Kediri, ditandai dengan penyerahan bantuan rehab rumah layak huni dengan anggaran setiap penerima Rp 10 juta dan modal usaha sebesar Rp 20 juta.

e-Warong KUBE PKH yang dinaungi oleh Koperasi Masyarakat Indonesia Sejahtera (KMIS) dan dukungan aplikasi layanan Bank BNI untuk penyaluran bantuan sosial dan subsidi dari Pemerintah. Selain di Banjaran, e-Warung tersedia di Kelurahan Lirboyo, Kelurahan Ngronggo, dan Kelurahan Pesantren.

Wali Kota Kediri Abdullah Abubakar menyambut baik kehadiran e-Warung karena mendukung brand Kota Kediri sebagai the service city yang memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat maupun pendatang.

Program e-Warung mendorong masyarakat kurang mampu untuk melakukan aktivitas ekonomi. Selaras dengan program Pemkot Kediri, melalui Prodamas 20% dana 50 juta per RT per tahun masyarakat dirangsang untuk wirausaha. Mereka membentuk kelompok usaha seperti laundry, kue kering, dan foto kopi.

Selain penyerahan bantuan e-Warong Mensos juga menyerahkan bantuan sembako untuk 200 orang masing-masing senilai Rp. 125.000, dana kompensasi WNI bekas Propinsi Timor-Timur sebesar Rp. 10 juta.(atc)


22 September 2016
Polres Kediri Kota Tangkap Pengedar Sabu-Sabu

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, hari ini berhasil mengamankan seorang pelaku pengguna dan pengedar narkoba jenis Sabu-sabu.

pelaku, bernama Handoyo Gunawan warga Desa Bligo Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Penangkapan terhadap Handoyo bermula, atas informasi dari masyarakat, jika ada peredaran narkoba disekitar wilayah Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Kemudian, polisi melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Handoyo, saat keluar dari salah satu hotel di Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Selain menangkap Handoyo, polisi juga menyita barang bukti 1 Klip plastik berisi shabu shabu dan pipet kaca dengam berat 2,01 gram, dan 12 gram.

Selain itu, seperangkat alat hisap Shabu, terdiri Bong pipet kaca, sedotan plastik, kompor Shabu, 1 unit HP. Bersama barang bukti, Handoyo dibawa ke Polres Kediri Kota guna proses hukum lebih lanjut.

AKP Siswandi, Kasat Reskoba Polres Kediri Kota mengatakan, karena Handoyo tanpa hak memiliki, menyimpan menguasai narkotika jenis Shabu, maka akan dikenakan dalam pasal 112 ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba.

Pihaknya, juga akan terus melakukan pengembangan, guna menangkap pelaku narkoba, yang berjaringan fengan Handoyo.(atc)


22 September 2016
Masyarakat Kelurahan Tosaren, Berkumpul Untuk Belajar Bahasa Inggris

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kelurahan Tosaren RT 23 RW 08 Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri, sore ini terlihat ramai. Beberapa warga mulai dari anak-anak, remaja dan Dewasa berkumpul, untuk belajar Bahasa Inggris.

Pengajaran Bahasa Inggris ini, dalam program EMAS yang dicetuskan Walikota Kediri Abdullah Abubakar melalui Dinas Pendidikan Kota Kediri, EMAS adalah program dari pemerintah Kota Kediri untuk menghadapi MEA di Kota Kediri dengan mengajarkan seluruh masyarakat Kota Kediri untuk belajar berbicara Bahasa Inggris, karena Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan di seluruh dunia.

“English massive ini untuk menghadapi MEA dan tidak menutup kemungkinan 5 tahun lagi akan bersaing dengan seluruh masyarakat di dunia, dan bahasa yang sering digunakan di dunia adalah Bahasa Inggris, maka dari itu Pemkot Kediri berharap bisa menjadi investasi untuk seluruh masyarakat di Kota Kediri.

Endik Santoso Penanggung jawab dan ketua RT 23 Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri mengatakan, dirinya mengaku senang dengan adanya program belajar Bahasa Inggris.

Anak-anak yang semula nilai Bahasa Inggrisnya jelek, setelah ada program EMAS menjadi bagus nilai Bahasa Inggrisnya saat disekolah. Endrik juga mengaku, jika ada warganya yang belum datang, dijemput dirumahnya.(atc)


21 September 2016
Mengaku Mengurus KTP, Empat Pelajar Terjaring Razia Satpol PP

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satpol PP Kota Kediri, hari ini melakukan penertiban pada sejumlah pelajar yang membolos sekolah. Sebanyak 4 pelajar terjaring razia Satpol PP Kota Kediri, dan dibawa ke Kantor Satpol PP.

Dalam pemeriksaan di kantor Satpol PP, keempat pelajar mengaku akan mencari KTP. Mereka juga mengaku, sudah ijin dari pihak sekolah. Keempat pelajar terjaring saat berada diwilayah Kelurahan Mrican Kota Kediri.

Keempat pelajar yang terjaring, langsung dilakukan pendataan dan akan diantar pada pihak sekolah, untuk dilakukan kroscek, kebenaran pengakuan keempat pelajar itu, jika akan mencari KTP.

Nur Khamid, Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri mengatakan, razia terhadap pelajar yang membolos, akan tetap dilakukan guna meminimalisir pelajar yang membolos diwilayah Kota Kediri.(atc)


Page 1 of 699      1 2 3 >  Last ›