Berita- Info ANDIKA

18 May 2016
Dewan Pendidikan Kota Kediri, Soroti Vonis Hukuman Pelaku Pencabulan Kediri.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Menjelang putusan pelaku pencabulan Sony Sandra, yang akan divonis pada Kamis besok, mendapat beberapa tanggapan dari berbagai pihak.

Tanggapan terkait vonis terhadap pelaku pencabulan anak dibawah umur, juga muncul dari Dewan Pendidikan Kota Kediri.
Dewan pendidikan Kota Kediri berharap, untuk pelaku pencabulan di Kediri, dapat dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Karena, pelaku pencabulan sangat merusak moral dari para generasi muda. Atrup, Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri meminta pada pengadilan, agar menjatuhkan hukuman seberatnya, agar tidak ada pelaku lainnya. (atc)
18 May 2016
Walikota Kediri Janji, Prodamas Cair Minggu Ini.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Setelah beberapa bulan vakum, program perdana kopi tahu kembali digelar di Tahun 2016 ini bertempat di Kawasan Kelurahan Semampir Kota Kediri.

Seperti biasa Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar hadir didampingi sejumlah kepala satuan kerja untuk berdiskusi, membicarakan masa depan dengan tidak saling menyalahkan.

Terkait Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) yang belum cair tahun ini, walikota menyampaikan akan diusahakan cair dalam minggu ini, ratusan warga yang hadir kemudian menyambut dengan tepuk tangan.

Program rutin kopi tahu pada tahun lalu aktif digelar di sejumlah kelurahan, kembali dijalankan di tahun ini. Walikota sempat memaparkan sejumlah program unggulan termasuk bentuk bantuan baik dari pemerintah pusat maupun daerah.

Mulai dari bantuan untuk pendidikan, kesehatan hingga rancunya bantuan beras raskin, sempat menjadi pertanyaan dari sejumlah warga yang hadir.

Seperti disampaikan Harun, Ketua RT 09 RW 02, menanyakan data raskin pada tahun ini yang tidak ada perubahan dengan yang telah diajukan.

Sejumlah pertanyaan dan pengaduan menarik, diterima langsung walikota dalam pertemuan kopi tahu digelar lesehan pada Selasa malam.

Sejumlah kasatker juga diberi kesempatan memberikan jawaban atas pengaduan tersebut.

Selanjutnya Walikota Kediri menyatakan bahwa dana Prodamas akan diusahakan cair dalam minggu ini, bahwa usulan warga melalui RT sudah baik diterima dan tinggal menunggu pelaksanaannya. (atc)
18 May 2016
Puluhan Aliansi LSM Dan Advokad Kediri, Geruduk PN Kota Kediri.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sebanyak 50 massa dari aliansi LSM dan Advokasi Kediri, rabu siang mendatangi gedung Pengadilan Negeri Kota Kediri.

Puluhan LSM dan Advokasi itu, meminta pada hakim untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya pada Sony Sandra, pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Agenda putusan vonis pada pelaku pencabulan Sony Sandra, digelar pada Kamis 19 Mei 2016, pada jam 10 pagi. Aliansi LSM dan Advokasi Kediri, akan mengawal sidang putusan tersebut.

Habib, selaku Advokasi Kediri mengatakan, pihaknya menekankan pada Hakim, untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya.

Jika hakim menjatuhkan vonis hukuman dibawah tuntutan yakni 13 Tahun, maka diduga pasti ada permainan. (atc)
18 May 2016
FITRA, Kecam Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur Di Kediri.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Masyarakat kembali dikejutkan dengan kasus pencabulan anak dibawah umur. Kali ini, seorang kontraktor bernama Sony Sandra telah terbukti melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Posisi Sony Sandra sebagai pengusaha dan dekat dengan elit daerah menyebabkan penanganan kasus tersebut rawan diintervensi oleh kekuasaan.

Sekretaris Jendral Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Yenny Sucipto saat seminar di UIN Kediri, turut prihatin dan memberikan simpatik terhadap peristiwa tersebut. Sebagai aktivis perempuan, dirinya mengutuk keras kejahatan luar biasa tersebut.

Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan, mengancam masa depan bangsa. Khusus Kediri, Kasus tersebut menjadi catatan hitam tidak adanya perlindungan dari Pemerintah Kediri, terhadap anak dan perempuan.

Sehingga, proses hukum yang berjalan harus dikawal hingga akhir, termasuk juga dalam penetapan vonis terhadap pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur itu. Yenny berharap, pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.(atc)
17 May 2016
Polsek Mojoroto, Tangkap Penjudi Togel
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Unit Reskrim Polsek Mojoroto Kota Kediri, berhasil menangkap seorang pelaku perjudian togel, yang telah lama menjadi pantauan petugas kepolisian.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, jika diwilayah Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, ada pejudian togel, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan.
Hasilnya, petugas unit reskim Polsek Mojoroto, berhasil menangkap Agus Winarto warga Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti, 5 lembar kertas berisi tulisan nomor tombokan judi togel, uang tunai sebesar Rp 300.000,00 terdiri dari 1 lembar pecahan uang kertas seratus ribu, 3 lembar uang kertas pecahan lima puluh ribu, 2 lembar uang kertas pecahan dua puluh ribu dan 1 lembar uang kertas pecahan sepuluh ribu.

Bersama barang bukti, Agus dibawa ke Polsek Mojoroto. Kapolsek Mojoroto AKP Sulistyono mengatakan, Agus saat ini masih menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut. Agus, dikenakan Pasal 303 tentang perjudian, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(atc)
17 May 2016
Ibu Rumah Tangga Dianiaya Lapor Polisi
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Hariani, seorang ibu rumah tangga, warga Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, melapor ke polisi setelah menjadi korban penganiayaan.

Kejadian penganiayaan bermula, saat TUKIMAN membersihkan selokan yang berada di depan rumah Hariani. Kemudian oleh Hariani diberitahu agar lubang yang berada diselokan jangan ditutup karena untuk jalan air dan saat diberitahu, Tukiman hanya diam saja.

Sehingga, Hariani berteriak agak kencang dengan maksud agar Tukiman mendengar. Kemudian Muhammad Munir tetangganya, keluar dari rumahnya langsung marah-marah lalu menendang Hariani dan memukul kepala Hariani dengan menggunakan batu bata.

Setelah Hariani terjatuh kemudian dirobohi sepeda motor yang diparkir didekat rumah. Akibat perbuatan tersebut Hariani merasa pusing dan mengalami luka di kaki sebelah kanan selanjutnya dengan barang bukti Visum Et Repertum, Hariani melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan beberapa saksi. Anwar berharap, kasus tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.(atc)
17 May 2016
Anak Purn Kopassus, Ungkap Puluhan Korban Perkosaan.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kasus pemerkosaan anak di bawah umur kembali menggegerkan publik. Tidak main-main, 58 anak menjadi korbannya.

Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan ternyata memperhatikan kasus tersebut. Apalagi, pelakunya diketahui seorang pengusaha ternama, namun ditakuti masyarakat karena disebut-sebut dekat dengan petinggi-petinggi kepolisian, TNI maupun Pemda.

Rupanya, tidak hanya terkait kasusnya saja. Luhut mengaku kagum terhadap kinerja Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Widjanarko Baiin yang mendorong terungkapnya kasus tersebut. Rupanya, dia adalah anak seorang purnawirawan Kopassus.

Luhut mengungkapkan, pernah bertetangga dengan ayah Bambang, bahkan berangkat ke gereja yang sama dengan keluarganya saat itu. Ketika itu, ayahnya menjabat sebagai Kepala Bintal (Bimbingan Mental).

Sekedar diketahui, puluhan anak di Kota Kediri diduga jadi korban pemerkosaan pengusaha ternama di Kediri. Kini, kasusnya masih dalam persidangan.(atc)
16 May 2016
Rayakan MILAD, MAN 3 Kediri Gelar Bakti Masyarakat. Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dalam rangka Hari jadi/Milad MAN 3 Kota Kediri ke 24, MAN 3 Kota Kediri, menyelenggarakan bakti masyarakat di Pondok Pesantren Al Ishlahiyyah Kranding Mojo Kabupaten Kediri.

Kegiatan bakti masyarakat yang dilakukan panitia Milad MAN 3 Kota Kediri meliputi, penyerahan santunan pada 40 anak yatim, 30 janda. Selain itu ada juga ada kegiatan bakti sosial pengecatan panti yatim, dan juga ada sumbangan untuk masjid, dan musola.

Kepala Sekolah MAN 3 Kediri Syahroni mengatakan, kegiatan dalam rangka Milad MAN 3 Kota Kediri ke 24, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Harapannya, tahun depan akan bertambah besar dalam bakti masyarakat.

Sementara itu Pengasuh pondok pesantren Gus abdullah Hisyam menerima dengan baik, kedatangan siswa-siswi dari MAN 3 Kota Kediri ke Pondok Al Ishlahiyyah Kranding Mojo. Harapannya, kegiatan tersebut, dapat mengajarkan pada siswa untuk berbagi pada sesama.(atc)

16 May 2016
Sepeda Motor Dibawa Kabur Teman, Ibu Rumah Tangga Lapor Polisi.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pencurian sepeda motor yang melibatkan teman dekat, seringkali terjadi. Kali ini, kasus tersebut menimpa Yanis Susanti warga Kecamatan Kayenkidul Kabupaten Kediri.

Kejadian itu bermula, saat Yanis mengendarai sepeda motor Honda bernomor polisi AG 4739 EV yang berboncengan dengan temannya, menuju warung milik Fandi yang berada di seputaran GOR Jayabaya Kota Kediri.

Yanis, memarkir sepeda motor tersebut di depan warung, dan kunci sepeda motor berada diatas meja. Yanis, kemudian membuat kopi untuk pengunjung.

Sesaat kemudian, Yanis ditelepon oleh Fandi untuk menjemput dirinya di utara Alun - Alun Kota Kediri. Namun Yanis meminta agar temannya saja yang menjemput dan beberapa saat kemudian Yanis mengetahui sepeda motor miliknya yang di parkir di depan warung sudah tidak ada / hilang, sedangkan teman Yanis juga sudah tidak ada di warung.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.(atc)
12 May 2016
Tertipu Melalui Telepon, Warga Kabupaten Kediri Melapor Ke Polisi.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Penipuan melalui telepon, dengan dalih menawarkan barang murah, dan mengaku teman lama, masih seringkali terjadi.

Kali ini korbannya, Dwi Wibisono warga Desa Tales Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Kejadian bermula, saat Dwi mendapatkan telepon dari seseorang yang mengaku teman lama Dwi yang sedang bekerja di penjagaan pelelangan.

Kemudian, Dwi ditawari Hp murah dengan harga Rp. 1.250.000. Karrna tertarik, Dwi lantas memesan 3 unit Hp sekaligus, dengan Total Rp. 3.750.000.

Kemudian, Dwi diminta pelaku untuk mentransfer uang tersebut secepatnya. Lantas, Dwi mentransfer uang itu melalui ATM di Jalan KDP Slamet Kota Kediri.

Setelah uang ditransfer, ternyata pelaku kembali menghubungi Dwi dan meminta uang transferan lagi. Karena curiga, Dwi langsung melapor ke polisi.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Islandar mengatakan, pihaknya seringkali menghimbau pada masyarakat, untuk tidak mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, baik melalui telepon atau bertemu langsung.(atc)


Page 1 of 684      1 2 3 >  Last ›