Berita- Info ANDIKA

07 July 2015
3 Pasangan Di Luar Nikah, Tertangkap Razia

Radio ANDIKA Kediri - Jatim - Puluhan Petugas gabungan dari TNI, Polres Kediri Kota dan Satpol PP Kota Kediri, Selasa sore melakukan razia di tempat-tempat kost diwilayah Kota Kediri. Petugas gabungan, langsung melakukan penyisiran di beberpa tempat kost diwilayah Kelurahan Semampir Kota Kediri.

Petugas gabungan, memeriksa identitas dari penghuni kost. Selain itu, petugas juga mengetuk pintu kamar kost yang tertutup dari dalam. Hasilnya, petugas membawa 3 pasangan diluar nikah, yang berada di dalam kamar kost. Petugas juga menghimbau pada pemilik kost untuk memperketat penghuni kost yang membawa pasangannya diluar nikah.

Kasi Trantib Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia ditempat kost pada bulan Ramadhan ini, hingga akhir Idul Fitri mendatang. Pihaknya juga akan melakukan pendataan, untuk penghuni kost yang terjaring razia.(Atc)


07 July 2015
Sepeda Motor Dibawa Kabur Pencuri Seorang Mahasiswi Asal Dusun Tunggorono Kabupaten Blitar Rugi Jutaan Rupiah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Vivi Maria (24) seorang mahasiswi warga Dusun Tunggorono Kabupaten Blitar melapor kepolisi setelah kehilangan sepeda motor. Peristiwa bermula saat Vivi memanasi sepeda motor Honda NF 125 AG 2177 BN miliknya, diteras rumah jalan kawi kelurahan Mojoroto Kota Kediri.

Kemudian, korban masuk kedalam rumah dan lima menit kemudian, saat keluar, melihat sepeda motor sudah tidak berada ditempat semula. Vivi sempat mencari disekitar lokasi namun tak ada yang mengetahui akhirnya melapor kepolisi.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi dan korban serta melakukan olah TKP guna mengetahui pelaku.

Masih kata Anwar, pihaknya juga sudah mengamankan foto copy STNK dan BPKB sebagai barang bukti. Sementara itu, akibat menjadi korban pencurian, Vivi menderita kerugian sekitar 9 juta rupiah.(Atc)


07 July 2015
Curi Satu Dos Rokok Di Pasar Bandar Kota Kediri Warga Kabupaten Sidoarjo Diamankan Warga

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sumarno warga Jalan lemah putro kabupaten Sidoarjo, senin siang diamankan warga karena kedapatan mencuri 1 dos isi 80 bungkus rokok di pasar Bandar lor kota kediri. Peristiwa bermula, saat kambali (41) pemilik toko di pasar Bandar warga Bandar lor sedang menyusun barang ditoko miliknya.

Kemudian tokonya ditinggal tidak jauh dari toko tersebut. Dari kejauhan, Kambali melihat ada seseorang yang mondar mandir didepan toko lalu orang tak dikenal tersebut mengambil 1 Dos pres rokok.

Kambali yang mengetahui langsung berteriak maling. Warga yang mendengar teriakan, langsung berusaha mengejar pelaku dan berhasil diamankan. Bersama barang bukti, pelaku diserahkan ke Polsek Mojoroto.

Kasubag Humas Polres Kediri kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan guna prose hukum lebih lanjut. Masih kata Anwar, akibat perbuatannya Sumarno bisa dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(Atc)


07 July 2015
KPU Kabupaten Kediri Siap Hadapi Gugatan Tindak Pidana Penggelapan Yang Ditutudhkan Wisnu Wardana Dan Tomi Ari Wibowo

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - KPU Kabupaten Kediri siap menghadapi laporan tindak pidana penggelapan yang dituduhkan Wisnu Wardana dan Tomi Ariwibowo yang gagal macung bupati dari jalur independen. KPU menegaskan tidak ada penggelapan atau penghilangan bukti dukungan seperti yang disampaikan Wisnu.

Komisioner KPU Kabupaten Kediri Divisi Pencalonan Sulkim mengatakan , wajar saja Wisnu menggugat karena dia memang kecewa jumlah dukungannya tidak memenuhi syarat setelah dihitung. Sedangkan KPU sudah siap menyampaikan data dan keterangan pada penyidik Polda Jatim.

Menurut Sulkim, secara obyektif proses pengitungan jumlah dukungan Wisnu - Tomy dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh Panwas dan Polisi. Untuk diketahui, setelah penghitungan dukungannya dinyatakan tidak mencapai jumlah minimal, Wisnu melaporkan KPU Kabupaten Kediri ke Polda Jatim dengan tuduhan penggelapan.

Wisnu menuding, jumlah dukungannya yang diklaim sekitar 115 ribu, sebagian sengaja dihilangkan agar dia gagal maju Pilbup dari jalur Independen.(Atc)


06 July 2015
Polres Tulungagung, Tangkap 2 Pengedar Narkoba

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Tulungagung, berhasil menangkap 2 pengedar narkoba dari wilayah Kalidawir Tulungagung. Kedua pelaku bernama Tri Kriswanto warga Desa Kalidawir Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung.

Dari tangan Tri, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 15 butir pil double L dan uang sebesar Rp. 15 ribu rupiah. Kemudian, polisi melakukan pengembangan, dan berhasil menangkap pelaku berinisial GPR warga Desa Karangsono Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung, yang masih dibawah umur.

Dari tangan GPR, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 76 butir pil double L dan uang tunai sebesar 40 ribu. Penangkapan terhadap kedua pelaku atas informasi dari masyarakat, jika diwilayah Ngunut ada peredaran narkoba.

Berdasarkan informasi itu, polisi langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap kedua pelaku. Kasat Reskoba Polres Tulungagung AKP Siswanto mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan pada kedua pelaku, dan dalam proses hukum yang berlaku.(Atc)


06 July 2015
Hendak Makan Di Warung, Terkena Serangan Jantung Meninggal Dunia

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Imam Mansur, warga Desa Datengan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri, meninggal dunia, saat berada di warung Desa Datengan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri.

Kejadian itu bermula saat, Imam datang ke warung milik Sri Lestari, dan duduk bersebelahan dengan Sholekhudin. Kemudian, Imam memesan makan dan teh panas.

Namun, belum sampai makannya habis, hanya minum teh saja, tiba-tiba Imam terjatuh. Kemudian, oleh Sholekhudin, Imam dibawa ke ruang tengah.

Namun, saat diperiksa, Imam ternyata sudah meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan pada pihak keluarga, perangkat desa, dan diteruskan pada pihak kepolisian.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Menurut keterangan dari pihak keluarga, Imam baru saja keluar dari Rs Gambiran Kediri, karena sakit jantung.

Diperkirakan, Imam meninggal dunia karena sakit jantungnya kambuh. Imam, kini telah dimakamkan pihak keluarga.(Atc)


06 July 2015
Seorang Guru Dijambret, Rugi Jutaan Rupiah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena menjadi korban penjambretan, Lia Harlisna Prajawati seorang guru warga Kelurahan Kaliombo Kota Kediri, melapor ke polisi. Kejadian itu bermula, saat Lia mengendarai sepeda motor dan berhenti hendak menyeberang ke MAN 3 Kota Kediri.

Tiba – tiba dari arah belakang ada seorang laki–laki mengendarai sepeda motor Suzuki Satria warna merah langsung mengambil tas milik Lia yang diletakkan dibawah kunci stang sepeda motor.

Kemudian Lia berusaha mengejar hingga ke TMP (Taman Makam Pahlawan) di Jl. PK Bangsa Kota Kediri dan ada petugas dari Polres Kediri Kota yang melaksanakan patroli.

Petugas kemudian langsung mengejar pelaku hingga simpang empat Kediri Mall namun petugas terjatuh saat mengejar pelaku. Kemudian petugas kepolisian tersebut, berusaha mengejar namun kehilangan
jejak pelaku.

Isi tas yang dibawa pelaku berisi Tablet Lenovo, KTP, ATM, STNK sepeda motor AG-5166-CA, SIM C, HP, kunci kontak ruangan dan uang tunai Rp. 2.000.000, dengan total kerugian sebesar Rp. 3.500.000. Atas kejadian tersebut selanjutnya pelapor melaporkan ke Polsek Kediri Kota untuk ditindak lanjuti.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penjambretan tersebut.(Atc)


06 July 2015
Lahan Tebu Terbakar, Rugi Belasan Juta Rupiah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Suwarni, warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri, merugi belasan juta rupiah, karena lahan tebu miliknya terbakar.

Kejadian itu bermula, saat Suwarni didatangi babin kamtibmas Kelurahan Betet Aipda Alianto bahwa kebun tebu milik Suwarni terbakar dan Suwarni melihat ke kebun tebu dan ternyata benar adanya, bahwa kebun tebu yang terbakar milik Suwarni dengan luas 125Ru.

Selain itu, kebakaran tersebut juga membakar kebun tebu milik Hartoyo warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri, seluas 500 Ru. Dengan adanya kejadian tersebut, dilaporkan ke Polsek Pesantren.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya berharap pada masyarakat, untuk tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, apalagi dengan angin yang bertiup kencang seperti saat ini.(Atc)


06 July 2015
Anak Dibawah Umur Dicabuli Hingga Hamil

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polres Kediri Kota telah menerima laporan Pencabulan terhadap 2 anak dibawah umur yang masih berstatus Pelajar. Berdasarkan keterangan Wakil Kapolresta kediri Kompol Harissandi, membenarkan terkait dengan adanya laporan pecabulan tersebut.

Harissandi mengatakan bahwa saat ini pihak kepolisian masih melakukan beberapa penyelidikan terkait dengan terlapor yang bernama koko dan juga modus yang dilakukan oleh pelaku dengan inisial Koko (45) yang alamat rumahnya belum jelas.

Wakapolres juga mengatakan, bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian saat ini masih pada korban, dan pihak Polisi tidak bisa begitu saja melakukan pemeriksaan karena menyangkut psikologis korban.

Sementara itu untuk bukti yang didapat oleh kepolisian adalah visum dari rumah sakit karena korban mengaku hamil.

Berdasarkan keterangan dari korban bahwa ada yg mengaku hamil 4 bulan dan pihak polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Dari keterngan korban kejadian tersebut terjadi pada bulan Februari 2015 bahwa kedua korban dicabuli di salah satu Hotel yang ada di Kabupaten Kediri oleh Koko.

Dan usai kejadian pencabulan pada bulan februari 2015, baru pada bulan juni 2015 dilaporkan oleh orang tua korban ke polresta Kediri.(Atc)


05 July 2015
Marak Pencurian saat Rumah ditinggal kosong di Kediri

Radio Andika - kediri - Jatim - Telah terjadi pencurian dirumah kosong di Dusun Plosorejo Desa Sumberagung Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri. Pencurian itu menimpa rumah Purwoko warga setempat. Kejadian bermula, saat Purwoko meninggalkan rumah miliknya dalam keadaan kosong, untuk ditinggal sholat tarawih pada Sabtu malam.

Namun, saat Purwoko pulang tarawih, mendapati pintu belakang rumah dalam keadaan terbuka, dengan bekas congkelan. Selain itu, lampu yang semula dimatikan, saat Purwoko pulang kerumah, lampu telah menyala. Melihat kejanggalan dirumahnya itu, Purwoko langsung melakukan pengecekan kesemua rungan.

Hasilnya, Purwoko mendapati barang-barang berharga miliknya seperti, gelang dan kalung seberat 200 gram, cincin 40 gram, emas batangan 2 ons, medali emas penghargaan, 1 buah Laptop dan uang tunai Rp. 800.000 telah hilang. Sehingga, total kerugian yang diderita Purwoko akibat pencurian itu, mencapai Rp. 200 juta rupiah.

Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Kediri dan tim identifikasi, kesulitan melakukan identifikasi, karena sidik jari yang sangat minim. Kemungkinan, pencuri menggunakan sarung tangan saat melancarkan aksinya. Namun, polisi hingga kini masih terus melakukan penyelidikan atas kasus itu.(Atc)


Page 1 of 620      1 2 3 >  Last ›