Berita- Info ANDIKA

31 October 2014
Buku K13 Banyak Dijual Di Toko Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Buku Diktat Pendidikan Dasar diperjualbelikan di beberapa toko buku di Kota Kediri. Buku yang bertuliskan "Milik Negara, Tidak Diperdagangkan" itu, terlihat dipajang sebagai barang dagangan di toko buku.

Padahal buku Kurikulum 2013, yang sekarang menjadi standar kompetensi dasar pendidikan di Indonesia tersebut seharusnya menjadi pegangan siswa, dan bukan menjadi barang dagangan. Binti, salah seorang penjaga toko buku di Kota Kediri mengaku tidak tahu menahu tentang asal-usul buku milik negara tersebut.

Menurut Binti, meski ada tulisan tidak diperdagangkan tetapi banyak juga pembeli yang mencarinya. Pembeli kebanyakan orang tua yang mencarikan buku buat anaknya. Mereka membeli tanpa ada keinginan untuk tahu dari mana asal usul buku tersebut.(Jln)
31 October 2014
Dewan Tanggapi Kasus Pembalakan Di Dusun Simbar Lor
Radio ANDIKA- Kediri - jatim - DPRD Kabupaten Kediri akan segera melangkah menyikapi kasus pembalakan liar di Dusun Simbar, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Dalam waktu dekat semua pihak yang terkait akan dipanggil untuk diminati keterangan khususnya Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Margomulyo dan perangkat Desa Plosokidul. Bahkan untuk melaksanakan fungsi kontrol, kemungkinan besar para wakil rakyat akan langsung terjun ke lokasi  untuk melihat secara langsung kondisi pembalakan liar di Dusun Simbar Lor.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri Edy Suprapto, mengatakan pihaknya masih akan mengumpulkan data soal kasus tersebut. Jika nantinya sudah cukup akan digunakan sebagai bahan waktu pemanggilan pihak-pihak terkait.

Edy Suprapto menambahkan, jika dugaan pencurian dan penebangan pohon ilegal yang tidak sesuai prosedur itu terbukti, maka pelanggaran ini tidak hanya dilihat dari unsur pidananya saja. Tetapi juga akan disiapkan pasal yang bersangkutan yang ada di perundang-undangan maupun peraturan daerah.(Hdi)
31 October 2014
Operasional Rusunawa Tunggu Payung Hukum
Radio ANDIKA- Kediri - Jatim - Untuk mengoperasionalkan Rusunawa di Kelurahan Dandangan Kota Kediri, kalangan DPRD setempat meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri menerbitkan payung hukum, sebagai pedoman pengelolaan Rusunawa. Sebab, rumah susun tersebut sangat dibutuhkan oleh warga yang kurang mampu.
 
Anggota DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mengatakan, saat pereode DPRD sebelum terjadi silang pendapat terkait payung hukum operasional rusunawa. Menurut politisi Partai Demokrat itu, sebagian dewan minta dibuatkan perda. Sedangkan dewan lainnya cukup dengan peraturan walikota.

"Tarik ulur mengenai aturan untuk operasional rusunawa antar kalangan dewan mengakibatkan pembahasannya jalan ditempat. Oleh karena itu, kami minta Pemkot segera menerbitkan payung hukum," ujar Yudi Ayubchan.

Yudi berharap, anggota DPRD periode sekarang bisa menuntaskan pembahasan rusunawa agar segera bisa dioperasikan, untuk pendapatan asli daerah. Selain itu, ia minta pemkot kediri segera menerbitkan payung hukum terkait biaya sewa rumah susun, untuk dijadikan pedoman pengelolaan rusunawa.
 
Rusunawa Kota Kediri merupakan proyek yang didanai pemerintah pusat. Bangunan rusunawa yang berdiri diatas lahan bekas kas Kelurahan Dandangan. Terdiri dua twin blok berisi 495 unit. Rumah susun itu nantinya bakal diperuntukkan warga kurang mampu di dua kelurahan, yakni Kelurahan Dandangan dan Balowerti.(Jln)
31 October 2014
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Esti Trisnaningsih (46) seorang ibu rumah tangga (RT) asal Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, ‎melapor ke kantor polisi karena d‎ihina melalui pesan pendek SMS (Short Message Service). Korban tidak terima dengan perbuatan pelaku, dan meminta polisi menangkapnya.

Esti mengaku oleh seorang petugas bagian penagihan salah satu perusahaan finance bernama Roi.
Menurutnya kejadian itu bermula‎ saat korban menunggak angsuran disalah satu finance. Kemudian didatangi seorang mengaku bernama Roi yang hendak menagih dan mengolok-olok

Tidak hanya itu, korban juga mendapat SMS yang intinya mengolok-olok korban dengan kata-kata yang tidak menyenangkan. Merasa tidak terima dengan perbuatan pelaku dan merasa nama baiknya dicemar, Esti kemudian melapor ke kantor polisi

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan dan petugas akan segera menindaklanjutinya.
30 October 2014
Pemkot Anggarkan Biaya 8 Milyar Untuk Menerangi Kota Kediri
Radio ANDIKA- Kediri - Jatim – Mininnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kota Kediri menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri.  Pemkot akan meluncurkan program “Kediri Bercahaya” dengan target memasang 3 ribu PJU hingga ke pelosok gang buntu, pada tahun 2015 mendatang.
 
Djawadi, Kabag Humas Pemkot Kediri menuturkan, program “Kediri Bercahaya” telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) tahun 2015. Pemkot melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 milyar untuk merealisasikan program pemasangan ribuan PJU hingga tingkat gang buntu.
 
Selain meluncurkan program “Kediri Bercahaya”, Pemkot juga memiliki strategi efisiensi daya listrik. Penghematan ini dilakukan dengan mengganti lampu-lambu dengan daya besar di tengah kota dengan lampu dengan kapasitas daya rendah.
 
Djawadi menambahkan Pemkot akan menerapkan meterisasi untuk setiap PJU yang telah terpasang. Sebab, selama ini PJU yang ada tanpa dilengkapi dengan meteran. Dengan adanya meterisasi PJU, maka besar kebutuhan listrik setiap bulannya dapat diketahui secara jelas.(Hdi)
 
 
30 October 2014
Perhutani Lepas Tangan Kasus Ilegal Logging Di Simbar Lor
Radio ANDIKA- Kediri - Jatim – Perhutani Kediri tidak akan ikut campur dan bertanggungjawab terkait ilegal logging di Hutan di Dusun Simbar Lor, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Sebab wilayah hutan itu pengelolaannya merupakan kewenangan Badan Usaha Miliki Daerah (BUMD) Kabupaten Kediri yakni Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Margo Mulyo dengan status hak guna usaha.
 
Warsito Humas Perhutani KPH Kediri menuturkan, Perhutani Kediri tidak punya kepentingan dalam pengelolaan hutan di luar wilayah Perhutani. Seperti di kawasan yang pengelolaannya dipegang Pemerintah daerah atau oleh masyarakat.
 
“Kalau memang terjadi tindak pidana berupa pencurian hasil hutan, itu sudah wewenang penegak hukum. Yang pasti, tidak ada wewenang pihaknya menangani pengelolaan hutan di luar wilayah Perhutani,”Ujar Warsito.
 
Menurut Warsito, Perhutani Kediri hanya sekedar membantu jika memang penegak hukum memerlukan data maupun keterangan. Tetapi yang pasti, apapun dan dimanapun tempatnya aksi ilegal logging harus diusut dan ditindak tegas.(Hdi)
29 October 2014
Meski Alot, Badan Kehormatan DPRD Kota Kediri Sudah Terbentuk
Radio ANDIKA – Kediri ) Jatim - Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Kediri akhirnya terbentuk meski berlangsung melalui proses yang alot. Rapat paripurna yang diwarnai interupsi sempat diskors untuk menentukan sikap apakah pemilihan anggota BK akan dilakukan melalui musyawarah dan mufakat atau voting.
 
Tetapi akhirnya melalui voting tiga nama dari sekian usulan masing masing fraksi ditetapkan sebagai anggota BK. Di antaranya Hamim Sujono dari PPP sebagai Ketua BK, serta Mujono dari Gerindra dan Hadi Sucipto dari PDIP sebagai anggota BK.
 
Ketua DPRD Kota Kediri Kholifi Yunon mengatakan, sebagai pimpinan sidang paripurna pihaknya sudah memberi kesempatan kepada calon dan kepada fraksi-fraksi untuk membulatkan suara melalui mekanisme musyawarah.
 
Badan Kehormatan DPRD Kota Kediri merupakan alat kelengkapan terakhir yang dibentuk setelah sebelumnya dilakukan pembentukan Badan Anggaran, Badan Musyawarah, Badan Legislasi dan komisi. BK merupakan alat kelengkapan dengan fungsi strategis dalam program kelembagaan DPRD. (Hdi)
29 October 2014
Oknum Perangkat Desa Diduga Gunduli Hutan Simbarlor
 Radio ANDIKA – Kediri - Jatim - Ratusan pohon dari berbagai jenis di kawasan hutan dusun Simbarlor, Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri diduga ditebang secara liar oleh oknum perangkat desa setempat. Tetapi aparat kepolisian hingga kini juga belum menemukan pelakunya padahal penebangan itu sudah berlangsung sejak tiga bulan terakhir.
 
Wilayah penebangan liar terjadi diblok E dan F, berisi ratusan jenis pohon yang usianya ratusan tahun. Min Yadi, salah satu warga Desa Plosokidul  mengatakan, penebangan itu dilakukan oleh oknum perangkat desa.
 
“meski begitu kami tidak mengetahui untuk apa pohon-pohon yang berusia ratusan tahun tersebut ditebang.,”katanya.
 
Min Yadi menuturkan, penebangan kayu tersebut dianggap ilegal, terbukti, pihak kepolisian pernah menangkap dan melakukan penyitaan sebagian batang kayu hasil penebangan.  Namun proses hukum kasus penebangan pohon ini belum jelas karena tidak ada satupun oknum yang terlibat dalam penebangan kayu itu yang ditahan.(Hdi)
28 October 2014
PT Telkom Pacu Industri Kreatif Digital
Radio ANDIKA – Kediri _ Jatim - PT Telkom menilai komunitas digital kreatif di Kota Kediri sangat potensial untuk akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Sekarang sudah tercatat sedikitnya ada 14 komunitas digital kreatif yang tergabung dalam KOMIK atau Komunitas IT Kediri.
 
Iskriono Executive General Manager Telkom Divre V Jatim mengatakan, dari ide ide kreatif komunitas IT diharapkan muncul inovasi yang bisa menjadi investasi yang mempunyai nilai jual. Harus ada perkembangan marketing melalui IT mengingat masih banyak produk yang disalurkan secara tradisional.
 
“kami berkomitmen mewadahi mereka yang mempunyai talenta dan krativitas pengembangan diri. Hanya saja manajemen yang perlu diasah dan dikelola lebih  baik,”ujar Iskriono.
 
Sementara itu, Telkom juga telah membangun 121 Wifi Corner di wilayah Kediri Raya berupa tempat hang out komunitas yang dilengkapi akses internet berkecepatan tinggi. Sedangkan untuk wilayah Jatim jumlahnya telah mencapai 920 Wifi Corner.(Hdi)
27 October 2014
Tiga Penjudi dadu Ditangkap Polisi Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena terlibat perjudian dadu, warga Desa Cerme Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri diamankan polisi. Suki (47) warga Desa Cerme Kecamatan Grogol, diamankan polisi, karena terlibat judi dadu. Suki ditangkap, saat terlibat judi dadu di area pertunjukan jaranan di Desa Sumberejo Kecamatan Grogol. Ade warga Desa Bakalan Grogol, dan Bejo warga Desa Cerme Grogol Kabupaten Kediri. Dari penggrebegan arena judi, petugas menyita 3 buah dadu, 1 lampu minyak, dan uang tunai 25 ribu yang digunakan taruhan.

Penggrebekan arena perjudian dadu, bermula saat petugas melaksanakan giat patroli pengamanan jaranan, mendapatkan informasi jika ada perjudian dadu. kemudian dilakukan penggrebegan dan mengamankan pelaku saat menggelar judi dadu. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengatakan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan guna proses hukum lebih lanjut.
Page 1 of 538      1 2 3 >  Last ›