Berita- Info ANDIKA

09 February 2017
Kondisi Fisik Pemain Persik Tunjukan Progres Positif

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pelatih Persik Kediri Dwi Priyo Utomo menegaskan, kondisi fisik pemainnya sudah menunjukan progres yang positif setelah kurang lebih 2 pekan melakukan latihan rutin untuk persiapan Liga 2. Pelatih yang juga mantan punggawa Persik Kediri era 2004-2007 ini mengaku senang dengan peningkatan tersebut.

Beberapa hari terakhir memang porsi latihan lebih mengarah ke pemulihan dan pembentukan fisik pemain, maklum saja setelah jeda kompetisi pemain jarang melakukan pergerakan dan hanya sesekali berlatih secara pribadi.

Sementara itu, Sabtu lusa Handoyo Putro, dan kawan-kawan akan memulai uji coba perdananya dibawah arahan Coach Dwi Priyo, lawan yang dipilih untuk sementara adalah tim internal PSSI Kota Kediri.(atc)


09 February 2017
Pasca Banjir Bandang di Banyakan Kediri PT Gudang Garam Dan Pemkab Kediri Tanam Bambu

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pasca Banjir bandang yang melanda di tiga Desa di lereng Gunung Wilis Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, menjadi perhatian beberapa kalangan, termasuk PT Gudang Garam Tbk Kediri.

Program CSR PT Gudang Garam Tbk, dalam rangka tutup tanam bambu tahap kedua, untuk konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat Desa hutan di lereng Gunung Kelud dan Gunung Wilis yang bekerjasama dengan perum perhutani KPH Kediri divisi regional Jatim.

Dalam program CSR tersebut, PT Gudang Garam dan Pemerintah Kabupaten Kediri, menanam sebanyak 90 ribu batang bibit bambu dari semua jenis. Penanaman bibit bambu tersebut dengan alasan pohon bambu salah satunya daya tangkap airnya sangat besar.

Slamet budiono Wakil Direktur bidang SDM mengatakan, program tersebut agar tercipta kondisi lingkungan hutan yang lebih baik. Diharapkan, bisa bermanfaat keekonomian bagi masyarakat desa hutan khususnya di lereng Gunung Wilis.(atc)


08 February 2017
BPBD Kota Kediri Antisipasi Angin Kencang

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - BMKG Jawa Timur, menghimbau warga Jawa Timur untuk mewaspadai angin kencang yang terjadi diwilayah Jawa Timur untuk beberapa hari kedepan. Menyikapi himbauan dari BMKG Jatim, BPBD Kota Kediri mewaspadai dan mengantisipasi segala bentuk bencana akibat angin kencang tersebut.

Kepala BPBD Kota Kediri Samsul Bahri menghimbau masyarakat Kota Kediri, agar mewaspadai hujan dan angin kencang yang akan terjadi hari ini hingga beberapa hari kedepan. Masyarakat dihimbau, agar menghindari berteduh di dekat pohon besar, papan reklame, dan bangunan yang konstruksinya lemah.

Selain itu, BPBD juga menghimbau, agar masyarakat tidak tidur saat hujan angin, sebagai bentuk waspada semua kemungkinan yang bisa terjadi di rumah saat hujan angin. Perlu diketahui, hujan angin yang ekstrem ini diperkirakan akan terjadi sampai 13 Februari 2017 mendatang.(atc)


08 February 2017
Polres Kediri Kota Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, mengamankan seorang pemakai narkoba jenis Sabu-sabu. Pelaku bernama Eko Santoso warga Kelurahan Sukorame Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Eko merupakan residivis narkoba yang sudah berulangkali tertangkap dalam kasus pil double L. Penangkapan terhadap Eko bermula atas hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. Eko ditangkap saat sedang tidur ditempat kostnya di Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto.

Saat dilakukan penangkapan, barang bukti sebesar 1,05 gram dan sebuah dompet, yang disembunyikan dibawah bantal. Eko mengaku nekat mengedarkan narkoba karena untuk kebutuhan sehari-hari karena telah bercerai dengan istrinya.

Kasat Reskoba Polres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan, saat ini Eko masih dalam pemeriksaan di Satuan Reskoba guna proses hukum lebih lanjut. Eko, akan dikenakan Pasal 112 ayat 1 Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika.(atc)


07 February 2017
Slamet Sampurno Buka Peluang Kembali Ke Persik Kediri

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pemain Belakang Slamet Sampurno membuka peluang kembali berkostum Persik Kediri dimusim depan. Desas desus ini mulai berhembus kencang dikalangan pemain menyusul sulitnya manajemen mendatangkan pemain senior yang sudah teruji kemampuannya.

Pemain berusia 35 tahun tersebut saat ini dalam status bebas transfer setelah masa kontraknya bersama Persik Kediri dimusim lalu telah berakhir. Slamet pun mengaku masih wait and see untuk menentukan karirnya dimusim depan. Meski masih berharap untuk kembali berseragam ungu-ungu, pemain yang kerap menggunakan nomor punggung 15 mengakui sudah dihubungi oleh manajemen Macan Putih.

Ketika disinggung mengenai Slamet Sampurno yang akan mengisi satu slot untuk pemain yang berusia diatas 25 Tahun, Media Officer Persik, Hendra Setiawan mengatakan jika manajemen dan pelatih saat ini tengah serius memburu beberapa pemain untuk posisi belakang, tengah dan depan.(atc)


07 February 2017
Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Kediri Sidak Daging Antisipasi Antrax.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, hari ini melakukam sidak daging di beberapa pasar diwilayah Kota Kediri, untuk mengantisipasi penyakit antrax.

Sidak dimulai di Pasar Setono Betek Kota Kediri. Dari hasil pemeriksaan petugas, tidak ada daging yang terindikasi terkena penyakit antrax. Sehingga, daging-daging yang dijual tersebut masih layak untuk dikonsumsi.

Hari Sodin Kepala RPH Kota Kediri mengatakan, hewan sebelum dipotong dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, layak atau tidak hewan tersebut untuk dikonsumsi. Setelah hewan tersebut melalui test dam layak untuk dikonsumsi, maka hewan tersebut bisa langsung dipotong.

Sementara itu Issusiloningtyas salah satu penjual daging di Pasar Setono Betek mengatakan, penkualan harga daging tidak mengalami penurunan, dengan adanya isu penyakit antrax. Harga daging saat ini berkisaran antara 95 hingga 100 ribu.(atc)


07 February 2017
Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Kota Kediri Sidak Harga Cabai

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri, hari ini melakukan sidak cabai di Pasar Setono Betek dan Pasar Pahing Kota Kediri. Sidak tersebut bertujuan untuk melakukan pemantauan pada harga cabai yang melambung tinggi.

Saat ini, harga cabai kecil dikisaran Rp. 130 ribu, cabai kecil hijau Rp. 70 ribu, dan cabe merah besar Rp. 40 ribu per kilogramnya. Untuk stok cabai saat ini masih aman.

Dian Ariyani Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Kediri mengatakan, melakukan pengawasan harga cabai yang melambung tinggi. Setelah petugas melakukan sidak, kenaikan harga cabai dikarenakan gagal panen akibat curah hujan yang cukup tinggi.

Sementara itu, Sujono salah satu penjual cabai mengatakan, ada penurunan daya beli masyarakat. Kenaikan harga cabai, dikarenakan gagal panen yang disebabkan curah hujan yang cukup tinggi.(atc)


06 February 2017
Dua Pemain Depan Persik Kediri Diharapkan Mampu Menjadi Sumber GOL Untuk Persik.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dua pemain depan Persik Kediri, yakni Gugum Gumilar dan Achmad Zakky Makhtary, diharapkan mampu menjadi sumber gol Persik Kediri di kompetisi musim depan. Seperti diketahui sebelumnya Gugum dan Zakky adalah aktor utama dibalik suksesnya Semen Padang U-21 menjuarai kompetisi ISL U-21 tahun 2014 silam.

Bahkan kedua pemain itu juga menyumbang masing-masing satu gol di partai final kala berhadapan dengan Sriwijaya FC U-21. Zakky mencetak gol terlebih dahulu dimenit 33 dan disusul Gugum dimenit 57. Gugum Gumilar saat berlatih dengan Persik Kediri
Gugum dan Zakky datang ke Kediri bersama gerbong Semen Padang U-21 lainnya yaitu Febly Gushendra, Gitra Yuda Furton, Ahmad Taufik dan Arif Yanggi yang datang lebih akhir.

Dalam beberapa kali sesi game di Stadion Brawijaya duet Gugum-Zakky memang lebih mampu menunjukan ketajamannya jika kedua pemain ini dipisah, maklum saja feeling antara kedua pemain ini sudah lama terbentuk. Kedua pemain tersebut terlihat padu ketika salah satu mendapat bola, dan salah satunya sudah paham betul harus membuka ruang kearah mana untuk membuka peluang. Gugum berharap, dengan bergabungnya dengan Persik Kediri mampu memberi prestasi yang baik untuk tim di musim depan.(atc)


06 February 2017
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, hari ini melakukan razia pada pelajar Bolos Sekolah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri, hari ini melakukan razia pada pelajar yang membolos sekolah. Petugas, melakukan penyisiran di Mata air Sumber Cakarsi Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Dari hasil penyisiran itu, petugas mendapati 3 pelajar SMP yang berada dilokasi. Kemudian, petugas langsung membawa ketiga pelajar itu ke kantor Satpol PP, untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Saat berada di Kantor Satpol PP, petugas melakukan pemeriksaan pada Hp para pelajar. Ternyata, ditemukan video porno pada HP salah satu pelajar itu.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid mengatakan, razia terhadap pelajar membolos selalu rutin dilakukan, agar pelajar diwilayah Kota Kediri tertib. Selain itu, pelajar yang terjaring akan dilakukan pembinaan dan pihak sekilah serta orang tua pelajar akan diundang ke kantor Satpol PP.(atc)


06 February 2017
Tim penjemputan gelar Tan Malaka, dari Kabupaten Lima puluh Kota Sumatera Barat, hari ini hadir di Kabupaten Kediri.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Tim penjemputan gelar Tan Malaka, dari Kabupaten Lima puluh Kota Sumatera Barat, hari ini hadir di Kabupaten Kediri. Tim Penjemputan gelar Tan Malaka dari Kabupaten Limapuluh Kota dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Tan Malaka Institute, dan bagian Humas.

Tim Penjemputan, ditemui langsung oleh Wakil Bupati Kediri Maskyuri, Kepala Dinas Sosial, dan Humas. Kedua belah pihak bertemu diruang khusus membicarakan penjemputan gelar Tan Malaka pada 22 Februari mendatang.

Habib Datuk Monti dari Tan Malaka Intitute mengatakan, Penjemputan Jasad Tan Malaka adalah hak dari Pemerintah Indonesia, karena Tan Malaka merupakan Pahlawan Nasional. Sehingga, dari Kabupaten Limapuluh Kota, sepenuhnya menyerahkan pada Pemerintah Pusat dan Kementrian Sosial.

Jika Pemerintah Pusat dan Kementrian sosial mengijinkan untuk membawa Jasad Tan Malaka, maka Jasad Tan Malaka akan dibawa. Tetapi, jika Kementrian sosial belum mengijinkan, maka dari Kabupaten Limapuluh Kota akan menjemput gelar dan membawa sekepal tanah makam, sebagai bukti hukum adat yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat.(atc)


Page 1 of 706      1 2 3 >  Last ›