Berita- Info ANDIKA

29 May 2015
 Dipukuli Orang Tak Dikenal, Lapor Polisi

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena menjadi korban penganiayaan, Widya Nuranggara warga Kecamatan Ngrampal Kabupaten Sragen Jawa Tengah melapor kepolisi. Kejadian itu bermula, saat Widya sedang duduk-duduk di trotoar area GOR Joyoboyo Kelurahan Banjarmlati Kecamatan Mojoroto Kota Kediri tiba-tiba didatangi oleh orang yang belum dikenal dengan mengendarai sepeda motor matic meminta rokok kepada Widya dan dijawab bahwa tidak punya rokok karena Widya tidak merokok.

Kemudian pelaku langsung memukuli Widya dengan tangan kosong sebanyak 10X mengenai pelipis kiri dan bibir Widya mengakibatkan luka serta bengkak. Pelaku juga memukul menggunakan helm sebanyak 1X mengenai kepala Widya. Akibatnya Widya merasa pusing serta nyeri, Atas kejadian tersebut dengan barang bukti Visum Et Repertum, Widya melaporkan ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(ANTO)

29 May 2015
KPUD Benahi Pola Pendaftaran Dukungan Baik Dari Parpol Atau Perorangan

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun ini komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kediri membenahi sistem pendaftaran pencalonan. Caranya, membenahi pola pendaftaran dukungan baik dari partai politik maupun calon perseorangan. Semula pendaftaran hanya menyertakan form hard copy saja, tetapi kali ini juga menyertakan soft copy. Praktis, soft copy tersebut bisa langsung dioleh dengan sistem informasi pencalonan (silon).

Untuk itu, komisi pemilihan umum mengundang sejumlah partai politik maupun bakal calon dari jalur perseorangan. 
Anggota Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Kediri Bidang Sosialisasi Syamsuri mengatakan, dengan sistem informasi pencalonan itu, secara otomatis akan memudahkan kedua belah pihak. Diantaranya bakal calon, dan juga petugas penyelenggara. Untuk sementara pihaknya memakai aplikasi microsoft excel untuk mengolah data dukungan.(ANTO)

29 May 2015
Tekan kenaikan harga bahan pokok jelang puasa dan lebaran, pemerintah provinsi jawa timur akan subsidi angkutan.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Tradisi adanya sejumlah kenaikan harga pokok saat menjelang bulan ramadhan dan lebaran, pemerintah provinsi jawa timur akan mensubsidi sejumlah angkutan barang agar kenaikan harga bisa ditekan.

Menurut wakil gubernur jawa timur saifullah yusuf saat berkunjung ke ponpes al amin kota Kediri, meski sudah menjadi tradisi, kebutuhan pokok akan naik, pihaknya berharap, dengan subsidi ini, nantinya harga tetap stabil dan terkendali.(ANTO)

29 May 2015
 Bawa Kabur Sepeda Motor Sewaan, Warga Bangsongan Dilaporkan Ke Polisi

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Ahmad Junaidi warga Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri melapor ke polisi setelah menjadi korban penipuan dan penggelapan sepeda motor. Kejadian itu bermula, saat Rosi warga Desa Bangsongan Kecamatan Kayenkidul Kabupaten Kediri, datang kerumah Ahmad untuk menyewa sepeda motor Honda bernomor polisi  AG 3942 BV milik Ahmad dengan kesepakatan harga 50 ribu perharinya.

Namun, hingga saat ini, sepeda motor tidak kunjung dikembalikan. Kejadian itu, dilaporkan pada pihak kepolisian. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(ANTO)

29 May 2015
Petugas dari anggota satuan lalu lintas polres kediri kota menggelar razia kendaraan dalam rangka patuh semeru 2015 di jalan Brigjend Katamso Kota Kediri. Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pengendara becak motor (bentor) langsung dihentikan oleh anggota satuan lalu lintas Polres Kediri kota saat mengelar razia kendaraan dalam rangka patuh semeru 2015, di Jalan Brigjend Katamso Kota Kediri jumat pagi. Bentor tersebut dihentikan karena tidak memenuhi uji kelayakan dijalan raya. Petugas memberi peringatan kepada pemilik bentor agar mengembalikan modifikasi seperti awalnya.

Ipda Laksono setiawan kanit turjawali Polres Kediri Kota mengatakan, razia bentor  dilakukan, karena kendaran tersebut belum mempunyai uji kelayakan dijalan raya  dan melanggar pasal 285 undang-undang nomor 22 tahun 2009 dan modifikasi bentor melanggar pasal  277 undang-undang nomor 22 tahun 2009. Sementara dalam razia tersebut, petugas juga memeriksa identitas pengemudi dan penumpang bus antar kota dalam propinsi untuk mengantisipasi adanya barang bawaan yang berbahaya, serta memeriksa kelengkapan seluruh kendaraan roda dua yang melintas. Petugas terpaksa memberi sanksi surat tilang terhadap kendaraan yang melanggar.(ANTO)
28 May 2015
Polres Kediri Kota, Amankan Puluhan Botol Miras

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskrim Polres Kediri Kota dan jajarannya, terus melakukan razia pada peredaran minuman keras. Kali ini, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 27 minuman keras berbagai merk yang siap jual. Minuman keras itu disita dari 2 orang penjual minuman keras diwilayah Kota Kediri.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya twrus melakukan sosialisasi pada masyarakat, agar tidak berjualan miras. Jika setelah dilakukan sosialisasi tetap berjualan miras  maka akan dilakukan penindakan hukum.(ANTO)

28 May 2015
Dilempar Kursi Suami, Ibu Rumah Tangga Lapor Polisi

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, Tri Indah Rahayu, warga Kelurahan Sukorejo Kecamatan Ngaawm Kabupaten Kediri melaporkan suaminya ke polisi. Kejadian itu bermula, saat Kaspan menyuruh Tri istrinya untuk menyiapkan pakaian kedua anaknya yang akan diajak pergi. Namun Tri belum bisa menyiapkan karena mau berangkat kerja. Kaspan yang tersinggung dan marah kemudian melempar Tri dengan kursi dan mengenai kaki kanan Tri.

Karena merasa ketakutan, Tri kemudian masuk ke dalam kamar. Sedangkan Kaspan pergi bersama kedua anaknya serta mengunci pintu rumah kontrakannya di jalan Cendana Kelurahan Setono Pande Kota Kediri. Namun,  Tri berhasil keluar melalui tembok dapur. Atas kejadian tersebut Tri mengalami luka memar/bengkak pada kaki kanannya dan dengan barang bukti VER melaporkan ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan, dan akan melakukan mediasi perdamaian pada kedua belah pihak.(ANTO)

28 May 2015
Jelang Puasa, PMI Kota Kediri waspadai Menipisnya Stok Darah.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pada bulan puasa, diperkirakan stok darah di palang merah indonesia (PMI) Kota Kediri menipis, seiring pengalaman tahun tahun sabelumnya. Biasanya jumlah pendonor turun 30 persen dari jumlah rata rata pendonor mencapai 1500 orang. Sedangkan pada bulan puasa biasanya hanya seribu maupun 1.200 orang. Terkait hal ini, pihaknya sudah mulai berencana melakukan langkah antisipasi.

Kepala kantor PMI Kota Kediri Ira Widyastuti mengatakan, ada beberapa langkah yang ditempuh salah satunya menambah jam kerj, hingga jam 11 malam. Selain itu nantinya juga dengan sistem mobiling ke lokasi ke ramaian. Langkah ini diharapkan cukup efektif untuk memenuhi stok yang ada, mengingat dalam satu bulan biasanya membutuhkan 1400 kantong.(ANTO)

 

 

28 May 2015
Anggap masih banyak amanah dalam muktamar Makassar yang belum terlaksana / Said Aqil siap maju lagi menjadi ketua PBNU.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj menyatakan kesiapannya dipilih kembali dalam Muktamar NU ke-33 yang akan digelar di Jombang pada 1-5 Agustus 2015 mendatang. Hal itu diungkapkannya usai mengisi Halaqah Kebangsaan di Ponpes Al- Amin Kota Kediri.

Menurutnya, masih banyak program-program dalam Muktamar Makassar yang belum terselesaikan, terutama di bidang kesehatan, pendidikan dan kaderisasi. Seperti halnya dibindang kesehatan, selama menjadi ketua PBNU, baru tiga rumah sakit yang terbangun.  Padahal ia punya mimpi, minimal setiap wilayah ada rumah sakit. Sementara untuk Universitas, selama kepemimpinannya sudah ada 24 universitas yang berdiri.(ANTO)

28 May 2015
Balapan Liar Simpang Lima Gumul Merajarela

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Balapan liar diwilayah Kabupaten Kediri kian marajalela. Di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), didepan terminal SLG misalnya. Setiap sore puluhan pemuda berjejer untuk balapan dengan sepeda motor protolan. Kawasan tersebut, padahal berdekatan dengan Sub Sektor Ngasem.

Tidak ada tindakan tegas dari pihak kepolisian Polres Kediri, khususnya dari Polsek Ngasem. Dengan adanya balapan liar itu, praktis tidak ada warga yang berani melalui jalan tersebut. Padahal, jalan itu merupakan jalan umum bagi warga yang akan menikmati suasana disekitar Simpang Lima Gumul.

AIPDA Agus, Anggota Polsek Ngasem membenarkan adanya balapan liar yang berada di depan terminal SLG. Menurut AIPDA Agus, balapan liar itu selalu ada setiap sore hari. Namun, dari pihak Polsek Ngasem, tidak bisa melakukan tindakan tegas, dikarenakan keterbatasan personil dan kurangnya sarana prasarana seperti mobil yang tidak bisa lari kencang. Para pembalap liar itu, datang dari wilayah Plosoklaten, Wates, dan Purwoasri.(ANTO)


Page 1 of 607      1 2 3 >  Last ›