ANDIKA FM, Kediri- Ratusan warga Desa Sugih Waras Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Rabu pagi berunjukrasa ke Kantor PD Margo Mulyo yang berada di lingkungan setempat. Warga menilai perluasan lahan perkebunan oleh PD Margo Mulyo di area lereng Gunung Kelud menyebabkan Desa Sugih Waras sering dilanda kebanjiran. Pasalnya untuk perluasan perkebunan banyak pohon yang ditebang dan diganti tanaman holtikultura.
Jarot Winaryo, koordinator warga Sugih Waras menuturkan, sebelum perluasan lahan perkebunan, Desa Sugih Waras tidak pernah dilanda kebanjiran. Tetapi setelah pimpinan PD Margo Mulyo diganti dan membuat kebijakan baru berupa perluasan lahan, banjir kini selalu menghantui warga.
“permintaan warga hanya satu, yakni pergantian pimpinan PD Margo Mulyo, titik,”ujarnya geram.
Jarot menambahkan, pimpinan PD Margo Mulyo yang baru juga berperilaku aneh karena memagari kantor perusahaan dengan batu nisan yang dibungkus kain pocong. Warga mengaku tidak tahu maksudnya, tetapi hal tersebut sangat mengganggu lingkungan karena berbau mistis. Sementara itu, warga akhirnya membubarkan diri, setelah perwakilan mereka ditemui pihak PD Margo Mulyo.(Hadi Kusuma)