Berita - Kediri Hari Ini

18 September 2014
Polres Kediri Kota Tangkap 3 Tersangka Narkoba
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polres Kediri Kota, berhasil menangkap 3 pengedar narkoba jenis pil Double L. Polisi, berhasil menangkap Sentot Waluyo warga Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Aji Widodo warga Desa Kerep kecamatan Tarokan kabupaten Kediri, dan Samsudin. Penangkapan terhadap ketiga pelaku bermula atas informasi dari masyarakat, jika di Tarokan Kabupaten Kediri ada peredaran narkoba. Dari hasil penangkapan ketiga pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 22 ribu butir pil double L.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengatakan, pihaknya masih melakukan pengembangan terkait penangkapan ketiga pelaku. AKP Budi juga menambahkan, dari hasil pemeriksaan, ketiga pelaku mengaku telah lama menjadi pengedar narkoba jenis double L. Kini, polisi masih mengejar pemasok narkoba pada ketiga tersangka.
18 September 2014
Pedagang Merasa nyaman Dengan Adanya pasar baru
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sebanyak 190 pedagang pasar Semen yang berada dipinggir jalan, kini sebagian pedagang sudah menempati lapak baru pasar yang hanya berjarak beberapa meter saja dari tempat mereka jualan dipinggir jalan. Tetapi, para pedagang ada yang belum kebagian lapak di pasar baru tersebut.

Slamet Riyadi, seorang penjual tempe mengaku senang dengan adanya pasar baru tersebut. Slamet, tidak takut kehilangan langgananya. Masih kata Slamet, sudah biasa saat pindahan jualan, para pelangganya sepi. Hal itu dikarenakan, para pembeli masih mencari tempat berjualan pedagang langganan mereka.
18 September 2014
Satpol PP Kabupaten Kediri tempatkan personil di Pasar Semen
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sebagai bentuk agar pedagang tidak kembali ke pinggir jalan, Satpol PP Kabupaten Kediri, menempatkan personilnya selama 24 jam di pasar Semen. Penjagaan tersebut, bertujuan agar para pedagang yang saat ini sudah masuk ke dalam pasar tradisional baru, tidak kembali lagi ke pinggir jalan. Selain itu, juga untuk mengatur para pedagang saat pagi hari agar tidak terlalu memakan badan jalan, bagi pedagang yang masih masuk ke dalam pasar bari tradisional Semen.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Agung Joko Retmono mengatakan, pihaknya menempatkan personilnya di sekitar pasar Semen selama seminggu kedepan. Agung Joko Retmono menambahkan, selain menjaga agar pedagang tidak kembali ke jalan, anggotanya juga melakukan himbauan pada pedagang yang masih dipinggir jalan, agar masuk kedalam pasar baru tradisional Semen. Sehingga, pedagang diharapkan dalam satu minggu kedepan, akan masuk ke dalam pasar baru semua.
18 September 2014
Bupati Berharap, Pasar Tradisional Baru Semen Tidak Kotor dan Becek
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kamis pagi, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno meresmikan pasar tradisional baru Semen. Pasar baru semen tersebut, untuk para pedagang Semen yang berada dipinggir jalan. Pedagang, hanya menempati lapak lapak baru tanpa dipungut uang sewa. Sebanyak 150 lapak telah disiapkan untuk para pedagang. Bupati Kediri Haryanti Sutrisno berharap, untuk para pedagang agar tetap menjaga kebersihan lingkungan pasar.

Biasanya, pasar selalu identik dengan kotor dan becek. Bupati juga menegaskan, pasar tradisional baru seluas seribu seratus meter persegi tersebut, dirasakan masih kurang. Saat ini, pemkab Kediri dan pihak Kecamatan, masih melakukan negosiasi tanah untuk perluasan pasar baru tradisional Semen.
18 September 2014
Petani Di Kabupaten Kediri Kesulitan Beli Pupuk Bersubsidi
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim – Para petani di kabupaten Kediri tidak bisa membeli pupuk bersubsidi dengan mudah. Pasalnya, petani harus mengantongi surat pengantar dari kelompok tani dan namanya tercamtum di kios pupuk yang sesuai wilayah RDKK (Rencana Devinitif Kelompok Kerja). Itupun jatah petani sangat terbatas.
 
Slamet Petani asal Pagu mengatakan, petani pengeluh dikarenakan ketika tanaman itu sudah waktunya diberi pupuk, tapi stok pupuk belum ada. Sehingga perkembangan tanaman kurang maksimal. Disamping itu model paket jatah pupuk bersubsidi juga tidak disesuaikan dengan jenis tanaman para petani. Akibatnya beberapa jenis pupuk tidak bisa dipergunakan.
 
“kami berharap pupuk bersubsidi kembali lancar seperti biasanya, dan tanpa ada pembatasan. Agar sewaktu-waktu jika tanaman bermasalah dan membutuhkan pupuk cepat tertangani,”katanya.
 
Sementara itu Sumarman, pemili kios pupuk mengatakan untuk mendapatkan jatah pupuk, ia harus mengajukan RDKK yang kemudian disetujui oleh Pemerintah Daerah. RDKK itu berisi nama-nama petani yang telah terdaftar di kelompok tani. Itupun prosesnya butuh waktu yang lama.(Hdi)
 
18 September 2014
Ratusan Pedagang Pasar Pamenang Pare Terancam Kehilangan HGB
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim – Ratusan pedagang pasar Pamenang Pare, Kabupaten Kediri terancam kehilangan Hak Guna Bangunan (HGB) yang semestinya mereka dapatkan. Ini disebabkan sulitnya persyaratan administrasi yang ditetapkan Pemkab Kediri. Padahal masa HGB akan habis pada 31 Oktober 2014 mendatang.
 
Karim Amrullah, sekretaris Himpunan Pedagang Pasar Indonesia (HPPI) Kabupaten Kediri mengatakan ternyata banyak pedagang yang tidak memiliki serifikat. Bukan karena pedagang tidak mau mengurusnya, tetapi ketidakjelasan keberadaan sertifikat tersebut. Harapan pedagang Pemkab mengeluarkan kebijakan untuk memudahkan pengurusan.
 
Sementara itu Mujianto Kepala Dispenda Kabupaten Kediri selaku pengelola pasar justru tidak mau memberikan tanggapan. Dia berdalih tidak berwenang menjelaskan tentang HGB pedagang pasar tersebut.(Hdi)
 
17 September 2014
Bedah buku
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Talkshow dan bedah buku "flying traveler"  yang digelar Bank Indonesia Kediri Rabu siang mendapat sambutan luar biasa. Acara yang dimoderatori Rofik Huda direktur Radio ANDIKA dengan narasumber  Junanto Herdiawan dari Bank Indonesia itu diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari masyarakat umum yang hobi fotografi dan traveling, pelajar, mahasiswa, wartawan, pegawai negeri serta kalangan profesional termasuk komunitas levitasi hore dari Kediri.
 
Dalam pemaparannya Junanto mengisahkan hoby dan kesukaannya difoto dengan gaya terbang atau levitasi. Dimana kesukannya itu tumbuh ketika bekerja dan sering traveling di sejumlah daerah di Jepang dan Korea. Di tengah tugas dan kesibukannya itu, akhirnya Junanto memutuskan untuk menulis buku "flying traveler" tulisan tentang gabungan hobi fotografi melawan gaya grafitasi dengan hobi traveling.
 
Dari penyampaian Junanto  semua  peserta terpukau dan memberikan apresiasi yang luar biasa. Ini terlihat ketika dibuka sesi tanya jawab dan praktek foto levitasi .
 
“saya sangat termotivasi mengikuti acara ini karena untuk menambah wawasan utamanya teknik foto dengan kualitas dan hasil yang mengagumkan termasuk gaya levitasi,”ujar Muhtar salah satu peserta dari Manisrenggo.
 
Sementara itu Rahmawati salah satu panitia dari BI Kediri mengaku puas dengan agenda talkshow dan bedah buku yang berlangsung meriah dan penuh motivasi tersebut. Dalam acara itu panitia juga membagikan door prize bagi peserta yang beruntung.(Hdi)
17 September 2014
Dewan Kritik SKPD Pemkot Kediri Malas Serap Anggaran
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - DPRD Kota Kediri menilai para pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) malas dalam upaya menyerap anggaran. Sebab APBD tahun 2014 hingga pertengahan September ini baru terserap sekitar 36 persen.
 
Dengan sisa waktu tiga bulan tahun anggaran 2014 ini ratusan milyar anggaran harus terserap. Anggota DPRD Kota Kediri Yudi Ayubchan mengatakan, besarnya anggaran yang belum terserap akibat kurang matangnya perencanaan. Dia juga menilai molornya serapan anggaran, tidak ada hubungannya dengan masa transisi kepemimpinan.
 
“Pemkot harus segera melakukan evaluasi menyeluruh di semua satuan kerja agar serapan anggaran di sisa tahun anggaran 2014 ini bisa maksimal,”ujar politisi dari Partai Demokrat ini.
 
Yudi Ayubchan menambahkan, minimnya penyerapan danggaran di masing-masing Satker dikhawatirkan menyebabkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) akan semakin besar. Sementara itu  sesuai data dari Pemkot Kediri, hingga memasuki catur wulan terakhir ini, anggaran yang terserap baru sekitar Rp 400 milyar dari total APBD Rp 1,3 triliun atau baru terserap sekitar 36 persen saja.(Hdi)
 
16 September 2014
Rawan aksi penipuan saat pergantian pejabat dilingkungan polri, Polres Kediri Kota himbau masyarakat tidak mudah percaya.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Rotasi ditubuh jajaran pejabat tinggi Polri mulai pusat hingga daerah , biasanya rawan disalah gunakan oknum tak bertanggung jawab dengan meminta-minta . menyikapi hal itu , Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto menghimbau agar anggotanya atau masyarakat tak mudah percaya , jika ada seseorang yang mengatasnamakan kepolisian meminta sesuatu . aksi penipuan dengan modus seperti pernah ia alami , saat sebelum menjabat sebagai Kapolres Kediri Kota .

Baru muncul di telegram resmi dari Mabes Polri , sudah ada seseorang oknum yang mengatasnamakan dirinya dan meminta sesuatu ke salah satu anggota polres kediri kota . untuk itu , pihaknya menghimbau , jika ada seseorang pejabat tinggi kepolisian yang akan meminta-minta , harap mengkroscek dulu dan jangan mudah percaya . Kapolres menambahkan, pihaknya berharap pada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan oknum masyarakat yang mengatasnakan pejabat kepolisian yang meminta-minta pada masyarakat berupa uang.
 
 


16 September 2014
Jualan judi togel via online , warga Kelurahan semampir  Kota Kediri diamankan polisi .
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Abdul rofik (44) warga jalan Mayor Bismo gang makam kelurahan semampir , senin sore diamankan polisi karena menjual nomor togel via online . penangkapan pelaku bermula saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika diwilayah gang makam kelurahan semampir ada seseorang yang menerima titipan nomor tombokan togel . kemudian dilakukan penyidikan dan langsung mengamankan pelaku dirumahnya saat merekap kupon judi togel . dari rumah pelaku , petugas menyita 1 unit hp dan sim card yang berisi nomor tombokan togel dan uang tunai 10 ribu.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Budi Naryanto mengatakan , pelaku saat ini sudah diamankan guna proses hukum dan pengembangan lebih lanjut. Budi menambahkan , pihaknya tidak akan henti-hentinya memerangi segala bentuk perjudian . sementara itu , akibat perbuatannya , Abdul Rofiq bisa dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian , dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara .
Page 1 of 523      1 2 3 >  Last ›

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

 

05:30 Dzikir Pagi
05:30 Indonesia Gemilang
08:00 Citra Andika 
11:00 Indonesia Gemilang

13:00 Simpang Siur
15:00 
Indonesia Gemilang

18:00 Ekspresi Musik Indonsia
21:00 Senandung Rindu 

24:00 Senandung Malam

 

SMS XL (real size)