Berita - Kediri Hari Ini

24 July 2014
Ditinggal minum es degan, sepeda motor milik warga kelurahan blabak kota kediri diembat maling.
Kabit Riyanto (46) warga kelurahan blabak kecamatan pesantren melapor kepolisi setelah menjadi korban pencurian sepeda motor . peristiwa bermula rabu sore saat korban mengendarai honda vario AG 6027 HX pergi ke Warung Es Degan di Jalan Kapten Tendean Kelurahan Blabak Kota Kediri . sesamapainya diwarung , korban memarkir sepeda motornya didepan warung dalam keadaan kunci masih menempel di sepeda motor lalu ditinggal masuk warung dan berbincang bincang dengan pemilik warung . beberapa menit kemudian korban melihat sepeda motornya  sudah tidak berada ditempat semula . salah seorang warga disekitar mengaku sempat melihat sepeda motor korban dibawa kabur seseorang dengan kecepatan tinggi menuju arah utara .

kasubag humas polres kediri kota AKP Siswandi mengatakan, aksi pencurian ini murni kecerobohan pemilik kendaraan dengan tidak mencabut kunci yang menancap di sepeda motor . saat ini , pihaknya masih melakukan penyidikan guna mengejar pelaku. Siswandi menambahkan , akibat menjadi korban pencurian , kabit riyanto menderita kerugian sekitar 15 juta rupiah .
24 July 2014
Amankan salam tempel PT Gudang Garam, Polres Kediri Kota siapkan ratusan personil.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Guna mengamankan jalannya salam tempel dari PT Gudang Garam kepada masyarakat kurang mampu pada sabtu mendatang . polres kediri kota menyiapkan 420 personil untuk mengamankan dan juga mengawal pemberian salam tempel tersebut . kasubag humas polres kediri kota AKP Siswandi mengatakan , untuk pola pengamanan akan diterapkan seperti tahun-tahun sebelumnya , yakni diberikan pembatas serta berkelompok .

selain dari personil kepolisian , dalam pengamanan pembagian salam tempel ini juga akan melibatkan jajaran kodim , Brimob , brigif dan juga satpam gudang garam .  Siswandi menambahkan , Pola yang diterapkan yaitu dibuat 30 sekat dan mulai disiagakan saat shubuh hingga selesai. Dalam agenda tersebut, uang bakal didistribusikan secara bergilir dimulai dari warga lanjut usia, anak-anak, ibu-ibu baru warga laki-laki.
24 July 2014
Tekan membludaknya para pengemis dan anak jalanan jelang lebaran, pemkot kediri akan melakukan razia besar-besaran .
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Meningkatnya para pengemis dan juga anak jalanan menjelangan lebaran , pemkot kediri dalam waktu dekat akan melakukan razia besar-besaran untuk membersihkan para pengemis dan anak jalanan yang diduga berasal dari drop-dropan luar daerah ini . kabag Humas Pemkot Kediri Jawadi mengaku , pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan satpol PP untuk segera melakukan razia dan mengamankan para pengemis dan anak jalanan yang berkeliaran diwilayah kota kediri. 

Masih kata Jawadi , sesuai pantauan , hampir disetiap perempatan diwilayah kota kediri selalu dipenuhi para pengemis dan anak jalanan yang meminta-minta . selain meresahkan masyarakat , keberadaan mereka juga memberikan rasa kurag nyaman bagi para pengendara .
24 July 2014
Pemkot Kediri Gelar Balik Lebaran Gratis
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pemkot Kediri tahun ini menggelar progam balik Lebaran gratis. Kegiatan ini dilakukan Kantor Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Kediri dengan Pemprov Jatim.

Pada kegiatan ini disiapkan dua unit bus untuk keperluan arus balik Lebaran. Peserta balik Lebaran gratis diperuntukkan bagi warga kurang mampu serta PNS golongan 1 dan 2.

Kabag Humas Pemkot Kediri Drs Djawadi menyebutkan, progam balik Lebaran gratis ini akan dilaksanakan pada 5 Agustus 2014 berangkat dari Terminal Tamanan, Kota Kediri dengan tujuan Kota Surabaya.

"Progam ini untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat kurang mampu dan PNS golongan 1 dan 2 kembali ke kampung halaman setelah melaksanakan mudik di Kota Kediri," jelasnya, Kamis (24/7/2014).

Selain progam balik Lebaran gratis, Pemkot Kediri melalui Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pertambangan Energi (Disperindagtamben) telah mengirimkan surat kepada pengusaha dan pengelola pusat perbelanjaan untuk memberikan diskon khusus selama Lebaran.

Diskon ini untuk 9 bahan pokok dan kebutuhan sandang dengan tujuan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam merayakan Lebaran.

"Pemberian diskon juga dimaksudkan untuk menekan angka inflasi serta menjaga stabilitas ekonomi selama momen Lebaran di Kota Kediri," jelas Djawadi.

Untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi, pemkot juga menggandeng sejumlah lembaga untuk menggelar pasar murah, melakukan operasi pasar sembako bersama di sejumlah pasar tradisional.

24 July 2014
Kota Kediri Tidak Larang Mobil Dinas untuk Mudik
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pemkot Kediri tahun ini memperbolehkan para pejabat memanfaatkan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran. Kebijakan ini sebagai bentuk penghargaan kepada para pejabat yang telah mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat.

"Pertimbangan memperbolehkan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran karena mobil dinas merupakan fasilitas yang melekat pada jabatan," jelas Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri kepada sejumlah wartawan, Kamis (24/7/2014).

Dijelaskan Abdullah Abu Bakar, selain itu juga pertimbangan faktor keamanan mobil dinas selama ditinggal mudik ke kampung halaman. Dengan memperbolehkan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran, diharapkan para pejabat selaku pengguna fasilitas tidak terbebani dengan risiko keamanan mobil dinas dari aksi pencurian.

"Para pejabat bisa lebih intensif mengawasi mobil dinas dan tidak khawatir kendaraan milik negara itu hilang saat ditinggal mudik," jelasnya.

Namun kebijakan itu mengandung konsekuensi yang harus ditanggung para pejabat pengguna mobil dinas.
Karena biaya pembelian BBM selama mobil dipakai untuk mudik tidak dibiayai negara atau kas daerah.

"Pengguna menanggung sendiri seluruh biaya perbaikan jika mobil dinas mengalami kerusakan selama digunakan mudik Lebaran," jelasnya.

Tahun lalu, Pemkot Kediri masih melarang penggunaan mobil dinas yang merupakan fasilitas negara untuk keperluan mudik para pejabatnya. Namun tidak banyak pejabat yang mematuhi karena tetap menggunakan mobil dinas untuk mudik. Bahkan ada yang mengganti plat mobil dari merah menjadi plat hitam.

24 July 2014
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Seorang pria dan anaknya yang masih berusia 8 tahun di Kediri, Jawa Timur terbakar, akibat terkena letusan mercon yang sedang diraciknya. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Aura Syfa Kediri, tetapi pihak medis sudah mengijinkan pulang.

Nasib sial tersebut dialami Khoirul Huda (42) dan anaknya Yusuf Aufa (8), warga Desa Doko, Gang Rahayu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Khoirul terluka bakar pada bagian jari kirinya. Sedangkan Yusuf mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, terutama wajah, tangan dan kaki.

Menurut keterangan dokter UGD RS Aura Syfa Kediri dr. Riza Nur Ali, kedua korban masuk ke rumah sakit, pada pukul 11.00 WIB. Keduanya langsung mendapatkan perawatan di ruang observasi. Setelah dinyatakan boleh pulang, akhirnya pada pukul 12.30 WIB mereka meninggalkan rumah sakit.

"Khoirul luka dibagian jarinya, luka bakar dan luka robek. Sedangkan anaknya jauh lebih parah. Yusuf terluka bakar ringan di sekujur tubuhnya, terutama di wajah dan tangannya," ujar dr. Riza Nur Ali di RS Aura Syfa, Kamis (24/7/2014) siang.

Menurut keterangan pihak medis RS Aura Syfa, kedua korban terluka akibat terkena letusan petasan yang tengah diracik oleh Khoirul. "Ayahnya sedang memasukkan obat mercon itu ke dalam gulungan kertas, tiba-tiba meledak, mengenai tangannya dan juga tubuh anaknya," beber salah seorang tim medis RS Aura Syfa.
24 July 2014
Dilarang, Truk Tonase Besar Nekat Beroperasi Radio Andika - Kediri - Jatim . Meskipun ada larangan melintas pada H-4 lebaran, hari ini, kenyataanya truk-truk besar masih tampak beroperasi di jalanan. Pihak Kepolisian memberikan toleransi bagi truk besar diatas 10 ton hanya bagi yang memuat Sembilan bahan pokok (sembako) dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Larangan melintas bagi truk bertonase besar tersebut disampaikan oleh Kapolres Kediri AKBP Dheny Dariadi, saat berada di Pos Bangjuri (Pertemuan wilayah Jombang-Nganjuk-Kediri) di Desa Mengkreng, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (24/7/2014) pagi.

“Truk besar memang tidak boleh melintas mulai H-4 ini. Larangan tersebut sebagaimana instruksi langsung dari Polda Jawa Timur. Kenapa dilarang melintas, karena akan mengganggu arus lalu-lintas, khususnya mudik lebaran,” kata AKBP Dheny Dariadi.

Pihak kepolisian memasang rambu-rambu larangan melintas bagi truk bertonase diatas 10 ton di simpang tiga Mengkreng. Selain itu, ada sejumlah anggota kepolisian yang ditempatkan untuk mengatur arus lalu-lintas. Tetapi kenyataanya, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, masih banyak terdapat truk besar yang nekat melintas.

“Kalau sembako dan BBM diperbolehkan, karena ada jalan. Mereka tidak dihentikan tapi dialihkan melalui jalur alternative. Memang masih ada yang melintas,  tapi itu situasional. Polisi tidak boleh saklek, yang penting lancar ketertiban masyarakat dan lancar perekonomian masyarakat,” kata Kapolres.

Rencananya, Kapolda Jawa Timur Unggung Cahyono hari ini akan memantau arus mudik lebaran di simpang tiga Mengkreng, yang notabene jalur mudik bagian selatan. Jalur ini diprediksi padat, karena jalur utara masih terganggu perbaikan Jembatan Comal di Jawa Tengah.
23 July 2014
Tidak Sesuai Aturan, Ratusan PKL Kota Kediri Akan Digusur
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, Jawa Timur akan segera menertiban ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di tiga lokasi yaitu, Bantaran Sungai Brantas, perbukitan Lebak Tumpang dan kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya, Kediri. Keberadaan warung yang umumnya telah beralih fungsi tersebut dianggap melanggar aturan.

Rencana penertiban ratusan PKL ditegaskan langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar. Menurut Mas Abu, begitu panggilan akarab Abdullah Abu Bakar, pendirian PKL telah menyalahi aturan. Sebab, kebanyakan diantara PKL telah beralih fungsi dan menjadi ajang maksiat.

" Seperti PKL di Bantaran Brantas, banyak keluhan dari para kepala sekolah dan guru, jika pelajar kerap nongkrong disana. Kemudian di tempat lain, justru ada yang menjual minuman keras. Ini menyalahi aturan dan harus ditertibkan," tegas Mas Abu kepada sejumlah wartawan

Informasi yang berhasil dihimpun, di Bantaran Sungai Brantas, tepatnya di Kelurhan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto terdapat sebanyak 52 PKL. Puluhan warung remang-remang tersebut berdiri diatas lahan milik Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Provinsi Jawa Timur. PKL ini telah muncul, sejak tahun 2008 lalu dan jumlahnya terus bertambah.

Menurut Koordinator PKL Bantaran Brantas Yugo Nugroho, meskipun belum memiliki izin, tetapi Pemkot Kediri tidak bisa serta-merta menggusur mereka. Sebab tanah yang ditempati saat ini bukan aset Pemkot, melainkan milik Jasa Tirta Provinsi Jawa Timur. Apalagi, selama ini belum ada sosialisasi rencana penertiban dari pemkot

" Biasanya apabila akan ada penertiban, didahului sosialisasi dari pemerintah. Seperti, waktu Walikota Kediri Samsul Ashar, hendak menertiban, sebelumnya ada sosialisasi. Pemkot tidak bisa secara tiba-tiba menertiban. Apalagi tanah ini milik Jasa Tirta Jawa Timur, bukan milik Pemkot Kediri," tegas Yugo Nugroho ditemui di warungnya, Rabu (23/7/2014) siang

Diakui Yugo, dari sebanyak 52 PKL yang berdiri sepanjang tepi Sungai Brantas, hanya 48 PKL yang masih eksis, sedangkan sisanya 4 PKL kini sudah tutup karena sepi pembeli. Yugo meminta Pemkot tidak gegabah dalam bertindak. Apalagi, khusus PKL Bantaran Bantras, Jasa Tirta Provinsi Jawa Timur belum mengeluarkan surat penertiban dalam waktu dekat.

" Kami sudah konfirmasi secara langsung dengan pihak Jasa Tirta. Tidak ada rencana penertiban disini (Bantaran Sungai Brantas) dalam waktu dekat. Jika memang ada penertiban, sudah pasti Jasa Tirta mengetahuinya. Sebab, instansi inilah yang sebenarnya lebih memiliki wewenang dari pemkot. Lawong ketika penertiban sebelumnya, sumber pendanaan juga darisana," terang Yugo.

Jika Pemkot bersikeras menata PKL, Yugo menyarankan agar menggusur PKL di kawasan GOR Jayabaya Kediri. Pasalnya, lahan yang dipakai PKL GOR merupakan aset milik Pemkot. Sehingga Pemkot berhak untuk memintanya dari para pemilik PKL. Di kawasan GOR Jayabaya sendiri, kini sudah berdiri lebih dari 62 PKL. Para PKL disana, kebanyakan mendesain tempat berjualannya dalam bentuk warung remang-remang.

Satu lokasi lain yang juga akan ditertiban adalah kawasan perbukitan Lebak Tumpang. Di sepanjang lereng Gunung Klotok tersebut telah berdiri lebih dari 100 PKL yang mendesain tempat jualannya dalam bentuk warung remang-remang seperti pada PKL Bantaran Brantas dan GOR Jayabaya. Tetapi, disana kerap menjadi sorotan dari berbagai pihak, khususnya Satpol PP karena diindikasi juga dipakai sebagai ajang mesum.
23 July 2014
Komplotan Calo CPNS Gondol Uang Petani Rp 107 Juta Radio ANDIKA - Kediri - Jatim . Penipuan dengan modus janji masuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali terjadi di Kediri, Jawa Timur. Seorang petani mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah, setelah mendapat iming-iming anaknya akan dijadikan PNS oleh komlotan calo.

Merasa telah diperdayai, akhirnya Damis (56) mendatangi Mapolres Kediri Kota. Petani asal  Dusun Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri itu melaporkan Dwiyono (45) calo asal Dusun Balong, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri yang telah menipunya.

Data yang didapat dari Polres Kediri Kota, kasus penipuan itu terjadi pada bulan Maret lalu. Damis ingin anaknya yang bernama Siska Wahyuningtyas (20) menjadi PNS. Damis lalu bertemu dengan Darmaji, warga Jalan Raung, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kepada Damis, Darmaji mengaku, memiliki teman yang bisa membantu Darmaji menjadikan anaknya PNS. Selanjutnya Darmaji mempertemukan Damis dengan temannya yaitu Dwiyono (45). Sang calo itu, meyakinkan Damin jika ia dapat memasukkan anaknya menjadi PNS dengan syarat harus membayar uang sebesar Rp 130 juta, sebagai biaya administrasi

Damis bersedia menerima tawaran Dwiyono. Ia kemudian menyerahkan uang yang diminta pelaku di rumah Darmaji. Setelah itu, pelaku meminta agar korban menunggu dalam waktu dekat, anaknya akan diangkat menjadi PNS.

Setelah ditunggu lama, tetapi Siska, anak Damis tidak kunjung diangkat menjadi aparatur Negara. Damis pun kemudian menghubungi pelaku. Ternyata, janji pelaku tidak lebih dari sekedar omong kosong. Setelah didesak korban, pada bulan Mei 2014 lalu pelaku mengembalikan uang korban senilai Rp 8 juta.

Kepala korban, pelaku mengatakan, bahwa sebagian uang itu dipergunakan oleh temannya bernama Imam (62). Imam pun kemudian mengembalikan sebesar Rp 15 juta. Tetapi, sisa kekurangannya hingga kini belum dikembalikan oleh pelaku.

Korban berulang kali menagih, tetapi pelaku selalu berkelit. Pelaku beralasan macam-macam hingga akhirnya kesabaran korban benar-benar telah habis. Korban kemudian melaporkan Dwiyono ke kantor polisi

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksi dan korban guna menangkap pelaku yang identitasnya sudah diketahui
22 July 2014
Sepeda motor diembat maling, warga Mojo Kabupaten Kediri rugi belasan juta rupiah.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Andik Sunaryo (23) warga desa mojo kabuaten kediri melapor kepolisi setelah sepeda motor miliknya diembat pencuri . peristiwa bermula saat korban baru pulang kerja memarkir sepeda motornya Honda AG 5339 BF didepan rumah kost kelurahan ngadirejo kota kediri dalam keadaan dikunci stang . selanjutnya korban mengantarkan seorang kuli bangunan untuk membeli sepeda motor dengan menggunakan sepeda motor kuli tersebut . selang satu jam kemudian saat korban kembali ke tempat kost , melihat sepeda motor , HP dan helm yang ditarh didalam kost telah hilang .

kasubag humas polres kediri kota AKP Siswandi mengatakan , pihaknya sudah memeriksa saksi dan korban serta melakukan olah TKP guna mengungkap pelaku pecurian. Siswandi menambahkan , pihaknya kembali menghimbau agar masyarakat selalu waspada , jika meninggalkan rumah , harap melaporkan ke tetangga sekitar atau jika diperumahan melapor ke satpam . sementara itu , akibat menjadi korban pencurian , Andik menderota kerugian sekitar 14 juta rupiah .
 
Page 1 of 507      1 2 3 >  Last ›

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

 

05:30 Dzikir Pagi
05:30 Indonesia Gemilang
08:00 Citra Andika 
11:00 Indonesia Gemilang

13:00 Simpang Siur
15:00 
Indonesia Gemilang

18:00 Ekspresi Musik Indonsia

21:00  Wayang Kulit Semalan Suntuk

 

 


SMS XL (real size)