Berita- Info ANDIKA

02 August 2015
Tegur pemuda kebut - kebutan di jalan desa , warga desa Gambyok Kecamatan Grogol malah dikeroyok Radio ANDIKA – jatim - Apes dialami Setyo Hendri Purnomo , niatnya menegur sejumlah pemuda yang ugal-ugalan naik sepeda motor dijalan desa , malah menjadi korban pengeroyokan . Kasus pengeroyokan yang menimpa warga desa Gambyok kecamatan grogol itu bermula , saat korban menegur Leo Ragil Saputra warga Desa Gejeg Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri yang mengendarai sepeda motor dengan kencang di jalan desa . Kemudian Leo pulang kerumah dan menceritakan pada teman-temannya bahwa dirinya baru saja cek cok mulut dengan korban . Karena emosi , Leo dan teman-temannya mendatangi Setyo .

Setelah bertemu , korban langsung dihajar beramai-ramai hingga Setyo mengalami luka yang cukup serius , hingga kemudian korban melaporkan kasus ini kepolisi . Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan , pihaknya masih melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan beberapa alat bukti dan saksi guna menangkap para pelaku .Masih kata Anwar , jika terbukti melakukan pengeroyokan , Leo dan teman-temannya bisa dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan , dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.(Atc)

02 August 2015
Edarkan narkoba jenis pil double L warga Kaliombo kota Kediri diamankan polisi Radio ANDIKA- jatim- Depi Kurniawan (25) warga Kelurahan kaliombo Kota Kediri , jumat malam diamanakan polisi karena megedarkan narkoba jenis pil double L . penangkapan pelaku bermula atas laporan dari masyarakat , jika diwilayah Kaliombo ada seseorang yang mengedarkan narkoba . Kemudian dilakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Depi saat berada dirumahnya .

Selain itu polisi juga menyita barang bukti sebanyak 10 ribu butir pil double L dan sebuah Hp yang digunakan transaksi . Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan , pihaknya maaih memeriksa Depi guna proses hokum dan guna pengembangan lebih lanjut . Masih kata Anwar , akibat perbuatannya , Depi akan dijerat undang-undang kesehatan ,dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.(Atc)


02 August 2015
Terkendala cuti lebaran, proses pencocokan dan pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Kediri masih separoh Radio ANDIKA -jatim- Proses pencocokan dan penelitian (coklit) calon pemilih terus dilakukan petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di seluruh desa wilayah Kabupaten Kediri. Jumlah yang terkumpul sesuai laporan awal tiap desa berbeda ada yang mencapai 40 ada juga yang 60 persen. Kondisi ini tergantung luasan wilayah dan jumlah penduduk yang didata.

Saat proses penelitian ada kendala, salah satunya libur cuti lebaran, dan juga kekurangan logistik.Komisioner KPU Kabupaten Kediri Wisnu Wardana mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan pendataan dan meminta agar petugas bekerja ekstra keras.

KPU berharap,masyarakat juga pro aktif dimintai data , karena ini menjadi hak politik masyarakat . Diakuinya, coklit ini sudah dimulai sejak tanggal 15 juli sampai 19 agustus.Sementara itu salah satu PPK mengaku keterlambatan coklit karena sempat kekurangan logistic.(Atc)
02 August 2015
Pencairan dana BOS MI sering molor, dinilai ganggu kinerja proses belajar mengajar Radio ANDIKA - Jatim - Pencairan dana bantuan operasional sekolah (BOS) baik di lingkungan MI, MTS maupun madrasah aliyah, yang sesuai petunjuk teknis, pencairan tiap triwulan sekali, tetapi nyatanya sering cair dalam enam bulan sekali. Kondisi ini secara otomatis mengganggu kinerja proses belajar mengajar, diantaranya operasional dan gaji guru swasta.

Menurut Saifudin Kepala Sekolah MI diwilayah Kabupaten Kediri mengatakan, kondisi terjadi terutama tahun ini, dan tahun sebelumnya juga sempat molor. Ia tidak mengetahui mengapa ini terjadi, dan sangat menganggu baik guru maupun siswa. Seperti untuk biaya ujian saja, pihak sekolah harus menghutang kesana kemari. Padahal pelaksaan ujian tidak bisa ditunda tunda.

Sementara itu untuk jumlah dana BOS sendiri di MI misalnya, setiap siswa mendapatkan 400 ribu dalam satu semesternya. Pihak madrasah di Kabupaten Kediri mendesak agar beberapa program lain seperti sertifikasi juga tepat waktu.(Atc)
28 July 2015
Calon bupati dan wakil bupati Kediri, Haryanti sutrisno dan Maskyuri (Harmas), selasa siang mendaftarkan diri ke kantor KPUD Kabupaten Kediri, sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, pe Radio Andika - Kediri - Jatim - Calon bupati dan wakil bupati Kediri, Haryanti sutrisno dan Maskyuri (Harmas), selasa siang mendaftarkan diri ke kantor KPUD Kabupaten Kediri, sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, periode 2015-2020.

Pasangan Harmas, datang ke KPUD Kabupaten Kediri, dengan diantar para pendukungnya, dengan menumpang andong dan puluhan becak. Harmas, didukung sebanyak 6 partai politik. Yakni, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP dan partai Bulan Bintang (PBB).

Setelah melakukan pendaftaran, semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2015-2020, akan mengikuti test kesehatan selama 3 hari di Rs Saiful Anwar Malang, pada tanggal 29, 30, dan 31 Juli 2015.

Sementara itu, Senin kemarin, pasangan calon bupati Kediri dr. Ari dan wakilnya Arifin tafsir yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra, telah mendaftarkan ke kantor KPUD Kabupaten Kediri.

Ketua KPUD Kabupaten Kediri Sapta Andaruiswara mengatakan, pihaknya telah menerima berkas dan persyaratan semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2015-2020.(Atc)
28 July 2015
puncak arus balik 2015, PT KAI Daops 7 Madiun Jawa Timur mencatat ada sekitar 20 ribu penumpang yang melakukan perjalanan balik ke Jakarta

Radio Andika - Kediri - Jatim - Selama puncak arus balik 2015, PT KAI Daops 7 Madiun Jawa Timur mencatat ada sekitar 20 ribu penumpang yang melakukan perjalanan balik ke Jakarta, menggunakan alat transportasi kereta api .

Kepala Daops 7 Madiun Winsar mengatakan Perbandingan dari jumlah penumpang yang turun maupun naik saat itu berimbang . Penumpang kereta api ,untuk daops 7 madiun mencakup wilayah Nganjuk, Kediri, Tulunganggung Madiun dan Jombang . Sementara untuk penumpang yang naik dari stasiun kediri sendiri tercatat ada 1300 penumpang lebih.(Atc)

28 July 2015
Penjambretan di wilayah Hukum Polres Kediri Kota, kembali terjadi.

Radio Andika - Kediri - Jatim - Aksi penjambretan diwilayah Hukum Polres Kediri Kota, kembali terjadi. Pelaku, nekat menarik tas korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor.

Korban penjambretan bernama Frisnia Novianti warga Kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Kejadian bermula saat Frisnia usai mengambil uang sebesar Rp. 25 juta dari Bank BCA Kota Kediri.

Setelah dari Bank BCA, Frisnia menuju ke Alun-alun Kota Kediri, janjian dengan temannya untuk menerima pembayaran uang Hp sebesar Rp. 28 juta.

Setelah Frisnia menerima uang dari temannya, uang tersebut dimasukkan ke dalam tas, jadi satu dengan uang yang diambil dari Bank BCA. Kemudian, Frisnia akan kembali lagi ke Bank BCA, untuk melakukan setoran.

Namun, saat melintas di Jalan Yos Sudarso Kota Kediri, Frisnia dipepet oleh orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi AG 5901 PB.

Pelaku, langsung menarik tas milik Frisnia, namun Fisnia tidak sampai terjatuh. Pelaku, berhasil membawa lari tas tersebut. Atas kejadian itu, Frisnia melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar menghimbau pada masyarakat, jika membawa uang dalam jumlah besar, agar meminta pengawalan pihak kepolisian. Atas kejadian itu, Frisnia menderita kerugian sebesar Rp. 53 juta 500 ribu.(Atc)


28 July 2015
Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di lahan perkebunan Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Radio Andika - Kediri - Jatim - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di lahan perkebunan Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, selasa siang. Korban tewas diduga akibat kelaparan.

Mayat pertema kali diketahui oleh Yunus (35) warga Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Yunus, melihat korban dalam keadaan tidur terlentang dengan mata melotot.

Saat melihat mayat laki-laki tanpa identitas tersebut, Yunus langsung melaporkan ke Polsek Mojo. Menurut keterangan Iptu Yulianto, Wakapolsek Mojo, saat ditemukan mayat dalam keadaan telanjang, tanpa busana. Sementara dari tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda bekas penganiayaan.

Masih kata Yulianto, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun, dari pemeriksaan sementara diduga penyebab tewasnya korban karena kelaparan. Sebab, korban merupakan tuna wisma.

Berdasarkan hasil identifikasi petugas, mayat diperkirakan berusia 50 tahun. Tubuhnya kurus kering, dan rambutnya agak panjang. Rencananya, mayat akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Pihak desa bersedia menerima penyerahan mayat dari kepolisian untuk dimakamkan.(Atc)
14 July 2015
Pengamanan Pengeroyokan

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polsek Plosoklaten telah mengamankan pelaku pengeroyokan. Pelaku bernama Dicky dan Teguh, keduanya warga Desa Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Kejadian itu bermula, saat Kukuh Sulistyo hendak pergi ke sungai di Desa setempat. Tiba-tiba, Kukuh didatangi 3 orang pelaku. Tanpa sebab yang jelas, Dicky bersama 2 orang temannya yakni Teguh dan Tukid langsung mengeroyok Kukuh, hingga terluka parah.

Akibat pengeroyokan itu, Kukuh mengalami luka robek dibagian mulut dan 1 giginya mengalami patah. Merasa menjadi korban pengeroyokan, Kukuh melaporkan ke Polsek Plosoklaten. Berdasarkan keterangan Kukuh, Polisi langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Dicky, dan Teguh, sebagai pelaku pengeroyokan.

Kapolsek Plosoklaten AKP Samsul Huda mengatakan, pihaknya telah mengamankan 2 orang pelaku pengeroiyokan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan di Polsek Plosoklaten. Pihaknya, saat ini juga masih mengejar 1 tersangka lain yang berinisial TK yang berhasil melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan.(Atc)


14 July 2015
Pencurian Uang di Dalam Mobil

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kasus pencurian uang di dalam mobil kembali terjadi diwilayah hukum Polres Kediri Kota. Kali ini, korbannya bernama celine cecelia lie warga jalan Medang Kamulan Kelurahan Balowerti Kota Kediri.

Kejadian itu bermula, saat Celine mengambil uang sebesar Rp. 310 juta rupiah dari Bank Jatim, dengan menggunakan tas kresek warna hitam dan ditaruh diatas alas kaki atau karpet mobil sebelah kiri.

selanjutnya uang tersebut akan disetorkan ke Bank BCA. Karena Bank BCA sudah tutup selanjutnya Celine pulang ke rumah. Namun, dalam perjalanan Celine diberitahu oleh orang yang tidak dikenal bahwa ban belakang sebelah kiri kempes tetapi Celine tetap jalan terus, karena masih jauh dari rumah, Celine berbelok ke Kantornya Jl. Singosari Kota Kediri.

Sesampainya di kantor ban kendaraan tersebut diganti oleh karyawan bernama Cucuk dan Celine langsung masuk ke dalam kantor. Selang 30 menit kemudian Celine menyuruh karyawannya bernama Toro untuk mengambil tas milik Celine dan langsung diberikan kepada Celine.

Kemudian, saat Celine pulang dan mengecek uang yang berada didalam mobil ternyata sudah tidak ada atau hilang. Atas kejadian tersebut Celine melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(Atc)


Page 1 of 623      1 2 3 >  Last ›