Berita - Kediri Hari Ini

02 September 2014
Kelebihan Berat Badan, Personil Polres Kediri Kota Jalani Program Perampingan
Radio ANDIKA – KEDIRI - Sekitar 170 personel Polres Kediri Kota dinilai memiliki berat badan yang tidak ideal dan harus mengikuti program penurunan berat badan berupa lari-lari tepat di siang hari. Program ini dilaksanakan sekitar satu minggu dimulai hari Selasa (02/09).
 
Kapolres Kediri Kota AKBP Budi Herdi Susianto menuturkan, peserta program penurunan berat badan bukan hanya anggota Polres Kediri Kota melainkan personel lainnya dari jajaran Polsek. Sebelum mengkuti program ini, semua peserta ditimbang berat badannya lebih dulu dan setelah program selesai ditimbang lagi untuk mengetahui hasilnya.
 
“fisik personil kepolisian harus ideal. Untuk itu program penurunan berat badan ini menjadi prioritas setelah kesibukan kegiatan pengamanan lebaran, Pileg dan Pilpres,”ujarnya.
 
Sementara itu ratusan personil yang mengawali program ini dengan lari siang hari sejauh 6 kilometer terlihat bersemangan meski ngos-ngosan. Kapolres Kediri Kota AKBP Budi Herdi juga ikut dalam barisan untuk membentuk porsi tubuh ideal tersebut.(Hadi)
 
 
02 September 2014
Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Pikirkan Pelayanan Pembelian BBM Untuk Petani
ANDIKA – KEDIRI – JATIM - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Kediri akan segera mengumpulkan pihak terkait untuk mengevaluasi masalah ketersediaan BBM di Kota Kediri. Sebab menyusul kebijakan Kapolres Kediri Kota yang melarang pembelian BBM menggunakan jirigen dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru. Mengingat pengguna BBM yang biasanya membeli menggunakan jirigen untuk kebutuhan pertanian harus dilayani.
 
Yeti Sisworini, Kepala Dinas Perindutrian dan Perdagangan Kota Kediri menuturkan, pihaknya mengapresiasi kebijakan Kapolres Kediri Kota yang melarang pembelian BBm menggunakan jirigen. Namun di sisi lain, kebutuhan BBM juga untuk sektor lain seperti pertanian.
 
“kami dalam waktu dekat akan segera berkoordinasi dengan lintas instansi sesuai petunjuk dan perintah Pak Sekda,”katanya.
 
Sementara itu sesuai pantauan di lapangan, menyusul pelarangan pembelian BBM menggunakan jirigen,  kondisi SPBU di Kota Kediri mayoritas sudah tidak dipenuhi pengantri. Padahal sebelumnya, antrian panjang selalu terlihat di setiap SPBU.(Hadi)
 
01 September 2014
Diduga aksi penimbunan premium, Kapolres Kediri Kota perintahkan anggotanya melakukan penyelidikan.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Masih banyaknya antrian pembelian premium dengan menggunakan jerigen disejumlah SPBU, Polres Kediri Kota mulai melakukan penyelidikan, tentang adanya indikasi penimbunan premium oleh sejumlah pembeli. Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto mengatakan, dengan masih sulitnya mencari premium, karena antrian panjang oleh pembeli menggunakan jerigen, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah strategis. Diantaranya, memberikan himbauan kepada sejumlah SPBU untuk memperketat pembelian dengan jerigen.

Selain itu, pihaknya juga memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan adanya dugaan aksi penimbunan. Jika memang menemukan ada masyarakat yang menimbun BBM, pihaknya tidak segan memproses sesuai hukum yang berlaku. Sementara itu , sesuai pantauan di sejumlah SPBU masih banyak antrian pembelian premium. Selain dipenuhi antrian kendaraan sepeda motor, beberapa SPBU juga diwarnai aksi antrian jerigen.
01 September 2014
Bayi Berumur 4 Jam Ditemukan di teras Rumah Warga
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Warga Dusun Joho Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri digegerkan dengan penemuan bayi laki - laki, umur baru 4 jam, dan tali pusar masih menempel. Bayi itu ditemukan di teras rumah Sutaji warga setempat dengan kondisi bayi dimasukan di dalam tas kain warna merah dan bayi dibungkus kain gedong. Waktu itu Sutaji mendengar suara motor berhenti di depan rumahnya, kemudian dia keluar membuka pintu dan menemukan tas warna merah yang berisikan seorang bayi laki - laki.

Setelah lapor perangkat Desa dan polisi, bayi itu kemudian dirawat di rumah bersalin Ahlu-Sunnah Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Menurut Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Polisi juga akan melakukan pendataan ibu hamil yang berada di wilayah Desa Joho Kecamatan Wates Kabupaten Kediri. Saat ini, bayi tersebut masih dalam perawatan seorang bidan di Desa Joho Kecamatan wates Kabupaten Kediri.
01 September 2014
Polres Kediri Kota Tangkap 2 Pengedar Narkoba
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri, berhasil mengamankan dua bandar narkoba diwilayah Kabupaten Kediri. Kedua pelaku yakni Muhammad Syarifin (20) warga Desa Gabru Kecamatan Gurah kabupaten  kediri, dengan barang bukti 659 butir pil LL. Selain itu polisi juga berhasil menangkap, Imam musoleh (26) warga Desa Besowo kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, dengan barang bukti 28 ribu butir pil LL. Penangkapan terhadap kedua pelaku atas laporan dari masyarakat di wilayah Kecamatan Gurah dan Kepung yang resah dengan banyaknya peredaran narkoba.

Atas laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap kedua pelaku dirumahnya masing masing. Menurut Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo, pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut, guna menangkap pelaku lainnya. Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Polres Kediri untuk proses hukum lebih lanjut.
01 September 2014
Polres Kediri Tangkap Penjual Kupon Judi Togel
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim -  Polres Kediri berhasil menangkap perjudian togel. Pelaku atas nama  Samsuri (54) seorang kuli batu, warga Dusun plaseman Desa Gurah Kecamatan Gurah kabupaten kediri. Penangkapan terhadap Samsuri bermula atas laporan dari masyarakat, jika diwilayah Desa Gurah ada perjudian togel. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Samsuri saat berada di rumahnya.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti 1 buah tas kecil, 1 buah HP merk nokia, uang tunai 1 juta 697 ribu sebagai barang bukti. Menurut Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo, pihaknya tetap akan mengembangkan kasus perjudian tersebut, guna menangkap pelaku lainnya. Saat ini, Samsuri masih menjalani pemeriksaan di Polres Kediri guna proses hukum lebih lanjut.
01 September 2014
Dipukul Pemabuk, WargaSemampir Lapor Polisi
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Hingga saat ini Polres Kediri Kota masih melakukan serangkaian penyelidikan, atas kasus penganiayaan yang menimpa Eko Sugiono warga Jalan Mayor Bismo Kelurahan Semampir Kota Kediri. Kejadian itu bermula, saat Didik atau Saksi dirumah Lokalisasi Semampir. Setelah bertemu, Korban pamit untuk pulang, tanpa sebab yang jelas Korban tiba tiba langsung dipukul oleh Mustajab Arifin, (44) Warga Desa Bador Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk yang dalam keadaan mabuk minuman keras dengan tangan kosong sebanyak 4 kali mengenai bibir dan perut Korban hingga luka memar.

Atas kejadian tersebut Eko melapor ke Polres Kediri Kota guna proses lebih lanjut. Menurut Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Siswandi, pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan atas kasus tersebut. Pihaknya juga masih memintai keterangan sejumlah saksi untuk proses penyelidikan.
29 August 2014
Rekening tabungan dibobol pencuri, seorang PNS asal Kelurahan Burengan Kota Kediri rugi puluhan juta rupiah.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Ulis Triningsih (34) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Kelurahan Burengan Kota Kediri melapor ke polisi setelah rekening tabungannya dibobol pencuri. Peristiwa bermula saat korban hendak mengadu ke salah satu servis centre bank di wilayah kota Kediri. Setelah selesai dan dilakukan pengecekan saldo, uang yang didalam tabungan telah berkurang sebesar 40 juta rupiah. Ke esokan haarinya, korban kembali mendatangi pihak Bank dan membenarkan jika korban telah mentransfer sejumlah uang ke orang lain.

Merasa menjadi korban pencurian, Ulis melapor ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan, masih melakukan serangkaian penyidikan dengan memeriksa saksi dan korban serta mengumpulkan alat bukti. Siswandi menambahkan, pihaknya juga sudah mengamankan foto copy rekening Koran sebagai barang bukti. Sementara itu akibat menjadi korban pencurian, ulis menderita kerugian lebih dari 40 juta rupiah.
 
29 August 2014
Pemkot Kediri akan evaluasi penjagaan ketat di eks lokalisasi Semampir.
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Munculnya sejumlah keluhan dari warga RW 5 ketatnya penjagaan di eks lokalisasi Semampir dan berdampak lumpuhnya perekonomian, Pemkot Kediri mengaku akan mengevaluasi proses penjagaan ketat yang dilakukan petugas gaabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP. Wakil walikota Kediri Lilik Muhibbah mengatakan, pihaknya tidak serta merta menarik pasukan penjagaan di eks lokalisasi Semampir, melainkan akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. 

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Budhi Herdi Susianto mengaku penjagaan di eks lokalisasi emampir merupakan hasil kesepakatan bersama Pemkot Kediri. Sehingga, selama tidak ada perintah dari Pemkot Kediri untuk menarik pasukan, pihaknya tidak akan menarik anggotanya dari eks lokalisasi. Kapolres menambahkan, dalam setiap harinya Polre menempatkan 30 anggotanya untuk berjaga di eks lokalisasi semampir secara bergantian, bersama TNI dan Satpol PP.
29 August 2014
Tunggu rencana kebijakan alih fungsi, warga di eks lokalisasi Semampir Kota Kediri meminta Pemkot menarik aparatnya yang berjaga.
Radio ANDIKA - Kediri -Jatim - Beberapa warga yang tinggal di RW 5 Kelurahan Semampir Kota Kediri meminta Pemkot tidak berlebihan dengan melakukan penjagaan ketat di eks lokalisasi Semampir. Karena, dengan adanya penjagaan ketat, roda perekonomian macet total. Tidak ada lagi aktifitas jual beli di sejumlah warung maupun pertokoan disana. Ketua RT 26 RW 5 Kelurahan Semampir kota kediri Sardi mengatakan, sejak dijaga aparat kepolisian, warga kebingungan mencukupi kehidupan sehari-hari.

Karena roda perekonomian macet total, pasca adanya penjagaan ketat dari aparat TNI, Polri dan Satpol PP. Untuk itu, pihaknya berharap, Pemkot tidak berlebihan dengan melakukan penjagaan ketat dan segera menarik pasukan sebelum menemukan titik temu alih fungsi. Sebelumnya, wakil walikota Kediri Lilik Muhibbah mengaku sudh menyiapkan anggaran sebagai kompensasi dampak penutupan eks lokalisasi. Wawali mengaku paling cepat anggaran kompensasi senilai 750 ribu per kepala keluarga sudah bisa dicairkan paling cepat awal September.
Page 1 of 517      1 2 3 >  Last ›

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

 

05:30 Dzikir Pagi
05:30 Indonesia Gemilang
08:00 Citra Andika 
11:00 Indonesia Gemilang

13:00 Simpang Siur
15:00 
Indonesia Gemilang

18:00 Ekspresi Musik Indonsia
21:00 Senandung Rindu 

24:00 Senandung Malam

 

SMS XL (real size)