Berita- Info ANDIKA

07 August 2020
Masa Kerja Relawan Covid-19 Kota Kediri di Perpanjang Hingga Akhir 2020
Radio ANDIKA - Relawan Covid-19 Kota Kediri yang sudah di rekrut sejak bulan Mei 2020 lalu, kontrak kerjanya akan di perpanjang hingga akhir tahun 2020. Karena menurut kontrak sebelumnya, seharusnya relawan medis Covid-19 Kota Kediri yang berada di Rumah Sakit Kilisuci, berakhir Agustus 2020.
 
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, dr. FAUZAN ADIMA saat On Air di Radio ANDIKA menyampaikan, selama pandemi ini Wali Kota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR memutuskan untuk memfungsikan kembali Rumah Sakit Gambiran lama menjadi Rumah Sakit Darurat Kilisuci Kediri, sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Kota Kediri. Sehingga Pemerintah Kota Kediri (Pemkot Kediri) mencukupi segala sarana dan prasarana yang dibutuhkan rumah sakit, termasuk Sumber Daya Manusia (SDM). Karena sesuai pertimbangan, SDM tidak mungkin diambil dari RS Gambiran atau Puskesmas, maka dilakukan rekrutmen relawan sampai akhir Agustus 2020. Karena  sampai Agustus ini masa pandemi Covid-19 belum berakhir, maka kontrak kerja relawan akan di perpanjang hingga Desember 2020 nanti. 
 
FAUZAN menambahkan, perpanjangan kontrak kerja relawan tersebut sudah tercantum dalam klausul kontrak. Terdata ada 80 orang relawan yang ditempatkan di Rumah Sakit Darurat Kilicusi kediri, mulai dari dokter, perawat, analis, dan petugas nonmedis lain. Relawan Covid-19 yang berada di RS Kilisuci kediri tidak hanya berasal dari Kota Kediri, melainkan juga dari luar daerah. Tapi Pemkot Kediri tetap memprioritaskan relawan yang Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Kediri. 
 
FAUZAN berterima kasih kepada relawan, karena dengan adanya relawan, sangat membantu tugas dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri, sehingga pasien yang diisolasi di Rumah Sakit Kilisuci karena Covid-19 bisa tertangani dengan baik.(sha/art)
 
07 August 2020
Dokter Muda asal Trenggalek, Jadi Relawan Covid 19 di Kota Kediri
Radio ANDIKA - dr. HIBBAN, seorang dokter muda asal Trenggalek menjadi relawan Covid 19 di Kota Kediri. Saat ini dr. HIBBAN bertugas di Rumah Sakit Kilisuci Kota Kediri. Saat On Air di Radio ANDIKA, dr. MUHAMMAD HIBBAN RIFAUDDIN LUTVI menjelaskan sudah beberapa kali menjadi relawan, salah satunya menjadi relawan dalam masa pandemi Covid 19. Pada Masa Pandemi covid 19 ini, memang peran serta tenaga medis sangat diperlukan, dan menjadi garda terdepan dalam penanganan covid 19. 
 
Sebelum menjadi relawan ada banyak syarat yang harus dipenuhi, salah satunya adalah izin dari orang tua. Sebelumnya orang tua dr. HIBBAN sempat berat hati mengizinkan untuk menjadi seorang relawan, namun akhirnya diizinkan. dr. HIBBAN mengakui hati nurani yang menggerakkannya sehingga berniat menjadi seorang relawan, meskipun dengan banyak resiko, termasuk harus bekerja dengan APD lengkap setiap harinya, serta kemungkinan tertular Covid 19 yang lebih besar.  
 
Terhitung kontrak sejak awal bulan Juni sampai akhir Agustus 2020, dr. HIBBAN menangani langsung pasien covid 19 di Kota Kediri. Karena semakin hari pasien Covid 19 masih terus bertambah, besar kemungkinan kontrak akan diperpanjang sampai Desember 2020. Sampai saat ini sudah ada empat orang dokter yang menjadi relawan di RS Kilisuci Kediri. dr. HIBBAN menambahkan harapannya masyarakat terutama di Kota Kediri semakin mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker di tempat umum, menerapkan physical distancing dan sering mencuci tangan dengan sabun.(nis/atc)
06 August 2020
Masih Dibebani Biaya Pendidikan, Orang Tua Murid Bisa Ajukan Keringanan
Radio ANDIKA - Selama masa pendidikan jarak jauh, sejumlah orang tua masih masih dibebani tanggungan membayar biaya pendidikan, terutama untuk sekolah swasta. Wali murid meminta sekolah swasta memberikan keringanan pembayaran biaya pendidikan selama pandemi virus corona. Sebagian wali murid merasa kesulitan membayar biaya pendidikan, karena terdampak pandemi Covid-19. Mulai dari pendapatan usaha yang menurun sampai adanya PHK dari tempat bekerja.
 
Menanggapi hal ini, On Air di Radio ANDIKA Kasi SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Dinas Kediri, SIDIK PURNOMO, S.Pd, M.Si mengatakan bagi orang tua atau wali murid khususnya sekolah swasta yang tidak mampu membayar biaya pendidikan, bisa mengajukan permohonan keringanan bebas 100 persen atau 50 persen atau subsidi silang kepada sekolah. Tetapi harus menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang diketahui desa dan kecamatan.
 
SIDIK mengatakan, pendanaan pendidikan untuk sekolah swasta menjadi tanggung jawab bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan masyarakat. Seperti yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan. Dalam hal ini, ada pendanaan yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah terutama sekolah negeri, tetapi bagi lembaga pendidikan swasta sepenuhnya mengandalkan pembiayaan bersama. Dimana orang tua siswa ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan. Walaupun selama pandemi kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, tetapi biaya pendidikan tetap harus dibayarkan wali murid. Karena bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah tidak akan menutup biaya operasional lembaga pendidikan swasta. (eva/eko)
06 August 2020
Terjerat Kasus Narkoba, Warga Blitar Nikah Di Kantor Polisi
Radio ANDIKA - Terjerat kasus narkoba, seorang tahanan Polres Blitar Kota terpaksa melangsungkan akad nikah di Mapolres Blitar Kota. Karena dimasa pandemi Covid-19, akad nikah  digelar harus  mematuhi protokol kesehatan. Selain semua menggunakan masker dan jaga jarak, jumlah keluarga yang hadir dalam prosesi akad nikah dibatasi. 

BRIPKA SUPRIADI, Staff Humas Polres Blitar Kota, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, proses akad nikah berlangsung di Masjid Al-Aulia Mapolres Blitar Kota. Seorang tahanan bernama DION, warga Sukorejo, Kota Blitar melangsungkan pernikahan dengan TYAS, warga Nglegok, Blitar. 

Saat acara berlangsung, pihak keluarga kedua mempelai yang hadir dibatasi 15 - 20 orang. Meskipun begitu, acara akad nikah berlangsung lancar dan khidmat. Dalam proses akad nikah juga dijaga ketat anggota Polres Blitar Kota. 

BRIPKA SUPRIADI menambahkan, DION merupakan tahanan kasus narkoba yang sedang menjalani hukuman penjara. Sesuai dengan hukuman, DION diberikan 4 tahun penjara dan masih berjalan 2 bulan.  (vin/dip)
06 August 2020
Walikota Kediri Ajak Seluruh Elemen Kampanyekan Penggunaan Masker
Radio ANDIKA - Walikota Kediri ABDULLAH ABUBAKAR, mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Kediri, untuk saling mengkapanyekan penggunaan masker, sebagai bentuk antisipasi persebaran virus corona. Menggunakan masker dan jaga jarak masih menjadi cara yang efektif dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19.  Forkopimda Provinsi Jawa Timur berkolaborasi melaunching Jatim Bermasker. Launching tersebut dilakukan secara daring serentak di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
 
Di Kota Kediri, launching Jatim Bermasker dilakukan di Kampung Tangguh Semeru Rusunawa Kelurahan Dandangan. Dalam kegiatan ini dilakukan pemberian masker secara simbolis kepada perwakilan PKK, perwakilan karang taruna, perwakilan penanggung jawab KTS Rusunawa dan perwakilan Muslimat. Kemudian juga dilakukan pemakaian masker secara serentak oleh Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR, Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana, Dandim 0809 Kediri LETKOL KAV DWI AGUNG SUTRISNO, Ketua TP PKK Kota Kediri FERRY SILVIANA ABU BAKAR, perwakilan Polda Jatim, perwakilan Bhayangkari Kota Kediri, perwakilan Persit Candra Kirana Kediri dan masyarakat. Selain itu masyarakat juga mendapatkan bantuan sembako.
 
Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR mengatakan, launching Jatim Bermasker ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin selalu menggunakan masker. Harus disadari bahwasannya sampai hari ini virus corona masih ada. Walikota Kediri menambahkan, untuk kepatuhan masyarakat Kota Kediri dalam menggunakan masker sangat baik. Namun kampanye untuk menggunakan masker akan terus digalakkan.(atc/dip)
06 August 2020
Empat ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Blitar Ditutup 4 Hari
Radio ANDIKA - Kantor Sekretariat Pemkab Blitar ditutup selama 4 hari, setelah diketahui empat pegawainya positif Covid-19. Penutupan ini mulai hari ini, Kamis, 6 Agustus sampai Minggu, 8 Agustus 2020. Kantor ditutup untuk general cleaning dan sterilisasi semua bagian ruangan dan prasarana yang ada di dalamnya.
 
Saat On Air di Radio ANDIKA, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blitar, KRISNA YEKTI mengatakan, setelah dilakukan evaluasi, empat pegawai yang positif Covid-19 ini tertular dari ASN BNN Kabupaten Blitar, yang sudah dinyatakan positif sebelumnya. 
 
KRISNA YEKTI menambahkan, sebanyak 255 pegawai Pemkab Blitar yang memiliki kontak erat dengan pasien positif sudah menjalani tes swab. Mereka ini merupakan pegawai yang berkantor di Pemkab Blitar, Dinkes dan Satpol PP Kabupaten Blitar. KRISNA meminta masyarakat tetap memperhatikan protokoler kesehatan. Jangan sampai masyarakat menyepelekan Covid-19 yang masih mewabah.(eva/dip)
06 August 2020
Nenek Asal Balikpapan Kaltim, Ditemukan Meninggal di Sungai Brantas Desa Purwoasri Kediri
Radio ANDIKA - Seorang nenek ditemukan meninggal ditengah Sungai Brantas Dusun Banjardowo Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Ketika ditemukan, tubuh korban dalam kondisi membusuk dan membengkak. Diketahui korban bernama SUPARMI, usia 60 tahun, warga Jalan Mulawarman Kelurahan Mangga Baru, Balikpapan, Kalimantan Timur. 

AKP PONCO SEPUTRO, Kapolsek Purwoasri Polres Kediri, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, awalnya jenazah tersebut ditemukan SUWIK,  warga Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri, sekitar jam 14.00 WIB, siang tadi. Korban ditemukan tersangkut di batu sungai. 

Kejadian ini langsung dilaporkan ke perangkat desa setempat dan Polsek Purwoasri. Saat petugas datang, didekat korban ditemukan dompet warna hijau berisi KTP atas nama SUPARMI dan sejumlah uang. Dari hasil identifikasi Tim Inafis Polres Kediri, diketahui korban merupakan kelahiran Kediri tetapi tinggal di Balikpapan, Kalimantan Timur. Sampai sekarang, pihak keluarga korban masih belum diketahui. Saat ini, jenazah berada di RS Bhayangkara Kediri.

Bagi anda yang mengetahui atau mengenal keluarga SUPARMI, bisa konfirmasi dengan Gatekeeper Radio ANDIKA Telf/WA 0354-778800. (vin/dip)

 
06 August 2020
Warga Pakel Tulungagung, Ditemukan Meninggal di Semak-Semak Pohon Pisang
Radio ANDIKA - JAMILAH, 70 tahun, warga Pakel, Tulungagung, ditemukan meninggal di pekarangan rumah warga Desa Campurdarat, Tulungagung. Saat ditemukan, JAMILAH dalam posisi sujud di semak-semak pohon pisang. Peristiwa ini diketahui sekitar jam 07.00 WIB, pagi tadi. 

AKP MAGA FIDRI ISDIAWAN, Kapolsek Campurdarat Polres Tulungagung, saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, JAMILAH ditemukan meninggal dunia di pekarangan milik UMIATIN, warga Dusun Kauman Desa Campurdarat Kecamatan Campurdarat Kabupaten Tulungagung. Mengetahui kejadian ini, UMIATIN langsung melapor ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Campudarat. 

Saat diperiksa Tim Inafis Polres Tulungagung dan Puskesmas Campurdarat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Menurut keterangan pihak keluarga, JAMILAH mempunyai riwayat sakit darah tinggi dan depresi. (vin/dip)
06 August 2020
Fasilitas Air Siap Minum di Taman-Taman Kota Kediri Belum Dimanfaatkan Masyarakat Secara Optimal
Radio ANDIKA - Fasilitas Air Siap Minum di sejumlah Taman wilayah Kota Kediri bertujuan menambah fasilitas yang bisa dimanfaatkan masyarakat. Air di fasilitas umum ini layak dan siap diminum. Tetapi, fasilitas ini belum dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, DIDIK CATUR sewaktu On Air di Radio ANDIKA mengatakan, fasilitas air siap minum disiapkan di sejumlah titik. Di antaranya di Taman Sekartaji, Taman Ngronggo dan Memorial Park Kota Kediri. Air ini berasal dari jaringan PDAM yang dihubungkan dengan mesin dan sudah melalui uji laboratorium sehingga output air yang dihasilkan layak dan siap pakai atau diminum.

DIDIK CATUR menambahkan ketika tidak ada PKL di taman, masyarakat yang haus dan membutuhkan air, bisa menikmati fasilitas air siap minum. Hanya saja, masyarakat kadang masih ragu-ragu mengambil air tersebut. Yang disayangkan, ada masyarakat yang mengambil air itu bukan untuk diminum tetapi untuk cuci tangan, cuci muka bahkan untuk mencuci peralatan makan.

DIDIK CATUR mengajak masyarakat Kota Kediri menjaga fasilitas di Taman yang sudah disediakan Pemerintah. Selain itu diharapkan masyarakat punya rasa memiliki, sehingga bisa ikut menjaga dan merawat untuk kepentingan bersama.(stm/rom)
06 August 2020
Pengamat Ekonomi : Konsumsi Masyarakat Bisa Selamatkan Indonesia dari Resesi
Radio ANDIKA - Sejumlah pengamat ekonomi menyebut, harga-harga barang komoditas, biaya listrik, bahan bakar minyak, dan pajak yang terus naik menjadi indikator bahwa Indonesia mulai memasuki resesi ekonomi. Pengamat Ekonomi STIE Perbanas Surabaya, Prof. Drs. Ec. ABDUL MONGID, MA., Ph.D, mengatakan, Indonesia tidak akan masuk ke jurang resesi apabila pemerintah tetap bisa menjaga daya beli masyarakat ekonomi tingkat bawah. 
 
ABDUL MONGID ketika On Air di Radio ANDIKA menambahkan, meski resesi di Indonesia masih sebatas prediksi dan menjadi kontroversi, dirinya mengaku optimis Indonesia tidak akan mengalami resesi. Supaya resesi tidak berlangsung dalam jangka waktu lama dan menjadi depresi ekonomi, pemerintah harus secepatnya membangun ekonomi masyarakat tingkat bawah. Kementerian Keuangan dan Kementerian Pertanian, harus turun langsung ke petani. Pemerintah harus memperhatikan sektor tanaman pangan, yang selama ini menjadi penyangga ekonomi.
 
Masyarakat juga diminta tetap beraktifitas seperti biasa sambil tetap menjaga kesehatan ditengah pandemi Covid-19. Masyarakat perlu diingatkan untuk berhati-hati dan cermat dalam berbelanja. Belanja hanya untuk membeli barang-barang yang memang dibutuhkan dan tidak menambah kredit. (had/rom)
 
Page 1 of 906      1 2 3 >  Last ›