Berita- Info ANDIKA

17 May 2021
Empat Hari Tidak Keluar Rumah, Kakek Di Mojoroto Kediri Ditemukan Meninggal
Empat hari tidak keluar rumah, seorang kakek di Mojoroto ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dekat kamar mandi dengan posisi duduk.

KOMPOL GATOT SETYO BUDI SH,MH saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, DJOKO SUWANDITO 73 tahun warga Mojoroto Gang I Kediri diketahui meninggal dunia setelah warga curiga dengan kondisi rumah yang selalu gelap selama empat hari. Warga terakhir bertemu DJOKO pada hari lebaran. TONI ANDREAS selaku Ketua RT mencoba untuk memeriksa kondisi rumah DJOKO yang tertutup rapat dan gelap gulita. Sesampainya di bagian belakang rumah, TONI mencium bau menyengat dari dalam rumah. Karena khawatir, TONI melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Mojoroto untuk ditindaklanjuti.

KOMPOL GATOT menjelaskan, dengan bantuan warga pintu rumah DJOKO kemudian didobrak agar polisi bisa masuk. Saat sampai didalam rumah, diketahui DJOKO sudah meninggal dunia dan jenazahnya membusuk didekat kamar mandi. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah DJOKO ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara itu salah satu keluarga korban yang tinggal di Jalan KH Ahmad Dahlan Mojoroto Kota Kediri saat dimintai keterangan mengatakan bahwa DJOKO memiliki riwayat penyakit paru-paru. Sejumlah warga sekitar juga menyampaikan bahwa DJOKO pernah mengeluhkan sakit dibagian dadanya. DJOKO selama ini tinggal sendiri karena belum berkeluarga. Sedangkan kerabatnya tinggal di sejumlah kota di Jawa Tengah. Setelah proses identifikasi dan visum selesai dilakukan, jenazah DJOKO langsung dimakamkan di pemakaman umum Kelurahan Mojoroto. Keluarga di Jawa Tengah juga sudah diberitahu perihal peristiwa itu.(kin/eko)
17 May 2021
Hasil Uji Lab, Telur Yang Diduga Palsu Ternyata Asli
Radio ANDIKA - Telur yang diduga palsu yang sempat viral Minggu kemarin ternyata asli. Keaslian telur ini setelah dilakukan uji laboratorium. Diduga proses penyimpanan yang kurang maksimal dalam lemari es mengakibatkan telur sulit dipecahkan dan isinya membeku.
 
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota IPTU GIRINDRA WARDANA saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Kesehatan langsung menindaklanjuti laporan warga yang melaporkan dugaan telur palsu yang diperjual belikan kepada konsumen. Sampel telur yang dibeli di salah satu toko tersebut dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengujian. Ternyata telur yang dibeli dan diduga palsu tersebut berasal dari telur yang gagal menetas, namun masih diperjual belikan.
 
IPTU GIRINDRA menambahkan, proses penyelidikan masih dilakukan, termasuk menelusuri sumber telur tersebut dengan memeriksa LINDA sebagai pelapor. Sedangkan penjual telur sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan karena tidak berada ditempat, sedangkan toko tempat berjualan juga tutup.
 
IPTU GIRINDRA menegaskan, belum bisa dipastikan apakah pemilik toko sengaja atau tidak menjual telur yang tidak layak dikonsumsi itu kepada konsumennya. Kasus ini masih dalam pendalaman lebih lanjut dengan meminta keterangan saksi-saksi lainnya.
 
Diberitakan sebelumnya LINDA AGUSTINI warga Ngadirejo Kota Kediri melaporkan dugaan beredarnya telur palsu yang dibelinya dari Pasar Banjaran. Tetapi dalam perkembangannya, telur tersebut ternyata dibeli dari salah satu penjual di wilayah Doko Ngasem Kediri.(kin/eko)
17 May 2021
Pemkab Kediri Lakukan Rapid Test Ratusan ASN Usai Libur Lebaran
Radio ANDIKA - Pemerintah Kabupaten Kediri, hari ini melakukan rapid test pada ratusan ASN, mengawali masuk kerja usai libur lebaran 1442 H. Sesuai surat edaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Kediri, agenda dilakukan diawal jam tugas kerja setelah libur panjang lebaran idul fitri 1442 H. Kegiatan rapid test antigen dilakukan kepada sejumlah jajaran pegawai ASN, yang berlokasi di joglo pemerintah kabupaten kediri.

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri selaku pelaksana tugas pelayanan rapid test antigen, sebanyak 139 peserta pegawai ASN dari eselon tiga Pemkab Kediri, camat, dan sekcam yang mengikuti kegiatan rapid test.

Kabid Mutasi BKD BANATIL MUSFIDA mengatakan, untuk kegiatan rapid test antigen yang dilaksanakan sesuai agenda selama satu hari ini kepada para pejabat pemerintahan, tidak lain untuk mengetahui kondisi mereka setelah libur panjang lebaran, karena saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19.
 
Sementara itu, RANDY AGATHA SAKAIRA, Kabid Catatan Sipil Dispendukcapil Kabupaten Kediri mengatakan, selaku peserta rapid test antigen, pihaknya mengapresiasi kegiatan rapid test tersebut. RANDY menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan langkah preventif Pemerintah Kabupaten Kediri dalam melaksanakan aturan bagi ASN, dengan turut mendukung program pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri.(atc/nis)
17 May 2021
Tukar Point JLC, Dapat Kopi Kenangan
Radio ANDIKA - Salah satu program apresiasi yang sudah dijalankan JNE saat ini adalah JNE Loyalti Card (JLC). JLC hadir untuk pelanggan JNE sejak tahun 2009. Pelanggan yang menjadi anggota JLC akan mendapatkan berbagai keuntungan, antara lain: pengumpulan point dari setiap transaksi pengiriman, yang dapat ditukarkan dengan peralatan elektronik, voucher belanja, voucher free ongkir, dan kesempatan untuk mengikuti JLC Race serta JLC Lucky Draw berhadiah ratusan juta rupiah.
 
Di bulan Mei 2021, anggota JNE Loyalti Card (JLC) dapat menikmati Kopi Kenangan Gratis dengan menukarkan poin di website JLC (jlc.jne.co.id). Pelanggan cukup menukarkan 200 point dan akan mendapatkan e-voucher Kopi Kenangan Gratis senilai Rp 30.000,- .
Pelanggan juga mendapat tambahan e-voucher Free Ongkir JNE untuk pengiriman paket senilai Rp. 100.000,-. E-voucher Kopi Kenangan ini dapat ditukarkan di konter Kopi Kenangan di seluruh Indonesia (kecuali di Go-Kitchen, Grab Kitchen dan  Bandara) dengan melakukan transaksi lewat aplikasi Kopi Kenangan. 
 
VP of Marketing JNE ERI PALGUNADI menyampaikan kondisi pandemi yang sudah berlangsung selama lebih dari 1 tahun ini, menjadi motivasi bagi JNE untuk terus melakukan inovasi dan kolaborasi. ERI berharap melalui program kolaborasi dengan Kopi Kenangan dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi para pelaku UMKM dan bisnis ekonomi kreatif lainnya untuk terus melakukan pengembangan usahanya dengan situasi apapun. 
 
Semangat tersebut sesuai dengan tagline “Connecting Happiness” yang merupakan wujud komitmen JNE untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Hingga saat ini JLC telah memiliki ribuan anggota. Sejak tahun 2009, JLC pun telah melakukan berbagai pengembangan, antara lain perubahan dari kartu fisik menjadi kartu elektronik, penukaran point dengan berbagai produk dan voucher, kemudahan penukaran point melalui website, serta pelaksanaan berbagai event khusus untuk anggota. (adv/arg-ifa)
17 May 2021
Pandangan Terhalang Mobil, Truk Serempet Mobil di Bandarkedungmulyo Jombang
Radio ANDIKA - Insiden lalu lintas terjadi di jalan Raya Desa Kayen Kecamatan Bandarkedungmulyo Kabupaten Jombang Senin 17 Mei 2021  jam 08.45 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan truk colt diesel tangki bernomor polisi AG-8575-UH yang dikemudikan KASMIRAN, warga Desa Ngronggot Wetan Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk kontra dengan Mobil Daihatsu Terios bernomor polisi L-1617-JG yang dikemudikan TITIK ANIFAH, warga Desa Ngogri Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.
 
Kanit Laka Satlantas Polres Jombang IPTU SULAIMAN saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, kecelakaan bermula ketika truk colt diesel yang dikemudikan KASMIRAN melaju dari arah Kediri menuju Surabaya. Karena pandangannya terhalang oleh mobil  didepannya saat melewati turunan. Akibatnya, truk milik KASMIRAN menyerempet mobil TITIK yang berada didepannya saat akan berbelok ke arah kanan.
 
Akibat dari kecelakaan tersebut, truk langsung terguling ke sisi jalan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun kerugian materi diperkirakan sebesar Rp 4 juta.  Saat ini kendaraan yang telibat kecelakaan itu, sudah dievakuasi dan lalu lintas sudah kembali normal. (arg/atc)
17 May 2021
Tulis Surat Wasiat Untuk Keluarga, Satpam di Jombang Gantung Diri
Radio ANDIKA - FERRY BUDIANTO warga Cakarayam Kabupaten Jombang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri  Minggu 16 Mei. FERRY yang bekerja sebagai satpam di Yayasan ICME (Insan Cendekia Medika) Jombang tersebut ditemukan gantung diri di dapur kantor yayasan yang berada di jalan dr Soetomo Jombang.
 
Kapolsek Jombang Kota AKP BAMBANG SETYO BUDI saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan,  sebelum ditemukan gantung diri sejumlah saksi melihat FERRY meminta maaf kepada rekan – rekan kerjanya dalam rangka lebaran. Korban juga sempat melakukan shalat Dhuhur di musholla.  Sekitar pukul 12.30 WIB,  saat hendak makan siang dan mencuci tangan ke dapur  saksi  SURYANA sangat terkejut melihat korban sudah berada dalam keadaan tergantung dengan seutas tali tambang warna biru yang dikaitkan di kayu balok kuda-kuda atap.
 
Di saku korban ditemukan surat wasiat yang berisi permintaan maaf untuk sang ibu serta dua orang lagi yang bernama Mas ONY dan Mbak LEMOK. SURYANA kemudian memberitahu rekannya dan melaporkan peristiwa itu ke Polsek Jombang. Tak berselang lama, Kapolsek Jombang bersama anggota SPK, tim Identifikasi Polres Jombang serta Dokter dari Puskesmas Jabon datang ke TKP.
 
Setelah dilakukan olah TKP, diketahui panjang tali yang digunakan gantung diri sekitar 60 cm, jarak tanah kejengkal kaki 30 cm, tinggi keseluruhan dari ketinggian tali ke tanah sekitar 255 cm. Berdasarkan hasil pemeriksaan,  tidak ditemukan tanda -tanda  kekerasan pada tubuh korban. FERRY murni meninggal karena bunuh diri dan pihak keluarga sudah ikhlas serta meminta untuk tidak di lakukan autopsi jenazah. (arg/ikj)
17 May 2021
Antisipasi Arus Balik, Pos Mengkreng Kediri Dijaga Ketat
Radio ANDIKA - Di H+4 lebaran, penyekatan masih terus dilakukan di Pos Simpang Tiga Mengkreng Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri. Penyekatan tersebut bertujuan untuk  mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri. Meski pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik untuk masyarakat, gelombang arus mudik lebaran tetap ditemukan.
 
Perwira Pengendali Pos PAM Mengkreng Polres Kediri, IPDA MARZUKI S.H, M.H., saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan meski saat ini sudah masuk dalam masa arus balik, arus lalu lintas di Pos Simpang Tiga Mengkreng terpantau lancar baik dari arah Kediri, Nganjuk dan Surabaya. Hari ini baru dua kendaraan dari arah Surabaya yang diputar balik di Pos Mengkreng.  IPDA MARZUKI mengatakan pihaknya masih mengantisipasi para pemudik yang berniat pulang kampung setelah lebaran. 
 
Bagi pengendara yang masih berada dalam satu rayon dengan tujuan bekerja, tugas dinas, berobat, kondisi darurat, maupun mengalami kedukaan diperbolehkan melintas dengan menunjukkan surat keterangan dan surat bebas covid. Sementara pengendara yang berasal dari luar rayon akan langsung diputar balik jika terindikasi mudik. (arg/ikj)
17 May 2021
Viral Pecel Mahal di Jalan Dhoho, Kepala Disperdagin Kota Kediri : PKL Akan Dibina
Radio ANDIKA - Warga Kota Kediri  baru – baru ini dihebohkan dengan viralnya penjual pecel di jalan Dhoho yang mematok harga tidak wajar untuk dagangannya. Salah satu konsumen merasa dirugikan lantaran dipatok harga Rp 45 ribu untuk dua porsi pecel dengan lauk dua telur dan memposting masalah tersebut ke Facebook.
 
Kepala Disperdagin Kota Kediri TANTO WIJOHARI saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui secara pasti penjual pecel mana saja yang menetapkan harga terlalu mahal di jalan Dhoho. Pihaknya akan melakukan survey dan terjun ke lapangan secara langsung untuk mengatasi masalah tersebut. 
 
TANTO mengatakan, minggu depan pihaknya akan mengumpulkan para PKL untuk dilakukan pembinaan dan menentukan standardisasi harga.  Para PKL juga diimbau untuk memasang daftar harga agar para konsumen tau harga makanan di awal dan tidak merasa dirugikan. TANTO tak segan memberikan sanksi tegas bagi para penjual yang terbukti merugikan para konsumen. Selain memberikan teguran, para penjual yang nakal juga berpotensi dilarang berjualan lagi di jalan Dhoho.(arg/atc)
17 May 2021
Kurang Hati-Hati, Mobil Tabrak Rambu di Waru Sidoarjo
Radio ANDIKA - Diduga karena kurang hati-hati, insiden lalu lintas terjadi di jalan raya Waru Kabupaten Sidoarjo, hari ini 17 Mei jam 01.00 WIB. Dalam kecelakaan tersebut mobil Honda CRV bernomor polisi L 1352 XK yang dikendarai ANDRI KURNIAWAN, warga Sumomulyo Baru Surabaya menabrak rambu larangan dan merusak taman. 
 
Kanit Laka Satlantas Polres Sidoarjo Kota AKP SUGENG SULISTYONO saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut bermula ketika mobil yang dikendarai ANDRI melaju dari arah Sidoarjo ke Surabaya. Ketika melintas di jembatan layang Waru sisi selatan arah Sidoarjo, ANDRI tiba-tiba mengalami hilang kendali.
 
Karena tidak mampu menguasai kendaraannya, mobil kemudian naik median jalan dan menabrak rambu larangan di ujung jembatan layang selatan. Tak hanya itu, mobil juga merusak  taman. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun ANDRI mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Waru untuk mendapatkan perawatan medis. (arg/atc)
16 May 2021
Kasus Dugaan Telur Palsu, Lurah Ngadirejo Kota Kediri Beri Klarifikasi
Radio ANDIKA - Hebohnya temuan telur yang diduga palsu di Lingkungan Ngadisimo, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri mendorong Lurah Ngadirejo, AHMAD SOFWAN HADAWI segera melakukan pengecekan ke lapangan. Lurah yang akrab disapa IWAN tersebut mengklarifikasi bahwa telur ayam ras yang diduga palsu itu diperoleh warganya, LINDA AGUSTINI, bukan dari Pasar Banjaran seperti berita yang beredar, melainkan dibeli dari penjual telur pinggir jalan di wilayah Doko, Ngasem.

Melalui On Air di Radio ANDIKA, IWAN mengatakan, LINDA membeli telur sebanyak 1 kilogram pada 12 Mei lalu. Setelah pulang, telur dimasukkan ke dalam kulkas. Selanjutnya pada Minggu pagi tadi, LINDA bermaksud memasak telur tersebut untuk menu sarapan. Namun saat akan digoreng, telur sulit dipecah. Akhirnya dibuka menggunakan pisau.

Setelah pecah, LINDA kaget karena kondisi dalam telur beku atau menggumpal. Selain itu kulit arinya terasa lebih tebal seperti tisu. Kemudian dari cangkangnya yang retak juga mengeluarkan cairan lengket seperti lem. Saat dicek, dari keseluruhan telur yang dibelinya, ada beberapa yang normal.

Karena khawatir keracunan, telur tersebut dibuang setelah sempat divideo dan diposting di media sosial. Apalagi ini merupakan pengalaman pertama bagi LINDA. Sebelum kejadian itu, seorang kerabat LINDA pernah menceritakan berita di televisi bahwa ada penangkapan penjual telur palsu di wilayah Pasuruan. Sehingga ketika medapatkan telur dalam kondisi tak wajar, LINDA khawatir mengalami hal yang sama.

Lurah Ngadirejo mengatakan, temuan itu akan menjadi perhatian pihaknya untuk memberikan imbauan kepada pelaku usaha untuk menjual bahan pangan yang sehat dan layak dikonsumsi masyarakat. Terlebih di wilayah Ngadirejo, kata IWAN, terdapat beberapa pasar tradisional yang banyak dikunjungi masyarakat. Ke depan, pihaknya akan melakukan monitoring sekaligus evaluasi dengan dinas terkait ke pasar-pasar dan pelaku usaha bahan pangan.(stm/adr)
Page 1 of 1220      1 2 3 >  Last ›