Berita- Info ANDIKA

21 February 2019
Hilang 1 Bulan, Keluarga Ditemukan Berkat Mendengarkan Siaran Radio ANDIKA
Radio ANDIKA - Bu WINARTI warga Dusun Tugu Mulyo Desa Tugu Kecamatan Purwoasri tidak bisa menahan air mata ketika bisa berjumpa kembali dengan adiknya SITI AMINAH, 40 tahun, yang meninggalkan rumah sejak satu bulan yang lalu. Bu WINARTI yang menjemput SITI AMINAH di Kantor Satpol PP Kota Kediri mewakili pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Satpol PP Kota Kediri dan Radio ANDIKA.
 
Selama satu bulan pihak keluarga terus melakukan pencarian, tetapi belum juga ketemu. Kemarin pihak keluarga mengetahui kabar SITI AMINAH ketika mendengarkan siaran Radio ANDIKA. Keluarga kemudian menghubungi Gateekeper Radio ANDIKA untuk mengetahui keberadaan SITI AMINAH, hingga dilakukan penjemputan ke Kantor Satpol PP Kota Kediri.
 
Sebelumnya Pak HARIYONO, Komandan Regu 4 Satpol PP Kota Kediri mengabarkan, kalau anggota Satpol PP Kota Kediri telah mengamankan orang ling lung yang berada di SPBU, Jalan Mayor Bismo Kota Kediri. Pendataan awal orang tersebut mengaku atas nama SITI AMINAH warga Dusun Tugu Mulyo Desa Tugu Kecamatan Purwoasri Kabupaten Kediri.  Menurut pengakuannya, ia naik bus tanpa tujuan dan hanya jalan-jalan saja. Setelah itu oleh sopir bus diturunkan di seputaran SPBU Semampir Kota Kediri. (had/gk)
20 February 2019
Tertipu Polisi Gadungan, Wanita Asal Gurah Kediri Rugi Puluhan Juta
Radio ANDIKA - Tergiur iming-iming bisa menjadikan anaknya Anggota Polri, seorang wanita tertipu puluhan juta Rupiah. Kejadian ini dialami oleh SITI MUJIATUN warga Dusun Krajan Lor Desa Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten kediri. SITI MUJIATUN menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh HERI PURNOMO warga Dusun Turi Desa Margopatut Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk dan temannya HARYANTO.

AIPDA YULIANTO Kasi Humas Polsek Gurah Kediri menjelaskan, penipuan ini berawal ketika SITI MUJIATUN diiming imingi HERI PURNOMO dan temannya HARYANTO yang berpura pura adalah Anggota Polri dengan modus bisa memasukkan anaknya atas nama MOH. ARIF ZAHRO menjadi Anggota Polri dengan membayar biaya administrasi sebesar Rp 100 juta. SITI MUJIATUN percaya dengan tawaran HERI PURNOMO dan membayar Rp 13 juta, selanjutnya HERI PURNOMO kembali meminta uang Rp 25 juta. Karena tidak mampu membayar akhirnya disepakati, SITI hanya membayar Rp 3 juta. Uang tersebut akan diambil di rumah SITI MUJIATUN di Dusun Krajan Lor, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Mendapat informasi tersebut, Anggota Polsek Gurah melakukan penyelidikan dan berhasil  menangkap salah satu pelaku penipuan atas nama HERI PURNOMO saat pelaku berada di rumah SITI MUJIATUN.

Selanjutnya Sabtu 16 Februari 2019 lalu anggota Polsek Gurah  mendapatkan laporan bahwa HARIYANTO yang juga terlibat kasus penipuan ini berada di wilayah Plosoklaten Kediri. Sekitar Jam 14.00 WIB anggota Polres Gurah berhasil menangkap HARIYANTO yang menjadi DPO di pinggir Jalan Raya Plosoklaten Kediri. Kasusnya kini masih dalam pengembangan petugas Polsek Gurah Kediri. (asr/adr)
20 February 2019
Modus Baru, Pil Koplo Ditukar Hubungan Seks Radio ANDIKA - Anggota Satresnarkoba Polres Jombang berhasil mengungkap modus baru dalam peredaran pil koplo. Yakni, pil tersebut ditukar dengan hubungan seksual. Sasarannya adalah perempuan.

Pelaku bernama MOHAMAD HAMDAN YUAFI, 20 tahun, warga Dusun Godong, Desa Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jombang. Dia terbukti menjual 17 butir pil koplo kepada perempuan sebut saja BUNGA. 18 tahun, yang dikenalnya via jejaring sosial Facebook. Namun HAMDAN tidak mau dibayar dengan uang. Sebagai gantinya, HAMDAN meminta perempuan tersebut melakukan hubungan seksual. Saat keduanya hendak menuju hotel untuk berbuat mesum, polisi menangkapnya.

AKP MOHAMAD MUKID, Kasat Resnarkoba Polres Jombang menjelaskan, penangkapan itu bermula dari pengembangan kasus sebelumnya. Dari situ, muncul nama HAMDAN yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir. Selanjutnya, pengintaian dilakukan. Polisi juga mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang janjian dengan seorang perempuan untuk transaksi.
 
Polisi yang mengendus adanya transaksi narkoba, langsung menyelidiki hingga berhasil menangkap HAMDAN di Jalan Raya Rejoso Peterongan Jombang. Saat itu, HAMDAN usai transaksi dan hendak menuju ke salah satu hotel di Jombang. Pemuda itu tak berkutik ketika digeledah dan ditemukan barang bukti pil koplo yang dibawanya. Barang bukti yang diamankan petugas yakni 17 butir pil dobel L, 1 unit handphone merk Oppo type A33W warna hitam beserta sim card-nya serta 2 buah tissue Super Magic.
 
Dalam pemeriksaan, HAMDAN mengaku sudah lima kali melakukan transaksi pil koplo dengan modus serupa. Tersangka juga mengkonsumsi pil koplo untuk dopping pekerjaanya sebagai sopirAKP MOHAMAD MUKID, Kasat Resnarkoba Polres Jombang mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengejar pelaku yang memasok pil koplo kepada HAMDAN. Polisi menjerat dengan Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (adr/had)
20 February 2019
Wakil Walikota Berharap, DBHCT Kota Kediri Bertambah, Untuk Dialokasikan Pada BPJS Warga
Wakil Walikota Kediri LILIK MUHIBBAH mengucapkan terima kasih kepada para penerima penghargaan atas ketaatan dan ketertibannya sebagai pengguna jasa bea cukai. Dalam kesempatan ini, Wakil Walikota mengatakan ekonomi di Kota Kediri tumbuh sebesar 5,14%. Sejalan dengan hal tersebut penerimaan KPPBC Tipe Madya Kediri mengalami peningkatan sebesar 8,86% dari bea masuk dan cukai pada tahun 2018 dengan jumlah realisasi penerimaan lebih dari 18 triliun. Jumlah realisasi penerimaan pada tahun 2018 cukup besar.
 
LILIK MUHIBBAH menuturkan bila dibandingkan kota yang memiliki industri yang lebih merusak alam seperti pertambangan, kota dengan industri tembakau seperti Kediri mendapat porsi jauh lebih kecil dari penerimaan negara. Seperti pada tahun 2018, Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kota Kediri hanya 60 milyar. Angka ini cukup kecil bila dibanding dengan penerimaan KPPBC Tipe Madya Kediri. Untuk itu, dirinya berharap agar DBHCT yang mengalir ke Kota Kediri bertambah agar dapat dialokasikan untuk BPJS warga.(atc)

 

20 February 2019
Kecelakaan Bus Dengan Truk, Pengemudi Selamat. Radio ANDIKA - Kecelakaan lalu lintas terjadi di simpang tiga Dusun Payak Desa Tanon Kecamatan Papar Kabupaten Kediri sekitar jam 12.00 WIB. Kecelakaan melibatkan kendaraan truk Nopol AG 9470 UP yang dikemudikan DENI PURNOMO, warga Kaliboto  Wonodadi Blitar dengan Bus bernopol AG 7902 UR yang dikemudikan MARIANTO, warga Desa Kedung Malang Kecamatan Papar Kabupaten Kediri.

IPTU BAMBANG SUPARIJANTO, Kapolsek Papar Kediri menjelaskan, kecelakaan berawal saat truk berjalan dari arah Kediri menuju Surabaya, setelah sampai di simpang tiga Dusun Payak Desa Tanon Kecamatan Papar Kediri truk akan berbelok ke arah kanan dan sudah menyalakan lampu sein, tiba-tiba dari belakang ditabrak oleh Bus yang berjalan dengan kecepatan tinggi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun kondisi truk terlempar hingga terbalik dan masuk parit. Saat ini truk masih dalam proses evakuasi.(ssi/adr)


20 February 2019
Jenazah Mr. X yang ditemukan di Dam Karet Jombang, Teridentifikasi Warga  Siman Ponorogo
Radio ANDIKA - Hari sabtu kemarin sekitar jam 11.00 siang ada penemuan jenazah di Sungai Brantas wilayah Desa Brodot Kecamatan Bandar Kedungmulyo Jombang. Jenazah tersebut diketahui mengapung di turunan air dam karet Sungai Brantas, wilayah perbatasan Patianrowo Nganjuk dan Bandar Kedungmulyo Jombang. Karena terkendala arus sungai yang deras, jenazah tersebut belum berhasil dievakuasi sampai sore hari.
 
AKP DARMAJI Kapolsek Bandar Kedungmulyo Jombang saat ON AIR di Radio ANDIKA mengatakan, hari minggu kemarin, Polres Jombang berhasil mengidentifikasi melalui sidik jari jenazah tersebut. Jenazah teridentifikasi atas nama MUHAMAD EFFENDI, 30 tahun, warga Jalan Nakulo Desa Pinjeran Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo.
 
Polres Jombang langsung berkoordinasi Kapolsek Siman Ponorogo untuk menghubungi keluarganya agar mengecek kebenaran alamat MUHAMMAD EFFENDI. Kemudian hari ini, pihak keluarga mendatangi RSUD Jombang. Pihak keluarga membenarkan jika jenazah tersebut adalah MUHAMMAD EFFENDI, anggota keluarganya.
 
Keterangan dari pihak keluarga, MUHAMMAD EFFENDI pergi dari rumah tanpa pamit satu minggu sebelum kejadian ini. MUHAMMAD EFFENDI pergi dalam kondisi linglung dan memiliki gangguan kejiwaan. (eva/ssi)
 
20 February 2019
Perayaan Festival Cap Go Meh, Disediakan Seribu Lontong Gratis.
Radio ANDIKA - Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR menghadiri Festival Cap Go Meh tahun 2019 di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kediri. Walikota Kediri mengatakan, sikap harmonis masyarakat Kota Kediri dalam hal keagamaan maupun bermasyarakat tercermin dalam tagline dari Kota Kediri, yaitu Harmoni Kediri.

Festival Cap Go Meh sebuah perayaan yang diselenggarakan di malam bulan purnama pertama di awal Tahun Baru Imlek dan di Kota Kediri selalu diselenggarakan di Klenteng Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri. Dalam Festival Cap Go Meh tahun 2019 ini disediakan 1.000 lontong gratis untuk umat dan masyarakat sekitar yang hadir. Selain itu, ada juga penampilan barongsai dari yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong dan penampilan Wushu dari siswa Santa Maria dan yayasan Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong.(atc/dip)
20 February 2019
Tingkatkan Kewaspadaan Mandiri, BPBD Kota Kediri Bentuk DESTANA
Radio ANDIKA - Bencana tiba tidak dapat diprediksi. Sehingga, Pemerintah Kota Kediri melalui BPBD Kota Kediri membentuk Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana (DESTANA) di Kota Kediri. Hari ini, BPBD Kota Kediri menyelenggarakan pembentukan DESTANA di Kelurahan Ketami Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Pembentukan Desa dan Kelurahan Tanggap bencana tersebut, agar masyarakat dapat memahami cara menyelamatkan diri sendiri dan cara menyelamatkan orang lain, saat terjadi bencana. Sehingga, akan menciptakan seseorang untuk melakukan kewaspadaan di lingkungannya. Kemudian, juga menumbuhkan jiwa penolong saat terjadinya bencana.
 
Peserta dalam kegiatan tersebut, diikuti sebanyak 100 orang yang terdiri dari unsur PKK, Karang Taruna, LKK, Relawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Babinsa, Babinkamtibmas, dan Satlinmas. Sebagai narasumber dalam acara tersebut Kasi Pencegahan BPBD Prop Jawa TImur MISDARNO.
 
ADHI SUTRISNO Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Kediri mengatakan, di Kota Kediri telah terbentuk DESTANA yang berada di Kelurahan Pojok, dan Kelurahan Burengan. Saat ini, menyusul juga akan terbentuk di Kelurahan Ketami dan Kelurahan Manisrenggo Kota Kediri.(atc/eva)
20 February 2019
Kurangi Banjir, Dinas PUPR Dan DLHKP Kota Kediri Bersih-Bersih Aliran Sungai Dan Drainase
Radio ANDIKA - Dinas PUPR Kota Kediri bersama DLHKP Kota Kediri, hari ini melakukan pengecekan dan pembersihan aliran sungai dan drainase di wilayah Kota Kediri. Pembersihan tersebut dilakukan, untuk mengurangi genangan air, lama genangan dan tinggi genangan. Pembersihan dilakukan dengan cara mengangkat sampah dan tanah di aliran sungai dan drainase diwilayah Kota Kediri. Pendalaman atau memperluas ruang basah saluran di aliran sungai dan drainase dilakukan, agar kota Kediri terhindar dari banjir. Apalagi, saat ini curah hujan sangat tinggi.
 
SUNARTO Kasi Pembangunan dan Rehabilitasi Kebinamargaan Dinas PUPR Kota Kediri mengatakan, hari ini ada empat titik yang dilakukan pembersihan yakni Sungai Sanglima yang melintasi di Jalan PB Sudirman Kota Kediri, drainase di Jalan Joyoboyo Kota Kediri, drainase di Jalan Kapten Tendean, dan sungai yang berada di lingkungan penduduk.
 
Diharapkan dengan adanya pembersihan dan pendalaman aliran sungai dan drainase, dapat mengurangi genangan air yang biasa terjadi saat hujan deras. Ada beberapa kendala dalam pembersihan di aliran sungai dan drainase, yakni adanya bangunan yang berada di atas aliran sungai. Sehingga jika mempersulit pembersihan, maka akan dilakukan pembongkaran.(atc/eva)
20 February 2019
Warga Purwoasri Kediri Diduga Tenggelam di Sungai Brantas
Radio ANDIKA - Pak SUPRIYO - Relawan Singo Wande Kertosono Nganjuk ON AIR di Radio ANDIKA, menginformasikan tentang adanya orang yang tenggelam di Sungai Brantas di wilayah Purwoasri Kediri. Korbannya benama SAMSUL ARIFIN, 33 tahun, warga Dusun Bandardowo Desa Mekikis Kecamatan Purwoasri Kediri.
Pak SUPRIYO bersama tim sejak kemarin ikut melakukan pencarian hingga jam 02.00 WIB dini hari tadi. Tetapi SAMSUL belum ditemukan karena terkendala arus sungai yang sangat deras. Di pinggir Sungai Brantas ditemukan baju, sandal dan korek rokok, diduga barang-barang tersebut milik SAMSUL.
Sementara itu AKP DIDIK WARSIANTO S. H Kapolsek Purwoasri Kediri membenarkan informasi bahwa warganya yang bernama SAMSUL ARIFIN hilang. Diduga SAMSUL terpeleset kemarin pagi saat memancing dipinggir Sungai Brantas. Hingga saat ini, masih dilakukan pencarian oleh Polsek Purwoasri, BPBD, dan relawan. Lokasi yang disisir akan diperluas sampai 2 KM.(eva/dip)

Page 1 of 812      1 2 3 >  Last ›