Berita- Info ANDIKA

19 February 2019
Empat Puluh Tahun Terpisah, Berkat Radio ANDIKA Teman Tersambung Kembali
Radio ANDIKA - Bu SRI SUHARTINI, warga Perak, Jombang meminta bantuan Gatekeeper Radio ANDIKA untuk menghubungkan dengan temannya yang sudah 40 tahun tidak bertemu. Teman Bu SUHARTINI bernama Bu SRI WAHYUNI alamat terakhir di Krecek Badas, Kediri.

Sewaktu On Air, Bu SUHARTINI bercerita, dirinya dan Bu SRI WAHYUNI adalah teman dekat. Namun saat lulus SMP Tahun 1966 keduanya melanjutkan sekolah masing-masing, sehingga sampai sekarang belum pernah tersambung.
Sekitar enam bulan yang lalu, Kakak Bu SRI SUHARTINI bertemu dengan Bu SRI WAHYUNI saat berobat di RSUD Pelem Pare. Dari cerita kakaknya, Bu SRI WAHYUNI menikah dengan peragkat Desa Krecek Kecamatan Badas, namun sewaktu bertemu di RSUD Pelem, Pare, tidak sempat meminta kontak HP.  Bu SRI SUHATINI minta bantuan pendengar Radio ANDIKA di wilayah Badas, Pare barangkali mengenal Bu SRI WAHYUNI.

Hanya berselang  5 menit setelah Bu SRI SUHARTINI On Air, Pak DONI warga Krecek Badas Kediri menyusul On Air menanggapi. bahwa Bu SRI WAHYUNI adalah tetangganya. Rumahnya hanya berjarak 100 meter dari rumah Pak DONI. Menurut Pak DONI, Bu SRI WAHYUNI menikah dengan Pak SUYONO yang merupakan Perangkat Desa Krecek Badas.  Berkat bantuan Mas DONY dan Radio ANDIKA, komunikasi Bu SRI SUHARTINI dan Bu WAHYUNI dapat tersambung kembali. Rencananya, keluarga Bu SRI SUHARTINI dan Bu SRI WAHYUNI akan segera bertemu. (ikj/rom)
19 February 2019
Pemuda Gurah Kediri, Mengakhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri
Radio ANDIKA - Tadi pagi sekitar jam 08.30 WIB terjadi peristiwa orang gantung diri di Jalan Kentos Sentul Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Korban atas nama M.HAMDANI, 22 tahun, warga Desa Tiru Lor Kecamatan Gurah.
 
AIPDA YULIANTO S. H. Kasi Humas Polsek Gurah Kediri menjelaskan peristiwa ini pertama kali diketahui saudara HAMDANI yang bernama ZAINAL ARIFAN. ZAINAL melihat HAMDANI tergantung dengan seutas tali biru menjerat leher HAMDANI, yang terikat di kuda-kuda dibawah atap rumah. Melihat kejadian ini, ZAINAL langsung menghubungi Kepala Dusun Sentul dan dilaporkan ke Polsek Gurah.
 
Hasil pemeriksaan Tim Identifikasi Polres Kediri dan Puskesmas Gurah, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Penyebab HAMDANI meninggal, diduga karena mempunyai penyakit kejiwaan. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya kartu berobat di RS Jiwa Lawang Malang. (eva/ikj)
 
19 February 2019
Masyarakat Keluhkan Lambannya Pengurusan E-KTP
Radio ANDIKA - Banyak masyarakat di Kabupaten Kediri yang mengeluhkan lamanya proses pembuatan E-KTP. Bahkan pengajuan yang dilakukan sejak April 2018, sampai saat ini belum jadi.

Menindaklanjuti keluhan masyarakat ini, gatekepeer menghubungi Pak SUPANGKAT, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Dispenduk Capil Kabupaten Kediri. Saat ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA Pak SUPANGKAT mengatakan, pagi tadi pihaknya telah melakukan pengecekan dibagian pencetakan E-KTP.

Hasilnya pengajuan E-KTP sejak Agustus 2018 sudah selesai tercetak. Faktor keterlambatan tersebut biasanya pemilik E-KTP yang sudah mendapatkan surat keterangan E-KTP dari Dispendukcapil tidak mengumpulkan berkas surat keterangan E-KTP di Kantor Kecamatan. Karena Berkas tersebut akan kembali di kumpulkan ke Dispendukcapil untuk pencetakan E-KTP. (ikj/dip)
19 February 2019
Hadiri Sertijab Gubernur Jawa Timur, Ning Ita Siap Dukung Menuju Era Emas Pembangunan
Radio ANDIKA - Wali kota Mojokerto IKA PUSPITASARI menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Gubernur KHOFIFAH INDAR PARAWANSA dengan mantan Gubernur SOEKARWO di kantor DPRD Jatim  Jalan Indrapura Surabaya kemarin. Ning ITA hadir dalam acara tersebut bersama Bupati/Wali kota se Jawa Timur serta jajaran Forkopimda Jawa Timur.  

Acara Sertijab ditandai dengan penanandatanganan  dan serah terima memori jabatan dari gubernur purna tugas SOEKARWO kepada Gubernur Jatim KHOFIFAH INDAR PARAWANSA, yang dilanjutkan dengan pembacaan Visi Misi Gubernur Jawa Timur periode 2019-2024.
 
Dalam sambutannya KHOFIFAH menyampaikan terima kasih kepada Gubernur pendahulunya yang akrab disapa Pakdhe KARWO. Selain itu, KHOFIFAH juga menyampaikan visi misi pemerintahannya selama 5 tahun kedepan hingga 9 program pokok dalam Nawa Bhakti Satya.

Menanggapi visi misi Gubernur dan Nawa Bhakti Satya tersebut, Ning ITA menyatakan siap mendukung dan melaksanakannya demi menuju masa depan Jawa Timur yang lebih baik. (ikj/stm)

 
19 February 2019
Gempa Berkekuatan 5,9 SR Menguncang Malang
Radio ANDIKA - Getaran gempa jam 02.30 WIB dini hari tadi dirasakan warga Blitar, Tulungagung, Kediri bahkan Nganjuk. Gempa berkekuatan 5,9 SR berpusat di Kabupaten, Malang, Jawa Timur.

Pak MUSRIPAN, Kepala Stasiun Geofisika Karangkates BMKG Malang saat ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA mengatakan, pusat gempa bumi di Malang berada di titik koordinat 9.68 LS,112.79 BT, 159 Km tenggara Kabupaten Malang, di kedalaman 10 Km.

Sampai saat ini tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Gempa bumi dini hari tadi juga tidak berpotensi tsunami. (ikj/atc)
19 February 2019
Fenomena Hujan Es Sempat Membuat Warga Heboh
Radio ANDIKA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai, fenomena hujan es yang terjadi tadi sore di wilayah Badas dan Pare Kediri, sebagai fenomena alamiah yang biasa terjadi.

ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA Pak HARY TIRTO DJATMIKO Kepala Humas BMKG Jakarta mengatakan, fenomena hujan es biasanya banyak terjadi pada masa pancaroba. Kejadian hujan lebat/es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi/pancaroba musim, baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Tanda-tanda akan terjadinya hujan es yakni hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Satu hari sebelumnya, udara pada malam hingga pagi hari terasa panas dan gerah. Udara yang terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat, ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara Jam 10.00 dan 07.00 LT kurang ddari 4.5°C disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara kurang dari 60%.

Mulai Jam 10.00 pagi, terlihat tumbuh awan cumulus (awan putih berlapis-lapis). Di antara awan tersebut, ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepi sangat jelas berwarna abu-abu yang menjulang tinggi seperti bunga kol. Tahap berikutnya, awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cb (cumulonimbus). Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba-tiba.

Gerimis biasanya tidak menimbulkan angin kencang. Jika 1-3 hari berturut-turut tidak ada hujan pada musim transisi/pancaroba/penghujan, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang, baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak. (ikj/atc)
19 February 2019
Satpol PP Kota Kediri, Masih Mencari Keluarga ODGJ Dari Surabaya
Radio ANDIKA -  Satpol PP Kota Kediri, menindaklanjuti aduan dari masyarakat, terkait adanya seorang wanita Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berada diwilayah Dermo Kota Kediri. Saat petugas berada di lokasi, langsung mengamankan wanita tersebut, untuk dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Kediri. Saat berada di Kantor Satpol PP Kota Kediri, petugas melakukan pendataan, dan diketahui wanita tersebut atas nama RIZHA DWI CAHYANI warga Bongagin Baru Blok P. G2 Kecamatan Karangpilang Surabaya. Berdasarkan keterangan dari RIZHA, dirinya Pergi ke Kediri Naik Bus Untuk Mencari Suaminya Atas Nama ANGGA dan juga akan ke Wilayah Perum Dermo 4 Untuk Mencari Ayahnya atas Nama BAMBANG. Dirinya juga mengaku, pernah Berobat di Rs Menur Surabaya.

NUR KHAMID, Kepala Bidang ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Kediri saat ON AIR di Radio ANDIKA menjelaskan, tindak lanjut dari penanganan ODGJ atas nama RIZHA, sementara pihaknya masih mencari keluarganya yang berada di Surabaya. Selain itu, juga mencari yang diduga ada keluarga RIZHA yang berada diwilayah Dermo Mrican Kota Kediri. Saat ini, petugas masih melakukan pencarian keluarga RIZHA.(atc/stm)
19 February 2019
Seorang Wanita Diduga ODGJ, Hebohkan Warga Perum Dermo Kediri
Radio ANDIKA - Diduga ODGJ wanita yang sebelumnya diketahui bernama ICHA yang sempat menghebohkan warga Perum Dermo, Mojoroto Kediri, setelah dibawa ke Mako Satpol PP Kota Kediri, ICHA mengaku punya nama lengkap RIZHA DWI CAHYANI usia 27 tahun warga Bongagin Baru Blok P.G2, Karangpilang Surabaya.

Pak CECEP SUNARIYA, Staf Admin Regu 5 Satpol PP Kota Kediri saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, dari Surabaya ke Kediri RIZHA naik bus, dengan tujuan mencari suaminya yang bernama ANGGA dan juga ayahnya bernama BAMBANG. Menurut pengakuan RIZHA keduanya tinggal di wilayah Perum Dermo 4, Mojoroto Kediri. Kepada petugas Satpol PP Kota Kediri, RIZHA juga mengaku terakhir bersekolah di SMK Kartika 1 Surabaya selain itu RIZHA juga pernah mendaftar di Satpol PP Kota Surabaya, namun tidak lolos karena saat gagal saat melakukan tes jasmani. RIZHA juga mengaku pernah berobat di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.

Dari hasil penggalian data oleh petugas Satpol PP Kota Kediri, RIZHA masih sering mengeluh kepalanya pusing saat berpikir berat. Sampai saat ini RIZHA masih berada di Mako Satpol PP Kota Kediri untuk menunggu info lebih lanjut dari pihak keluarga RIZHA.

Sebelumnya RIZHA membuat warga Perum Dermo, Mojoroto Kediri terkjut, karena tiba-tiba RIZHA masuk ke dalam rumah salah satu warga Perum Dermo, karena RIZHA melihat seseorang yang mirip dengan suaminya. Kemudian warga menghubungi Gatekeeper Radio ANDIKA untuk meminta bantuan ke Satpol PP Kota Kediri. (art/gk)

18 February 2019
Hujan Licin Sepeda Motor Menabrak Becak
Radio ANDIKA - Kecelakaan sepeda motor menabrak becak hari ini jam 19.30, di jalan Raya Kediri  arah Plosoklaten tepatnya di Dusun Krajan Timur Desa  Wonojoyo Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri.

Sepeda motor Yamaha, warna putih No Pol AG 4342 OA, dikendarai MASBAH ABDULLAH, 23 tahun warga Desa Bogem RT 09, RW 02 Gurah Kediri. Becak  dikendarai KUSRI 68 tahun warga Dusun Kwarasan Kidul RT 05, RW 01 Desa Tiru Kidul Gurah Kediri.

AIPDA YULIANTO SH. Kasi Humas Polsek Gurah Kediri menjelaskan kronologi kecelakaan. Sepeda motor yang dikendarai MASBAH ABDULLAH berjalan searah dengan becak yang dikendarai KUSRI, dari arah SLG menuju Plosoklaten Kediri. Saat itu hujan deras, jalan licin . Diduga karena jarak pandang terbatas, Sepeda motor Yamaha menabrak becak dari bagian belakang. Akibatnya Keduanya terjatuh. MASBAH ABDULLAH, mengalami luka lecet. KUSRI, mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Keduanya di bawa ke RS Siti Khodijah untuk mendapatkan perawatan. Selanjutnya sepeda motor Yamaha dan becak diamankan d Polsek Gurah Kediri. (gk/art)
18 February 2019
Radio ANDIKA - Evakuasi pohon tumbang selesai dilakukan di wilayah Pare, Kediri. Evakuasi dilakukan oleh BPBD Kabupaten Kediri.

Pak RANDY AGATHA, Kepala BPBD Kabupaten Kediri saat ON AIR di Dermaga Raya Radio ANDIKA menjelaskan evakuasi pohon tumbang dilakukan di wilayah Pare dan Badas, Kediri. Evakuasi pohon tumbang di wilayah Pare Kediri baru saja selesai dilaksanakan. BPBD bersinergi dengan DKLH, TNI, Polri, PLN dan masyarakat. Setelah di Pare, tim BPBD akan bergerak ke Badas. Sempat terjadi kemacetan di Tulungrejo yang mengarah ke Sekoto. Jalur ditutup sekitar 1 jam karena ada pohon yang menimpa kabel PLN dan harus segera dievakuasi.  Tidak ada korban jiwa. Kerugian material pohon tumbang hanya terjadi di pasar induk Pare yang menimpa 2 mobil dan 1 warung semi permanen.

Dalam beberapa hari terakhir, hujan deras disertai angin kencang. Akibatnya banyak pohon yang tumbang. Untuk mengantisipasinya, Tim BPBD koordinasi melalui pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa untuk membantu dalam hal pengurangan/ antisipasi bencana. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa maupun material akibat pohon tumbang. Apabila ada pohon yang rawan tumbang, bisa segera dilaporkan ke BPBD. Selanjutnya setelah melakukan pengecekan akan dilakukan tindakan berupa pemaprasan, pengurangan ranting maupun pemangkasan pohon. Tindakan dilakukan sesuai situasi/ keadaan pohon.(stm/rom)
Page 3 of 812      < 1 2 3 4 5 >  Last ›