Berita- Info ANDIKA

27 September 2015
Gunung Wilis Terbakar, Hutan Lindung Gundul Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Gunung Wilis di Kabupaten Kediri mengalami kebakaran hebat sejak sepekan terakhir. Akibat kebakaran itu, sedikitnya 32 hektar hutan lindung menjadi rusak. Pihak Perhutani dibantu elemen masyarakat melakukan beberapa upaya untuk mengatasi kebakaran itu.

Pihak Perhutani, terutama dari Kesatuan Pemangkuan Hutan Kediri Utara telah menurunkan 150 petugasnya untuk terjun langsung di lapangan. Mereka terbagi menjadi dua, yaitu tim inti yang terdiri dari 50 personil serta sisanya adalah tim cadangan. Mereka bekerja setiap hari untuk mengatasi amukan si jago merah itu.

Selain dari Perhutani, bantuan juga datang dari beberapa elemen, misalnya dari masyarakat terutama yang tergabung dalam lembaga masyarakat desa hutan hingga dari personil TNI. Personil TNI langsung diback up dari Kodim 0809 Kediri.

Pemadaman itu membutuhkan tenaga yang ekstra kuat. Itu karena mereka memadamkannya dengan peralatan seadanya. Bahkan kerap hanya bermodalkan gepyok -alat sederhana bisa dari ranting pohon atau lainnya yang cara penggunaannya dipukul-pukulkan pada titik api.

Mereka berpacu dengan api yang liar dengan gerakan tidak menentu karena mengikuti arah angin. Belum lagi ditambah dengan banyaknya bahan bakar api yakni semak ataupun ilalang kering yang mudah terbakar.

Tantangan semakin sulit karena lokasi kebakaran berada pada bagian puncak gunung dengan jarak tempuh hingga 4 jam perjalanan kaki dari perkampungan terdekat. Bahkan lokasi kebakaran kebanyakan adalah tebing yang curam atau bahkan jurang.

Selama ini tindakan preventif untuk mencegah api semakin menjalar meluas adalah dengan menggunakan ilaran atau sekat bakar. Sekat itu berfungsi sebagai pemisah agar api tidak dapat menjangkau bahan bakar api. Atau bisa juga disebut dengan melokalisir titik api.

Nur Andi Eko Saputro, Wakil Adm KPH Kediri Utara mengatakan, Wilayah hutan yang terbakar adalah hutan lindung. Hutan itu sebelumnya juga sempat mengalami kebakaran hebat pada kisaran tahun 2012 silam namun Perhutani sudah melakukan reboisasi dengan penanaman kaliandra serta cemara gunung. Belum tumbuh maksimal tanaman itu, kini sudah kembali terbakar.(Atc)
27 September 2015
Panwaslih Kabupaten Kediri, Siap Semprit Kampanye Tak Berijin Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Kediri, mengancam akan menghentikan kampanye pasangan calon Bupati Kediri yang tidak memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye (STTPK). Surat izin ini dikeluarkan oleh aparat kepolisian.

Ketua Panwaslih Kabupaten Kediri Muji Harjito mengatakan, setiap paslon memiliki kewajiban mengantongi STTPK untuk berkampanye. Kewajiban tersebut merupakan amanah dari Peraturan Kapolri (Perkap) No 6 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemberitahuan dan Penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan Kampanye Pemilihan Umum. 

Perkap tersebut merupakan acuan bagi paslon agar tidak sembarangan menggelar kampanye. Namun, kampanye melalui media sosial (medsos) tidak memerlukan pemberitahuan atau STTP dari Kepolisian. Muji Harjito menerangkan, jika aktivitas kampanye paslon tidak memiliki STTPK dianggap kampanye liar. Sementara itu, teknis penertibanya, kepolisian berhak membubarkan langsung kampanye yang tanpa STTPK. 

Sementara itu, untuk waktu pengajuan STTPK, paslon harus mengajukan tujuh hari sebelum kampanye. Hal ini, sudah tertuang dalam Perkap No 6 Tahun 2012 tersebut.(Atc)
27 September 2015
Dua Jamaah Haji Asal Kabupaten Kediri, Menjadi Korban Tragedi Mina Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dua jemaah haji asal Kediri, menjadi korban meninggal dunia dalam musibah lempar jumroh di Mina, Arab Saudi. Kabar meninggalnya dua jemaah tersebut baru diketahui oleh keluarga, pada Minggu (27/9/2015) pagi.

Kabar tersebut membuat duka bagi keluarga Rochmani Prawirorejo di Desa Kranggan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Rochmani menjadi korban meninggal dunia saat hendak melempar jumron.

Menurut Kushaeri Amin, menantu korban, berita meninggalnya sang mertua baru diketahui melalui media massa, Minggu pagi. Keluarga hanya mendapatkan kabar dari ketua regu jemaah. Kabar tersebut menyebutkan Rochmani yang telah berusia 73 tahun belum kembali ke rombongan, selama dua hari, paska insiden Mina. Selanjutnya keluarga berusaha memastikan kabar tersebut.

Khusaeri Amin mengatakan, dirinya akhirnya mendapat kepastian kabar setelah menghubungi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kediri. Setelah memastikan kabar tersebut, dirinya langsung menghubungi para keluarga.

Untuk diketahui, Rochmani Pawiroredjo berangkat ke tanah suci Makkah seorang diri. Dia mendaftar sebagai calon jemaah haji, pada tahun 2009 lalu. 
 
Duka juga menyelimuti keluarga Siti Muhanifah warga Desa Besuk, Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri. Siti juga menjadi korban meninggal dunia atas insiden di Mina, Arab Saudi. 

Siti Muhanifah (55) berangkat ke Makkah bersama suaminya Muhammad Kusnan, yang juga merupakan Ketua Rombongan 1 Regu 4, Kloter Sub 61. Keluarga mendapat kabar meninggalnya korban dari pihak KPIH yang berada di Arab Saudi.

Muhammad Zainur Rochman, anak korban mengaku, hingga kini ayahnya masih belum percaya dengan kabar meninggalnya istrinya. Hal itu terjadi, setelah Muhammad Kusnan masih belum bertemu secara langsung dengan jenasah istrinya.

Dua jemaah haji asal Kediri yang meninggal dunia tersebut tergabung dalam Regu 4 Rombongan 1 Kloter Sub 61. Diduga, keduanya terpisah dari rombongan saat ribuan jemaah lain saling berdesakan di jalur 204, Mina Arab Saudi.(Atc) 
26 September 2015
Rumah Dokter Ditinggal Kosong, Dibobol Maling, Rugi Ratusan Juta

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pencurian rumah Kosong kembali terjadi diwilayah hukum Polres Kediri Kota. Pencurian, menimpa rumah Munir Raidi, seorang dokter warga Perum Mojoroto Indah Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Kejadian itu bermula saat Munir meninggalkan rumahnya di Perum Mojoroto Indah Kelurahan Mojoroto Kecamatan Mojoroto Kota Kediri menuju Surabaya untuk menjenguk anaknya.

Saat ditinggalkan rumah dalam kondisi kosong serta terkunci. Namun, saat Munir pulang ke rumahnya dan mengetahui pintu pagar menjadi susah dibuka. Kemudian Munir masuk melalui pintu garasi dan diketahui pintu sudah rusak, serta terdapat bekas congkelan.

Munir, kemudian mengecek ketiga kamar di dalam rumah dan semua pintu dalam kondisi rusak, setelah dicek barang-barang yang hilang berupa 6 batang emas, 4 ons perhiasan emas berlian, 1 gelang benhur, uang tunai Rp 18 juta, 1 tas kasin merk XO yang tersimpan di dalam brankas telah hilang.

Diduga pelaku masuk dan keluar dengan merusak pintu garasi. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian senilai total Rp 615.000.000,- dan dengan barang bukti 1 brankas merk Sentry Safe dalam kondisi rusak maka Munir melaporkan
ke Polsek Mojoroto.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihakny masih mengumpulkan beberapa saksi, guna dilakukan proses penyelidikan.(Atc)

26 September 2015
Rumah Ditinggal Kosong, Dibobol Maling

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Erwin Widyawati Kuslan, warga Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri, melapor ke polisi, setelah menjadi korban pencurian di dalam rumah.

Kejadian itu bermula, saat sedang membersihkan rumah di Perum Puri Kedaton Blok B-37 Kelurahan Banjaran Kota Kediri. Saat masuk kedalam rumah,  mengetahui pintu utama, pintu pagar dan pintu samping diketahui telah dalam keadaan rusak / tercongkel dan terbuka.

Lalu setelah dicek masuk kedalam rumah dan mengecek barang yang hilang berupa Baterai UPS tidak berada ditempat / hilang, atas kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Kediri Kota guna proses lebih lanjut.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(Atc)

26 September 2015
Haryanti, Dukung Para Pelaku UMKM Untuk Lebih Maju Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Calon Bupati Kediri Hj Haryanti Sutrisno menegaskan, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diwilayah Kabupaten Kediri perlu support pemerintah. Jika para pelaku UMKM tidak didukung permodalan dan pemasaran, memprediksi kalangan pengrajin bisa gulung tikar, terutama saat menghadapi pasar global.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah perlu disupport, baik dalam hal pemasaran maupun permodalan. Apalagi saat ini sudah makin dekat dengan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). UMKM harus benar-benar kreatif, agar tidak ketinggalan. Hal itu dikatakan Haryanti, saat berkunjung ke Desa Jati, Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Di desa tersebut, cabup petahana ini mengunjungi pengrajin wayang kardus.

Selain itu, Haryanti juga berkunjung ke kelompok UMKM Zeinza, di Desa Kedungsari. Haryanti dengan penuh sabar menerima masukan soal kendala apa saja yang dialami kalangan pengusaha UMKM. Haryanti juga menyempatkan diri berkunjung ke pengrajin gerabah di desa setempat.

Acara menyapa masyarakat Tarokan dilakukan cabup yang berpasangan dengan Cawabup H Masykuri. Haryanti sudah blusukan ke Desa Kerep, dan bertemu dengan Kelompok Tani Sido Rukun. Di area pesawahan warga sudah berkumpul untuk menyambut calon bupati Kediri tersebut.

Petani yang mengetahui kedatangan calon bupati tersebut antusias menyambut kedatangan Haryanti. Dengan suasana kekeluargaan, para petani dan Haryanti langsung saling bercengkerama. Mendapat keluhan dari masyarakat, Haryanti menanggapi dan mencoba untuk memberikan solusi. Pihaknya juga bertekad akan menyelidiki apa motif untuk mewajibkan petani membeli pupuk tersebut.

Padahal kondisi ekonomi petani bermacam-macam, ada yang memang mempu membeli paketan pupuk organic dan non organic, dan ada juga yang hanya mampu membeli satu jenis saja. Selain itu warga Desa Kerep juga mengeluhkan normalisasi sungai desa setempat. Pasalnya sungai di desa tersebut jika terjadi hujan mengalami kebanjiran. Dan saat musim kemarau warga juga kesulitan air.

Setelah menyapa petani, Haryanti juga sempat mampir ke warung di area pesawahan tersebut. Kontan saja pemilik warung langsung senang dan mengajak foto bareng. Kunjungan di Tarokan diakhiri di Desa Bulusari, tepatnya di Dusun Sawur. Di desa itu, dia bertatap muka dengan kelompok kehidupan berkelanjutan. Rata-rata ibu-ibu disana mengusulkan agar kelompoknya diberi bantuan.(Atc)
 
24 September 2015
Kebakaran Hutan Gunung Wilis Meluas

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kebakaran hutan Gunung Wilis yang masih berada dalam wilayah kabupaten kediri. Petugas perhutani setempat dengan dibantu oleh jajaran TNI dari kodim 0809 kediri berusaha memadamkan api dengan cara manual, lantaran lokasi terbakarnya hutan ini cukup jauh dari pemukiman warga, sekitar 4 kilometer dan ditempuh dengan jalan kaki selama 6 jam.

Eko Saputro, petugas perhutani dari data yang diperoleh perhutani kediri, luas lahan yang terbakar hingga saat ini telah mencapai 30,3 hektar hutan lindung. Sebelumnya yang terbakar hanya 15,6 hektar saja. Diduga hembusan angin yang cukup kencang serta panasnya cuaca membuat api secepat kilat menjalar ke lahan yang berada diatas atau bawahnya sehingga total lahan yang terbakar menjadi semakin luas.

Sementara itu, letkol. inf Purnomosidi, dandim 0809 kediri, langsung memerintahkan jajarannya untuk membantu memadamkan api yang kian meluas. selain itu, dengan dibantu kepolisian dan warga sekitar langsung bergerak menuju titik api agar tidak merembet hingga ke wilayah Nganjuk dan Madiun.

Ditambahkannya, meskipun lahan yang terbakar masih jauh dari pemukiman warga sekitar 4 kilometer, namun dampak kebakaran bisa menyebabkan gangguan pernafasan warga yang bermukim di daerah sekitaran hutan lindung Gunung Wilis.(Atc)

24 September 2015
Dinas Perikanan dan peternakan Kabupaten Kediri, Pantau Penyembelihan Hewan Qurban

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sejak beberapa hari lalu, Dinas Perikanan dan peternakan Kabupaten Kediri, melakukan pemantauan terhadap hewan Qurban diwilayah Kabupaten Kediri.

Bahkan, pada hari H idul Adha, juga melakukan pemantauan saat penyembelihan hewan Qurban. Hal itu dilakukan, untuk mengetahui apakah bagian dalam hewan Qurban itu, layak untuk dikonsumsi.

Sri Suparmi, Kepala Dinas perikanan dan peternakan Kabupaten Kediri mengatakan, pemantauan dilakukan untuk mengetahui apakah organ bagian dalam hewan Qurban layak untuk dikonsumsi.

Biasanya, didalam organ hewan terdapat cacing pita. Jka memang terdapat cacing pita, maka organ dalam itu harus dibuang, karena tidak layak untuk dikonsumsi.(Atc)

24 September 2015
Stok Obat Di RSUD Gambiran Kediri, Cuma Sampai Akhir September

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Diperkirakan Akhir bulan September RSUD Gambiran Kota Kediri kehabisan stok obat obatan  serta oksigen yang diperuntukan bagi pasien yang berobat ke RSUD Gambiran.

Karena pihak Distributor menghentikan pasokan Obat dan Oksigen karena pihak menagemen RSUD masih mempunyai hutang yang belum terbayarkan.

Direktu RSUD Gambiran  dr.Fauzan Adima dalam keteranganya membenarkan terkait dengan menipisnya stok obat maupun oksigen RSUD.

Penghentian distibutor tersebut karena pihak rumah sakit masih mempunyai tunggakan hutang obat serta oksigen yang  belum terbayarkan.

Memang keterlambatan pencairan  anggaran PAK ini sangat menganggu proses pelayanan RSUD Gambiran .  Sangat terkendala saat ini gambiran belum bisa bayar hutang ke rekanan obat, oksigen, barang habis pakai & PMI dampaknya pelayanan sangat terganggu.

Fauzan juga menambahkan siapa yang akan bertanggung jawab apabila pasien membutuhkan obat , oksigen , darah dan lain lain namun pihak rumah sakit tidak bisa melayani.

Saat ini untuk pencairan PAK 2015 pihak rumah sakit masih menunggu pengesahan dari pihak DPRD kota kediri. Pihak RSUD belum bisa membayar hutang, dan konsekwensinya obat tidak dikirim oleh distributor.(Atc)

23 September 2015
Polres Kediri Kota Tangkap para Penjual Miras

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Petugas Polres Kediri Kota selalu melakukan razia terhadap peredaran minuman keras diwilayah Kota Kediri, agar tindak kriminal dapat ditekan.

Polisi, seringkali menerima informasi, terkait banyaknya peredaran miras diwilayah hukum Polres Kediri Kota. Menindak lanjuti laporan tersebut, polisi bergerak melakukan penyelidikan.

Hasilnya, puluhan botol minuman keras berhasil disita dari wilayah Kecamatan semen Kabupaten Kediri. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya akan terus melakukan razia terhadap peredaran minuman keras.(Atc)

Page 51 of 685     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›