Berita- Info ANDIKA

11 October 2015
Honor Kader Posyandu Tersendat

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Tidak bisa dicairkannya perubahan anggaran keuangan (PAK) APBD Kota Kediri tampaknya bukanlah kesalahan dari kalangan dewan semata. Ada beberapa kesalahan yang dilakukan satuan kerja yang berdampak tidak bisa menggunakan dana di PAK.

Salah satunya kesalahan perencanaan di masing-masing satuan kerja yang selalu berharap adanya anggaran tambahan di PAK. Seperti halnya di Dinas Kesehatan, pos anggaran yang sedianya untuk honor kader posyandu senilai 2,6 milyar tidak bisa dicairkan karena menunggu PAK. Sebab, awalnya Dinas Kesehatan saat perencanaan di tahun 2014 lalu mengalokasikan honor kader posyandu melalui anggaran pajak rokok.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri Sentot Imam mengatakan, karena sesuai aturan, anggaran pajak rokok tidak bisa digunakan untuk honor, akhirnya di PAK dirubah dan dialokasikan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) APBD .

Masih kata Sentot , di Kota Kediri ada sekitar 2900 kader posyandu. Setiap kader posyandu akan menerima honor 50 ribu dan transport 30 ribu, tiap bulan.(atc)

 

11 October 2015
Musik Kentrung Yang Semakin Terpuruk

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pertunjukkan musik kentrung yang berlangsung di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Musik tradisional yang pernah jaya pada zaman nenek moyang ini kini diambang kepunahan. Kesenian kentrung semakin tersingkir dengan munculnya berbagai macam aliran musik modern seperti, electone dan musik dangdut.

Upaya yang bisa dilakukan oleh para seniman musik kentrung ini hanyalah dengan ngamen keliling dan menerima pesanan manggung dalam acara hajatan. Pada zaman dahulu, di Desa Tiron banyak sekali grup musik kentrung , tetapi seiring dengan minimnya peminat kentrung , kini hanya tinggal satu grup saja yang mampu bertahan.

Musik kentrung memanfaatkan alat musik tradisional, berupa gendang, terompet, rebana dan angklung. Pemain musik ini jumlahnya lebih sedikit apabila dibandingkan dengan musik tradisional lainnya, karena hanya cukup enam orang personil saja. 

Nursalim, salah satu seniman kentrung mengatakan, untuk penyanyi kentrung adalah seorang sinden dengan dandangan khas memakai pakaian kebaya dan sanggul besar di kepalanya. Sedangkan lagu atau gending yang dilantunkan dalam musik ini berupa nasehat keagamaan yang berisi nilai-nilai kebaikan. Tarif sekali manggung musik ini hanya 1 juta 500 rupiah saja.(atc)

09 October 2015
Polisi, Selidiki Kematian Mayat Bertato.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sesosok mayat pria bertubuh tambun ditemukan di area persawahan tepi Jalan Raya Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, tepatnya di depan SPBU Pagu.

Mayat dalam kondisi membusuk dan terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.

Nur, salah satu warga mengatakan,  Saat ditemukan korban dalam kondisi sujud. Pakaiannya sobek-sobek. Terdapat luka lecet-lecet dan luka di badannya parah, serta di bagian paha kanan kirinya.

Laki-laki bertato di lengannya ini mengaku, apabila korban berciri-ciri, postur tubuhnya tambun dan usianya sekitar 20 tahun. Menurut informasi dari warga, korban berasal dari wilayah Kecamatan Kunjang.

Petugas kepolisian dari Polsek Pagu dan Tim Identifikasi Polres Kediri yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP. Polisi menemukan 2 pasang sandal berwarna merah dan satu botol bensin di sekitar tubuh korban. Korban, bernama Arif Ronianto.

Polisi langsung mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kota Kediri. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban.(atc)

09 October 2015
 Penjudi Togel Asal Kelurahan Ngadirejo, Ditangkap Polisi

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Panggih Pujiono warga Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri, ditangkap polisi karena terbukti menjadi pengecer perjudian togel.

Penangkapan terhadap Panggih bermula, atas laporan dari masyarakat, jika diwilayah Kelurahan Ngadirejo ada perjudian togel.

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Panggih. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 1 buah HP yang berisi tombokan judi togel, 4 lembar sobekan kertas yang berisi tombokan judi togel dan uang tunai Rp. 75.000.

Selain itu, ditempat yang sama, polisi juga menangkap waras Sugiono warga setempat selaku penombok. Selain itu, polisi juga menyita 1 buah HP yang didalamnya terdapat tombokan judi togel dan uang tombokan judi togel sebesar Rp. 20.000.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih memeriksa kedua pelaku, guna proses hukum yang berlaku.(atc)

09 October 2015
Mengaku Densus 88, Bawa Kabur Dumb Truk.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Mengaku sebagai anggota Densus 88, sebanyak 8 orang membawa kabur sebuah Dumb Truk, dan kasusnya saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.

Kejadian itu bermula, saat  Anang Baskoro warga Kecamatan Gedek Mojokerto bersama Karyono temannya sedang menurunkan muatan paving di tempat parkir Puskesmas Mrican Kelurahan Mrican Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Tiba – tiba datang 8 orang tak dikenal dengan mengendarai mobil Toyota Avanza warna putih, No. Pol. AG-1988-RT langsung menghampiri Anang dan Karyono dengan mengaku dari  anggota Densus 88.

Kemudian, 4 orang pelaku mengajak Anang mengendarai mobil Toyota Avanza dan disuruh menandatangani berita acara penyerahan kendaraan Dump Truk tersebut.

kemudian Anang diturunkan di depan Mall Ramayana Jl. Panglima Sudirman Kota Kediri sedangkan 4 pelaku lainnya mendorong Karyono lalu membawa kendaraan Dump Truk ke arah selatan. Atas kejadian tersebut selanjutnya Anang melaporkan ke Polres Kediri Kota guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(atc)

09 October 2015
Penambang Pasir Mekanik Diringkus Polisi, Gunakan BBM Bersubsidi.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, kembali mengamankan penambang pasir mekanik, karena terbukti menggunakan BBM bersubsidi.

Polisi, berhasil mengamankan Muhammad Muslich warga Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Penangkapan terhadap Muslich atas dasar informasi dari masyarakat jika di sungai Brantas Desa Sukoanyar ada penambangan pasir, dengan menggunakan BBM bersubsidi.

Lantas, petugas melakukan penyelidikan, dan berhasil mengamankan Muslich. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa,  3 buah mesin diesel, 7 buah sekop, 3 buah cangkul, 8 buah cintung dan 2 buah jurigen ukuran 20 liter.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya telah menangkap Muslich dan masih dalam pemeriksaan guna proses hukum yang berlaku.(atc)

09 October 2015
Pinjam Sepeda Motor, Malah Dibawa Kabur.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Penipuan dan penggelapan sepeda motor, kembali terjadi di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Kali ini  kasus tersebut menimpa Yuliani warga Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Peristiwa itu bermula pada Agustus lalu, saat pelaku yang masih dalam penyelidikan petugas, datang kerumah Yuliani untuk meminjam sepeda motor Yamaha bernomor polisi AG 5646 JI, dengan alasan untuk digunakan ke Malang.

Namun, hingga saat ini sepeda motor belum dikembalikan. Akhirnya, Yuliana melaporkan kejadian itu ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan pada kasus itu.(atc)

09 October 2015
Solusi Haryanti, Ajak Pembudidaya Ikan Lele Dipasarkan Melalui Internet Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sentra pembibitan ikan lele di Desa Bulurejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, memiliki potensi besar, namun karena sistem pemasarannya yang masih tradisional, maka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini tidak dapat berkembang dengan pesat. Usaha ini masih mengandalkan penjualan produk secara mulut ke mulut.

Menurut Ketua Kelompok Tani Pembudidaya Bibit Ikan Lele di Dusun Bulurejo, Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat Imam Tohari saat dikunjungi calon bupati Haryanti, sejumlah hambatan kini dihadapi oleh para peternak. Diantaranya, persoalan listrik padam, induk lele yang belum tersertifikat.

Masih kata Tohari, selain persoalan listrik, para peternak juga kesulitan mendapatkan indukan ikan lele bersertifikat. Pasalnya, harga indukan ini relatif mahal dan sulit untuk dijangkau. Indukan yang bersertifikat ukuran kecil saja sudah Rp 100 ribu, itu belum bisa dibuahi. Imam mengaku, memasarkan bibit ikan lele hasil produksinya ke kalangan peternak sekitar desa. Umumnya sistem pemasaran dilakukan dari mulut ke mulut.

Dalam kesempatan itu, Haryanti melihat indukan ikan lele yang berada di dalam sebuah kolam, dan bibit ikan lele di dalam kolam lainnya. Ia memberikan strategi jitu memasarkan produk bibit ikan lele melalui online internet. 

Untuk diketahui, di Dusun Bulurejo ini ada puluhan pembudidaya bibit ikan lele. Masyarakat menggantung hidup dari usaha di bidang peternakan itu. Sementara untuk kerajinan kuda lumping di Desa Karangrejo tersebut telah menyerap tenaga kerja lebih dari 15 orang. Usaha tersebut telah eksis lebih dari lima tahun.(atc) 
 
08 October 2015
Harga kebutuhan pokok merangkak naik konsumen menurun Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Lemahnya nilai tukar rupiah atas mata uang dollar Amerika menyebabkan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di kediri, mengalami kenaikan. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini berkisar antara 500 hingga 700 rupiah perkilogramnya. para pedagang mengaku, omzet penjualan mereka menurun seiring dengan sepinya minat beli masyarakat.

Barang kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga, antara lain beras, minyak goreng, gula,  dan tepung terigu. di pasar tradisional setono betek kota kediri, harga beras jenis ir-64 dibandrol sebesar 9 ribu 700 rupiah per kilogram, atau naik sebesar 700 rupiah per kilogram, dari harga sebelumnya 9 ribu rupiah per kilogram.

Sedangkan harga gula putih yang semula 10 ribu 500 rupiah kini menjadi 11 ribu rupiah per kilogram. Minyak goreng curah yang semula dijual dengan harga 10 ribu rupiah kini naik menjadi 10 ribu 500 rupiah perkilogram, sedangkan tepung terigu yang semula 5 ribu 500 rupiah kini meningkat menjadi 6 ribu rupiah perkilogram.

Jujuk salah satu pedagang mengaku, kenaikan harga kebutuhan pokok ini terjadi sejak dua minggu terakhir dan disebabkan oleh melemahnya nilai tukar rupiah atas mata uang dollar amerika serikat.

Meningkatnya harga kebutuhan pokok ini menyebabkan omzet penjualan pedagang menurun. sementara bagi para konsumen, kenaikan harga kebutuhan pokok memberatkan mereka, terlebih bagi pembeli yang akan mengecer kembali barang-barang kebutuhan tersebut ke konsumen rumahan.(atc)
 
08 October 2015
Bawa Sabu-sabu, Ditangkap Polisi.

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, kembali mengamankan pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Pelaku bernama Andre Arifyan Putra warga Kelurahan Jamsaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Penangkapan terhadap Andre bermula, atas informasi dari masyarakat, jika diwilayah Lingkungan Dadapan Kelurahan Tinalan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, ada peredaran narkoba.

Lantas, polisi melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Andre, saat alan melakukan transaksi. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti berupa 0,51 gram sabu beserta plastik pembungkusnya, dan sebuah Hp.

Kasat Reskoba Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahara mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan, guna menangkap pelaku lainnya.(atc)

Page 51 of 689     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›