Berita - Kediri Hari Ini

08 October 2013
Pembiayaan Kebutuhan Sekolah Harus Mengacu RAPBS
ANDIKA FM, Kediri- Komisi C DPRD Kota Kediri Selasa (08/10) siang menggelar hearing dengan Dinas Pendidikan dan satuan kerja terkait guna membahas pungutan sekolah yang memberatkan siswa. Hasilnya, disimpulkan jika sekolah selama ini membebani siswa tarikan untuk kebutuhan di luar pembiayaan  dari BOS.
 
Inilah yang jadi masalah, tarikan itu juga tidak dimusyawarahkan dengan seluruh wali siswa. Sekolah mengklaim sudah disetujui komite sekolah padahal komite tidak sepenuhnya mewakili suara wali siswa.
 
Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri Hadi Sucipto menuturkan, seluruh sekolah negeri harus mengacu pada RAPBS dalam pembiayaan kebutuhan sekolah, sehingga di tengah proses pembelajaran tidak ada tarikan.
 
“kami berharap untuk tahun ajaran selanjutnya, kebutuhan sekolah di luar BOS sudah bisa dipetakan dan ditanggung APBD,”kata Cipto.
 
Hadi Sucipto menambahkan, terkait tarikan di luar pembiayaan dari pemerintah khusus untuk siswa Gakin harus digratiskan. Sebab visi misi walikota Kediri juga menerapkan pendidikan gratis bagi warga tidak mampu.(Hadi Kusuma)
08 October 2013
Denda Tilang Kendaraan Bermotor Bakal Dinaikkan
ANDIKA FM, Kediri- Polres Kediri Kota akan menerapkan denda lebih besar dari biasanya pada pengendara kendaraan yang kena tilang. Dalam hal ini Polres Kediri Kota bekerjasama dengan pengadilan negeri.
 
Sedangkan acuannya adalah undang undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.Tujuannya untuk meminimalisir pelanggaran lalu lintas, karena dengan denda yang tinggi diharapkan perilaku berlalulintas masyarakat sesuai aturan.
 
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, upaya menaikkan denda bagi pelanggar lalu lintas, dimaksudkan agar para pengguna jalan jera dan mentaati peraturan lalu lintas.
 
“selama ini ada kesan warga meremehkan, karena denda tilang sedikit jika melanggar sudah dianggap biasa,”katanya.
 
Surono menambahkan, pihaknya juga akan rutin melakukan razia kendaraan di sejumlah titik. Utamanya untuk menjaring dan mengawasi pengendara sepeda motor, yang masih di bawah umur.(Anto Kristian)
08 October 2013
Usai Dikeroki, Warga Ngasem Kabupaten Kediri Meninggal Dunia
ANDIKA FM, Kediri- Marini (36) warga Desa Petungroto Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, Senin malam meninggal dunia mendadak setelah mengeluh sakit perut. Waktu itu Marini datang ke rumah temannya di Desa Sumberrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.
 
Marini mengeluh sakit perut dan meminta pada temannya untuk dikeroki. Setelah dikeroki, Marini kemudian ke dalam kamar. Selang beberapa saat, teman Marini datang dan melihat pintu kamar sudah dalam keadaan terbuka. Saat dilihat, ternyata Marini telah meninggal dunia. Kejadian itu, kemudian dilaporkan ke polisi.
 
“dalam pemeriksaan awal tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban,”kata Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo.
 
Dari hasil pemeriksaan, diduga korban sakit atau masuk angin. Kini Jenazah korban telah dimakamkan pihak keluarga.(Anto Kristian)
 
07 October 2013
Dewan Pantau Proyek Perbaikan Saluran Irigasi
ANDIKA FM, Kediri- Komisi C DPRD Kabupaten Kediri Senin (07/10) pagi meninjau pembangunan saluran irigasi di wilayah Desa Blimbing Kecamatan Gurah yang dibangun menggunakan anggaran APBD 2013. Dewan ingin mengetahui kualitas serta pengerjaan proyek tersebut.
Taufik Khafifudin, anggota Komisi C DPRD Kabupaten Kediri menuturkan, tahun 2013 ini ada ratusan saluran irigasi yang mendapat perbaikan. Besaran anggaran perbaikan untuk setiap titik saluran irigasi berbeda, disesuaikan kondisi dan kebuituhan perbaikan yang diperlukan.
 “tinjauan pelaksanaan proyek irigasi yang kami ini merupakan fungsi kontrol  atau pengawasan,”kata politikus dari PPP ini.
 
Komisi C meminta pemerintah Kabupaten Kediri, untuk lebih memperhatikan sarana irigasi pertanian. Sektor pertanian yang banyak menyumbang perekonomian masyarakat seyogyanya lebih diprioritaskan.(Hadi)
07 October 2013
Salip Truk Gandeng, Mahasiswi Tewas Terlindas
ANDIKA FM, Kediri- Kecelakaan maut terjadi di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di utara Alon-alon Kota Kediri Senin (07/10) pagi. Akibatnya seorang mahasiswi tewas, dan satu temannya mengalami luka berat.
 
Korban tewas bernama Tri utami (24), warga Kelurahan Ngletih Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Sedangkan korban luka Dwi Nurhandayani (24) mahasiswi, warga Jalan Ronggo Jumeno Kelurahan Kuncen Kota Madiun. Keduanya  langsung dilarikan ke Rumah Sakit Gambiran Kota Kediri.
 
Kecelakaan bermula saat Truk Gandeng AG 8768 UA yang dikendarai Waito (54) warga Desa Batokan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung  berjalan lurus dari arah selatan ke utara. Sesampainya di sekitar lokasi, kedua korban yang mengendarai sepeda motor Susuki Smash AG 5798 BQ mendahului dari sisi kanan jalan. Tiba tiba sepeda motor kehilangan kendali sehingga terjatuh di sela truk gandengan dan terlindas ban.
 
“begitu memberleh info, petugas langsung mendatangi TKP dan mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit,”kata Kanit Laka Lantas Ipda Maga Fidri.
 
Sementara itu polisi juga langsung mengamankan Waito (54) sopir truk warga Desa Batokan Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung ke Polres Kediri Kota, untuk menjalani pemeriksaan. Sementara Tuck Gandeng AG 8768 UA dan sepeda motor diamankan petugas untuk dijadikan barang bukti.(Anto Kristian)
07 October 2013
 Gelapkan Uang Perusahaan Karyawan Sebuah KSP Dipolisikan
ANDIKA FM, Kediri- KR (34) karyawan sebuah KSP warga Kelurahan Bandar Kidul Kota Kediri, dilaporkan ke polisi atas dugaan melakukan penggelapan uang perusahaan tempatnya bekerja.
 
Waktu itu atasannya mengecek di lapangsan serta data-data di kantor KSP. Ternyata ada sejumlah nasabah yang telah mengangsur ke pelaku sebesar Rp 20 juta 840 ribu. Namun, oleh pelaku tidak disetorkan ke kantor.
 
Berkali-kali dimintai pertanggung jawaban pelaku tidak juga memberikan penjelasan. Akhirnya, pihak perusahaan melaporkan pelaku ke polisi.
 
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono mengatakan, petugas masih memintai keterangan beberapa saksi dan korban guna proses penyidikan,”masih kami selidiki,”katanya.
 
Surono menambahkan, jika terbukti bersalah, KR akan dijerat pasal 378 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.(Anto Kristian)
04 October 2013
Marak balapan Liar, Polres Kediri Kota Perketat Zona
ANDIKA FM,Kediri- Kepolisian Resor Kediri Kota, memperketat zona jalan yang dijadikan ajang balapan liar terutama remaja di akhir pekan. Caranya dengan mengubah pola petugas dalam razia.
 
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono, menuturkan di akhir pekan selalu menerjunkan anggota yang berlebih. Mereka disebar di seluruh jalan yang ada di sepanjang wilayah kota.
 
"Kami sebar anggota, di Mojoroto, Kota, dan Pesantren. Seluruhnya ada sekitar 160 anggota," katanya.
 
Ia mengatakan, hampir setiap akhir pekan, sejumlah jalan di Kota Kediri sering dijadikan ajang balap liar oleh sekelompok pemuda. Mereka biasanya mulai berkumpul sekitar pukul 23.00 WIB sampai jam 02.00 WIB.
 
Para pemuda itu berkumpul dan melakukan atraksi saling kebut-kebutan. Dengan kecepatan tinggi, mereka melakukan atraksinya di jalanan umum Kota Kediri.(Antok)
03 October 2013
Kalah Di Pilwali, Dr Samsul Ashar Jarang Terlihat Di Acara Pemerintahan
ANDIKA FM, Kediri- Sejak kekalahannya dalam perhelatan politik atau Pilwali lalu, hingga kini Walikota Kediri dr Samsul Ashar jarang terlihat di kantor atau menghadiri kegiatan penting pemerintahan maupun peringatan hari besar nasional.
 
Sekretaris Kota Kediri Agus Wahyudi mengatakan, beberapa hari terakhir Walikota Kediri Samsul Ashar ada kegiatan luar kota. Jadi segala kegiatan yang berkaitan dengan kepala daerah, selalu diwakilkan dirinya selaku sekretaris.
 
Namun Agus Wahyudi menjamin meski tidak ada Walikota, roda pemerintahan tetap berjalan,”saya jami pelayanan pada masyarakat tetap berjalan normal,”akta Sekda pecinta seni ini.  
 
Walikota Kediri dr Samsul Ashar juga belum pernah menghadiri kegiatan paripurna DPRD paska pemilihan walikota. Di antaranya saat penyampaian nota kesepakatan PAK, kemudian pengesahan PAK pada Rabu siang. Kegiatan itu diwakilkan pada Sekkkota Kediri Agus Wahyudi. Walikota juga tidak terlihat saat perayaan hari besar nasional, terutama saat apel upacara.(Hadi Kusuma)
 
03 October 2013
Bawa Barang Barang Larangan, Bawaan Jamaah Haji Asal Kediri Disita Petugas Bandara
ANDIKA FM, Kediri- Barang bawaan Jamaah Haji Kabupaten Kediri disita petugas bandara embarkasi Surabaya. Seperti gunting, palu, silet dan alat cukur.
 
Selain itu juga ada peralatan kosmetik dan peralatan rumah tangga berupa benda tajam. Barang barang itu disita  saat  pemberangkatan jamah haji beberapa hari kemarin.
 
Ikhwan staf seksi haji dan Umroh kantor Kementrian Agama Kabupaten Kediri  menuturkan, barang bawaan  yang disita itu  milik jamaah haji Kediri baik yang tergabung dalam kloter 26 maupun kloter 27.
 
“Penyitaan ini mengacu pada peraturan kementrian agama dan aturan bandara setempat,”ujar pria muda ini.
 
Sementara itu, barang barang sitaan ratusan benda tajam, serta kosmetik nantinya akan dikembalikan pada para jamaah haji, sepulangnya dari arab saudi nanti. Sedangkan jamaah haji Asal Kabupaten Kediri yang berangkatkan ke Masjidil Haram tercatat 728 orang.(Had)
02 October 2013
Tambang Bedrek Ilegal, Pemkab Kediri Dukung Polisi
ANDIKA FM, Kediri- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memastikan tambang tanah uruk dan batu di Dusun Tanjung, Desa Bedrek, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri illegal. Usaha milik MN (43)yang disinyalir juga seorang Suami salah satu Kepala Desa di wilayah Kabupaten Kediri tersebut Dipastikan tanpa surat ijin resmi.Pemerintah Kabupaten Kediri sangat mendukung sikap Kepolisian untuk melakukan penertiban atas tambang tambang yang dianggap ilegal tersebut.
 
Dijelaskan Kabag Humas Pemkab Kediri, Edhi Purwanto, pertambangan tanah dan batu di wilayah Kabupaten Kediri, hanya satu lokasi yang berijin yaitu, di Desa Tiron, Kecamatan Banyakan. Sedangkan, tambang Desa Bedrek yang kini dipersoalkan Polres Kediri Kota tidak berijin.
 
” Kita mendukung upaya Polres Kediri Kota dalam menindak tambang tanah uruk dan batu di Desa Bedrek, karena tanpa ijin. Selama ini, Satpol PP terus melakukan pemantauan di lokasi-lokasi penambangan tanpa ijin , diantaranya di Desa Bedrek,” ujar Edhi, Rabu  (2/10/13).
 
Pemkab, imbuh Edhi, Kalau memang hal itu melibatkan seorang yang ada hubungannya dengan perangkat Desa maka akan menjadi catatat tersendiri dan pihaknya bersedia diajak koordinasi oleh pihak kepolisian dalam menindak usaha tambang liar di wilayahnya. Sebab, keberadaan tambang tersebut dapat merusakan kelestarian lingkungan dan ekosistem yang ada.
 
Sebagaimana diberitakan, Polres Kediri Kota mengamankan belasan orang yang diduga terlibat usaha penambangan batu dan tanah uruk di Desa Bedrek. Satu orang merupakan pemilik yakni MN, sementara lainnya para pekerja dan sopir. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya, satu alat berat, uang tunai dan beberapa buku catatan.(ANto)
Page 51 of 475     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

05:00 Mutiara Subuh   
06:00 Pengajian AHAD PAGI IKADI & ANDIKA (live)
07:00 Bursa Musik Indonesia 
18:00 Bursa Musik Dangdut

23:00 Bursa Musik Rhoma Irama

 

SMS XL (real size)