Berita- Info ANDIKA

25 June 2015
Ratusan Minuman Keras Disita Polresta

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Jajaran Polres Kediri Kota, berhasil menyita ratusan botol minuman keras dari wilayah Kecamatan Grogol dan Tarokan. Berdasarkan informasi dari masyarakat, jika di Kecamatan Grogol dan Tarokan ada peredaran narkoba. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan, dan berhasil menyita ratusan botol minuman berbagai merk yang siap jual.

Ratusan botol miras itu, berhasil disita dari 2 warung yang berbeda di wilayah Kecamatan Grogol dan Tarokan. Bersama barang bukti, pemilik warung dibawa ke Polres Kediri Kota guna proses pemeriksaan

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, diharapkan masyarakat tidak menjual minuman keras. Karena hanya melanggar Perda, kedua pemilik warung dikenakan wajib lapor.(Atc)


25 June 2015
KPUD Kabupaten Kediri Tekan Angka Golput

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Komisi pemilihan umum daerah, KPUD Kabupaten Kediri memanggil sejumlah instansi baik negeri maupun swasta untuk diberikan sosialisasi pemilihan bupati kediri yang akan dilaksanakan bersamaan dengan 18 kota dan kabupaten di jawa timur pada 9 desember 2015 mendatang .

Diantara instansi yang dipanggil adalah dinas pendidikan dan kementerian agama, sebagai leading sektor strategi KPUD untuk menjaring para pemilih pemula. Pertemuan antara komisioner kpud dan perwakilan dari instansi itu berlangsung di kantor KPUD Kabupaten Kediri di jalan Pamenang Desa Katang, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

KPUD meminta data jumlah fasilitas milik masing-masing instansi yang nantinya akan dipasangi banner berisi sosialisasi.
Komisioner KPUD Kabupaten Kediri divisi sosialisasi Syamsuri mengatakan, dari 13 instansi yang dipanggil, dua instansi dianggap paling vital yaitu dinas pendidikan dan kementerian agama.

Pasalnya, KPUD memiliki strategi dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih pemula dengan menjadi inspektur upacara pada masing-masing sekolah tingkat sma dan sederajat setiap hari senin bersama anggota panitia pemilih kecamatan, PPK.(Atc)


24 June 2015
SatReskoba Polres Kediri Kota Tangkap 2 Pengedar Narkoba

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, berhasil menangkap 2 pengedar narkoba. Petugas, pertama kali menangkap Rizki Riadi warga Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri, yang berhasil ditangkap saat berada dirumah kostnya di jalan Kapten Tendean Kelurahan Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Dari tangan Rizki, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 20 butir pil double L.

Selain Rizki, polisi juga berhasil menangkap Gatot Subagio warga Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri. Gatot, berhasil ditangkap, saat berada dirumah kostnya di Jalan Setono Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri. Dari tangan Gatot, polisi menyita barang bukti sebanyak 980 butir pil double L.

Kasat Reskoba Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahara mengatakan, pihaknya telah memeriksa kedua pelaku, guna proses hukum yang berlaku. Selain itu, polisi juga terus melakukan pengembangan, guna menangkap pelaku lainnya.(Atc)


24 June 2015
Enam Bulan ADD Molor Desa Terpaksa Talangi Dana Operasional Jutaan Rupiah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim -  Alokasi dana desa atau ADD tahun 2015 di Kabupaten Kediri hingga pertengahan tahun ini belum cair. Banyak desa yang kesulitan mengelola pemerintahannya.

Perangkat desa terpaksa menalangi dana operasional desa dari sumber di luar pendapatan desa, agar roda pemerintahan di desa tidak macet.

Salah satunya di Desa Plosokidul, kecamatan plosoklaten, kebutuhan desa seperti pembayaran rekening listrik, penyediaan alat tulis kantor ATK dan kebutuhan belanja lainnya terpaksa ditalangi terlebih dahulu oleh perangkat.

Di Desa Plosokidul juga mengelola sebuah sekolah taman kanak-kanak yang mana membutuhkan dana cukup besar.

Kepala Desa Plosokidul Irwan Hidayat mengaku, sudah enam bulan lamanya menalangi kebutuhan operasional desa. Menurut perincian bendahara desa, kebutuhan operasional yang harus ditanggung setiap bulannya lebih dari 2 juta rupiah.

Namun, untuk pembangunan desa belum dapat dilakukan, karena sumber pendapatan desa dari hasil sewa gilir lahan tidak mencukupi.(Atc)


24 June 2015
Bedug Ukiran Asma'ul Husna Berjuluk Kyai Djeliteng Akbar Di Kediri Terunik Di Indonesia

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Nama bedug di setiap Masjid mungkin sudah tak asing lagi di dengar oleh masyarakat. Apa lagi, di setiap Masjid selalu ada bedug. Kali ini, di Dusun Jlodang, Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, bedug yang diletakan disamping Masjid Baitul Jannah ada yang beda. Pasalnya, selain mempunyai julukan sebutan Kyai Djeliteng Akbar, bedug tersebut mempunyai ukiran Asma'ul Husna.

Mantan Kades Balongjeruk, Abdul Ghufron mengungkapkan pembuatan bedug tersebut. Bedug tersebut saat dibuat pada tahun 2004, mempunyai kisah tersendiri. Karena, sulitnya mencari kayu yang berdiameter ukuran besar, juga repotnya saat mengakut kayu tersebut. Kayu yang diameternya sangat besar dengan ukuran 160 meter panjang 3 meter.

Menurutnya, kayu randu alas tersebut mempunyai umur ratusan tahun yakni kurang lebih 300 tahun. Dikatakannya, pada saat pengangkutan batang kayu randu alas dari Kepung, kayu tersebut saat dinaikan menggunakan truk ditengah perjalanan truk tersebut rusak. Seketika membuat bingung. Akhirnya, dengan kesepakatan warga, batang kayu tersebut diangkut menggunakan cikar.

Sengaja diukir di badan bedug tersebut dengan Asma'ul Husna, supaya mempunyai kesan unik dan bermakna. Selain itu, usai dibuat ukiran Asma'ul Husna, memanggil tukang ukir dari Jepara, bedug tersebut akhirnya dijuluki Kyai Djeliteng Akbar. Bedug itu diberi nama Kyai Djeliteng Akbar, yang artinya, Djeliteng itu kayunya hitam dan akbar besar.

Keunikan bedug ini, selain ukiran Asma'ul Husna dan ukuran yang sangat besar. Bedug Kyai Djeliteng Akbar keluar 1 tahun sekali pada bulan Agustus. Bedug tersebut tetap diatas cikar dan dibuatkan rumah sendiri.

Menurutnya, kulit bedug sama seperti kulit bedug lainnya yang dibuat dari kulit sapi. Bedug unik itu pernah ditawar oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kediri, dengan harga yang sangat tinggi. Namun, dengan kesepatan warga bedug tersebut tidak akan dilepas atau dibeli oleh siapapun.(Atc)


24 June 2015
KPUD Kabupaten Kediri Gelar Rapat Koordinasi Dengan Instansi Pemerintah

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Untuk mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri pada bulan Desember 2015 mendatang. KPUD Kabupaten Kediri menggelar rapat koordinasi dengan intansi terkait. Rapat koordinasi yang dilaksanakan di ruang aula kantor KPUD Kabupaten Kediri, diikuti 13 intansi. Diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, serta Dinas pendidikan.

Rapat koordinasi berjalan interaktif, antara KPU dengan dinas terkait terlibat tanya jawab satu sama lain. Menurut keterangan anggota komisioner KPUD Kabupaten Kediri, dari divisi sosialisasi samsuri, dalam tahapan ini, pihaknya ingin melibatkan seluruh elemen masyarakat, untuk turut serta mensukseskan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kediri.

Ia menambahkan, KPU Kabupaten Kediri membutuhkan fasilitas prasarana atau tempat yang bisa dipasangi alat, sebagai bentuk sosialisasi. Semisal dinas kesehatan, yang note bene memiliki banyak puskesmas di beberapa wilayah kecamatan, nantinya diharapkan, tempat tersebut bisa dimanfaatkan untuk pemasangan bener.(Atc)


23 June 2015
Menanyakan Batu Akik, Warga Tulungagung Dapat Pukulan
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Hanya karena menanyakan batu akik pada teman saat sama-sama sedang minum kopi di warung, Suwandi warga Desa Tapan Kecamatan Kedungwaru Tulungagung, dipukuli teman sendiri. Kejadian itu bermula, saat Suwandi sedang minum kopi diwarung milik antoufiqurrohman Eka di lingkungan Ngadisimo utara Kota Kediri.

Saat itu, Suwandi menanyakan batu akik yang dipakai oleh Isa temannya, yang kebetulan juga berada di warung kopi itu. Namun tiba-tiba, saat Isa mendengar celetukan Suwandi itu, Isa langsung marah dan memukul dengan
tangan kosong yang memakai batu akik sebanyak 1 kali mengenai
dahi Suwandi.
 
Setelah melakukan pemukulan pada Suwandi, Isa langsung pergi dan melaporkan kejadian tersebut pada pihak kepolisian. Akibat pemukulan itu, Suwandi mengalami luka pada bagian kepala.
 
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan, dan memanggil beberapa saksi, guna proses hukum lebih lanjut.(Atc)
 
23 June 2015
Pasangan Mesum Terjaring Razia Saat Ramadhan

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sebanyak 3 pasangan, tanpa ikatan nikah diamankan Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kediri. Tiga pasangan ini, digerebek saat kepergok berduaan di dalam kamar kost serta mojok ditempat pemakaman Umum pada Senin malam.

Ketiga pasangan itu kemudian di gelandang dinaikan ke atas mobil petugas. Selanjutnya, pasangan mesum dibawa ke kantor Sat pol PP Kota Kediri.

Menurut keterangan Kasat Pol PP Kota Kediri Ali Muklis, Razia akan terus dilakukan, tidak hanya pada malam hari melainkan siang dan sore. 2 pasangan, ini diamankan, di tempat kost Kelurahan Campur Rejo, serta 1 lainya ditempat Pemakaman Umum China di Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Mereka yang terjaring ini, pada umumnya tidak memiliki kartu identitas atau KTP. Untuk razia, kali ini petugas Sat Pol PP Kota Kediri, tidak sendirian melainkan diback Anggota TNI AD.(Atc)


23 June 2015
PG Pesantren Berkoordinasi Dengan Warga Terkait Penutupan Akses Jalan Yang Sempat Di Protes Warga Kelurahan Pesantren

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Pabrik Gula (PG) Pesantren akhirnya melakukan kordinasi dengan warga terkait penutupan akses jalan yang sempat di protes warga Kelurahan Pesantren. Dalam Keterangannya pihak PG yang diwakili oleh AKP Surono yang menjadi Kepala keamanan PG Pesantren mengatakan bahwa Penutupan jalan akan tetap dilakukan karena lahan tersebut atau jalan tersebut merupakan milik PG.

Pesantren dan merupakaan aset negara karena pihak PG yang mempunyai sertifikat. Surono menjelaskan bahwa memang dulu ada Perda jalan tersebut, pada tahun 2007 dan sudah diperbarui kembali tahun 2009, sertifikat pada saat itu mungkin ada data yang keliru dan akhirnya dibuatlah perda tersebut.

Pada saat itu mungkin ada kekeliruan dari pihak pemerintah karena memasukan jalan tersebut ke pihak Pemerintah kota. Yang jelas akan dilakukan evaluasi kembali dari pemerintah terkait dengan perda tersebut.

Terpisah Kabag Hukum Maria karangora, saat dihubungi melalui telepon selulernya mengaku belum bisa memberikan tanggapan dan masih akan dilaporkan dulu pada walikota terkait dengan evaluasi Perda Jalan yang diterbitkan 2007 & pembaruhan 2009.(Atc)


23 June 2015
Masa Jabatan Akan Berakhir DPRD Kabupaten Kediri Gelar Rapat Sidang Paripurna Istimewa

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dalam rangka menyongsong berakhirnya masa jabatan Bupati Haryanti Sutrisno dan wakil bupati kediri Masykuri, DPRD Kabupaten Kediri menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka usul pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati masa jabatan 2010-2015 .

Ketua DPRD Kabupaten Kediri Sulkani dalam sambutannya mengatakan, dengan pembacaan usul pemberhentian ini, maka selanjutnya akan diusulkan ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Timur untuk mendapatkan persetujuan.

Sementara itu, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan, sesuai aturan usulan pemberhentian dilakukan 2 bulan sebelum berakhirnya masa jabatan dan agenda paripurna pada senin malam sudah tepat. Sebab dirinya akan berakhir masa jabatan pada 19 agustus mendatang.(Atc)


Page 51 of 666     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›