Berita- Info ANDIKA

08 March 2015
Jualan Kupon Judi Togel, Seorang Warga Kelurahan Lirboyo Kota Kediri Diamankan Polisi
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Sukardi (57) warga Jln. HM Winarto Kelurahan Lirboyo Kota Kediri, ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Mojoroto atas dugaan menjadi pengedar judi togel. Penangkapan terhadap Sukardi bermula atas informasi dari masyarakat, jika di wilayah Kelurahan Lirboyo masih ada seseorang yang menjual kupon judi togel. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

Dari tangan pelaku, petugas menyita 1 buah HP yang digunakan transaksi dan uang tunai hasil penjualan sebesar 150 ribu. Bersama barang bukti, pelaku dibawa ke Mapolsek Mojoroto.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan guna proses hukum dan pengembangan lebih lanjut.

Masih kata Anwar, akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. (Anto)
08 March 2015
Kejaksaan Negeri Bidik Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Di Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri mulai mengusut beberapa kasus dugaan korupsi yang ada di Kabupaten Kediri. Salah satunya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang ada di Kecamatan Kepung.

Program dari pusat di tahun 2014 tersebut, diduga merugikan keuangan negara sebesar 140 juta rupiah. Kini Korps Adhiyaksa sudah memeriksa 11 orang saksi baik dari pengurus maupun kelompok masyarakat.

Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Ngasem Syarif Hidayat mengatakan, pengusutan kasus dugaan korupsi ini masih dalam taraf penyelidikan. Praktis, pihaknya belum menetapkan tersangka, sedangkan modus operasi yang dilakukan yakni, pengurus PNPM mengelola simpan pinjam perempuan yang terdiri dari 6 kelompok. Sebagian angsuran yang sudah dilunasi, ternyata tidak disetorkan ke kas PNPM.

Syarif Hidayat menambahkan, jumlah total anggaran PNPM di Kecamatan Kepung sebanyak 250 juta rupiah. (Anto)
08 March 2015
Bantuan Para Korban Longsor Di Desa Blimbing Kecamatan Mojo Terus Berdatangan
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Santunan dan bantuan sosial bagi korban longsor di Desa Blimbing Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri terus berdatangan. Rata-rata bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, sayuran serta biskuit dan susu bayi.

Kepala Desa Blimbing Kecamatan Mojo Juwahiri mengatakan, pemenuhan logistik di awal awal masa pengungsian hanya dari pemerintah Kabupaten Kediri.  Meski belum menyukupi semua kebutuhan  pengungsi tetapi cukup membantu mereka.

Menurut Juwahiri, kini kebutuhan warga pengungsi sudah banyak dipasok para donatur dan sukarelawan. Mereka berasal dari lembaga sosial, perusahaan dan lembaga sekolah termasuk dari sejumlah pemerintahan desa di Kecamatan Mojo. Yang pasti sudah tidak ada kendala dalam pemenuhan kebutuhan para pengungsi.

Sementara itu, bahan makanan dan sayuran pemberian para donatur dikumpulkan dan diamankan di Kantor Balai Desa Blimbing. Sedangkan yang memasak untuk kebutuhan sehari hari langsung ibu-ibu para pengungsi dibantu tim dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kediri. (Anto)
06 March 2015
Cek Cok Mulut Berakhir Dengan Penusukan, Pemuda Asal Dusun Sumber Bening Desa Sumberagung Kecamatan Wates Harus Menjalani Perawatan.
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Mohamad Aglis (20) pemuda asal Sumber Bening Desa Sumber Agung Kecamatan Wates kini harus menjalani perawatan usai menjadi korban penusukan temannya sendiri. Peristiwa bermula Kamis sore  ketika  Kenton Eror warga  Desa Paron Kecamatan Ngasem  diminta mengantarkan Korban  yang hendak pergi kerumah temannya di Joho Wates dengan mengendarai sepeda motor sendiri – sendiri.

Sepulang dari rumah teman Korban, ditengah perjalanan, tepatnya di kelurahan Bawang Kota Kediri pelaku berhenti karena terjadi kesalah pahaman, lalu terjadi cek cok mulut hingga kemudian pelaku menusuk Korban menggunakan pisau belati mengenai telinga kiri dan bahu kiri Korban hingga luka robek. Selanjutnya Korban melarikan diri menggunakan sepeda motornya menuju RS Rahma Medika yang lalu dirujuk ke RS Bhayangkara guna mendapatkan perawatan. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih memeriksa saksdi dan korban guna memanggil pelaku untuk dimintai keterangan, jika terbukti melakukan penganiayaan, kenton eror bisa dijerat pasal 351 tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.(Anto)
06 March 2015
Mobilnya Disiram Soda Api, Hingga Catnya Mengelupas, Warga Banaran Kota Kediri Melapor Kepolisi
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Pita Triana (30) Warga Kelurahan Banaran Kota Kediri Melapor Kepolisi, setelah mobil miliknya dirusak orang tak dikenal. Peristiwa bermula saat korban memerakir mobiilnya Toyota Yaris AG 484 VC ditempat kost Kelurahan Semampir. Sekitar pukul 1 dinihari, Korban dibangunkan tetangganya jika mobilnya   telah disiram dengan soda api oleh seseorang. Setelah dicek ternyata benar yang mengakibatkan mobil menjadi rusak pada catnya. Mengetahui hal itu, korban melaporkan kejadian ini ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih mencari tahu pelaku yang melakukan pengrusakan. Apakah ada motif sakit hati atau balas dendam masih dilakukan penyelidikan. Masih kata Anwar, akibat menjadi Korban pengrusakan, Pita menderita kerugian sekitar 8 juta rupiah.(Anto) 
06 March 2015
Dalam Sehari, 2 Sepeda Motor Dibawa Kabur Pencuri Di Jalan Pemuda Kota Kediri.
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Aksi pencurian sepeda motor kian merajalela di Kota Kediri. Tak tanggung-tanggung dalam sehari, 2 sepeda motor melayang dibawa kabur pencuri. Pertama kawanan pencuri berhasil menggasak sepeda motor milik Anis Sukorini (24) warga Kelurahan Ngadirejo saat diparkir di toko pakaian anak little bee jalan pemuda Kota Kediri. Awalnya korban yang merupakan karyawan toko memarkir kendaraannya honda beat AG 4992 BY, selang 2 jam kemudian. Saat korban membuang sampah melihat sepeda motornya sudah tidak ada, akhirnya melapor kepolisi. Selang 3 jam kemudian, aksi kawanan pencuri juga berhasil membawa kabur sepeda motor suzuki  AG 3290 FQ milik Abdul Manan warga desa ploso lor kecamatan plosoklaten didepan Masjid Al-Ikhlas jalan pemuda Kota Kediri. Peristiwa bermula saat korban sekitar pukul 2 siang memarkir sepeda motornya didepan Masjid untuk ditinggal sholat. Selang 1 jam kemudian, saat akan pulang mendapati sepeda motornya sudah tidak berada ditempat semula. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan,  pihaknya sudah melakukan olah TKP dan juga memeriksa saksi dan korban guna proses penyidikan lebih lanjut .(Anto)
05 March 2015
Kalangan DPRD Kota Kediri, Larang Terima Fee
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, KH. Oing Abdul Muid Sohib menyatakan dengan tegas bahwa anggota dewan dilarang keras menerima segala bentuk fee berupa uang atas jasa atas pekerjaan dan jabatan yang disandang. Bahwa wakil rakyat diminta bekerja sesuai amanat dan memperjuangan nasib warga Kota Kediri. Pernyataan ini disampaikan seiring isu jika sejumlah satuan kerja (satker) di Pemerintah Kota Kediri diminta menyerahkan fee kepada wakil rakyat.

Isu jika wakil rakyat menerima fee 5% dari sejumlah satker di Pemerintah Kota tidaklah benar dan minta dibuktikan siapa yang berani mengatasnamakan wakil rakyat. Pihaknya merasa tidak ada kesepakatan antar pimpinan untuk meminta fasiltas tanpa kesepakatan atau perencanaan.

Abdul Muid meminta seluruh anggota wakil rakyat untuk bersatu dan duduk bersama memikirkan nasib warga kota. Banyak kasus seperti kelangkaan beras, naiknya harga BBM dan kualitas pendidikan yang harus diperhatikan. Belum lagi masalah fasilitas umum yang dibutuhkan warga kota harus diperhatikan dan dirawat dengan baik.

Isu fee memang kini menghangat seiring program Pemerintah Kota yang kemarin malam secara resmi membuka Program Pemberdayaan Masyarakat (Prodamas) bertempat di GOR Jayabaya Kota Kediri. Kabag Humas Pemkot Kediri, Apip Permana menegaskan bahwa Prodamas diharapkan mampu berjalan sesuai rencana dan dirasakan semua kalangan di lingkungan. (Anto)
05 March 2015
Pedagang Batu Akik Serbu Kediri
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Momentum demam batuk akik yang banyak digandrungi masyarakat seperti sekarang ini. Mengundang kedatangan sejumlah pedagang batu akik asal luar daerah untuk eksodus ke Kediri. Hampir disepanjang ruas jalan protokol di Kota Kediri, banyak dijumpai pedagang batu akik yang mangkal menggelar barang daganganya. Diketahui keberadaan para pedagang ini berasal dari Boyo lali, Jakarta, Jombang, Bangil bahkan Bali sekali pun.

Menurut keterangan Sugiono alias Bagong Akik penjual batu alam yang biasa mangkal di depan pasar tradisional Setono Betek Kota Kediri, pedagang batu akik asal luar daerah tersebut biasanya datang pada hari libur, khususnya pada hari minggu. Ia juga menambahkan, jika keberadaan pedagang akik di Kota Kediri kian hari semakin banyak jumlahnya. Dulu sebelum batu akik meledak dipasaran, jumlah pedagang batu akik relatif sedikit.

Sugiono kemudian membandingkan, jika sebelumnya pedagang batu akik di Pasar Setono Betek hanya 3 orang, namun untuk sekarang ini, jumlahnya bisa mencapai 10 pedagang lebih.

Sementara itu, diketahui pedagang batu akik asal luar daerah ini memilih berjualan sendiri, terpisah dengan pedagang lainnya. Sugiono mengaku, akhir akhir ini pecinta batu akik di Kota Kediri mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Indikasi ini terlihat dari tingginya daya beli masyarakat terhadap batu akik, hingga meninangkat 3 kali lipat. Dulu batu akik identitik lebih disukai oleh para pria dewasa, tetapi untuk sekarang, batu alam ini lebih diminati oleh segala lapisan usia, bahkan anak SD sekali pun. (Anto)
05 March 2015
Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, Sita Ratusan Narkoba

Radio - Andika - Kediri - Jatim - Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, berhasil menangkap 4 pelaku pengedar narkoba. Mereka bernama Muhammad Alfon Tafsiri, 22 th warga Desa Kwadungan Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri, yang berhasil ditangkap saat berada di Kelurahan Dandangan Kota Kediri. Dari penggeledahan, ditemukan barang bukti sebanyak 100 butir pil double L.

Kemudian, petugas juga menangkap Muhammad Mahendra, 26 th, warga kelurahan Ngadisimo Kota Kediri, yang berhasil diamankan petugas saat berada di pinggir jalan pabrik PT Gudang Garam. Dari tangan Mahendra, petugas menyita barang bukti sebanyak 45 butir pil double L.

Dari hasil pengembangan, petugas kembali menangkap David Junaidi, 30 th, warga Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, yang berhasil ditangkap saat berada di Desa Manukan Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Dari tangan David, petugas menyita barang bukti sebanyak 1108 butir pil double L.

Kemudian, Sugeng Pramono, 23 th, warga Desa Paron Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, berhasil ditangkap saat berada di Pasar Ngadisimo Kota Kediri. Dari tangan Sugeng, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 110.000 butir pil double l.

Sehingga, total barang bukti yang diamankan sebanyak 111.253 butir double L. Kasat Reskoba Polres Kediri Kota AKP Ridwan Sahara mengatakan, pihaknya masih memeriksa semua pelaku, guna pengembangan lebih lanjut. (Anto)

04 March 2015
Distribusi Raskin Belum Mampu Turunkan Haga Beras Di Pasaran
Radio - Andika - Kediri - Jatim - Distribusi beras miskin atau raskin tahun 2015 di Kabupaten Kediri mulai digelar serentak pada hari ini. Beberapa Balai Desa yang kedatangan raskin dari perum bulog, langsung diserbu oleh masyarakat miskin.
 
 
Siti Mardiah salah satu warga mengatakan, seperti di Balai Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, penerima raskin mengambil beras jatah untuk mereka. Masyarakat miskin mengaku senang karena bisa mengurangi beban kebutuhan sehari-hari. Tetapi penyaluran raskin kali ini menurut mereka masih belum mampu menurunkan tingginya harga beras di pasaran.
 
 
Menurut perangkat Desa Banjarejo Waluyo, ada sebanyak 299 Rumah Tangga Sasaran Miskin (RTSM) yang menerima raskin kali ini. Mereka tersebar di empat Dusun , antara lain Paras, Banjarejo, Ratih, dan Kendal Duwur. Jumlah tersebut sama seperti tahun sebelumnya.
 
 
Diakui oleh perangkat desa apabila droping raskin belum mampu menekan tingginya harga beras di pasaran. Tetapi harapannya bisa membantu masyarakat miskin yang mengalami kesulitan pangan.
 
 
Diketahui, sudah tiga pekan terakhir ini harga beras di pasaran naik. Harga beras jenis premium yang semula hanya Rp.8.600,- /kg meningkat menjadi Rp.10.000,-/kg. Kenaikan harga beras ini dipicu oleh banjir di berbagai daerah yang menyebabkan banyak petani gagal panen. (Anto)
Page 51 of 629     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›