Berita - Kediri Hari Ini

25 April 2014
Detik Akhir, Parpol Rame-rame Serahkan Laporan Dana Kampanye
Radio ANDIKA – KEDIRI – JATIM - Sejumlah pengurus partai politik peserta pemilu legislatif (Pileg) 2014 rame-rame mendatangi kantor komisi pemilihan umum daerah (KPUD) Kota Kediri, Jawa Timur. Mereka datang bersama-sama untuk menyerahkan laporan penerimaan dan penggunaan dana kampanyenya.
 
Ada tiga pengurus partai politik yang datang secara bersamaan di injury time yakni, partai persatuan pembangunan (PPP), partai kebangkitan bangsa (PKB) dan partai hati nurani rakyat  (Hanura). Namun, hingga batas akhir waktu penyerahan yang ditentukan kpud pukul 16.00 WIB, partai PKPI tetap belum datang untuk menyerahkan.
 
Pengurus PPP Kota Kediri Huda mengaku, terpaksa menyerahkan laporan dana kampanyenya pada detik-detik batas waktu terakhir, karena sebelumnya masih sibuk dalam pemilu legislatif (Pileg).
 
“Kemarin masih sibuk ngurusi Pileg. Sehingga penyusunan laporan dana kampanye baru bisa dilakukan sekarang,” ujar Huda, Kamis (24/4/2014). Huda membantah, jika penyusunan laporan dana kampanye PPP bukan karena persoalan internal yang akhir-akhir ini melanda partai berlambang kakbah itu.
 
Sementara itu, anggota Komisioner KPUD Kota Kediri Masrukin menyatakan, dari 12 partai politik peserta pemilu, hanya partai PKPI yang belum menyerahkan laporan dana kampanye. KPUD sudah membuatkan surat catatan mengenai keterlambatan penyerahan laporan dana kampanye pkpi untuk selanjutnya akan dilaporkan ke KPU Provinsi Jawa Timur.
 
“Bagi partai politik yang tidak menyerahkan laporan dana kampanye atau terlambat menyerahkan ke KPUD Kota Kediri,  caleg dari partai tersebut akan dijatuhi sanksi. Yaitu, pabila terpilih, kelak tidak akan dilantik. Namun, keputusan pemberian sanksi itu merupakan kewenangan dari KPU Provinsi Jatim,” ujar Masrukin.
 
Sebelumnya KPUD Kota Kediri sudah mengirimkan surat ultimatum kepada seluruh partai politik peserta pemilu agar segera menyerahkan laporan dana kampanyenya ke KPUD paling lamban tanggal 24 April 2014 pukul 16.00 WIB. Tetapi nampaknya, kesadaran dari para parpol minim, hingga penyerahan laporan dana kampanye dilakukan pada saat-saat akhir batas waktu.(Beritajatim.com)
25 April 2014
Satpol PP Kota Kediri Razia Gelandangan Dan Pengemis
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena sering kali mengamuk dan melakukan pengerusakan taman kota, Satuan Polisi Pamong Praja Jum,at (25/4) Siang menggelar razia Gepeng. Razia ini ditujukan di pusat keramaian dan perbelanjaan. Sejumlah gelandangan  dan pengemis yang ke dapatan mangkal ditrotoar jalan digaruk diangkut dinaikan ke mobil petugas.Dalam penertiban tersebut, petugas Sat Pol PP sedikit mengalami kendala, mengingat tidak semua Gepeng yang dibawah bersedia untuk dibawah. Meraka yang menolak diangkut ke mobil petugas sempat meronta, memberikan perlawanan. Selanjutnya mereka yang terjaring ini dibawah ke kantor Dinasi Sosial untuk dilakukan pendataan sekaligus pembinaan.Dari situ diketahui jika, mereka yang terjaring berjumlah 13 orang.

Dikatakan Kepala Sat Pol PP kota kediri Ali Muklis , sebelmnya ia telah mendapat pengaduan dari DTRKP jika, ada orang gila yang kerap kali mengamuk melakukan pengerusakan taman kota. Pengaduan ini kemudian ditindak lanjuti, Satpol PP untuk merazia keberadaan Gelandangan dan Pengemis. Ali mengaku sebelumnya razia ini memang  sudah ia rencanakan bersama Dinsosnaker," yang terjaring hari ini ada 13 orang. Sebenarnya tadi masih banyak, namun karena truck tidak mencukupi, sore kita lanjut lagi." Ujar Ali. Dari mereka yang terjaring Razia, petugas Satuan Polisi Pamong Praja tidak menemukan 2 orang gila yang diindikasi sebagai pelaku yang kerap kali melakukan pengeruskan. Menurutnya dua orang gila tersebut, biasanya terlihat tiduran di taman. namun saat dirazia ternyata tidak terlihat.       
25 April 2014
Puluhan guru SD dan SMP se-kabupaten kediri berunjuk rasa menuntut diangkat menjadi PNS di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Diawali dengan long march dari monumen simpang lima, gumul kabupaten kediri , sebanyak 40 guru sd dan smp se-kabupaten kediri mendatangi kantor dinas pendidikan setempat . puluhan guru yang mengaku , mewakili ratusan teman sesama pendidik itu berunjuk rasa menuntut diangkat menjadi pegawai negeri sipil , pns . guru membawa berbagai poster berisi tuntuan mereka diangkat menjadi pns , karena sudah dinyatakan lolos selesai honorer daerah , honda , kategori dua , k-2 . tetapi mereka malah dipersulit oleh dinas pendirikan menjadi aratur pemerintah , dengan alasan terkendala berkas administrasi.

isak tangis guru pecah , saat guru yang lain berorasi dan membacakan puisi tentang tentang nasib sulit para guru tidak tetap , gtt , yang harus mengorbankan kepentingan pribadi untuk mencerdaskan anak bangsa . dimana , upah yang mereka sangat tidak layak . dengan kejelasan status sebagai pns , para guru berjanji dapat bekerja lebih optimal demi kemajuan pendidikan .

koordinator aksi atmono mengatakan , berbagai proses tes menjadi honda k-2 sudah dilalui , bahkan sebanyak tiga kali , dan dimumkan pada uji publik , namun tidak kunjung diberkas , sehingga tidak dapat diangkat menjadi pns.

koordinator guru kemudian ditemui kepala dinas pendidikan pemuda dan olahraga kabupaten kediri joko pitojo dan dua orang dari ketenagaan badan kepegawaian daerah . akan tetapi , dalam dialog , tuntutan para guru ditolak . sehingga mereka memilih meninggalkan forum dan pergi menuju kantor bkd yang ada di kantor pemerintah kabupaten kediri .
25 April 2014
Pendekar Silat Tawuran Dengan Warga
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Perkelahian antar sekelompok SH terate dari desa surat kecamata mojo dengan warga masyarakat dusun jabang desa sidomulyokecamatan semen kabupaten Kediri. Aksi tawuran tersebut bermula, sekelompok SH terate usai melakukan pertemuan dengan gabungan aksi silat muslim Indonesia di desa surat kecamatan mojo. Saat pulang, sekelompok SH terate melakukan pengrusakan dengan melempar batu dan memakai bamboo pada beberapa warung di desa jabang. Aksi tersebut, mendapat balasan dari warga desa sidomulyo kecamatan semen, hingga terjadilah aksi tawuran. Aksi tawuran. Langsung dibubarkan pihak kepolisian.

Ksubag Humas Polres Kediri KOta AKP siswandi mengatakan, pihaknya telah mengamankan 5 sepeda motor dipolres kediri kota sebagai barang bukti. pihaknya,juga telah melakukan koordinasi dengan SH terate dan sejumlah warga.
25 April 2014
Kerangka Manusia Ditemukan Dilahan Tebu Desa Dawuhan Papar
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polsek papar, telah menemukan kerangka manusia di lahan tebu dusun kregan desa dawuhan kecamatan papar kabupaten Kediri. Penemuan kerangka manusia tersebut, pertama kali ditemukan oleh robanah pulang dari sawah berjalan di tepi lahan tebu milik jumadi warga desa padangan kecamatan kayen kidul yang menjumpai kerangka manusia di lahan tebu tersebut. Kemudian, robanah melapor ke perangkat desa. Kerangka manusia yang masih utuh tersebut, mempunyai ciri cirri tinggi 157 centimeter rambut beruban, dan disamping kerangka ditemukan celana pendek jeans dan kaos warna putih. Sedangkan untuk jenis kelamin masih belum diketahui. Saat ini kasusnya masih ditangani polsek papar.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas penemuan kerangka manusia tersebut. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya, diharapkan untuk segera melapor ke Polsek papar. 
24 April 2014
Penggerebekan Arena Judi Ceki di Kediri Diwarnai Duel
Radio ANDIKA - KEDIRI - JATIM- Penggerebekan arena judi ceki di Kediri, Jawa Timur diwarnai aksi duel. Seorang penjudi terlibat adu jotos dengan aparat kepolisian yang melakukan penangkapan.

Meski sempat melawan dengan bekal senjata tajam berupa pisau, namun Mohammad Rozak Purwanto (40) akhirnya berhasil dibekuk. Pria asal Desa Srengat, Kabupaten Blitar itu dipaksa menyerah, dalam keadaan babak belur karena terkena luka pukul.

Rozal, begitu sapaannya kini harus meringkuk di balik jeruji penjara Polsek Ngancar. Polisi mengamankan barang bukti berupa, satu buah bola kecil, satu buah lampu minyak dan uang tunai Rp 1.167.500.

Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurtjahjo mengatakan, penggrebegan arena judi itu bermula dari laporan masyarakat jik di lokasi pertunjukkan wayang kulit di Lapangan Sumberlumbu Desa Margourip, Kecamatan Ngancar terdapat arena judi ceki.

Polisi kemudian mendatangi lokasi. Ternyata benar, petugas melihat sekelompok orang tengah bermain judi. Namun, saat dilakukan penyergapan, pelaku sempat melakukan perlawanan dan terjadi perkelahian dengan anggota polisi.

Meski duel sempat berlangsung sengit, apalagi pelaku membawa  pisau yang berbentuk senjata FN lengkap dengan hoster dan kopelrimnya, akhirnya pelaku berhasil dilumpuhkan. Pelaku yang mengalami luka langsung diamankan dan menjalani perawatan di Puskesmas Wates.

"Petugas berhasil melumpuhkan pelaku yang sempat melakukan perlawanan dengan senjata tajam. Saat ini pelaku masih menjalani perawat dan dalam pengawasan petugas kepolisian," ujar AKP Budi Nurtjahjo, Kamis (24/4/2014).

Masih kata Budi, pihaknya juga sudah mengamankan barang bukti judi ceki, satu buah bola kecil, satu buah lampu minyak dan uang tunai 1.167.500. Sementara itu, akibat perbuatannya, pelaku bisa dijerat pasal 303 KUHP tentang perjudian, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. [Beritajatim.com)
24 April 2014
Razia Penambang Pasir mekanik Bocor, Hanya Amakan 10 Mesin Mekanik
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Petugas gabungan dari satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur, Satpol PP Kabupaten Kediri, kepolisian dari sektor Ngadiluwih serta TNI-AD melakukan razia penambang pasir liar di sungai bratas wilayah Kecamatan Ngadiluwih.

Petugas berhasil menyita 10 unit mesin penyedot pasir, yang sudah ditinggalkan oleh penambangnya “Operasi penambang pasir liar ini untuk melindungi Sungai Brantas dari eksploitasi pasir yang dapat merusak lingkungan. Sebab, meski sudah berulang kali dirazia, tetapi penambang pasir liar masih marak,” ujar Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Trantib) Satpol PP Kabupaten Kediri Siswo Haryono, Kamis (24/4/2014)

Dalam razai tersebut, sebanyak 10 unit mesin penyedot pasir ditemukan di galangan penambangan di Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih. Namun, karena lokasinya di tebing curam, dengan kedalaman lebih dari 5 meter, petugas menggunakan sebuah mesin katrol besar berupa oto derek, untuk mengangkat mesin disel

Mesin disel yang berhasil dinaikkan ke bantaran sungai, kemudian dilepaskan dari rangkaiannya oleh petugas bagian mekanik. Mesin-mesin itu selanjutnya akan dibawa ke gudang satpol pp kabupaten kediri untuk diamankan sebagai barang bukti

Razia penambang pasir liar hari ini dilakukan pada lima titik lokasi penambangan di Kabupaten Kediri. Razia ditengarai telah terendus penambang, sehingga tidak ada satupun yang berhasil diringkus

Sementara itu, pihak Satpol PPberjanji akan terus menggelar razia hingga kawasan sungai brantas benar-benar bersih dari aksi penambangan pasir tak berijin.
24 April 2014
Membeli Tumang, terjatuh Dan meninggal Dunia
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim -  Imam safii warga dusun bolodewo desa wonorejo kecamatan wates kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia. Saat itu, imam sedang membeli tumang di toko suharni di desa pojok kecamatan wates kabupaten Kediri. Namun, saat imam mengangkat tumang, ke atas sepeda motor, imam tiba tiba terjatuh. Warga yang mengetahui lantas memberikan pertolongan, namun imam telah meninggal dunia.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo mengatakan, diduga kematian Imam dikarenakan sakit. Tidak ada tanda tanda penganiayaanpada tubuh Imam. Kini jenazah Imam telah diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan.
 
24 April 2014
Nenek Pikun Meninggal Dunia Di Sungai
Radio ANDIKA - Kediri - jatim -  Penemuan mayat. Mirah rosanti, warga desa merjoyo kecamatan purwoasri kabupaten Kediri, ditemukan meninggal dunia di sungai kanal tengah desa merjoyo kecamatan purwoasri kabupaten Kediri. Menurut keterangan pihak keluarga, mirahmenderita sakit pikun dan suka berjalan tanpa tujuan. Setelah diadakan pemeriksaan, tidak ada tanda tanda penganiayaan pada tubuh mirah

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurcahyo mengatakan, saat ini jenazah Mirah setelah dilakukan otopsi, diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Diduga, meninggalnya Mirah karena pikun dan tidak bisa pulang, dan terjebur di sungai. 
24 April 2014
Pelaku Perjudian Duel dengan Polisi
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polres Kediri, manangkap pelaku perjudian. Muhammad Rozak Purwanto warga Desa Srengat kecamatan Srengat kabupaten blitar, ditangkap polisi karena terbukti menjadi pelaku perjudian cap ji kie, yang dilakukan di lokasi wayang kulit di lapangan sumber lumbu Desa margourip kecamatan ngancar. Namun, saat akan dilakukan penangkapan, Muhammad rozak sempat melakuka perlawanan dan berkelahi dengan pihak kepolisian, dengan mengeluarkan sebuah pisau berbentuk senjata FN lengkap dengan hoster dan kopelrimnya. Namun, petugas, telah sigap dan berhasil meringkus rozak. Dari tangan rozak, petugas menyita barang bukti sebuah kotak cap jie kie, 1 buah bola kecil, 1 buah lampu minyak, dan uang tunai 1 juta 167 ribu.

Kasubag Humas Polres Kediri AKP Budi nurcahyo mengatakan,pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk tidak bermain judi dalam bentuk apapun. Kini, petugas masih terus melakukan pemeriksaaqn terhadap Rozak gua proses hukum lebih lanjut. Rozak, akan dikenakan Pasal 303 tentang perjudian, dfengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara.
Page 51 of 527     ‹ First  < 49 50 51 52 53 >  Last ›

Radio Online

Live Streaming :
Radio 1
Radio 2
Radio 3

Acara Hari Ini

 

05:30 Dzikir Pagi
05:30 Indonesia Gemilang
08:00 Citra Andika 
11:00 Indonesia Gemilang

13:00 Simpang Siur
15:00 
Indonesia Gemilang

18:00 Ekspresi Musik Indonsia
21:00 Senandung Rindu 

24:00 Senandung Malam

 

SMS XL (real size)