Berita- Info ANDIKA

16 November 2015
Polre Kediri melauncing Program Brigadir Kampung Inggris
Radio ANDIKA  - Kediri - Jatim -  Untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan para pelajar yang belajar bahasa Inggris di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Polres Kediri melaunching Program Brigadir Kampung Inggris.
Program Brigadir kampung Inggris ini dilaunching langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Anton Setiadji, Senin siang.

Kapolres Kediri AKBP Ahmad Yusef Gunawan mengatakan, Program itu diluncurkan agar para pelajar yang mengenyam pendidikan di kampung Inggris merasa aman dan nyaman. Untuk memberikan kenyamanan, para Brigadir kampung Inggris, selain mendirikan pos untuk mengamankan 110 lembaga pendidikan dengan mencakup 11 RW.

Dalam menjalankan patroli, para anggota kepolisian yang jumlahnya 22 anggota menaiki sepeda pancal dan kendaraan roda dua untuk memudahkan patroli dengan masuk ke gang-gang yang sempit di Kampung inggris. Untuk itu, Kapolres berharap, Program Brigadir Kampung Inggris bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan kenyamanan dan menjadi icon kabupaten kediri.

Sementara itu Kapolda Jatim Irjen Pol. Anton Setiadji mengaku sangat mengapresiasi adanya Brigadir Kampung Inggris. Sebab, di dunia, hanya ada satu-satunya Brigadir Inggris dari Polres Kediri di Kampung inggris kecamatan pare, kabupaten Kediri.(atc)
 
16 November 2015
Rumah Dalam Keadaan Kosong Menjemput Anak, Dibobol Maling Rugi Puluhan Juta.

Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pembobolan rumah kosong di Jalan Cendana Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Kejadian bermula, saat Sulikan warga Jalan Cendana Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong, untuk pergi menjemput anaknya di lapangan Kelurahan Bawang Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Ketika Sulikan kembali mendapati pintu depan rumahnya sebelah selatan dalam keadaan rusak, setelah dicek kedalam rumah barang berupa 1 buah Laptop,1 buah Camera LSR
merk Canon, 5 buah jam tangan dan uang tunai Rp. 26.000.000 sudah tidak berada ditempat / hilang.

Kemudian kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pesantren guna proses lebih lanjut. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskan menghimbau pada masyarakat, agar tidak meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong, dengan barang berharga didalamnya.(atc)

15 November 2015
Tertipu Cek Ratusan Juta, Warga Malang Lapor Polisi.
Karena menjadi korban penipuan cek kosong, Efendi Sancaya warga Jalan Selorejo Kecamatan Lowokwaru Kabupaten Malang, melapor ke polisi. Kejadian itu bermula, saat pada akhir bulan Mei 2015 Yohanes Wenas warga Kelurahan Burengan Kecamatan Pesantren Kota Kediri, membeli barang alat bangunan di CV. Waru Agung Kecamatan Blimbing Kota Malang milik Efendi, dengan menggunakan cek.
 
Yohanes membeli beberapa kebutuhan bangunan, dan alat-alat bangunan, dengan total senilai Rp.172 juta lebih. Namun, saat Efendi hendak mencairkan cek tersebut di salah satu Bank di Jalan Brawijaya Kota Kediri, ternyata cek tersebut mendapat penolakan dari pihak Bank, atau cek kosong.
 
Kejadian itu, kemudian, dilaporkan pada pihak kepolisian. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, piha kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(atc)
15 November 2015
Ribuan Lansia Ikut Senam Kesehatan.
Ribuan lansia di kota kediri mengikuti senam kreasi perwosi yang menampilkan kreasi gerakan senam dan dipadu dengan lagu-lagu khas daerah. Senam tersebut memiliki keistimewaan tersendiri yaitu, selain bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan juga dapat menunda kepikunan.
 
Gerakan senam kreasi persatuan wanita olahraga seluruh indonesia, (Perwosi), yang diikuti oleh ribuan ibu-ibu lanjut usia atau lansia di depan Balai Kota Kediri. Senam itu memadukan kreasi gerakan tubuh yang mengikuti irama musik.
 
Peserta senam dari kalangan lansia dengan mudah mengikuti gerakan senam karena ritmenya yang lebih lambat. Sementara gerakan senam dipandu oleh seorang instruktur. Musik yang mengiringi senam berasal dari lagu-lagu khas daerah seperti, rek ayo rek, tanjung perak tepi laut dan semanggi Surabaya.
 
Senam perwosi, selain bisa menyehatkan badan juga sebagai terapi kesehatan. Sedangkan keistimewaan dari senam itu adalah dapat memperlambat kepikunan. Menurut ketua perwosi jawa timur Fatma Saifullah Yusuf, senam perwosi dari mengingatkan para orang tua di usia menjelang lansia, dimana kesehatan tubuh sangatlah penting.
 
Sementara itu, ferry silviana , ketua perwosi kota kediri mengatakan, senam perwosi menjadi agenda rutin bagi lansia. Senam perwosi dilaksanakan setiap hari minggu pada acara car free day di pusat perbelanjaan jalan doho Kota Kediri. Senam tersebut menjadi favorit bagi kaum lansia diatas usia 50 tahun.(atc)
13 November 2015
Bawa Ribuan Narkoba, Ditangkap Polisi.

Satuan Reskoba Polres Kediri Kota, berhasil menangkap seorang bandar narkoba dari wilayah Kota Kediri. Pelaku bernama Nur Rohman warga Kelurahan Betet Kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Penangkapan terhadap Nur Rohman bermula, atas laporan dari masyarakat yang resah dengan banyaknya peredaran narkoba diwilayah Kelurahan Betet.

Kemudian, polisi menindaklanjuti laporan tersebut, dengan melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi berhasil menangkap Nur Rohman dirumahnya. Selain menangkap Nur Rohman, polisi juga menyita barang bukti sebanyak 1980 butir nakoba jenis double L dan sebuah Hp.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih memeriksa Nur Rohman, guna pengembangan lebih lanjut, untuk menangkap pelaku lainnya.(atc)

13 November 2015
Disetubuhi Hingga Hamil, Lapor Polisi.

Karena tidak mempunyai etikat baik, tidak menikahi pasangan dibawah umurnya hingga hamil diluar nikah, Eko Suprihatin warga Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri, harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Kejadian itu bermula, saat Eko mengirimkan sms kepada Korban berinisial SWT warga Kabupaten Kediri, untuk diajak ketemuan, pada Bulan Februari lalu.

Selanjutnya Eko datang kerumah SWT. Setelah bertemu, SWT kemudian diajak keluar dari rumah menuju ke tempat kos di Kelurahan Kaliombo Kota Kediri.

Sesampai di tempat kos, SWT diajak melakukan hubungan layaknya suami istri dengan janji apabila terjadi sesuatu (hamil) akan dinikahi. Namun ternyata setelah melakukan hubungan badan berkali-kali, hingga SWT hamil dan melahirkan seorang anak, Eko
tidak mempunyai etikat untuk menikahi.

Karena orang tua yang tidak terima dengan perbuatan Eko, kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(atc)

12 November 2015
HARMAS Menang Telak Dalam Pilkada 9 Desember Mendatang

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Menjelang Pilkada Kabupaten Kediri, Lingkaran Surve Indonesia (LSI) mengumumkan hasil surve Pilkada Kabupaten Kediri. Hasil survey menerangkan, pasangan Ari Purnomo Adi -Arifin Tafsir (AA) kalah telak dari pasangan Haryanti- Masykuri (HarMas).

Dari hasil surve dengan menggunakan metode samping multistage random samping dengan jumlah responden 440, pasangan AA hanya mendapatkan 18,6 persen. Peneliti Utama LSI Ardian Sopa mengatakan, hasil surve untuk AA jauh tertinggal dari pasangan HarMas yang mendapatkan hasil survei mencapai 69,5 Persen.

Dari hasil Surve yang dilakukan pada 29 Oktober hingga 4 Oktober, Incumbent masih sangat mendominasi, dan masih tangguh, masih kuat dan sulit dikalahkan oleh pasangan AA, selisih 50 persen lebih.

Ardian Sopa menjelaskan yang membuat Incumbent  ini mendominasi angka dalam surve yang dilakukan LSI ada beberapa item. Di antaranya tingkat pengenalan calon, dan tingkat kesukaan pada calon bupati. Dalam hasil surve, tingkat pengenalan calon dari Calon Bupati Haryanti sangat tinggi mencapai 95,4 persen.

Sementara calon bupati Ari Purnomo Adi hanya 35 persen. Tingkat kesukaan masyarakat pada Haryanti juga sangat tinggi, yakni 85 persen, sementara pada Ari hanya 34 persen.

Tidak hanya itu, tingginya perolehan dari hasil surve tersebut karena tingkat Kepuasan kinerja Incumbent 79,6 persen, hanya 15 persen saja kurang puas dengan kinerjanya. Tingkat menginginkan Haryanti kembali memimpin 73 persen, tidak menginginkan hanya 13.9 persen. Sementara dari hasil surve yang dilakukan LSI dalam Pilkada Kabupaten Kediri memiliki margin error kurang lebih 4.8 persen.(atc) 

12 November 2015
Bandar Dadu Mojoroto, Ditangkap Polisi.

Menindaklanjuti keresahan masyarakat, jika di tempat bilyar di Kelurahan Bujel Kecamatan Mojoroto, ada perjudian dadu. Kemudian, polisi melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Budi Utomo warga setempat.

Selain menangkap Budi, polisi juga menyita barang bukti berupa 2 batok kelapa, 2 tatakan, 3 dadu, 1 papan triplek dan uang tunai Rp 200.000.

Dari hasil penggerebekan, hanya Budi yang berhasil diamankan, dan 3 orang pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Budi, Untuk saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihak kepolisian masih mengejar pelaku yang masih melarikan diri. Pelaku, alan dikenakan Pasal 303 tentang perjudian.(atc)

12 November 2015
Dijambret, Warga Gurah Kehilangan Laptop.

Inang Okta Setyawati warga Kecamatan Gurah kabupaten Kediri, melapor ke polisi setelah menjadi korban penjambretan.

Peristiwa penjambretan itu bermula, saat Inang hendak masuk kerja di PT. Gudang Garam unit IX di Jalan Mataram timur Kelurahan Semampir Kota Kediri.

Tiba-tiba dari arah belakang
ada seseorang tidak dikenal mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna hitam tanpa dilengkapi plat nomor langsung menarik tas warna hitam milik Inang yang diletakkan dibawah stir sepeda motor dan berisikan satu unit laptop Acer 14 inc warna biru muda, dompet warna hitam berisi surat-surat pentng.

Kemudian, Inang berusaha mempertahankan namun tidak berhasil dan pelaku langsung melarikan diri ke arah barat. Atas kejadian tersebut Inang mengalami kerugian senilai total Rp 4.500.000,- dan melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar menghimbau pada pengguna kendaraan, tidak membawa barang berharga yang terlihat oleh pelaku kejahatan.(atc)

11 November 2015
Ibu Rumah Tangga Dilaporkan Ke Polisi, Karena Gadaikan BPKB Sepeda Motor.

Karena diduga telah menggadaikan BPKB sepeda motor, Susi Susanti seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Singonegaran Kecamatan Pesantren Kota Kediri, dilaporkan kw polisi.

Kejadian bermula, saat Pandu Ardana Hariyono warga Kelurahan Ngadirejo Kota Kediri, menyerahkan BPKB miliknya pada Susi, untuk keperluan digadaikan, sebesar Rp. 2  juta untuk biaya konser band.

Namun, saat selesai konser Band, Pandu bermaksud untuk langsung menebus BPKB tersebut. Ternyata, BPKB tersebut telah berpindah pada orang lain, dan dengan nominal uang yang lebih besar.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan beberapa saksi.(atc)

Page 554 of 757     ‹ First  < 552 553 554 555 556 >  Last ›