Berita- Info ANDIKA

15 April 2010

ANDIKA FM, Kediri - Petugas Polresta Kediri, masih mencari identitas mayat perempuan tua, yang tergeletak di dalam gardu listrik di Kelurahan Pocanan Kecamatan Kota Kediri.

 

Mayat tanpa identitas tersebut, pertama kali diketahui Subani, tukang becak warga Desa Sonorejo Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Pagi itu, Subani sedianya buang air kecil di sekitar gardu listrik. Namun, Subani terkejut melihat seorang perempuan yang tergeletak di dalam gardu. Subani berusaha membangunkannya, tetapi ternyata perempuan itu sudah meninggal dunia. Setelah memberitahu warga, Subani lalu melaporkannya ke Markas Polresta Kediri. Petugas yang mendapat laporan, langsung melakukan olah TKP dan membawa mayat tersebut ke rumah sakit guna kepentingan otopsi.

 

Dari hasil pemeriksaan sementara tim medis, tidak ditemukan adanya tanda tanda penganiayaan pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal dunia karena sakit. Sementara itu, mayat perempuan tersebut bercirikan usia diperkirakan 75 tahun, kulit sawo matang, badan kurus, rambut panjang beruban dan memakai kaos warna hitam. Petugas menghimbau pada masyarakat, apabila ada anggota keluarga yang hilang, bisa melapor ke Polresta Kediri.(Anto Kristian)

15 April 2010

 ANDIKA FM, Trenggalek - Petugas Polres Trenggalek, mengamankan Suryanto penjual minuman keras tanpa ijin, yang disinyalir menjadi pemicu tindak kriminal di masyarakat.

 

Suryanto, warga Desa Pucanganak Kecamatan Tugu Kabupaten Trenggalek, diamankan petugas karena terbukti menjual minuman keras tanpa ijin. Penangkapan Suryanto berdasar laporan dari masyarakat yang resah dengan adanya penjualan minuman keras. Dari kios milik Suryanto, petugas menyita barang bukti berupa 2 botol miras keras merk anggur orang tua, 5 botol Vodka, 7 botol Whisky. Bersama barang bukti, Suryanto kemudian dibawa ke markas Polres Trenggalek.

 

Dari hasil pemeriksaan petugas, Suryanto nekat menjual minuman keras, dengan alasan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Setelah dilakukan pemeriksaan Suryanto dilepas kembali dan hanya dikenakan hukuman wajib lapor. Petugas menghimbau, agar pemilik warung dan kios, tidak menjual minuman keras, karena melanggar hukum.(Anto Kristian)   

15 April 2010

ANDIKA FM, Blitar - Petugas Polres Blitar, berhasil mengamankan pengedar narkoba warga Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar yang sudah lama menjadi target operasi.

 

Pengedar narkoba yang sudah lama dincar petugas tersebut yakni Ali Sodiq, warga Desa Karanggayam Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar. Tersangka diamankan berdasar laporan masyarakat yang resah dengan adanya peredaran narkoba di desa mereka. Petugas, lantas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Ali meski sempat berusaha kabur. Dari tangan Ali, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 41 butir pil jenis Lexotan, 65 butir Double L dan satu buah bungkus rokok tempat menyimpan narkoba.

 

Selanjutnya, bersama barang bukti, Ali dibawa ke markas Polres Blitar guna proses hukum lebih lanjut. Saat ini, petugas terus melakukan pengembangan penyidikan, guna menangkap bandar yang memasok narkoba pada Ali.(Anto Kristian)

14 April 2010
Tebing di Kawasan Jugo Mojo  Longsor

ANDIKA FM, Kediri - Akibat diguyur hujan deras, tebing setinggi 30 meter di Dusun Ampel Gading Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri mengalami  longsor.

 

Longsor terjadi di Dusun Ampel Gading Desa Jugo Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri setelah hujan lebat turun selama hampir 7 jam. Tebing yang longsor mencapai 15 meter dengan material tanah bercampur batu menutup badan jalan selebar 3 meter. Suparman Sekretaris Desa Jugo Kecamatan Mojo mengatakan, akibat longsoran  tersebut, akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo tertutup. Terutama kendaraan roda 4, terpaksa harus memutar sekitar 5 kilometer. Untuk membersihkan material tanah dan batu yang longsor, warga masyarakat dengan dibantu aparat TNI dan staf Dinas PU Kabupaten Kediri bekerja bakti, meski dilakukan secara manual. Karena alat berat yang didatangkan, sampai Rabu siang belum bisa  dioperasikan, sebab belum adanya operator. Selain mengakibatkan tertutupnya akses jalan ke kawasan wisata Air Terjun Dolo, longsor juga mengancam keselamatan 16 KK yang tinggal di atas tebing.

 

Pemerintah Desa setempat mengaku telah memberikan himbauan agar mereka bersedia mengungsi, apabila setiap saat hujan kembali turun. Namun himbauan itu ditolak warga dan memilih bertahan di rumahnya masing masing. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kediri secepatnya membangun penguat tebing yang rawan longsor, agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(Diki Pramana)

14 April 2010
KPUD Lakukan Sosialisasi Pada Pemilih Pemula

 ANDIKA FM, Kediri - Mendekati Pemilukada, KPUD Kabupaten Kediri mulai melakukan sosialisasi pada pemilih pemula terutama pemilih usia SMA.

 

Mulai 12 hingga 23 April, KPUD Kabupaten Kediri melakukan sosialisasi ke sekolah sekolah tingkat SMA di semua wilayah Kabupaten Kediri. Rabu pagi, tim sosialisasi dari KPUD melakukan sosialisasi di 2 sekolah, yakni SMA Negeri 1 Kras, dan SMA Negeri 1 Mojo. Diharapkan, sosialisasi tersebut, dapat memberikan pengertian pada pemilih pemula, untuk menyalurkan pilihannya. Agus Edi Winarto, Ketua KPUD Kabupaten Kediri mengatakan, dengan membawa alat peraga berupa contoh surat suara, dan tata cara pencoblosan, para pemilih pemula tidak lagi kebingungan saat berada dalam bilik suara.

 

Agus Edi Winarto menambahkan, rencananya, Kamis pagi, KPUD Kabupaten Kediri akan melakukan sosialisasi ke SMA Negeri 1 Ngadiluwih, dan SMA Negeri 1 Papar. Selain itu, KPUD juga akan mensosialisasikan tata cara penciclosan pada masyarakat umum di wilayah Kecamatan Plosoklaten, Puncu, Purwoasri, Wates, dan Kecamatan Pare.(Anto Kristian)

14 April 2010
Rebutan Lahan, Warga dan Pekerja Perkebunan Nyaris Bentrok

ANDIKA FM, Kediri - Ratusan warga Desa Sempu Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri Rabu pagi melakukan sweping terhadap pekerja perkebunan PT Sumber Sari Petung (SSP).

 

Aksi yang dilakukan dengan latar belakang rebutan lahan ini nyaris ricuh. Warga mendatangi sekitar 100 pekerja perkebunan yang tengah mengerjakan lahan. Dengan membawa sejumlah alat perkebunan, seperti sabit dan cangkul warga berusaha mengusir pekerja yang dianggap illegal. Bentrokan nyaris terjadi karena pekerja juga berusaha mempertahankan aktivitasnya. Beruntung, sekitar 200 personil kepolisian yang diterjunkan berhasil menenangkan kedua belah pihak dan membubarkannya. Sugianto, Kepala Desa Sempu mengatakan, aksi warga ini dilatarbelakangi kekecewaan atas sikap Perkebunan PT SSP yang secara sepihak menyewakan lahan perkebunan.

 

Warga menganggap tindakan tersebut menyalahi aturan, karena berdasarkan keputusan pengadilan, lahan tersebut belum memiliki Hak Guna Usaha secara tetap. Sugianto menambahkan, aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang dianggap membiarkan tindakan PT SSP. (Anto Kristian)

14 April 2010
Budi Siswantoro : Peresmian GOR Menunggu Persetujuan Walikota

ANDIKA FM, Kediri - Peresmian Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya di Kelurahan Banjarmlati masih menunggu persetujuan dari Walikota Samsul Ashar.

 

Asisten Sekretaris Daerah Kota Kediri Bidang Pembangunan Budi Siswantoro menuturkan, secara fisik bangunan GOR Jayabaya sudah siap dan tinggal dioperasikan. Hanya saja untuk persemian awal, pihaknya masih menunggu persetujuan dan petunjuk Walikota Samsul Ashar. Selain itu, juga mencari waktu yang tepat. Budi mengakui, peresmian GOR Jayabaya molor dari jadwal yang ditentukan. Tetapi menurutnya, kemoloran ini dikarenakan alasan teknis, seperti pembahasan nama gelanggang dan penyelesaian akses jalan yang berhubungan dengan tanah warga yang kini tinggal di luar pulau. Budi Siswantoro mengatakan, jika sudah ditetapkan waktunya, GOR Jayabaya akan segera diresmikan.

 

Budi Siswantoro menambahkan, nantinya pengelolaan GOR Jayabaya diserahkan pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Diharapkan keberadaan GOR bisa menambah pemasukan Pendapatan Asli daerah ( PAD) Kota Kediri. (Hadi Kusuma)

14 April 2010
Dewan Pendidikan Himbau Sekolah Membuat RAPBS

ANDIKA FM, Kediri - Dewan Pendidikan Kota Kediri menghimbau pihak sekolah terutama yang berstatus RSBI, untuk membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS), guna mengetahui rincian kebutuhan.

 

Ketua Dewan Pendidikan Kota Kediri Mustain Abbas menuturkan, keputusan lembaga sekolah menarik biaya dalam Penerimaan Siswa Baru (PSB) terutama untuk sekolah RSBI, disebabkan karena sekolah tidak punya rincian kebutuhan. Bahkan kerapkali tarikan itu ditentukan jumlahnya sehingga memberatkan siswa. Untuk PSB tahun ini, diharapkan setiap sekolah bisa membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Dengan adanya rincian kebutuhan, bisa diperoleh presentase anggaran pemenuhannya, baik dari tingkat pusat maupun daerah, serta berapa biaya yang harus ditarik dari siswa. Kata Mustain Abbas, rincian kebutuhan sekolah, juga harus diumumkan ke publik sehingga orang tua maupun siswa bisa memperkirakan kemampuannya.

 

Mustain Abbas menambahkan, selama ini, lembaga sekolah memang sudah membuat Rencana Angaran, Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS). Tetapi hanya disampaikan ke Dinas Pendidikan dan tidak pernah diumumkan secara terbuka pada publik. (Hadi Kusuma)

Page 750 of 750     ‹ First  < 748 749 750