Berita- Info ANDIKA

28 July 2015
Calon bupati dan wakil bupati Kediri, Haryanti sutrisno dan Maskyuri (Harmas), selasa siang mendaftarkan diri ke kantor KPUD Kabupaten Kediri, sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, pe Radio Andika - Kediri - Jatim - Calon bupati dan wakil bupati Kediri, Haryanti sutrisno dan Maskyuri (Harmas), selasa siang mendaftarkan diri ke kantor KPUD Kabupaten Kediri, sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri, periode 2015-2020.

Pasangan Harmas, datang ke KPUD Kabupaten Kediri, dengan diantar para pendukungnya, dengan menumpang andong dan puluhan becak. Harmas, didukung sebanyak 6 partai politik. Yakni, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Demokrat, Partai Golkar, PPP dan partai Bulan Bintang (PBB).

Setelah melakukan pendaftaran, semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2015-2020, akan mengikuti test kesehatan selama 3 hari di Rs Saiful Anwar Malang, pada tanggal 29, 30, dan 31 Juli 2015.

Sementara itu, Senin kemarin, pasangan calon bupati Kediri dr. Ari dan wakilnya Arifin tafsir yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Gerindra, telah mendaftarkan ke kantor KPUD Kabupaten Kediri.

Ketua KPUD Kabupaten Kediri Sapta Andaruiswara mengatakan, pihaknya telah menerima berkas dan persyaratan semua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri periode 2015-2020.(Atc)
28 July 2015
puncak arus balik 2015, PT KAI Daops 7 Madiun Jawa Timur mencatat ada sekitar 20 ribu penumpang yang melakukan perjalanan balik ke Jakarta

Radio Andika - Kediri - Jatim - Selama puncak arus balik 2015, PT KAI Daops 7 Madiun Jawa Timur mencatat ada sekitar 20 ribu penumpang yang melakukan perjalanan balik ke Jakarta, menggunakan alat transportasi kereta api .

Kepala Daops 7 Madiun Winsar mengatakan Perbandingan dari jumlah penumpang yang turun maupun naik saat itu berimbang . Penumpang kereta api ,untuk daops 7 madiun mencakup wilayah Nganjuk, Kediri, Tulunganggung Madiun dan Jombang . Sementara untuk penumpang yang naik dari stasiun kediri sendiri tercatat ada 1300 penumpang lebih.(Atc)

28 July 2015
Penjambretan di wilayah Hukum Polres Kediri Kota, kembali terjadi.

Radio Andika - Kediri - Jatim - Aksi penjambretan diwilayah Hukum Polres Kediri Kota, kembali terjadi. Pelaku, nekat menarik tas korbannya yang sedang mengendarai sepeda motor.

Korban penjambretan bernama Frisnia Novianti warga Kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Kejadian bermula saat Frisnia usai mengambil uang sebesar Rp. 25 juta dari Bank BCA Kota Kediri.

Setelah dari Bank BCA, Frisnia menuju ke Alun-alun Kota Kediri, janjian dengan temannya untuk menerima pembayaran uang Hp sebesar Rp. 28 juta.

Setelah Frisnia menerima uang dari temannya, uang tersebut dimasukkan ke dalam tas, jadi satu dengan uang yang diambil dari Bank BCA. Kemudian, Frisnia akan kembali lagi ke Bank BCA, untuk melakukan setoran.

Namun, saat melintas di Jalan Yos Sudarso Kota Kediri, Frisnia dipepet oleh orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi AG 5901 PB.

Pelaku, langsung menarik tas milik Frisnia, namun Fisnia tidak sampai terjatuh. Pelaku, berhasil membawa lari tas tersebut. Atas kejadian itu, Frisnia melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar menghimbau pada masyarakat, jika membawa uang dalam jumlah besar, agar meminta pengawalan pihak kepolisian. Atas kejadian itu, Frisnia menderita kerugian sebesar Rp. 53 juta 500 ribu.(Atc)


28 July 2015
Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di lahan perkebunan Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Radio Andika - Kediri - Jatim - Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan di lahan perkebunan Desa Keniten, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, selasa siang. Korban tewas diduga akibat kelaparan.

Mayat pertema kali diketahui oleh Yunus (35) warga Desa Keniten Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri. Yunus, melihat korban dalam keadaan tidur terlentang dengan mata melotot.

Saat melihat mayat laki-laki tanpa identitas tersebut, Yunus langsung melaporkan ke Polsek Mojo. Menurut keterangan Iptu Yulianto, Wakapolsek Mojo, saat ditemukan mayat dalam keadaan telanjang, tanpa busana. Sementara dari tubuhnya tidak ditemukan adanya tanda bekas penganiayaan.

Masih kata Yulianto, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti penyebab kematian korban. Namun, dari pemeriksaan sementara diduga penyebab tewasnya korban karena kelaparan. Sebab, korban merupakan tuna wisma.

Berdasarkan hasil identifikasi petugas, mayat diperkirakan berusia 50 tahun. Tubuhnya kurus kering, dan rambutnya agak panjang. Rencananya, mayat akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) desa setempat. Pihak desa bersedia menerima penyerahan mayat dari kepolisian untuk dimakamkan.(Atc)
14 July 2015
Pengamanan Pengeroyokan

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Polsek Plosoklaten telah mengamankan pelaku pengeroyokan. Pelaku bernama Dicky dan Teguh, keduanya warga Desa Trisulo Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri.

Kejadian itu bermula, saat Kukuh Sulistyo hendak pergi ke sungai di Desa setempat. Tiba-tiba, Kukuh didatangi 3 orang pelaku. Tanpa sebab yang jelas, Dicky bersama 2 orang temannya yakni Teguh dan Tukid langsung mengeroyok Kukuh, hingga terluka parah.

Akibat pengeroyokan itu, Kukuh mengalami luka robek dibagian mulut dan 1 giginya mengalami patah. Merasa menjadi korban pengeroyokan, Kukuh melaporkan ke Polsek Plosoklaten. Berdasarkan keterangan Kukuh, Polisi langsung melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap Dicky, dan Teguh, sebagai pelaku pengeroyokan.

Kapolsek Plosoklaten AKP Samsul Huda mengatakan, pihaknya telah mengamankan 2 orang pelaku pengeroiyokan, dan saat ini masih dalam pemeriksaan di Polsek Plosoklaten. Pihaknya, saat ini juga masih mengejar 1 tersangka lain yang berinisial TK yang berhasil melarikan diri saat akan dilakukan penangkapan.(Atc)


14 July 2015
Pencurian Uang di Dalam Mobil

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Kasus pencurian uang di dalam mobil kembali terjadi diwilayah hukum Polres Kediri Kota. Kali ini, korbannya bernama celine cecelia lie warga jalan Medang Kamulan Kelurahan Balowerti Kota Kediri.

Kejadian itu bermula, saat Celine mengambil uang sebesar Rp. 310 juta rupiah dari Bank Jatim, dengan menggunakan tas kresek warna hitam dan ditaruh diatas alas kaki atau karpet mobil sebelah kiri.

selanjutnya uang tersebut akan disetorkan ke Bank BCA. Karena Bank BCA sudah tutup selanjutnya Celine pulang ke rumah. Namun, dalam perjalanan Celine diberitahu oleh orang yang tidak dikenal bahwa ban belakang sebelah kiri kempes tetapi Celine tetap jalan terus, karena masih jauh dari rumah, Celine berbelok ke Kantornya Jl. Singosari Kota Kediri.

Sesampainya di kantor ban kendaraan tersebut diganti oleh karyawan bernama Cucuk dan Celine langsung masuk ke dalam kantor. Selang 30 menit kemudian Celine menyuruh karyawannya bernama Toro untuk mengambil tas milik Celine dan langsung diberikan kepada Celine.

Kemudian, saat Celine pulang dan mengecek uang yang berada didalam mobil ternyata sudah tidak ada atau hilang. Atas kejadian tersebut Celine melaporkan ke Polres Kediri Kota.

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus itu.(Atc)


14 July 2015
Tukang Bangunan Tewas Saat Sedang Bekerja

Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Karena terjatuh dari lantai 2 saat sedang bekerja sebagai tukang bangunan, Suwito warga Kelurahan Pojok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, meninggal dunia.

Kejadian itu bermula, saat Suwito bekerja di bangunan salah satu pondok di jalan Dr Saharjo Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Gunadi teman kerja Suwito tidak mengetahui secara pasti, tiba-tiba Suwito telah terjatuh dari lantai 2, dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Selain itu, Suwito mengalami luka pada bagian kepala bocor, lengan tangan kanan luka, paha kaki kanan patah, jempol kaki kiri patah serta telinga dan hidung mengalami pendarahan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Kediri Kota. Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar mengatakan, tidak ada tanda-penganiayaan pada tubuh korban. Dipastikan, korban meninggal dunia, karena terjatuh dari lantai 2.(Atc)


14 July 2015
Penuntasan Kasus Persetubuhan Gadis Dibawah Umur Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Dukungan terhadap penuntasan kasus persetubuhan terhadap lima orang gadis dibawah umur yang diduga dilakukan seorang pria berinisial Koko (60) di Kota Kediri, Jawa Timur datang dari para mahasiswa dan aktivis LSM. Belasan mahasiswa menggelar aksi simpati dengan memberikan bunga kepada sejumlah anggota polisi.

Aksi simpati itu digelar mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Kadiri (Uniska) Kediri. Sebagaimana diketahui, Lembaha Bantuan Hukum (LBH) Fakultas Hukum Uniska Kediri sebagai pendamping para korban kasus asusila ini.

Sebelum digelar aksi simpati pemberian bunga kepada anggota polisi, sempat digelar audiensi dengan Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Wijanarko Bain, Wakapolres Kediri Kompol Harissandi dan Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Wisnu Prasetya. Selain mahasiswa, acara tersebut juga dihadiri sejumlah aktivis LSM di Kota dan Kabupaten Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa mengatakan, sangat mengapresiasi tindakan Polres Kediri Kota yang sudah meringkus pelaku, dan menetapkan sebagai tersangka. Seluruh aktivis mahasiswa dari BEM Uniska siap mensupport pihak kepolisian untuk menuntaskan kasus tersebut.

Terpisah, Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Wijanarko Bain meminta semua pihak dapat lebih bersabar dalam menunggu proses penanganan kasus tersebut. Kapolresta sudah memberikan komitmen untuk menuntaskan kasus tersebut sesuai dengan mekanisme KUHAP.(Atc)
13 July 2015
Situasi Lalu Lintas di Wilayah Simpang Tiga Mengkreng Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Senin siang atau memasuki H-4 lebaran, situasi lalu lintas di wilayah simpang tiga Mengkreng, masih normal. Hal itu, dikarenakan masih belum banyak pekerja yang masuk libur lebaran.

Berdasarkan pantauan dari pos Mengkreng, ada peningkatan volume kendaraan baik sepeda motor maupun mobil pribadi. Namun peningkatan itu masih belum signifikan.

IPDA Bambang Supriyanto, Anggota Polres Kediri yang bertugas di pos Mengkreng mengatakan, peningkatan volume kendaraan, memang sudah ada peningkatan, namun peningkatan itu masih belum signifikan, masih sekitar 10 persen saja.

Bambang menambahkan, pihaknya tetap menyiagakan anggota Pos Mengkreng, bersama petugas gabungan baik dari TNI, Rapi, Dinas Kesehatan, untuk mempersiapkan rest area.(Atc)
13 July 2015
Dinas Tenaga kerja Kab. Kediri Didatangi 136 karyawan PT Koreanaseed Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Sebanyak 136 karyawan dari PT Koreanaseed Indonesia, senin siang mendatangi Dinas Tenaga kerja Kabupaten Kediri, yang berada di Jalan erlangga Kota Kediri.

Para karyawan PT Koreanaseed Indonesia, menagih janji Dinas tenaga kerja, bahwa perusahaan sudah sepakat untuk membayar THR pada 136 karyawan PT Koreanaseed Indonesia. 

Sesuai kesepakatan sebelumnya, bahwa Dinas tenaga kerja Kabupaten Kediri, telah menjembatani antara pekerja dengan perusahaan. Hasilnya, perusahaan, sanggup untuk membayar.

Tetapi kenyataannya, hingga H-4 lebaran, pihak perusahaan belum memberikan THR pada 136 karyawannya. Ironisnya, pihak Dinas Tenaga kerja tidak memberikan sangsi pada pihak perusahaan.

Mujianto koordinator aksi mengatakan, Dinas tenaga kerja Kabupaten Kediri, tidak dianggap pro pada pekerja. Para pendemo juga menganggap, bahwa pendirian pos pengaduan bagi karyawan yang tidak diberikan THR, hanya sandiwara.(Atc)
Page 1 of 623      1 2 3 >  Last ›