Teropong

15 January 2015
Fenomena Blue Fire gunung Ijen Indonesia
Radio ANDIKA - Kediri - Jatim - Api seperti yang diketahui warnanya pasti merah, lantas bagaimana jika Anda ingin melihat sebuah api yang warnanya berbeda, tidak merah melainkan berwarna biru dan keluar dari sebuah kawah gunung. Dapatkah dibayangkan Anda berdiri dan menyaksikan fenomena itu dengan kepala Anda sendiri, momen keajaiban alam yang tiada taranya. Teramat spesial untuk dilewatkan karena di dunia hanya ada dua fenomena yang terjadi seperti ini dan salah satunya ada di Indonesia. Adalah kawah biru atau blue fire, fenomena alam yang unik dan hanya dapat dilihat di Kawah Ijen - Banyuwangi saja. Saking indahnya fenomena ini bahkan mengalahkan popularitas matahari terbit di Banyuwangi yang disebut sebagai matahari pertama di Jawa. Tak hanya itu, banyak wisatawan dari berbagai negara rela datang jauh-jauh sekedar untuk melihat penampakan si Api Biru di kawah Ijen.
Cara Mencapai Api Biru
Nah, sekarang bagaimana jika Anda ingin menyaksikan fenomena ini? Hal pertama yang mesti Anda lakukan adalah pergi terlebih dahulu ke Banyuwangi dan semuanya melalui jalan darat menggunakan angkutan bus umum. Anda dapat mencapai Kawah Ijen atau Gunung dari dua arah yaitu, dari arah utara atau dari selatan. Dari arah utara, bisa di tempuh melalui Situbondo menuju Sempol (Bondowoso) lewat Wonosari dan dilajutkan ke Paltuding. Jarak Situbondo ke Paltuding sekitar 93 Km dan dapat ditempuh sekitar 2,5 jam. Sedangkan dari arah selatan dapat dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak 15 Km. Dari Licin menuju Paltuding berjarak 18 Km dan diteruskan menggunakan Jeep atau mobil berat lainnya sekitar 6 Km sebelum ke Paltuding. Ini dikarenakan jalan yang berkelok dan menanjak. Daerah ini bisa dicapai dengan menggunakan kendaraan umum dari Banyuwangi menuju Jambu.Dari Jambu, anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Cagar Alam Taman Wisata Kawah Ijen yang terletak di Paltuding dengan menggunakan ojek dan kemudian dilanjutkan dengan jalan kaki.  Ada baiknya Anda bermalam di sekitaran Kawah Ijen karena Anda bisa menikmati momen melihat api biru dengan bantuan dari pemandu wisata terlatih. Di pos akhir Paltuding ada penginapan sederhana yang dikelola Departemen dengan harga yang bervariasi mulai dari kamar seharga Rp 100.000 per malam sampai vila dengan tiga kamar seharga Rp 500.000 per malam. Dari sini Anda tinggal naik ke kawah Gunung Ijen menunggu waktu pagi hari.
Jika Anda ingin menginap di tempat lainnya, disana juga ada guest house milik PTP di Perkebunan Belawan dan Jampit dengan harga mulai Rp 135.000 per kamar per malam. Tapi dari dua perkebunan ini Anda harus menyewa kendaraan menuju ke pos Paltuding sejauh enam kilometer untuk keperluan mendaki gunung. Namun ada satu hal yang harus menjadi bahan pertimbangan Anda sebelum ke Kawah Ijen, yaitu jaga kondisi badan agar selalu fit.
Waktu Terbaik Melihat Api Biru
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Gunung Ijen adalah di musim kemarau pada bulan Juli sampai September. Pada musim hujan sangat bahaya untuk mendaki karena jalanannya licin. Saat terbaik untuk mendaki gunung pukul 05.000 sampai 06.00 WIB karena di pagi hari matahari belum bersinar terik dan lama perjalanan untuk naik dan turun gunung sekitar empat jam. Pemandangan di pagi hari lebih indah karena banyak kabut yang menyelumuti gunung dan uap belerang belum berbau.
Api biru hanya dapat dilihat pada dini hari di Kawah Ijen, yaitu pada pukul 01.00-02.00, sebelum matahari terbit. Puncak momen keindahan Kawah Ijen terletak pada saat matahari sedang berada di belahan bumi lainnya. Warna terang ini berasal dari tingginya suhu yang ada di kawah tersebut.
Sekilas Mengenai Kawah Ijen
Gunung Ijen atau lebih di kenal dengan Kawah Ijen merupakan salah satu gunung yang masih aktif sampai sekarang. Ijen merupakan satu komplek gunung berapi yang terdiri dari kawah gunung Ijen dan dataran tingginya. Kawasan ini terletak di tiga kabupaten yaitu Situbondo, Bondowoso dan Banyuwangi. Memiliki ketinggian 2.443 m dari atas permukaan laut, berdinding kaldera setinggi 300-500 m dan gunung ini telah meletus sebanyak empat kali yaitu pada tahun tahun 1796, 1817, 1913 dan 1936. Kawah Ijen merupakan pusat danau kawah terbesar di dunia, yang bisa memproduksi 36 juta meter kubik belerang dan hidrogen klorida dengan luas sekitar 5.466 hektar. Kawah yang berbahaya ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dengan danau belerang berwarna hijau toska dengan sentuhan dramatis dan elok. Danau Ijen memiliki derajat keasaman nol dan memiliki kedalaman 200 meter. Keasamannya yang sangat kuat dapat melarutkan pakaian dan jari manusia. (Anto)
15 November 2014
Sampah, Rezki Untuk Mereka
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim - Sampah biasa disebut barang yang sudah tidak terpakai dan tidak berguna. Sebagian orang, menganggap sampah adalah hal yang menjijikkan dan kotor. Namun, bagaimana jika sampah menjadi sebuah rezeki bagi sebagian orang ?
 
Sampah merupakan barang bekas, yang telah berkurang maupun habis nilai gunanya. Pada umumnya, masyarakat menganggap sampah malah merugikan. Padahal, ada sampah yang bisa diolah kembali dan menghasilkan keuntungan.
 
Jika setiap pribadi mengerti dan mau berusaha, bukan rahasia lagi jika sampah pun dapat menciptakan mata pencaharian, baik dari keuntungan yang minim sekalipun. Sepertihalnya pemulung. Kehidupan para pemulung sampah, hanya mengandalkan sampah yang datang dari truk sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
 
Setiap pagi hari dan sore hari, beberapa orang saling berebut dan mengejar truk sampah yang akan membuang sampah di TPA. Setelah truk sampah menumpahkan angkutannya, mereka saling mengais, mencari barang barang yang dapat dijadikan rupiah, untuk menghidupi keluarganya.
 
Seperti penuturan Darmono, salah satu warga Kecamatan Kota Kediri, dirinya selalu mengambil sampah seperti botol plastik bekas, gelas plastik bekas, dan barang lainnya, selain untuk dijual kembali, juga dimanfaatkan untuk membuat kerajinan tangan, seperti membuat bunga, dan hiasan lainnya. Hasilnya, juga lumayan untuk mencukupi tambahan ekonomi sehari hari.
 
Hal serupa juga dikatakan oleh Rukmini warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Sehari hari dirinya mampu mendapatkan barang barang plastik seberat 4 kilogram saja. dan hasil tersebut, tidak mencukupi untuk kebutuhan sehari hari. Sehingga, dirinya harus lebih berusaha keras untuk mendapatkan barang barang bekas sebanyak 10 kilogram. Namun, saat ini kebanyakan sampah dari sampah rumah tangga. Dalam sehari, dirinya hanya mampu mendapatkan uang 25 ribu.

Kehidupan para pengais barang bekas, memang sangat memprihatinkan. Namun, disi lain ternyata, keberadaan mereka sangat membantu Dinas kebersihan dalam memilah sampah. Mereka, juga tidak menghiraukan akan kesehatan. Bau tidak sedap, kuman yang bertebaran, bagi mereka adalah hal yang biasa. Seperti yang dituturkan Riani, salah satu warga Kecamatan Mojoroto Kota Kediri, dirinya saat ini mengidap sakit sesak nafas, namun dirinya tetap berjuang untuk dapat makan, dan mencukupi kebutuhan anaknya.
 
Kehidupan Riani yang pas pasan, terkadang membuat dirinya harus rela makan makanan sisa yang dikaisnya dari truk sampah yang datang. tak jarang, dirinya sering mendapatkan buah buahan yang masih sedikit layak untuk dibawa pulang. Hidup bergulat sampah, bukanlah suatu pekerjaan yang hina. Berjuang keras untuk hidup, lebih baik daripada hanya berpangku tangan, dan mengharap belas kasihan dari orang lain. Selama manusia masih bisa berusaha, Tuhan akan memberikan yang terbaik.(Anto kristian)
28 October 2014
 Seni Air Brush Di Kaos, Kreatifitas Dalam Usaha
Radio ANDIKA  - Kediri  Jatim - Cat air brush ternyata tidak saja digunakan pada media besi atau kayu saja, namun di tangan pengrajin asal Kabupaten Kediri, cat air brush juga bisa digunakan pada media kain atau baju.  Abdul Kadir namanya warga Semanding Kecamatan Pare Kabupaten Kediri membuktikan beraneka ragam, keunikan hiasan tidak saja bisa kita temukan dalam media kertas, kain kanvas, maupun pada dinding tetapi juga pada kain seperti kain kaos.
 
Usaha dirintisnya sejak dua tahun lalu. Berawal, dari sablon kaos. Namun, karena banyak konsumen yang memesan kaos bermotif dari airbrush, ia mulai belajar dan mencari cat khusus airbrush untuk media kain atau kaos.
 
Akhirnya menggambar menggunakan air brush di media kain atau kaos, lebih menjanjikan dan menghasilkan keuntungan yang cukup besar dibandingkan dengan sablon biasa. Perbedaan airbrush pada media kain dengan media besi atau kayu, terletak pada penggunaan bahan cat dan pengencernya.
 
“Untuk media kain atau kaos, menggunakan cat pewarna tekstil khusus. Sedangkan media non tekstil, menggunakan cat biasa dan pengencer dari thinner,”jelasnya.
 
Karena itu, cara untuk membuat gambar pada media kaos juga ada tekniknya sendiri. Sementara, untuk motif atau gambar, Abdul Kadir mengaku tergantung kepada keinginan konsumen, meskipun hanya memesan satu buah kaos.
 
“harus ada ketrampilan khusus dalam mengerjakan kaos air brush. Tidak bisa sembarangan,”tuturnya  .
 
Menurut Abdul Qodir, dia dapat mengerjakan 4 kaos sekaligus dalam sehari. Sedangkan dalam satu bulan, Abdul Kadir mengaku rata rata mendapat 120 pesanan dari para konsumen.
Untuk harga dipatok Rp 110 ribu hingga Rp 175 ribu, disesuaikan dengan tingkat kesulitan gambar dan besar kecilnya ukuran gambar. Dalam sebulan, ia mendapat ratusan pesanan kaos air brush.
 
Sementara itu, usaha yang ditekuninya telah menghasilkan keuntungan cukup besar. Hasan, salah satu pembeli mengatakan, dirinya senang kaos miliknya bergambar dengan menggunakan air brush. Selain gambarnya tajam, juga awet tidak gampang rusak.
 
Sodikin, salah satu penggemar air brush mengatakan dirinya sudah lama gemar dengan tulisan atau gambar dengan menggunakan air brush. Selain sepeda motor miliknya yang juga di-air brush, Sodikin juga menggamari air brush di helm, serta beberapa kaos.
 
Seni lukis, memang harus tetap dikembangkan untuk kemajuan usaha. Sehingga, para seniman lukis di Kota Kediri dapat semakin kreatif dalam berkarya. (anto kristian)
05 August 2014
Makna Lepet Dihari Lebaran

Radio Andika - Kediri - Jatim - Menyambut lebaran Fitri setelah melaksanakan puasa sebulan di bulan Ramadhan selain bersilaturrahmi pada sanak saudara dan handai taulan biasanya tidak jauh dari ketupat, opor dan lepet, terutama bagi masarakat Jawa. Ketupat memang sepertinya identik dengan lebaran karena memang pada saat lebaran bayak yang membuat ketupat kemudian dibagi-bagi pada famili dan tetangga dekat

Budaya membagi-bagi ketupat pada saat lebaran bukan hanya sekedar membagi makanan, namun memiliki makna filosofi, terutama bagi orang Jawa, karena memang budaya kupatan itu asalnya dari budaya Jawa, dan biasanya orang Jawa memunculkan kata-kata yang dengan tujuan tertentu sesuai dengan nama benda-benda yang digunakannya dengan menggunakan kirata basa (kira-kira ning cetha atau kira-kira namun jelas) begitu juga dengan ketupat yang biasanya dibagikan pada hari ke 8 pada waktu Hari Raya Fitri

Kupat dan lepet merupakan makanan yang terbuat dari beras, ketan dan kelapa. Kupat yaitu beras yang diisikan pada wadah yang terbuat dari anyaman janur, daun kelapa muda. Kemudian makanan itu di tanak. Kenapa mesti dibungkus dengan janur? Karena janur, sejatine nur (cahaya sejati). Secara fisik kupat yang berbentuk segi empat merupakan hati manusia. Hati yang dipenuhi cahaya sejati.

Pada saat kupat dibelah pasti isinya putih bersih bagaikan hati yang tanpa ditumpangi dengan iri hati dan dengki. Kupat artinya ngaku lepat, kula ingkang lepat. Akulah yang berbuat kesalahan. Opor maksudnya nyuwun sepuro atau minta maaf. Jika seseorang mengaku berbuat kesalahan maka harus mendahului dengan memohon maaf.

Sedangkan lepet maksudnya mangga dipun silep ingkan rapet atau mari kita kubur yang rapat.  Lepet merupakan makanan yang menyerupai bentuk mayat. Karena makanan dari ketan dan kelapa itu diberi tali tiga melingkar laksana kafan, pembungkus jenazah. Ketan itu sangat lengket yang dikandung maksud untuk semakin erat tali persaudaraan. Ditali tiga seperti mayat maksudnya agar nantinya kesalahan tidak menjadi dendam samapi mati

Jadi setelah mengakui kesalahan kemudian minta maaf dan mengubur kesalahan yang sudah dimaafkan untuk tidak diulang kembali dengan hati bersih bersinar agar persaudaraan semakin erat dan dengan saling memaafkan maka kesalahan tidak menjadi dendam yang terbawa sampai mati.

Kupat dan lepet bukan dari budaya Arab atau budaya yang ada di jaman Rosulullah, ini adalah kebudayaan jawa.dan jika mungkin ada yang memaknai ini sebuah bid'ah wajar saja, mungkin karena tidak paham dengan maknanya dan memang tidak ada pada jaman Rosulullah. Kupat dan lepet sebenarnya tidak hanya dimunculkan oleh orang Jawa pada saat lebaran saja, namun pada saat-saat sedang melaksanakan upacara tertentu seperti saat mendirikan rumah, pindah rumah ataupun upacara pernikahan biasanya ada kupat dan lepet namun tidak pakai opor, dengan kandungan maksud yang sama yaitu mengaku salah minta maaf dan mengajak untuk memendam yang rapat kesalahan yang sudah terjadi setelah saling memaafkan. Itupun hanya pada orang-orang Jawa yang masih melestarikan budaya leluhurnya

29 July 2014
Ketupat Sebagai Ciri Khas Lebaran
Radio ANDIKA -Kediri - Jatim - Lebaran sudah hampir tiba, sudah menjadi tradisi keluarga di Indonesia untuk menyiapkan ketupat sebagai menu utama saat Lebaran tiba. Sebagai hidangan untuk para kerabat yang sedang berkunjung untuk acara halal bihalal. Sudah merupakan tradisi tahunan bagi keluarga di Indonesia untuk merayakan Lebaran dengan hidangan ketupat lebaran. Di kota-kota besar umumnya ketupat lebaran sudah dihidangkan usai shalat Idul Fitri. Namun di beberapa daerah biasanya akan mulai membuat ketupat setelah seminggu dan biasanya hari tersebut dinamamakan sebagai ‘lebaran ketupat’.
Rasanya kurang lengkap jika ketupat lebaran tidak bersanding dengan opor ayam. Nah pengin tau gimana cara memasak opor ayam ini? Berikut ini kami berbagi resep opor ayam sebagai pelengkap ketupat lebaran.
Bahan dan bumbu opor ayam untuk menu ketupat lebaran
  • 1/2 kg Ayam, bersihkan dan dipotong-potong
  • 250 gram santan cair
  • 2 lembar daun salam
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 1/2 sendok makan gula merah
  • 1 batang serai, digeprek
  • garam secukupnya
Haluskan bumbu berikut
  • 1/2 sendok makan ketumbar
  • 1/4 sendok makan jintan
  • 1/4 sendok makan merica
  • 3 siung bawang putih
  • 11 butir bawang merah
  • 5 butir kemiri
Cara Membuat Opor Ayam Menu spesial Ketupat Lebaran
  • Rebus air hingga mendidih, masukkan daging ayam, biarkan kurang lebih 20 menit.
  • Tambahkan bumbu halus, lengkuas, daun salam, serai, gula merah, dan garam secukupnya lalu aduk rata.
  • Setelah mendidih, masukkan santan kental, aduk sebentar lalu tunggu sampai matang.
  • Angkat dan hidangkan opor ayam dengan ketupat lebaran, boleh juga dilengkapi dengan kerupuk udang dan jangan lupa sambalnya.
Silahkan mencoba menu opor ayam ini ya… untuk dijadikan hidangan merayakan lebaran dengan keluarga dan handai taulan. Semoga di hari yang fitri ini, keluarga dapat berkumpul dengan bahagia dan menyambut hari kemenangan dengan suka cita.
21 July 2014
Tahu Telur Menu Lezat Untuk Berbuka Puasa
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim – Hidangan khas Jawa Timur yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi bagi anda. Biasanya anda bisa menemukan hidangan ini di warung tenda khas Lamongan atau Sidoarjo. Menyambut bulan puasa, kami menyajikan resep tahu telur sebagai lauk pendamping pada hidangan buka puasa anda. Tahu telur pada umumnya disajikan dengan lontong atau ketupat sebagi sumber karbohidrat. Namun jika menyiapkan lontong dirasa cukup merepotkan di bulan puasa, anda bisa saja menghidangkannya bersama sepiring nasi putih. Di dalam resep tahu telur sudah terdapat sayur-sayuran (tauge dan mentimun) namun dalam jumlah yang kurang signifikan untuk memenuhi kebutuhan serat setelah seharian berpuasa. Untuk itu jika anda menghidangkan masakan ini, ada baiknya anda menyiapkan menu sayuran lainnya agar kebutuhan akan serat, vitamin dan mineral tubuh tetap terpenuhi.
Saat memilih bumbu petis, pilihlah yang beraroma tidak tengik. Petis yang bagus biasanya berwarna cokelat tua agak kemerahan, jika petis berwarna hitam legam biasanya terbuat dari udang yang sudah tidak segar lagi. Penggunaan petis dengan kualitas kurang bagus tentu akan membuat hidangan tahu telur anda terasa kurang lezat. Jika anda alergi dengan udang, anda bisa mengganti penggunaan petis udang dengan petis sapi.
Bahan-bahan
Bahan:
  • 250 gr tahu putih, cuci bersih, potong dadu 1cm
  • 5 butir telur ayam
  • 1 sdm tepung terigu
  • 50 ml air
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • ½ sdt garam
  • 3 batang daun kucai, iris 1 cm
  • 150 gr tauge, bersihkan, seduh air panas hingga layu
  • 150 gr mentimun, cincang kasar
Sambal:
  • 1 sdm minyak goreng
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 5 cabai rawit, iris halus
  • 1 sdt garam
  • 2 sdm petis udang
  • 10 sdm kecap manis
Cara membuat
  1. Siapkan wadah, pecahkan telur ayam dan kocok lepas. Masukkan terigu yang sudah dilarutkan dengan air, garam, bawang putih dan tahu iris. Campur rata. Bagi adonan menjadi 5 bagian.
  2. Panaskan wajan anti lengket, olesi dengan minyak. Tuang satu bagian adonan tahu telur, masak dengan api kecil hingga adonan matang di satu sisi. Balik adonan dan masak kembali hingga adonan matang merata. Angkat sisihkan. Lakukan terus hingga adonan habis.
  3. Sambal: panaskan minyak di wajan, tumis bawang putig dan cabai rawit hingga ½ matang. Angkat, haluskan. Siapkan mangkuk kecil, canpur cabai, bawang putih, garam, petis dan kecap. Aduk rata.
  4. Hidangkan tahu telur bersama tauge, mentimun, sambal petis dan taburan daun kucai.
Selamat mencoba resep tahu telur ini. Mudah-mudahan anda dan keluarga menyukai hidangan ini.
 
15 July 2014
Cap Cay Kuah Menu Lezat Untuk Berbuka Puasa
Radio ANDIKA – Kediri – Jatim – Resep capcay kuah yang diadaptasi dari resep masakan chinese ini kaya akan berbagai jenis sayuran. Kata “cap” dalam bahasa cina berarti angka 10, karena memang ada 10 jenis sayuran yang digunakan dalam masakan ini. Namun, sekarang ini jika kita memesan masakan capcay kuah di warung pinggir jalan misalnya, mungkin sayuran yang digunakan tidak lagi berjumalah 10 jenis.
Dengan banyaknya jenis sayuran yang digunakan, maka kandungan gizi yang kita dapatkan dari mengonsumsi masakan ini pun tidak kalah beragam. Wortel kaya akan vitamin A dan serat. Kembang kol mengandung banyak viamin B9, C, dan K. Merang banyak mengandung asam amino esensial dan senyawa tripsin yang membantu mencegah sembelit. Setelah seharian tidak mendapatkan asupan nutrisi, tubuh akan banyak mendapatkannya dari hidangan capcay kuah ini. Dengan manfaat yang begitu banyak, menyantap seporsi capcay kuah setelah seharian berpuasa tentu adalah pilihan yang tepat.
Agar gizi dari sayuran tidak banyak hilang, jangan mengolah capcay kuah ini hingga terlalu matang. Masak hingga ¾ matang saja sehingga rasa dan tekstur sayuran masih cukup renyah ketika dimakan.
Bahan-bahan
Bahan:
  • 50 gr wortel, iris serong tipis
  • 100 gr kembang kol, iris per kuntumnya
  • 100 gr daun kol, iris 3x3 cm
  • 100 gr jamur merang, belah dua tiap kuntumnya
  • 100 gr sawi putih, iris 2 cm
  • 100 gr udang kupas
  • 100 gr fillet ayam, iris 2 cm
  • 5 batang daun bawang, iris 2 cm
  • 5 batang seledri, iris 2 cm
  • 6 batang sawi hijau, iris 2 cm
  • 6 batang buncis, iris 2 cm
  • 2 buah tomat, potong menjadi 4 bagian
  • 200 ml air
Bumbu:
  • 2 siung bawang putih, geprek
  • 1 sdm minyak wijen
  • 1 sdt lada bubuk
  • 3 sdm saus tomat
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula pasir
Cara membuat
  1. Tumis bawang putih hingga harum. Masukkan minyak wijen, saus tomat. Tumis udang dan ayam hingga berubah warna.
  2. Masukkan semua sayuran, tumis hingga sedikit layu. Masukkan air, garam, merica bubuk, dan gula.
  3. Masak hingga sayuran matang. Sajikan hangat.
Hidangan capcay kuah ini, meskipun bumbunya sangat sederhana, namun sangatlah lezat. Waktu yang dibutuhkan untuk membuatnya pun tidaklah lama. Sangat cocok bagi anda yang tidak memiliki banyak waktu dalam menyiapkan hidangan berbuka. Selamat mencoba resep capcay kuah kami, semoga anda menyukainya.
 
12 July 2014
Nikmatnya Si Manis Kolak Durian
Radio Andika - Kediri - Jatim. Kolak adalah makanan ringan yang biasanya disajikan ketikan menjelang berbuka puasa, tetapi anda tetap bisa menyajikan kolak diwaktu-waktu lain, misalnya ketika pulang dari kantor atau ketika sedang bersantai. Kolak kali ini adalah lain dari yang lain, yaitu berbahan durian, anda pasti tahu sendiri bagaimana segarnya buah durian ini, gak kebayang kalau dibuat kolak. Anda pasti gak tahan lagi mau mencicipi kolak durian, iya kan...

BAHAN KOLAK DURIAN
* 1 buah durian, buka, ambil buahnya
* 1/2 kg gula merah
* 200 ml santan kental
* 3 lembar daun pandan
* 1500 ml air
* 1/4 sdt garam
* nasi ketan

CARA MEMBUAT KOLAK DURIAN
1. Rebus air dengan gula merah, saring airnya,
2. Masukkan ke dalam air rebusan gula merah tersebut duren, daun pandan dan garam, jika mendidih, kecilkan api kompor
3. Masukkan santan kental , aduk terus sampai mendidih dan keluar aroma durian yg wangi.
4. Angkat dari kompor, sajikan di mangkok bersama nasi ketan.
08 July 2014
Bubur Kacang Hijau Menu istimewa Berbuka Puasa
Radio ANDIKA –Kediri – Jatim - selama ini kacang hijau pasti hanya sekedar menjadi sajian untuk "bubur acang hijau" untuk sebagian dari kita (dan saya sendiri), namun ternyata JANGAN anggap sepele kacang hijau.
kacang berukuran kecil di antara jenis kacang-kacangan ini ternyata memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Selama ini yang kita tahu, kacang hijau adalah makanan bergizi yang sedap dimakan setelah dijadikan bubur kacang hijau atau kue-kue.
selain kandungan gizi/vitamin, kacang hijau ternyata bisa menyembuhkan penyakit beri-beri, radang ginjal, melancarkan pencernaan, tekanan darah tinggi, mengatasi keracunan alkohol, pestisida, timah hitam, mengatasi gatal karena biang keringat, muntaber, menguatkan fungsi limpa dan lambung, impotensi, TBC paru-paru, jerawat, mengatasi flek hitam di wajah, dll.Kandungan gizi yang terdapat dalam kacang hijau, antara lain; dalam 110 gram kacang hijau mengandung 345 kalori, 22,2 gram protein, 1,2 gram lemak, vitamin A, B1, 1,157 IU, mineral berupa fosfor, zat besi, dan mg. 
Kacang hijau juga bisa menurunkan demam, bahkan menurut hasil penelitian, kacang hijau adalah penurun demam yang terbaik bila dibandingkan dengan penurun demam dari ramuan tradisional lainnya. Hebatnya lagi, biar direbus lama, sampai hancur, kacang hijau tetap berkhasiat, tidak terpengaruh dengan panas. Berbeda dengan kacang, sayur, buah, dan bahan ramuan tradisional lainnya yang bila direbus terlalu lama, akan menurunkan khasiat pengobatannya. Di kala obat-obatan sedang mahal harganya, apa salahnya mencoba resep tradisional dari kacang hijau ini.
Resep Bubur Kacang Hijau Istimewa
Bahan:
  • 250 gr kacang hijau
  • 1 liter air
  • 1 liter santan
  • 2 lembar daun pandan
  • 150 gr gula pasir
  • 1/2 sendok teh garam
  • 100 gr biji delima merah, rebus matang
  • 5 mata nangka matang, iris tipis memanjang

Cara Membuat:
Didihkan air, masukkan kacang hijau, masak hingga kacang hijau pecah (merekah).
Tuang santan dan daun pandan, masak hingga mendidih. Tambahkan garam dan gula pasir, masak hingga matang. Angkat.
Siapkan mangkuk saji, tuang bubur kacang hijau, tambahkan bji delima dan nangka.
Sajikan hangat atau dingin dengan tambahan es batu.
05 July 2014
Kolak Ubi Alternatif Untuk Berbuka Puasa Radio ANDIKA KediriJatim - kolak adalah makanan yang dibuat dari pisang, ubi, dan sebagainya yang direbus dengan gula dan santan. Berdasarkan beberapa sumber, asal muasal kolak bisa kita telusuri pada saat awal penyebaran agama Islam di pulau Jawa. Pada saat itu, untuk menyebarkan agama Islam para ulama biasanya menggunakan cara-cara yang sederhana. Hal ini dilakukan supaya ajaran yang disampaikannya lebih menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat. Nah, salah satunya dengan kolak. Jadi, ulama saat itu menjadikan kolak sebagai media untuk menyebarkan agama Islam.
Jangan sepelekan ubi! Meskipun murah dan terlihat dimana-mana ubi sarat akan nutrisi terutama serat dan betakaroten. Sangat pas sebagai sajian buka puasa. Diolah menjadi kolak yang legit dengan paduan buah atap, jadi makin enak dan komplet gizinya!

Bahan:
250 g kolang-kaling muda, cuci bersih
75 g gula Jawa, potong-potong
1 lembar daun pandan, potong-potong
500 ml santan encer
100 g gula Jawa, potong-potong
50 g gula pasir
500 g ubi merah, kupas, potong-potong
500 g ubi ungu, kupas, potong-potong
1 lembar daun pandan
250 ml santan kental

Cara membuat:
Rebus kolang-kaling bersama air secukupnya hingga lembut.
Tambahkan gula Jawa dan daun pandan, rebus terus hinggaair hampir habis dan kolang-kaling berwarna kecokelatan. Tiriskan.
Rebus santan encer bersama gula Jawa, dan gula pasir hingga mendidih dan gula leleh. Angkat lalu saring.
Tuang ke dalam panci, didihkan kembali.
Masukkan ubi dan kolang-kaling, didihkan.
Tuangi santan kental dan pandan, masak dengan api sedang sambil aduk-aduk hingga mendidih dan ubi lunak.
Matikan api. Biarkan hingga kolak dingin.
Sajikan.
Page 1 of 7      1 2 3 >  Last ›