Selingan

17 December 2018
8 Profesi Ini Bisa Bikin Perempuan Cepat Kaya Raya
Banyak yang mengatakan kalau gaji laki-laki selalu lebih tinggi daripada gaji perempuan, nyatanya tidak demikian. Kini banyak perempuan yang berhasil mendapat gaji belasan hingga puluhan juta per bulan dari profesi yang dia jalani.

Jenis kelamin bukan penentu kesuksesan seseorang. Pekerjaan berikut ini terbukti bisa membuat perempuan kaya raya dengan cepat, apalagi jika dibarengi tekad, mau belajar, kerja keras, dan kejujuran, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Artis

Menjadi artis tidaklah semudah yang dibayangkan. Pekerjaan ini juga membutuhkan ilmu yang dasarnya lebih kepada seni atau rasa. Gajinya juga tidak tanggung-tanggung, apalagi kalau bisa menjadi pemeran utama dari film yang ditayangkan di layar lebar.

Untuk sampai ke puncak karier keartisan, Anda perlu bekerja keras karena saingan di luar sana sangat banyak. Belum lagi kemunculan artis-artis baru yang masih muda dan fresh.

2. Model

Nama-nama model papan atas, seperti Kendall Jenner, Gigi Hadid, dan Adriana Lima pasti sudah tidak asing lagi di telinga. Mereka tercatat sebagai model dengan bayaran tertinggi di dunia.

Bagaimana tidak, satu kali show di atas catwalk saja mereka bisa mendapat ribuan dolar. Belum ditambah campaign, iklan, dan endorsement.

Berkecimpung di dunia modelling memang tidak mudah. Agar bisa terkenal, Anda harus bergabung pada salah satu agency model sejak usia 15 atau 16 tahun agar bisa mendapat ilmu yang mantap sebelum menggeluti pekerjaan yang satu ini.

3. Penyanyi

Menyanyi adalah bakat, tetapi Anda bisa menjadikannya sebagai pekerjaan tetap dan meraup pundi-pundi rupiah yang besar.

Jika berbakat, Anda bisa mengikuti sekolah vokal sejak dini agar kualitas suara semakin terasah dengan baik. Disamping itu, Anda harus berlatih secara gigih untuk mengenal dunia musik secara mantap.

Menjadi penyanyi tidaklah mudah. Anda harus mengorbankan banyak waktu dan mengesampingkan keinginan untuk bersenang-senang bersama teman demi berlatih vokal. Tetapi, usaha Anda akan terbayar saat berhasil menjadi penyanyi terkenal.

4. Influencer

Seperti namanya “influencer” di mana tugasnya untuk “meracuni” orang lain dalam bidang tertentu. Misalnya di bidang fesyen, gaya hidup, kecantikan, atau kesehatan. Sekilas tugasnya terlihat mudah, tetapi butuh usaha yang besar agar orang lain tertarik mengikuti gaya hidup Anda.

Influencer terkenal sering diajak berkolaborasi dengan brand tertentu. Kolaborasi inilah yang dapat mendatangkan keuntungan.

Selain kolaborasi, Anda juga sering diajak untuk endorse suatu produk. Jadi, tidak heran kalau pekerjaan ini semakin diminati oleh kalangan perempuan, bahkan pria juga.

5. Fashion Designer

Hobi menggambar yang Anda miliki jangan disia-siakan begitu saja. Manfaatkan hobi ini untuk pekerjaan hebat, seperti desainer fashion.

Berbeda dengan empat pekerjaan di atas, seorang desainer harus menempuh pendidikan di dunia mode selama bertahun-tahun, lalu bekerja selama 2-3 tahun. Setelah mengetahui seluk-beluk fesyen, Anda bisa membuka butik sendiri dan merancang pakaian berlabel.

Menjadi fashion designer membutuhkan modal yang cukup besar karena biaya pendidikannya cukup mahal. Hal yang sama ketika Anda ingin membuka label fesyen sendiri. Jika Anda tertarik menggeluti bidang ini, mulailah menabung agar modal dapat tercukupi.

6. Penulis

Seorang penulis tidak memerlukan gelar sastrawan agar dapat menulis dengan baik. Dengan kemampuan olah kata dan kalimat, Anda bisa menjadi salah satu penulis terkenal.

Jika kemampuan menulis semakin terasah, Anda bisa menerbitkan buku sendiri dan mendapat royalti yang cukup besar dari setiap penjualan buku.

Nama-nama penulis, seperti J.K Rowling, Stephen King, dan Jim Davis sudah sangat mendunia. Apalagi J.K Rowling, wanita berusia 53 tahun ini mendulang kesuksesan besar berkat buku Harry Potter yang dia terbitkan.

7. CEO

Sebagai orang yang menduduki posisi tertinggi di perusahaan, CEO bertugas untuk merancang, menyusun, dan mengawasi seluruh kegiatan operasional perusahaan.

Sebagai ujung tombak perusahaan, wajar jika CEO mengemban tanggung jawab yang besar dan memperoleh penghasilan super fantastis setiap bulan.

Profesi CEO memang identik bagi laki-laki, tetapi profesi ini tetap terbuka untuk perempuan hebat seperti Anda. Jadi, asah terus kemampuan Anda, siapa tahu bisa menjadi CEO hebat di masa depan.

8. Pengusaha

Anda tidak perlu bersusah payah menyabet gelar sarjana atau master untuk menjadi seorang pengusaha. Cukup bermodal pendidikan dibangku SMP atau SMA saja, Anda bisa menjajal karier sebagai pengusaha hebat asal Anda memiliki modal yang cukup untuk membuka usaha.

Mimpi menjadi pengusaha hebat dapat terwujud jika Anda mau belajar, bekerja keras, dan ulet. Selain itu, Anda juga harus melek terhadap dunia luar agar bisnis semakin berkembang dan maju.

Semangat! Jadi Orang Kaya Butuh Proses

Ingatlah, menjadi orang kaya dan sukses butuh proses yang cukup panjang. Di sisi lain, Anda perlu mengasah kemampuan agar karier dapat melejit dengan cepat. Teruslah berjuang dalam mencapai mimpi. Dan wujudkan semua harapan dan impian.(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

 

 


 

 

13 December 2018
Tawasul Tiga Orang Saleh di Dalam Goa
Alkisah, di masa lalu terdapat tiga orang Mukmin yang pribadinya amat saleh. Mereka berasal dari golongan bani Israil yang amat patuh dan taat pada perintah Allah. Mereka menjauhi larangan-Nya dan takut terhadap azab. Mereka mementingkan keridhaan Allah ketimbang kenikmatan dunia.

Suatu hari, tiga orang tersebut melakukan perjalanan. Hingga di tengah perjalanan, ketiganya didera hujan deras. Mereka pun kemudian berlari dan berlindung di sebuah goa di kaki gunung. Namun, saat ketiganya telah berada di dalam goa, tiba-tiba sebuah batu besar jatuh dan menutup pintu goa. Paniklah ketiganya. Batu tersebut amat besar dan berat hingga sulit dipindahkan. Mereka tak akan mampu keluar kecuali dengan pertolongan Allah.
 

Berkatalah salah seorang di antara mereka, "Pikirkanlah amalan saleh yang pernah kalian kerjakan karena Allah. Kemudian, berdoalah kepada Allah dengan amalan saleh tersebut. Mudah-mudahan Allah menyingkirkan batu itu dari kita," ujarnya kepada dua temannya.

Maka mulailah mereka berpikir dan mengingat amalan kebajikan apa yang pernah mereka lakukan dengan niat tulus kepada Allah. Segeralah mereka bertawasul dengan amalan mereka. Mereka menjadikan amalan sebagai perantara dikabulkannya doa.
 

Orang saleh pertama bertawasul dengan amalan baktinya kepada orang tua. Ia merupakan seorang penggembala miskin yang berkewajiban menafkahi kedua orang tua, istri, dan anak-anak yang masih kecil. Setiap pulang menggembala, ia memerah susu untuk diberikan kepada keluarganya tersebut. Setiap hari, ia melakukannya secara rutin dengan memberikan susu kepada kedua orang tuanya lebih dahulu, baru kemudian anak dan istrinya.

Suatu hari, ternak si penggembala berlari jauh dari tempat merumput biasa. Akibatnya, ia pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Seperti biasa, ia memeras susu dari ternaknya. Namun, ketika tiba di rumah, orang tuanya telah tertidur lelap.
 

Orang saleh pertama bertawasul dengan amalan baktinya kepada orang tua. Ia merupakan seorang penggembala miskin yang berkewajiban menafkahi kedua orang tua, istri, dan anak-anak yang masih kecil. Setiap pulang menggembala, ia memerah susu untuk diberikan kepada keluarganya tersebut. Setiap hari, ia melakukannya secara rutin dengan memberikan susu kepada kedua orang tuanya lebih dahulu, baru kemudian anak dan istrinya.

Suatu hari, ternak si penggembala berlari jauh dari tempat merumput biasa. Akibatnya, ia pulang ke rumah setelah matahari terbenam. Seperti biasa, ia memeras susu dari ternaknya. Namun, ketika tiba di rumah, orang tuanya telah tertidur lelap.
 

Kemudian giliran orang kedua. Ia pun memanjatkan kedua tangannya seraya berkata, "Sesungguhnya aku memiliki sepupu wanita yang amat aku cintai. Aku mencintainya layaknya pria mencintai seorang wanita. Aku memintanya melayaniku, tapi ia menolak. Aku pun mengumpulkan uang seratus dinar dengan susah payah. Setelah terkumpul, kuberikan pada gadis itu. Namun, setelah aku berada di hadapannya (untuk bermaksiat), gadis itu berkata, 'Wahai hamba Allah, bertakwalah kepada Allah.

Jangan kau buka tutup (renggut keperawananku) kecuali dengan haknya.' Mendengarnya, aku segera bangkit meninggalkannya. Ya Allah, kalau Engkau tahu aku melakukannya karena-Mu, karena mengharap wajah-Mu, karena takut siksa-Mu, maka bukakanlah untuk kami satu celah dari batu ini," pintanya. Maka, makin terbukalah celah batu tersebut dari mulut goa.
 

Tibalah giliran pria saleh ketiga. Ia bertawasul dengan perbuatannya yang mendahulukan hak orang lain. Ia berhati-hati mengambil harta orang lain tanpa hak. Suatu hari, ia pernah menyewa seorang buruh dengan upah seharga satu faraq beras atau sekitar 30 kilogram. Namun, setelah bekerja, si buruh tak mengambil upahnya. Maka pria saleh itu pun mengembangkan harta tersebut hingga ia mampu membeli ternak sapi dari upah yang dijadikan modal tersebut.

Lalu datanglah si buruh meminta haknya. Namun, upah tersebut sudah berkembang menjadi harta yang lebih banyak. Si majikan justru memberikan seluruh harta yang dikembangkan dari upah tersebut. Padahal, dialah yang mengembangkan harta itu dan hak si buruh hanyalah hak awal seharga satu faraq beras.
 

"Aku berikan kepada buruh itu semua harta yang aku kembangkan. Jikalau aku mau, tentu tidak aku berikan kepadanya kecuali upahnya saja. Akhirnya, dia (si buruh) membawa sapi dan penggembalanya, lalu pergi. Kalau Engkau tahu bahwa aku melakukannya karena Engkau, karena mengharap wajah-Mu, karena mengharap rahmat-Mu, maka bukakanlah untuk kami apa yang tersisa dari batu itu," pinta si pria ketiga, sang majikan yang murah hati tersebut.

Maka, Allah pun membukakan seluruh bagian batu penutup pintu goa. Mulut goa pun kini dapat dilalui ketiganya. Para hamba Allah yang saleh itu pun keluar dengan wajah gembira dan penuh syukur. Kisah tiga pria saleh tersebut pernah dikisahkan oleh Rasulullah Muhammad SAW kepada para sahabat.(Sumber : Islam Digest Republika/jko)

 

 

 

 

 

 

11 December 2018
7 Cara Analisis Peluang Usaha bagi Pengusaha Pemula
Analisis peluang usaha sangat penting dilakukan untuk menunjang keberhasilan suatu bisnis.

Sering kali seorang entrepreneur mengalami dilema saat mendefinisikan produk atau jasa yang hendak ditawarkan. Bahkan merasa ragu apakah produk tersebut unik dan layak untuk dijual atau tidak.

Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mencari tahu kekuatan, kelemahan, peluang, hingga ancaman yang mungkin saja terjadi.

Analisis peluang usaha sangat berguna dalam menyusun strategi perusahaan, penjualan, hingga ide bisnis baru. Dalam setiap bisnis pasti memiliki tujuan yang ingin dicapai. Ada kriteria-kriteria yang perlu dilakukan untuk memulai bisnis baru.

Lebih jelas mengenai analisis peluang, simak kiatnya berikut ini, mengutip situs HaloMoney.co.id.

1. Identifikasi peluang dan persaingan

Sebelum memulai usaha, identifikasi produk bisa jadi langkah pertama untuk menghadapi ketatnya persaingan. Produk yang unik dan berbeda dari kompetitor tentu akan dicari masyarakat.

Berbeda jika produk yang dijual sama saja. Tentu konsumen akan tetap memilih produk sejenis namun dengan harga jual yang lebih murah. Disamping itu, penjual yang sudah memiliki kredibilitas akan lebih dicari konsumennya.

Membaca peluang sangatlah penting saat melakukan analisis peluang usaha. Pilih produk yang berbeda dari penjual di pasaran. Lakukan inovasi agar apa yang dicari oleh konsumen ada pada produk yang Anda jual.

2. Mengenal pasar lebih jauh

Karakteristik pasar sangat penting untuk dikenali lebih jauh saat melakukan analisis peluang usaha. Target seperti apa yang Anda tuju dan apakah mereka tertarik pada produk yang akan ditawarkan. Kedua poin tersebut sangat penting sebelum memulai usaha.

Seberapa besar ukuran pasar yang menjadi targetmu. Untuk mengetahui pasar, Anda bisa memulainya dengan mengumpulkan data pasar minimal 3 tahun ke belakang untuk semua industri dan pasar secara menyeluruh.

Jika sudah melakukan analisis tersebut berdasarkan penemuan yang sudah ada, Anda bisa menilai apakah ukuran dan karakteristik pasar sesuai dengan produk atau jasa yang ingin ditawarkan.

3. Modal untuk mengembangkan usaha

Modal merupakan bagian dari analisis peluang usaha yang paling penting. Sebelum memulai bisnis, Anda perlu memikirkannya sebaik mungkin agar dana yang dibutuhkan sesuai.

Apabila bisnis yang ingin dijalankan membutuhkan dana besar, Anda harus sudah mulai memikirkannya. Dari mana sumber dana yang bisa Anda dapat. Apakah dengan mengajukan KTA atau meminjam tambahan dana dari situs fintech.

Mulailah identifikasi beragam alternatif pilihan untuk mendapatkan modal. Tentunya, harus bisa memberi kesejahteraan finansial bagi perusahaan maupun pekerjanya.

4. Kemampuan produksi

Jika produk yang ingin Anda jual membutuhkan proses produksi, tentunya ada banyak alat produksi yang dibutuhkan. Mulai dari peralatan produksi, perlengkapan produksi, hingga kebutuhan tenaga kerja.

Ini tentu bukan hal yang mudah. Anda harus mulai memikirkan biaya untuk peralatan-peralatan tersebut. Ini termasuk bagian penting dalam analisis peluang usaha.

5. Merancang Business Plan

Setelah menemukan bisnis apa yang ingin dijalankan, saatnya Anda mulai merancang business plan. Ini merupakan tahap awal yang dilakukan oleh seorang calon entrepreneur sebelum memulai bisnisnya.

Business plan berbentuk pernyataan formal dan tertulis yang dibuat agar bisnisnya bisa mencapai tujuan. Banyak orang yang mengalami kegagalan dalam bisnisnya karena kurang memiliki perencanaan yang matang.

Namun, bukan berarti seseorang yang sudah membuat business plan berhasil dalam menjalankan bisnisnya. Setidaknya Anda sudah mempersiapkannya sejak awal.

6. Sumber dana

Hal terpenting merancang rencana bisnis adalah dengan mencantumkan sumber dana yang didapat. Apakah sumber dana berasal dari pribadi, perbankan, atau investor. Dalam hal ini, sumber dana harus dicantumkan sejelas mungkin agar tidak menimbulkan kekeliruan di kemudian hari.

Apabila Anda berencana mendapatkan dana dari investor ataupun kreditur, ada beberapa poin yang harus bisa jawab. Beberapa diantaranya apakah bisnis tersebut bisa menghasilkan uang (mulai dari risiko dan return agar investor atau kreditur mau berinvestasi), apakah pemilik usaha benar-benar memahami bisnisnya dan mengetahui siapa orang yang layak dipercaya untuk berinvestasi.

7. Menyelaraskan persepsi di antara pemilik saham

Di dalam sebuah bisnis, biasanya ada beberapa orang yang terlibat di dalamnya. Adanya business plan sangat bermanfaat dalam membantu pemilik saham untuk saling menyelaraskan persepsi.

Tujuannya tentu agar tidak ada kesalahpahaman di masa yang akan datang. Tentu saja untuk meminimalisir konflik yang mungkin saja bisa terjadi.

Melakukan analisis peluang usaha sangatlah penting dilakukan sebelum memulai usaha. Pengenalan akan kelemahan dan kekuatan bisa membantu calon entrepreneur untuk mendapatkan peluang-peluang baru hingga mengantisipasi berbagai hal buruk yang mungkin saja bisa terjadi.

Tidak perlu mengumbar mimpi terlalu tinggi dalam memulai usaha. Hal yang terpenting adalah agar tetap realistis dan mengantisipasi beragam kemungkinan.

Oleh karena itu, memiliki rencana yang matang sebelum memulai bisnis sangatlah penting. Yuk, mulai dari sekarang, Moneysavers!(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 
10 December 2018
Hindari Bahas 7 Hal Ini Ketika Kumpul dengan Teman Kantor
Menjelang musim liburan, biasanya kantor akan mengadakan acara, baik itu kumpul-kumpul atau pesta kecil-kecilan. Jangan sampai saat santai bersama teman sekantor malah menjadi awkward karena obrolan yang seharusnya tidak dimunculkan.

Cobalah bersantai bersama para sahabat di kantor. Dan pada saat yang sama jangan sampai mengucapkan sesuatu yang malah menjadi bumerang, bahkan sampai memberikan risiko pada karier.

Dirangkum dari Business Insider, berikut 7 hal yang sebaiknya jangan kamu bahas ketika berkumpul bersama sahabat di acara kantor. Berikut ulasannya:

1. Meminta Dikenalkan dengan Anggota Keluarga Rekan Kerja

Sebaiknya hindari menggoda anggota keluarga rekan kerja. Hal itu akan membuat suasana canggung dan tidak akan berakhir dengan baik.

Selain belum tentu rekan kerjamu akan bersikap welcome ketika anggota keluarganya digoda. Itu tak hanya membuat rekan tak nyaman di pesta tersebut, ini pun bisa memengaruhi relasi secara negatif di hari-hari kerja selanjurnya.

2. Membandingkan Penampilan di Luar dan Kantor

Penampilan seseorang di kantor dan di luar belum tentu sama. Toh, ada kantor yang memang mewajibkan pekerja tampil formal sesuai peraturan. Bisa saja rekan kerja memiliki gaya personal berbeda di luar kantor.

Meski sedang dalam suasana gathering maupun pesta, mereka tetaplah rekan kerja. Hati-hati memberi pujian yang mungkin membuat rekan malah tidak nyaman.

3. Bergosip

"Jangan bergosip atau mengipas rumor di pesta kantor. Ini bukan waktu atau tempatnya," ujar Paul McDonald, senior executive director di agensi staf Robert Half.

"Hindari gosip seperti gadis jahat dan cobalah berbicara dengan kolega mengenai kehidupan mereka di luar ruang kerja," jelas Amanda Augustine, ahli penasihat karier TopResume.

4. Mabuk dan Bertingkah

Bila pestamu menyediakan minuman, awasi kadar yang kamu minum. Jangan sampai kamu malah mabuk dan mengganggu atmosfer pesta yang harusnya santai dan menyenangkan.

Kamu juga belum tentu bisa mengontrol apa yang akan kamu ucapkan ketika pikiran di bawah pengaruh alkohol. Jadi, jangan sampai minum lalu menyesali apa yang kamu ucapkan di kemudian hari.

5. Saya Benci Bos Saya/Saya Sudah Mengirim Notice

Pesta liburan bukan tempat atau waktu bagi mengeluh tentang supervisor atau mengumumkan bahwa kamu akan hengkang. Simpanlah komplain dan kabar serius untuk hari kerja biasa.

Amy Glaser, senior vice presiden Adecco Staffin, berkata membahas hal demikian sangat tidak profesional. Pegawai juga diminta berhati-hati dalam mengungkapkan informasi sensitif, termasuk tentang rekan kerja yang tidak disukai atau bila sedang bersiap berpindah karier yang lebih baik.

"Perhatikan bahwa pesta liburan bukanlah lingkungan yang tepat untuk membagi informasi demikian dengan kawan atau supervisor," jelas Glaser.

6. Sudah Dapat Bonus?

Hindari membahas tentang uang dan hindari segala obrolan terkait kompensasi. Pasalnya, belum tentu semua pegawai mendapatkan bonus tahun ini.

Menurut Bram Lowsky, executive vice president Right Management, berada di sebuah pesta seakan memberi rasa permisif untuk membahas sesuatu yang umumnya dibahas secara tertutup, seperti uang. Namun, ia menyebut lebih baik membahas uang di saat lain dan memakai atmosfer pesta untuk membangun koneksi baru yang lebih personal.

7. Jangan bahas kerja

Yang terkait tetapi tak kalah penting: hindari topik mengenai pekerjaan.

CEO Maestro Health Rob Butler, pakai saat menyenangkan seperti esta untuk lebih mengenal kolega di level yang lebih personal. Gunakan momen ini untuk mengetahui passion dan hobi rekan kerja.(Tommy Kurnia-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

 

 

 

29 November 2018
Islam itu Bersih
Di antara bukti kesempurnaan ajaran Islam adalah perhatiannya terhadap masalah kebersihan. Lebih-lebih kebersihan batin. Tubuh kita saja hakikatnya adalah amanah, oleh karena itu wajib dijaga kebersihannya, agar dapat melakukan kewajiban agama dengan baik dan terhindar dari ancaman penyakit yang dapat mengurangi produktivitas kebaikan. Intinya, Islam itu bersih.

Bahkan, nyaris semua aktivitas ibadah tidak bisa dipisahkan dari aspek kebersihan sebagai bagian daripada tercapainya kesucian lahir dan bathin. Rasulullah SAW bersabda, "Kunci sahnya shalat adalah kesucian diri dari najis." (HR. Abu Dawud).

Dan, di dalam Alquran, Allah menegaskan bahwa cinta-Nya diberikan kepada siapa saja di antara hamba-hamba-Nya yang gemar membersihkan (mensucikan) diri. "Dan sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih" (QS. At-Taubah [9]: 108). Dalam hadis lain ditegaskan, "Kebersihan itu sebagian dari iman" (HR. Tirmidzi).

Dengan demikian, idealnya setiap Muslim adalah pribadi yang menerapkan pola hidup bersih dan komitmen menjaga kebersihan secara utuh-menyeluruh lahir-batin.

Imam Ghazali dalam kitab monumentalnya, Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa kebersihan tidak sebatas berkaitan keindahan lahiriah dengan membersihkan, menyiram dan membasuhkan air pada anggota-anggota tubuh. Tetapi juga menyatukan dengan pembersihan aspek batiniah dengan menjauhi kemaksiatan maupun bentuk dosa lainnya.

Hal ini disandarkan pada ayat-Nya di dalam Alquran, "Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih" (QS. Asy-Syu'ara [26]: 89).

Dalam tafsirnya, Ibnu Katsir mengutip pendapat Ibnu Sirrin, "Qalbun salim (hati yang bersih) yaitu ia mengetahui bahwa Allah adalah haq dan sesungguhnya hari Kiamat tidak ragu lagi pasti akan tiba, serta Allah akan membangkitkan para penghuni kubur."

Oleh karena itu, Islam memandang kebersihan secara integratif-komprehensif, sehingga upaya pembersihan diri selalu meliputi aspek lahiriah dan bathiniah sekaligus yang berkaitan nyaris dengan seluruh jenis ibadah; mulai dari membaca Alquran, shalat, berdoa, dan lain sebagainya.

Menariknya, terkait operasional pembersihan jiwa raga ini telah dijabarkan dengan lengkap oleh Hujjatul Islam, Imam Ghazali dalam kitabnya Ihya Ulumuddin menjadi empat tingkatan aktivitas bersuci.

Pertama, menyucikan tubuh dari segala bentuk hadas, kotoran dan benda yang menjijikkan lainnya. Kedua, menyucikan setiap anggota tubuh dari segala perbuatan buruk dan mengandung dosa. Ketiga, menyucikan qalbu (hati) dari segala perbuatan dan akhlak (perilaku) tercela berikut sifat-sifat keji lainnya. Keempat adalah mensucikan jiwa dari yang selain Allah Ta'ala.

Dengan demikian betapa indahnya kehidupan seorang Muslim yang kebersihan dirinya tak sebatas raga, rumah, pakaian, kendaraan, tetapi juga hati, cita-cita dan visi hidupnya, sehingga kebersihan yang diupayakan adalah bagian penting terwujudnya kemaslahatan di tengah-tengah kehidupan umat manusia. Apalagi, kebersihan dapat memicu semangat dalam bekerja. Wallahu a'lam.(REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Imam Nawawi/jko)

 
28 November 2018
Yuk, Intip Rahasia Sukses Jadi Wanita Panutan Masa Kini
Menjadi seorang wanita yang sukses dan jadi panutan tentunya sebuah hal positif yang tak ternilai harganya. Tentu tidak bisa begitu saja untuk bisa menjadi wanita panutan. Butuh upaya dan strategi yang tepat untuk mewujudkannya.

Seorang wanita yang sukses menjadi panutan masa kini tidaklah sulit. Mengingat era modern seperti sekarang ini memudahkan orang mengakses informasi maupun menularkan gaya hidup kepada khalayak umum untuk dijadikan role model atau panutan.

Lalu, bagaimana cara menjadi sosok wanita yang seperti itu? Seperti dikutip dari Cermati.com, yuk intip rahasia sukses jadi wanita panutan masa kini.

1. Bisa Atur Keuangan

Menghabiskan uang untuk berfoya-foya sudah tidak zamannya lagi. Sudah saatnya kamu belajar tentang cara mengelola uang dengan baik, terutama jika ingin menikah dalam waktu dekat ini.

Apabila kamu terus meminta uang dari orangtua, sampai kapan akan terus bergantung pada mereka? Dan kalaupun sudah bekerja tapi ternyata tak punya tabungan, mau sampai kapan hidup serba tak teratur?

Untuk itu, belajarlah dari para wanita yang pandai mengatur keuangan untuk masa depan yang lebih baik dan stabil. Karena kemampuan mengatur keuangan ini sangat penting untuk keberlangsungan hidup seseorang agar tak berantakan.

2. Bijak dalam Berutang

Wanita yang sukses dan menjadi panutan tak lepas dari bagaimana mengelola utang. Tidak ada salahnya berutang. Tapi wanita yang bisa menjadi panutan biasanya mereka bijak dalam berutang.

Maksudnya adalah mereka memanfaatkan dana dari utang ini untuk kegiatan yang produktif, seperti berwisausaha, memaksimalkan keuntungan dari promosi untuk membeli produk-produk yang dibutuhkan.

Jadi, misalnya punya kartu kredit, gunakan untuk mendapatkan diskon dari barang-barang belanjaan kebutuhan sehari-hari.

3. Rutin Menabung meski Tak Besar

Menabung sering kali terlupakan atau terlewatkan. Tapi tidak bagi wanita yang masuk dalam kategori bisa jadi panutan di masa kini. Sebab wanita modern dan cerdas adalah mereka yang merdeka finansial.

Caranya? Salah satunya adalah tak lupa untuk menabung. Kendati jumlahnya kecil, jika rutin menabung, maka akan ada hasil yang luar biasa di masa depan. Sebagaimana pepatah katakan “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit”.

Kamu bisa membuka rekening tabungan yang baru. Bisa juga dengan menabung di celengan lucu. Intinya, pilih cara menabung yang paling mudah dan membuatmu nyaman untuk menciptakan rasa gemar menabung.

4. Mau Mengolah Makanan Segar

Kebanyakan perempuan ingin yang serba praktis. Padahal, tidak semua yang praktis itu baik untuk kesehatan, terutama makanan. Nah, wanita sukses yang bisa menjadi panutan salah satunya mau dan mampu meracik bumbu masakan.

Nah, bagi kamu yang lebih suka atau terbiasa dengan makanan serba instan yang tentunya menggunakan bahan-bahan atau bumbu masakan instan pula, mulailah untuk mengubah kebiasaan ini. Karena bagaimanapun juga, masakan atau makanan segar lebih baik untuk kesehatan.

5. Berdandan Sederhana tapi Elegan

Kemampuan wanita yang sukses dan menjadi panutan juga tak lepas dari kemampuan dia dalam berpenampilan atau merawat diri. Sebab mau tidak mau, penampilan seseorang juga memengaruhi penilaian orang di sekitar.

Tak perlu ke salon setiap saat, karena tentunya butuh biaya mahal. Kamu bisa merawat diri sendiri dengan bahan-bahan yang diperlukan serta berdandan secukupnya atau sewajarnya saja namun terlihat elegan. Bahkan kamu juga bisa menghemat pengeluaran dari kebutuhan yang satu ini.

6. Mampu Membangun Komunikasi yang Baik

Menjadi wanika sukses dan panutan juga tak lepas dari kemampuan dia membangun komunikasi. Nah, kemampuan membangun komunikasi ini juga tidak bisa serta merta datang begitu saja tanpa adanya upaya belajar dan latihan.

Jadi, kamu bisa meniru dengan mengasah kemampuan berkomunikasi yang baik melalui kursus, misalnya. Sehingga kamu bisa merepresantasikan diri dengan orang lain dan meningkatkan karier di masa yang akan datang.

Anda juga bisa melatihnya melalui bergabung dengan komunitas atau mengikuti seminar, dan lainnya, yang memungkinkan berinteraksi dengan banyak orang.

7. Berani Hidup Mandiri

Perempuan yang mampu hidup mandiri menjadi wanita idaman juga bagian dari wanita sukses dan panutan. Sebab, perempuan tipe ini tidak suka menyusahkan orang yang ada di sekitarnya. Apakah kamu termasuk salah satu perempuan yang mandiri?

Kemandirian seseorang bisa dilihat dari hal-hal sederhana seperti mampu mengatur jadwal tidur dengan baik untuk meningkatkan produktivitas kerja, tidak selalu minta tolong kepada orang lain untuk hal-hal kecil atau sesuatu yang memang bisa dikerjakan sendiri.

8. Rutin Baca Buku untuk Memperluas Wawasan

Kita semua tahu kalau buku adalah jendela dunia. Tetapi, apakah kamu selalu meluangkan waktu untuk membaca? Dan wanita sukses yang juga jadi panutan adalah mereka yang gemar dan rutin membaca buku untuk memperluas pengetahuan.

Manfaatkan waktu luang atau di sela-sela rutinitas sehari-hari maupun di akhir pekan untuk membaca berbagai macam. Pastikan satu buku habis dibaca dalam satu bulan agar pengetahuanmu bertambah luas.

Menjadi Wanita Sukses Sekaligus Panutan adalah Kebanggaan

Tak sulit untuk menjadi wanita sukses sekaligus panutan positif buat orang lain. Selain hanya dibutuhkan kemauan, juga semangat untuk terus memupuk diri menjadi lebih baik lagi.

Kuncinya, terus belajar karena ilmu pengetahuan itu dinamis, sama halnya seperti kehidupan yang terus bergerak dan berubah mengikuti zaman.(Fitriana Monica Sari-liputan6.com/jko)

 

 

 

 

26 November 2018
Ini 5 Hal yang Bedakan Orang Sibuk dengan Produktif
Apa itu produktif? Sejumlah orang salah kaprah mengenai arti produktif sesungguhnya. Tak sedikit yang menganggap bahwa kesibukan sama dengan produktivitas.

Namun sebenarnya ada hal-hal mendasar yang membedakan orang yang sibuk dengan yang produktif. Orang sibuk belum tentu produktif, tapi orang produktif pasti memiliki kesibukan.

Oleh karena itu, Anda harus bisa membedakan antara sibuk dan produktif. Mengutip Inc.com, Senin (26/11/2018),berikut 5 perbedaannya:

1. Mengerjakan terlalu banyak vs Fokus pada beberapa pekerjaan

Orang sibuk berpikir bahwa mengerjakan sebanyak mungkin pekerjaan dalam 8 atau 9 jam adalah cara terbaik untuk menyelesaikannya. Mereka ingin mengerjakan terlalu banyak hal yang pada akhirnya tidak akan mampu diselesaikan dalam sehari.

Orang produktif paham bahwa mereka tidak bisa mengerjakan terlalu banyak hal dalam sehari. Mereka menyusun rencana atas hal-hal yang ingin dikerjakan dengan menyelesaikan yang benar-benar penting.

2. Multitasking vs Fokus

Orang sibuk berusaha untuk mengerjakan beberapa hal secara bersamaan. Sebaliknya, orang produktif fokus menyelesaikan pekerjaan mereka seefisien mungkin.

Mereka melakukan multitasking secara efektif dengan memasangkan pekerjaan yang kurang penting dengan yang lebih penting. Misalnya, orang produktif membuat catatan tentang ide proyek sambil menunggu rapat dimulai.

3. Mudah terganggu vs Sistem yang terjadwal

Orang sibuk mengembangkan kebiasaan yang malah merusak produktivitas. Misalnya dengan terus-terusan memeriksa e-mail dan mudah terganggu setiap telepon mereka berbunyi. 

Menurut riset di King’s College London University, memeriksa e-mail berulang kali dapat menurunkan IQ hingga 10 poin. Selalu beralih antara mengerjakan tugas dan melakukan hal-hal kecil seperti membalas surel juga mengubah struktur otak yang membuat kemampuan fokus berkurang.

Sementara orang produktif membangun sistem yang terjadwal bahkan untuk kegiatan sehari-hari seperti membalas e-mail. Mereka menyediakan waktu yang spesifik untuk hal-hal simpel agar bisa berkonsentrasi penuh pada pekerjaan yang lebih penting.

4. Selalu menjawab “ya” vs Tahu kapan harus menolak

Orang yang sibuk selalu menerima setiap tawaran tanpa mempertimbangkan hal-hal lain seperti jadwal, waktu, dan uang terlebih dahulu. Ini malah akan membuat Anda sibuk tanpa benar-benar menyelesaikan satu hal secara tuntas.

Orang produktif tahu kapan harus menolak dan merelakan rencana-rencana mereka yang kurang praktis. Sebaliknya, mereka memfokuskan energi dan sumber daya pada satu hal yang sesuai dengan tujuan utama. 

5. Selalu bekerja vs beristirahat

Orang sibuk jarang beristirahat. Mereka bahkan berpikir bahwa beristirahat merupakan bentuk penundaan. Mereka juga frustasi saat melihat orang lain memiliki waktu luang dan menikmati pekerjaannya.

Orang produktif tahu kapan mereka harus berhenti sejenak untuk rileks misalnya dengan berjalan santai, mendengar lagu favorit, meditasi, atau lainnya.

Mereka paham mereka bisa lebih efisien dengan membiarkan otak mereka beristirahat setelah bekerja selama beberapa jam.(Felicia Margaretha-liputan6.com/jko)

 

 

22 November 2018
Mewaspadai Tipu Daya Setan
Setan dengan seluruh pasukannya tidak akan pernah berhenti dan tidak mengenal istilah capai dalam menyesatkan manusia. Dari segala arah mereka la’natullah ‘alaihim menggoda dan menjerumuskan kita; tidak berhasil dari arah depan, dicoba dari belakang. Mentok dari samping kanan, mereka lirik samping kiri (QS al-A’raf [7]:17).

Begitulah seterusnya, musuh nyata manusia ini menggoda kita sampai ada di antara kita ikut serta menjadi teman mereka. Di hadapan Rabb Semesta, iblis, tetua para setan dan makhluk pencinta kegelapan ini, mendeklarasikan diri untuk mencari pertemanan yang bisa diajak berbenam di kawah besar api neraka.

“Iblis ber kata, ‘Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.’ Allah berfirman, ‘Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai ke pada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)’.

Iblis menjawab, ‘Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.’” (QS Shad [38]: 79-83).

Inilah kiat supaya kita selamat dari tipu daya setan yang terkutuk. Pertama, ikhlas dalam menghamba kepada Sang Khaliq (QS al-Hijr [15]:40). Apa pun aktivitas kita, termasuk dalam hal ibadah dan amaliah keduniawian, haruslah semata karena mencari ridha Allah. Ikhlas ini seperti alat proteksi yang mampu melindungi kita dari virus mematikan setan de ngan segala tipu muslihatnya.

Kedua, meniti jalan takwa dengan keseriusan taat yang sempurna. Lihat QS al-Hijr [15]: 42 dan al-Baqarah [2]: 208.

Ketiga, iltizam biljamaah (melazimkan diri dengan berjamaah), baik dalam praktik iba dah, muamalah, maupun secara manhaj hidup (pola dan tata cara hidup). “Sesungguhnya setan bersama orang yang sendirian dan menjauh dari dua orang.” (HR Ahmad).

Keempat, melazimkan sha lat berjamaah di masjid (QS al- Hadid [58]:19). Berjamaah menghadirkan kekuatan (al-jama’ah quwwatun), berjamaah menjadi mudah mengakses keberkahan (al-jama’ah ba ra katun). “Jika ada tiga orang di desa atau kampung yang tidak mendirikan shalat jamaah kecuali mereka telah dikuasai oleh setan ...” (HR Abu Dawud).

Kelima, sering-seringlah memohon pertolongan Allah dari tipu daya setan dan kehadirannya dalam semua majelis kehidupan.

Sungguh kita tidak akan pernah menang perang me la wan makhluk terkutuk ini kecuali atas pertolongan-Nya. De ngan memperkuat tauhid, ikhlas, dan istiqamah ibadah ser ta memperbanyak isti’adzah atau doa, niscaya kita akan senantiasa mendapat per lindungan Allah dan mam pu menaklukkannya. (QS al- Mu’minun 97-98).

Jika anak Adam membaca ayat sajdah lalu dia sujud, setan menyendiri sambil menangis. Ia berkata, “Sungguh celaka (aku)! Anak Adam diperintah sujud lalu ia bersujud, maka baginya surga, dan aku disuruh sujud, tapi tidak mau sujud, maka bagiku neraka.” (HR Mus lim). Karena itu, jika ingin setan banyak menangis, per banyak sujud. Wallahu a’lam(REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: M Arifin Ilham/jko)

 
19 November 2018
Lakukan 3 Hal Ini Agar Tetap Sehat di Kantor
Rutinitas sehari-hari membuat banyak orang menghabiskan waktu lebih banyak di luar rumah, tidak terkecuali di kantor. Namun, tidak jarang ketika bekerja lebih sering fokus di tempat duduk.

Meregangan tubuh adalah hal yang wajib Anda lakukan di tengah kesibukan pekerjaan. Seperti dilansir dari Cashbac, ada beberapa tips agar Anda tetap sehat ketika berada di kantor. Apa saja? Yuk, simak rangkuman lengkapnya berikut ini.

1. 20, 20, 20

Apakah 20, 20, 20? Ini merupakan metode yang wajib dilakukan ketika fokus bekerja di depan komputer atau laptop. Rumus ini sangat bermanfaat bagi mata Anda. Yakni setiap 20 menit usahakan mengalihkan mata dari layar komputer atau laptop selama 20 detik.

Selain itu, hal yang perlu dipehatikan Adalah melihat beda yang jaraknya 20 kaki atau sekitar 6 meter dari tempat Anda. Terapkan rumus ini secara teratur untuk menjaga kesehatan mata.

2. Jalan-Jalan

Sempatkan untuk bangun dari tempat duduk dengan berjalan-jalan sejenak. Tidak perlu keluar kantor, Anda dapat meregangkan badan dengan cara berjalan ke pantry untuk mengambil minum.

Jika hal itu tidak cukup, Anda bisa menyempatkan diri untuk mempir ke meja teman Anda untuk sekedar mengobrol santai selama satu sampai dua menit. Hal ini juga bisa Anda lakukan di saat makan siang. Usahakan tidak menitip makanan pada teman.

3. Pentingnya Air Putih

Meski tidak melakukan gerakan fisik dan tidak kehausan, bukan berarti setiap harinya Anda tidak membutuhkan asupan air untuk tubuh. Air putih sangat penting bagi tubuh, bukan hanya menghindarkan tubuh dari dehidrasi, tapi supaya metabolisme tubuh tetap terjaga.

Selain itu, manfaat air putih lainnya seperti membuat tulang menjadi kuat hingga tidak mudah sakit. Minumlah setidaknya dua liter air putih setiap harinya supaya terhindar dari beberapa hal yang membahayakan tubuh, terutama dehidrasi.(Putu Elmira-liputan6.com/jko)

15 November 2018
Sabda Rasulullah dan Amanah Jabatan
Suatu waktu Abu Dzar al-Ghifari bertanya kepada Nabi. "Ya Rasulullah, mengapa kau tak memberi jabatan apa-apa kepadaku?" Sambil menepuk bahu sahabatnya yang zuhud itu, Nabi menjawab, "Hai Abu Dzar, kau seorang yang lemah, sedangkan jabatan itu adalah amanah."

Sebagai amanah, sabda Rasulullah, jabatan kelak pada hari kiamat hanya akan menjadi penyesalan dan kehinaan, kecuali bagi orang yang dapat menunaikan kewajiban dan tanggung jawabnya (HR Muslim).

Sabda Nabi itu tidak hanya untuk Abu Dzar, tetapi untuk umatnya. Nadanya seperti mengancam, tapi seorang Nabi peduli pada umatnya itu sedang mewanti-wanti. Ada tiga kriteria pejabat (pemikul jabatan) yang tersembunyi dalam pesan di atas yaitu: amanah, mengambil dengan benar, dan menunaikan dengan baik.

Kriteria di atas tidaklah sederhana. Sebab, pejabat dalam gambaran Nabi adalah pekerja bagi orang banyak, bukan sekadar penguasa. Dan pekerja seperti digambarkan oleh Alquran haruslah orang yang kuat dan terpercaya. "Sesunguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya," (QS al-Qashas (28) :26).

Kuat pada ayat di atas adalah kuat bekerja dalam memimpin. Sedang maksud amanah (dapat dipercaya) adalah tidak berkhianat dan tidak menyimpang, dengan motif karena takut kepada Allah. Maka, sebagai pekerja untuk umat, sifat kuat bekerja adalah prasyarat penting pejabat. Tetapi, yang lebih penting lagi adalah menjaga sifat amanah yang bisa hilang karena tuntutan pekerjaannya.

Nabi pun konsisten dengan kriterianya. Khalid bin Walid dan 'Amr bin Ash yang baru masuk Islam diberi jabatan pimpinan militer, padahal ilmu keislaman mereka berdua belum mamadai. Namun, ternyata keduanya dianggap kuat bekerja dan mampu menjaga amanah.

Sebaliknya, orang sealim Abu Hurairah yang sangat kuat hafalan hadisnya dan banyak mendampingi Rasulullah tidak diberi jabatan apa-apa. Semangat Hasan bin Tsabit membela Islam juga tidak masuk kriteria orang yang layak memegang pimpinan atau jabatan. Tentu lagi-lagi karena tidak masuk kriteria pemimpin yang dicanangkan Nabi.

Masalahnya, seseorang bisa gagal menunaikan tugas jabatannya dan kepemimpinannya karena tidak mampu mempertahankan amanah (khiyanat) atau karena tidak ada ilmu untuk itu (jahil). Maka Alquran memberi pelajaran dari kisah Nabi Yusuf. Dikisahkan bahwa ia diberi kedudukan tinggi oleh raja karena dapat dipercaya (amin), pandai menjaga (hafiz), dan berpengetahuan (alim) (QS Yusuf (12) :54-55).

Ini berarti kriteria pemimpin ditambah satu syarat lagi, yaitu hafiz, artinya menjaga amanah. Hal ini disinggung Nabi dalam hadis yang lain: Sesungguhnya Allah akan menanyai setiap pemimpin tentang rakyatnya, apakah menjaganya (hafiza) atau menyia-nyaikannya. (HR Nasa'i dan Ibnu Hibban).

Syarat yang satu lagi adalah sifat al-'alim, artinya mengetahui apa yang menjadi tanggung jawabnya, mengetahui ilmu tentang tugasnya. Adalah malapetaka suatu bangsa jika pejabat dan pemimpin yang dipilih dan dipercaya rakyat ternyata tidak cukup ilmu tentang tugasnya. Inilah yang diwanti-wanti Umar ibn Khattab bahwa amal tanpa ilmu itu lebih banyak merusak daripada memperbaiki. Di sini kita akan mafhum apa kira-kira sebabnya Abu Zar tidak diberi jabatan oleh Nabi.

Pemimpin atau pejabat Muslim yang sesuai dengan ajaran Islam adalah yang bersifat amanah, memperolehnya dengan benar, menunaikan dengan baik, kuat, dapat dipercaya (amin), pandai menjaga (hafiz) amanahnya dan berpengetahuan (alim) tentang tugas jabatan dan kepemimpinannya.(REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ahmad Agus Fitriawan/jko)

 
Page 1 of 68      1 2 3 >  Last ›