Lintas Jawa Timur

20 August 2019
BPBD Sidoarjo Minta Masyarakat Waspada Kebakaran Lingkungan
SIDOARJO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur meminta kepada masyarakat di wilayah setempat untuk meningkatkan kewaspadaan akan bahaya kebakaran lingkungan menyusul banyaknya kejadian kebakaran akhir-akhir ini.

Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo, DWIJO PRAWITO mengatakan untuk hari ini saja, terdapat tiga lokasi kebakaran. Ia menjelaskan, saat ini bencana yang kerap terjadi di Kabupaten Sidoarjo adalah kebakaran, baik itu berupa ilalang, lahan tebu, perumahan, gudang dan juga pabrik. Selain itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat supaya tidak membakar sampah secara sembarangan.

Ia menjelaskan, masyarakat juga diimbau tidak membuang puntung rokok, terutama di daerah-daerah ilalang yang mudah terbakar. Dalam kurun waktu sehari ini, tiga kejadian kebakaran terjadi di wilayah Sidoarjo, yakni kebakaran rumah di wilayah Candi, kebakaran rumah di Krian, dan kebakaran sebagian tempat sekolah di Sukodono. (ant-art)
20 August 2019
Pemkot Malang Siap Beri Penjelasan Ke Mendagri TJAHYO KUMOLO
MALANG - Pemerintah Kota Malang menyatakan siap untuk memberikan penjelasan kepada Menteri Dalam Negeri TJAHYO KUMOLO terkait adanya bentrokan yang terjadi antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua.

Wali Kota Malang SUTIAJI mengatakan bahwa poin-poin yang akan disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri tersebut antara lain terkait kronologi bentrokan yang terjadi Kamis 15 Agustus 2019 secara lengkap. SUTIAJI menjelaskan, penjelasan tersebut akan disampaikan oleh Pemerintah Kota Malang, supaya pemerintah pusat mendapatkan gambaran secara utuh atas peristiwa yang terjadi di Kota Malang tersebut.
Sebagai catatan, pada 15 Agustus 2019, terjadi bentrokan antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua, di kawasan Rajabali, Kota Malang, Jawa Timur.

Berdasarkan laporan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, para mahasiswa asal Papua tersebut tengah melakukan perjalanan dari Stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang untuk menyampaikan aspirasinya. Para mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) tersebut akan melakukan aksi damai di Balai Kota Malang, mengecam penandatanganan New York Agreement antara Pemerintah Indonesia dan Belanda pada 15 Agustus 1962.

Selain itu, dalam waktu dekat SUTIAJI juga akan berkomunikasi dengan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. Sementara itu, Wakil Wali Kota Malang SOFYAN EDI JARWOKO menyatakan bahwa dirinya siap untuk memberikan penjelasan kepada Menteri Dalam Negeri. Ia akan menjelaskan sesuai data yang dimiliki. Atas kejadian bentrokan antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua tersebut, baik SUTIAJI maupun SOFYAN EDI atas nama Pemerintah Kota Malang telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Keduanya memastikan dan menegaskan bahwa tidak ada kebijakan yang dikeluarkan untuk memulangkan para mahasiswa asal Papua yang tengah belajar di Kota Malang, pasca terjadinya bentrokan. (ant-art)
19 August 2019
Wali Kota Malang Jelaskan Kronologi Bentrokan Warga-Mahasiswa Papua
MALANG - Wali Kota Malang SUTIAJI menjelaskan kronologi terkait peristiwa bentrokan yang terjadi pada Kamis 15 Agustus 2019 antara sekelompok warga Kota Malang dengan mahasiswa asal Papua, di kawasan Rajabali, Kota Malang.

SUTIAJI mengatakan bahwa, berdasarkan laporan yang diterima dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, para mahasiswa asal Papua tersebut tengah melakukan perjalanan dari Stadion Gajayana menuju Balai Kota Malang. Para mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) tersebut akan melakukan aksi damai di Balai Kota Malang, mengecam penandatanganan New York Agreement antara Pemerintah Indonesia dan Belanda pada 15 Agustus 1962.

SUTIAJI menjelaskan, akibat perselisihan tersebut terjadi keributan antara kedua kelompok yang berujung bentrokan. Kejadian tersebut, juga membuat masyarakat yang tinggal di dekat kawasan Rajabali keluar dan menyaksikan bentrokan hingga terlibat di dalamnya. Bentrokan antara kedua kelompok tersebut semakin memanas. Puncaknya, kurang lebih pada pukul 09.20 WIB, kedua kelompok saling melempar batu, sehingga membahayakan para pengendara kendaraan bermotor yang melintas.

Atas kejadian tersebut, SUTIAJI atas nama Pemerintah Kota Malang menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. SUTIAJI juga telah bertemu dengan warga yang terlibat bentrokan dengan mahasiswa asal Papua tersebut. Dalam pertemuan tersebut, SUTIAJI menegaskan kepada warga bahwa semua warga negara Indonesia memiliki hak untuk menyampaikan pendapat. Dalam menyampaikan pendapat, sesungguhnya bisa dilaksanakan tanpa ada gangguan selama mentaati aturan yang berlaku.

Pemerintah Kota Malang juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak pernah ada kebijakan yang dikeluarkan untuk memulangkan para mahasiswa asal Papua yang tengah belajar di Kota Malang, pasca terjadinya bentrokan. (ant-art)
19 August 2019
Jamaah Haji Kota Madiun Tiba Di Tanah Air Dengan Jumlah Utuh
MADIUN - Jamaah haji dalam kelompok terbang (kloter) empat debarkasi Surabaya asal Kota Madiun, Jawa Timur tiba di Wisma Haji kota setempat pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB dengan jumlah yang utuh seperti saat waktu berangkat.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun, Ahmad Munir menjelaskan ada dua jamaah haji asal Kota Madiun yang keberangkatannya menyusul. Yakni, Saridi beserta istrinya warga Jalan Serayu, Kelurahan Pandean. Sesuai jadwal, keduanya akan tiba di Tanah Air pada Selasa20 Agustus 2019.

AHHMAD MUNIR menjelaskan jamaah haji asal Kota Madiun mendapat keistimewaan di Tanah Suci. Yakni jika jamaah lain mengantre di Bandara Jeddah untuk dilakukan pemeriksaan koper dan barang bawaan, jamaah Kota Madiun justru tidak ada satu pun yang diperiksa. Selain keluarga, kedatangan jamaah haji Kota Madiun langsung disambut Wali Kota Madiun Maidi beserta istri, jajaran OPD, MUI serta perwakilan Forkopimda. Sebelum bertemu dengan keluarga, terlebih dulu dilaksanakan penyambutan secara seremonial.

Wali Kota Madiun MAIDI menyatakan doa yang dititipkan Pemkot Madiun kepada jamaah haji saat di Tanah Suci sangat terasa. Hal itu dilihat dari jalannya pemerintahan di Kota Madiun yang berjalan baik. Sesuai data, 189 jamaah haji asal Kota Madiun tahun ini masuk kloter 4 embarkasi Surabaya. Mereka bergabung dengan 197 jamaah haji asal Kabupaten Pacitan dan 59 jamaah asal Kota Surabaya. Adapun dari 189 jamaah yang berangkat, terdiri 85 laki-laki dan 104 perempuan. (ant-art)
19 August 2019
Gubernur Pastikan 120 Anggota DPRD Jatim Dilantik 31 Agustus 2019
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur KHOFIFAH INDAR PARAWANSA memastikan 120 anggota DPRD Jatim periode 2019-2024 akan dilantik pada 31 Agustus 2019.

Ia berharap, anggota DPRD Jatim bisa segera bekerja mencocokkan dengan Program Nawa Bhakti Satya, serta menyusun rencana strategis pembangunan dalam lima tahun ke depan, termasuk memasukkannya dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD).

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Jatim INDAH WAHYUNI mengatakan segala persiapan pelantikan sudah berjalan baik, dan sekarang hanya menunggu surat keputusan dari Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, selama pimpinan dewan belum definitif, maka anggota dewan tidak boleh melakukan kunjungan kerja, sebab semua alat kelengkapan dewan harus tersusun terlebih dahulu.

KPU memastikan seluruh anggota DPRD Jatim terpilih periode 2019-2024 telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) serta melengkapi syarat normatif lainnya. (ant-art)
18 August 2019
Polda Jatim Perketat Penjagaan Setiap Mapolsek
SURABAYA - Kepolisian Daerah Jawa Timur memperketat penjagaan di setiap mapolsek setelah adanya serangan terhadap dua anggota Polsek Wonokromo Surabaya, AIPTU AGUS SUMARTONO dan BRIPTU FEBIAN oleh seorang pelaku berinisial IM.

Kabid Humas Polda Jatim KOMBES POL FRANS BARUNG MANGERA menegaskan penjagaan lebih ketat tersebut atas perintah langsung dari Kapolda Jatim INSPEKTUR JENDERAL POLISI LUKI HERMAWAN. Kendati dilakukan penjagaan secara ketat, namun pelayanan di mapolsek, khususnya di Wonokromo tetap berjalan seperti biasanya. Dia mencontohkan aksi teror bom yang ditujukan ke Mapolrestabes Surabaya pada tahun 2018 tidak mengurangi pelayanan polisi terhadap masyarakat.

Hal senada juga ditegaskan Kapolrestabes Surabaya KOMBES POL SANDI NUGROHO yang memastikan pelayanan tidak akan terganggu meski telah terjadi teror terhadap anggotanya. Sebelumnya, Sabtu 17 Agustus 2019 sekitar pukul 17.00 WIB, seorang pria tak dikenal menyerang anggota Polsek Wonokromo dengan berpura-pura melapor ke bagian SPKT. Pelaku tiba-tiba menyerang menggunakan celurit hingga mengakibatkan seorang anggota polisi terluka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit serta seorang polisi lainnya menderita luka lebam. (ant-art)
18 August 2019
Kloter Pertama Jamaah Haji Debarkasi Surabaya Tiba Di Tanah Air
SURABAYA - Jamaah haji dalam kelompok terbang (kloter) pertama debarkasi Surabaya asal Kabupaten Magetan mendarat di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo pada Minggu sekitar pukul 03.35 WIB.

Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, JAMAL, mengatakan bahwa dari bandara, jamaah haji menuju ke Asrama Haji Sukolilo pada pukul 05.00 WIB. Setibanya di Asrama Haji, jamaah menjalani beberapa proses sebelum kembali ke daerah masing-masing, antara lain pengecekan dokumen oleh petugas imigrasi, pemeriksaan suhu tubuh oleh tim kesehatan, serta penyerahan air zam zam.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mengizinkan penjemputan jamaah haji secara massal di Asrama Haji menggunakan kendaraan dan mengatur pengamanannya. Pada Minggu, jamaah haji dalam kelompok terbang dua asal Kabupaten Ngawi, Ponorogo dan Surabaya serta kelompok terbang tiga dari Kabupaten Ponorogo juga dijadwalkan tiba di Tanah Air. (ant-art)
17 August 2019
Kapolda Jatim: Anggota Polri Diserang Di Mapolsek
SURABAYA - Seorang anggota Polsek Wonokromo AIPTU AGUS SUMARTONO diserang oleh pria tak dikenal di Mapolsek setempat pada Sabtu sore.

Kapolda Jawa Timur IRJEN POLISI LUKI HERMAWAN mengatakan, pelaku penyerangan berpura-pura melapor ke SPKT. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam jenis celurit dan mengayunkannya ke tubuh polisi itu. Akibat peristiwa tersebut, anggota polisi yang menjadi korban dirawat di UGD RKZ Surabaya. Korban menderita luka di tangan, pipi sebelah kanan dan kepala bagian belakang. Di tempat sama, Kapolrestabes Surabaya KOMBES POL SANDI NUGROHO belum bisa menjelaskan motif dari pelaku penyerangan.

Sementara itu, setelah peristiwa tersebut Mapolsek Wonokromo dijaga ketat oleh anggota Kepolisian dan tidak sembarang orang bisa masuk. Sejumlah warga juga terlihat berkerumun untuk melihat dari dekat situasi di sekitar markas polisi yang bersebelahan dengan Terminal Joyoboyo tersebut. (ant-art)
15 August 2019
Gubernur Kukuhkan 76 Anggota Paskibraka Jatim Di Grahadi
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur KHOFIFAH INDAR PARAWANSA mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis 15 Agustus 2019 malam.

Gubernur KHOFIFAH juga mengajak seluruh anggota Paskibraka tak lupa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena diberi kesempatan untuk menjadi pemuda-pemudi pilihan bangsa. Mengibarkan sang merah putih, menjadi bagian dari menghormati jasa pada pahlawan dan cinta terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut mengingatkan para anggota Paskibraka untuk tetap semangat dan mampu menjalankan tugas dengan baik, mulai pengibaran bendera serta penurunannya. Seluruh anggota Paskibraka yang dikukuhkan kali ini merupakan gabungan dari seluruh daerah di Jatim yang diseleksi ketat serta nantinya bertugas saat upacara pengibaran dan penurunan bendera di Gedung Negara Grahadi pada 17 Agustus 2019.

Sementara itu, Ketua Pengprov Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Jawa Timur DANU ARDHIARSO menyampaikan dengan dikukuhkannya anggota Paskibraka maka kelancaran dan kesuksesan pengibaran serta penurunan bendera pada upacara mendatang menjadi tanggung jawab seluruh anggota. (ant-art)
15 August 2019
Sebanyak 200 Pendaki Akan Gelar Upacara Di Gunung Arjuno-Welirang
KOTA BATU - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) RADEN SOERJO menyatakan sebanyak 200 pendaki yang akan melaksanakan upacara bendera di Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur, untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kepala UPT Tahura RADEN SOERJO AHMAD WAHYUDI mengatakan bahwa pascakebakaran yang melanda kawasan Gunung Arjuno beberapa waktu lalu, saat ini kondisi sudah dinyatakan aman, sehingga para pendaki bisa melaksanakan upacara bendera untuk memperingati HUT ke-74 RI. WAHYUDI menjelaskan, hingga saat ini memang belum bisa dipastikan berapa banyak pendaki yang sudah mendaftar untuk melaksanakan upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut. Namun, berdasarkan pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, para pendaki tersebut akan mulai berdatangan pada 16 Agustus, dan langsung melakukan pendaftaran untuk melakukan upacara keesokan harinya.

Para pendaki tersebut akan melakukan pendaftaran di pos-pos yang ada di empat titik. Pos-pos pendakian tersebut berada di Pos Tretes Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan, Pos Purwosari Kabupaten Pasuruan, Pos Lawang Kabupaten Malang, dan Pos Bumiaji di Kota Batu. Pada pelaksanaan upacara 17 Agustus 2019, rencananya para pendaki akan melaksanakan upacara bendera di Pos II Kokopan, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang.

Gunung Arjuno-Welirang merupakan dua gunung yang berdampingan, dan biasanya para pendaki mendaki keduanya dalam satu perjalanan. Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl), dan Gunung Welirang memiliki ketinggian 3.156 mdpl. Beberapa waktu lalu, pendakian ke Gunung Arjuno sempat ditutup akibat adanya kebakaran hutan yang menghanguskan areal seluas 350 hektare. (ant-art)
Page 1 of 186      1 2 3 >  Last ›