Lintas Jawa Timur

16 July 2019
BKSP Jatim Dorong Perusahaan Optimalkan Tenaga Magang
Surabaya – Ketua Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jatim ADIK DWI PUTRANTO mengatakan, dengan adanya peserta magang di sebuah perusahaan, maka bisa terbantu proses produksinya.

Selain itu, para peserta magang nantinya juga dididik sesuai dengan kebutuhan dari perusahaan itu. Pendidikan Sistem Ganda (PSG) merupakan upaya meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan yang relevan dengan dunia kerja. Peningkatan kualitas lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan hal yang dibutuhkan saat ini.

Terlebih, pendidikan mempunyai fungsi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu berperan lebih kreatif dan inovatif dalam pembangunan. Dalam upaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja, diperlukan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha–dunia industri (DUDI) untuk dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang diharapkan.

Banyak keuntungan yang didapatkan di antaranya perusahaan tidak perlu lagi melakukan tes terhadap calon pegawai, karena dari siswa magang sudah diketahui bagaimana kerja yang dilakukannya. (ant-had)
16 July 2019
BPS: Penduduk Miskin Jatim Berkurang 179,9 Ribu Jiwa
Surabaya - Badan Pusat Statistika Jawa Timur mencatat penduduk miskin berkurang 179,9 ribu jiwa. Kepala BPS Jatim, TEGUH PRAMONO mengatakan, secara presentase penduduk miskin di Jatim turun sebesar 0,48 persen, yakni dari 10,85 persen pada September 2018 menjadi 10,37 persen pada Maret 2019.

Ditinjau dari wilayah, penurunan penduduk miskin di Jatim merata terjadi di perkotaan dan pedesaan, yakni di perkotaan turun sebesar 0,13 persen dan di perdesaan turun sebesar 0,78 persen.

Berdasarkan catatan BPS, turunnya angka kemiskinan itu akibat tingginya peranan komoditi makanan yakni sebesar 75,02 persen, sebab sumbangan terbesar pada garis kemiskinan baik di perkotaan maupun di perdesaan pada umumnya sama, yakni faktor makanan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, KHOFIFAH INDAR PARAWANSA mengaku, angka kemiskinan terjadi seiring dengan tingginya pernikahan usia dini, anak-anak putus sekolah di tingkat SMP, tingginya angka kematian ibu (AKI), serta tingginya angka kematian bayi (AKB) di Jawa Timur. (ant-had)
15 July 2019
Banyuwangi Ethno Carnaval akan Hadir Kembalikan Kejayaan Kerajaan Blambangan
BANYUWANGI - Banyuwangi akan kembali menggelar karnaval kostum etnik megah Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), Sabtu 27 Juli 2019. Even yang menjadi Top 10 Even nasional dan ditunggu banyak wisatawan ini bakal dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Bupati Abdullah Azwar Anas mengatakan, Banyuwangi kembali menggelar BEC untuk ke-9 kalinya sebagai rangkaian Banyuwangi Festival 2019. Tahun ini, BEC mengangkat tema The Kingdom of Blambangan.

BEC adalah satu event besar dalam rangkaian Banyuwangi Festival yang selalu ditunggu-tunggu oleh wisatawan. Parade kolosal ini bakal menampilkan 120 kostum megah yang memvisualisasikan kisah kejayaan Kerajaan Blambangan dan kisah kemakmuran warganya. Tema ini diangkat karena sarat akan momen historikal yang mewarnai terbentuknya Kabupaten Banyuwangi.

BEC "The Kingdom of Blambangan" bakal berhias berbagai kostum extraganza. Karena, ratusan talent yang terlibat tersebut akan membawakan beragam kostum yang terbagi dalam 10 sub tema yang mempresentasikan kehidupan kerajaan. Ada yang Raja Blambangan, putri, sapta menggala (dewan penasihat raja), kedhaton (keraton), Loh Pampang, kapal Jung, setinggil, hingga Pura Blambangan.

Kepala Dinas Pariwisata MY. Bramuda menambahkan BEC akan dilaksanakan pada 27 Juli tepat pukul 12.00 WIB. BEC akan mengambil start di Jl. Veteran Taman Blambangan dan finish di depan Stadion Diponegoro di Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Konsep BEC tahun ini kembali menghadirkan 11 panggung. Yakni satu panggung utama dan 10 panggung sub tema yang masing-masing berjarak 150 meter. Setiap panggung sub tema akan menjadi panggung atraksi bagi masing-masing talent sub tema BEC. (ardian fanani-detik/art)
15 July 2019
Ditemukan Lagi Struktur Bangunan Bata Kuno Peninggalan Jaman Kerajaan Majapahit di Desa Kesamben
JOMBANG - Struktur bangunan bata kuno kembali ditemukan di kawasan Sendang Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur, Senin 15 Juli 2019. Temuan terbaru ini setelah pihak desa melakukan penggalian dengan alat berat backhoe untuk mengetahui sejauh mana dasar putusnya saluran irigasi kuno (temuan awal) tersebut berujung. 

Penggalian tersebut juga disaksikan petugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang. Kepala Desa Kesamben, WANDOKO SUNTOWO YUDHA megatakan, dalam penggalian ini pihaknya mendapati ada struktur bangunan dengan ukuran maupun diameter lebih besar lagi dari temuan awal.

Bentuknya nampak tidak jauh beda dengan temuan awal yang mirip saluran irigasi. Hanya saja, struktur bata kuno yang ada di sisi timur sendang ini, lebih besar dan bahkan cenderung mirip kolam atau bak kontrol. Upaya penggalian dan temuan baru inipun mengundang perhatian puluhan warga yang ingin menyaksikan secara langsung situs kuno ini dari jarak dekat.

WANDOKO menjelaskan, bahwa sejauh ini pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Pemkab Jombang dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur untuk menentukan langkah selanjutnya. Sebelumnya, BPCB Jawa Timur menyebut struktur bata kuno yang ditemukan di dasar sendang di Dusun Sumberbeji Desa Kesamben Kecamatan Ngoro, Jombang, merupakan bekas saluran pendukung untuk kebutuhan air pemukiman jaman kerajaan Majapahit.

Arkeolog 
BPCB Jawa Timur, WICAKSONO DWI NUGROHO menjelaskan, salah satu bukti yang paling mendasar yakni adalah dari ciri dan bentuk batu bata yang cukup identik dengan era jaman Majapahit. Di mana ketebalan batu batanya sekitar 6 centimeter dengan panjang sekitar 30 x 20 centimeter.
 
Sedangkan dari hasil penelitian ini, struktur bata berfungsi sebagai saluran air yang membentang dari barat ke timur dengan arah arus air dari arah barat. WICAKSONO mengungkapkan, saluran pendukung ini juga dirancang sebagai saluran air dengan tehnologi tertutup. Hal ini, kata dia, nampak dari struktur penataan bata yang menutup pada bagian atas saluran dan berada didalam tanah.

WICAKSONO pun menegaskan, sendang yang diyakini warga sebagai peninggalan zaman kuno bukanlah sumber air, melainkan merupakan luberan air yang disebabkan rusaknya bagian saluran di sisi timur sendang atau waduk, karena tertutup tanah. (sutono-tribunnews/art)
14 July 2019
Keberangkatan Ke Tanah Suci 2 Calon Haji Tertunda Karena Demensia
SURABAYA - Sebanyak dua calon haji tertunda keberangkatannya ke Tanah Suci pada tahun ini karena dinyatakan mengalami demensia atau terkurangnya daya ingat oleh tim kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya.

Wakil Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya dr ACUB ZAENAL mengungkapkan kedua calon haji yang tidak bisa berangkat tersebut tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 14 berasal dari Kabupaten Probolinggo dan Kloter 20 berasal dari Kabupaten Malang. Oleh dokter, keduanya dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Menur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta menentukan gradasi dari demensia yang dialami, apakah termasuk ringan, sedang, atau berat.

Selain mengalami demensia berat, kedua calon haji tersebut berangkat seorang diri, tanpa pendamping sehingga dianggap tidak layak terbang dan selanjutnya keluarga membawanya kembali pulang ke daerah masing-masing.

Selain menunda keberangkatan dua calon haji yang mengalami demensia, PPIH Embarkasi Surabaya juga telah menunda keberangkatan dua perempuan yang dinyatakan hamil dengan usia kehamilan belum memasuki 14 minggu. Keduanya masing-masing berinisial HFE, yang tergabung di Kloter 7 berasal dari Kabupaten Sumenep dan PHL tergabung dalam Kloter 18 berasal dari Kabupaten Malang.

Oleh karena penundaan tersebut, suami dari masing-masing calon haji yang sedang hamil itu juga memutuskan untuk menunda keberangkatan hajinya dan selanjutnya direncanakan keberangkatan mereka pada tahun depan. (ant-art)
14 July 2019
Ratusan Sepeda Motor Diamankan Saat Balap Liar di Sidoarjo
SIDOARJO - Sebanyak 142 sepeda motor diamankan Polresta Sidoarjo. Ratusan sepeda motor tersebut terjaring saat melakukan aksi balap liar. Saat ini ratusan sepeda motor tersebut diamankan di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Menurut Kasat Lantas Polresta Sidoarjo KOMPOL FAHRIAN SALEH SIREGAR balap liar yang berada di Jalan Jenggolo Sidoarjo tiap Sabtu malam itu sangat meresahkan pengguna jalan. Karena pada saat melakukan balap liar sempat menutup jalan.

Satlantas Polresta Sidoarjo menyiapkan puluhan anggota Delta Speed untuk menertiban balap liar itu. Razia mulai dilakukan pada pukul 23.00 wib. Razia dilakukan, setelah polisi mengamati kegiatan tersebut meresahkan warga. 

Sementara sepeda motor yang diamankan tidak hanya milik warga Sidoarjo. Namun ada juga dari berbagai kota seperti Surabaya, Gresik dan Mojokerto. Semua pemilik sepeda motor tersebut tidak memiliki surat kendaraan bermotor, bahkan sepeda motor itu semua bodong.

Saat dilakukan razia, lanjut dia, banyak di antara mereka berusaha kabur meloloskan diri karena beralasan sebagai penonton. Namun setelah diperiksa mereka tidak bisa menunjukkan surat kendaraan bermotor. membuat mereka jera tidak mengulangi lagi. (suparno-detik/art)
14 July 2019
26.600 Sego Buwuhan Bojonegoro Catatkan Rekor MURI
BOJONEGORO - Sebanyak 26.600 Sego (nasi) Buwuhan yang merupakan kuliner khas Bojonegoro, Jawa Timur mencatatkan diri dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori hidangan terbanyak pada acara Pagelaran Bojonegoro Thengul International Folklore Festival 2019 (TIFF) di Bojonegoro, Minggu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro, AMIR SYAHID mengatakan, hidangan kuliner Sego Buwuhan biasanya hanya bisa diperoleh pada saat hajatan, namun saat ini menjadi makanan bersama rakyat karena bisa disantap setiap hari.

NASI BUHUWAN, kata dia, berbentuk seperti lontong yang dibungkus dengan daun jati yang sudah didasari daun pisang. Isian nasi ada buah papaya muda atau blonceng ditambah kacang tolo dibumbu kuning tanpa santan, momoh tempe lombok, daging bumbu terik dan serundeng kering. Dalam acara catatan rekor MURI itu, juga didatangkan delegasi kesenian dari empat negara, yaitu Bulgaria, Polandia, Thailand, dan Meksiko.

Selain itu, ada sekitar 103 seniman dari keempat negara tersebut yang akan menampilkan kesenian masing-masing di lokasi yang berbeda-beda, antara lain di Pendopo Malowopati, Jalan P Mas Tumapel, Jalan MH Thamrin, Stadion Letjen H. Sudirman, Alun- alun, Dander Water Park, dan Wonocolo. (ant-art)
14 July 2019
Musim Kemarau, Produksi Garam Di Probolinggo Meningkat Dua Kali Lipat
PROBOLINGGO - Produksi garam di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meningkat hingga dua kali lipat  selama musim kemarau 2019 ini dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.

Ketua Kelompok Garam Kalibuntu Sejahtera 1 SUPARYONO mengatakan para petambak di kelompoknya telah memanen garam sebanyak 15 kali sejak Februari hingga Juni 2019 karena cuaca kemarau yang cukup bagus.

Dari lahan tambak seluas sekitar 12 x 50 meter persegi, petani di Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan itu mampu panen garam sebanyak 6-7 ton, dengan kualitas garam lebih baik dari hasil panen tahun lalu.

Kendati demikian, lanjut dia, harga garam krosok di tingkat petambak masih belum naik di kisaran Rp650 per kilogram dan berharap harga garam bisa naik lebih dari Rp 1.000 per kilogram.

Sementara itu, Dinas Perikanan Kabupaten Probolinggo menargetkan produksi garam pada 2019 mencapai 22 ribu ton atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Dinas Perikanan Probolinggo juga melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada petani garam dan menambah fasilitas penunjang peningkatan produksi garam, sehingga dapat meningkatkan produktivitas garam petani dan diharapkan target tersebut tercapai. (ant-art)
14 July 2019
Malang - Ekonom Universitas Brawijaya Malang, NUGROHO SURYO BINTORO mengatakan, bahwa keberadaan koperasi sudah seharusnya mulai merangkul kalangan generasi muda. Upaya merangkul generasi muda tersebut perlu dilakukan dalam upaya meningkatkan eksistensi koperasi di Indonesia, dengan menyediakan pelayanan yang menjadi kebutuhan kalangan muda.

Selama ini koperasi identik dengan generasi tua dikarenakan generasi muda lebih menyukai akses perbankan yang dinilai memiliki berbagai macam kemudahan transaksi yang diberikan. Namun demikian, hal ini tidak seharusnya menyurutkan niatan koperasi untuk dapat berkembang lebih besar.
 
Hanya ada segelintir koperasi besar yang telah memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan menerapkan teknologi tersebut pada telepon pintar. Diharapkan, koperasi mampu menangkap besarnya potensi pasar dari sektor generasi muda, karena saat ini Indonesia tengah mengejar bonus demografi. (ant-had)
14 July 2019
PPIH Embarkasi Surabaya Catat 8.900 Calon Haji Sudah Berangkat Ke Tanah Suci
Surabaya - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat 8.900 calon haji telah berangkat ke Tanah Suci terhitung sembilan hari pemberangkatan.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU), JAMAL mengatakan, total sudah 20 kelompok terbang (kloter) dari gelombang pertama yang berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Mereka didampingi 100 orang petugas.

Secara umum proses pemberangkatan berjalan lancar dan baik, namun terkait adanya calon haji yang sakit masih harus menunggu hasil pemeriksaan tim dokter. Sementara itu, tentang barang bawaan JCH yang disita oleh petugas, hingga kloter 20 barang yang disita semakin minim. (ant-had)
Page 1 of 177      1 2 3 >  Last ›