Lintas Jawa Timur

19 July 2018
Mengapa Kampung di Mojokerto Ini Jadi Habitat Sanca, Ini Penjelasannya
Dusun Unengan, Desa Sekargadung, Pungging, Mojokerto disebut sejak lama menjadi habitat ular sanca. Di ujung timur kampung ini banyak ditemukan tanah berongga dengan kelembaban tinggi. Tempat tersebut menjadi kesukaan ular sanca.

Hal itu dikatakan Kepala Resort Konservasi Wilayah Mojokerto-Sidoarjo BBKSDA Jatim Abdul Khalim. Dipandu warga setempat, dia dan sejumlah anggotanya telah meninjau Dusun Unengan yang menjadi habitat ular sanca.

"Memang di tempat tersebut kondisinya banyak rongga dan ada gua, di sekitar situ banyak air. Jenis ular piton (salah satunya jenis Sanca Kembang) cenderung mencari tempat yang lembab," kata Khalim saat dihubungi detikcom, Rabu (18/7/2018).

Khalim memperkirakan, ular sanca kembang yang banyak ditemukan warga Dusun Unengan, bukan ular pendatang. Reptil-reptil tersebut memang sejak lama menempati kawasan sekitar gua Unengan yang berada di ujung timur kampung.

"Menurut keterangan Kepala Dusun, desa ini sejak dulu memang menjadi habitat ular jenis sanca. Mulai kecil ular sudah ada di situ, sekarang beranak pinak menyebar di sekitar situ," ujarnya.

Gua Unengan, lanjut Khalim memang menjadi tempat yang disukai ular sanca kembang. Dia memperkirakan bagian dalam gua ini terdapat kubangan air sehingga mempunyai kelembaban yang tinggi.

Selain gua, kata dia, ular sanca juga diperkirakan bersarang di sepanjang saluran irigasi Unengan. Selain cenderung lembab, daerah aliran sungai kecil ini banyak ditumbuhi tanaman liar dan pisang.

"Sarangnya tadi kami temukan di sungai kecil itu, lubangnya banyak. Bahkan ada bekas ular berganti kulit, kelihatannya sudah lama, perkiraan kami ukuran ularnya lebih kecil," terangnya.

Selama 6 bulan terakhir warga Dusun Unengan dibuat resah oleh kawanan ular sanca. Reptil berukuran besar itu kerap memangsa ternak warga. Mulai dari ayam, bebek, hingga anakan kambing.

Dalam kurun waktu tersebut, warga telah menangkap 8 ekor ular sanca kembang. Panjangnya bervariasi, antara 3-5 meter. Warga meyakini ular-ular itu bersarang di gua Unengan. Hingga kini masih ada ular yang belum ditangkap warga.(Enggran Eko Budianto - detikNews/jko)
19 July 2018
 Link Pengumuman Hasil Seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (UB) 2018 Mulai Jumat, 20 Juli 2018

Bagi calon mahasiswa baru (camaba) yang telah melakukan pendaftaran seleksi mandiri Universitas Brawijaya (UB), tentunya sudah menanti-nanti hasil seleksi.

Hasil seleksi Mandiri Universitas Brawijaya (UB) 2018 bisa diakses di situs resmi Selma UB pada Jumat (20/7/2018).

Berikut link untuk melihat hasil seleksi Mandiri UB 2018.
 

Untuk melihat hasil seleksi, calon mahasiswa diharuskan memasukkan nomor pendaftaran yang diterima saat mendaftar jalur mandiri.

Seleksi Mandiri kampus yang berada di kota Malang ini tidak memerlukan ujian baik berupa UTBC (Ujian Tulis Berbasis Cetak) maupun UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer).

Seleksi didasarkan pada nilai/skor yang diambil dari hasil ujian SBMPTN 2018.

Meskipun sebelumnya tidak mendaftar untuk universitas tersebut, pendaftar SBMPTN boleh mengikuti seleksi mandiri Universitas Brawijaya.

Maka dari itu, calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan jalur mandiri diharuskan untuk mengikuti SBMPTN terlebih dahulu.

Bagi peserta yang diterima dapat melakukan pemberkasan online tanggal 21 Juli s/d 30 Juli 2018

Pengumuman Penetapan Biaya Pendidikan tanggal 3 Agustus 2018 (lihat di Selma.ub.ac.id)

Pembayaran biaya pendidikan tanggal 5 s/d 11 Agustus 2018.

Sebelumnya, pendaftaran mahasiswa baru melalui seleksi mandiri Universitas Brawijaya (UB) dibuka mulai 25 Juni sampai 14 Juli 2018.

Biaya pendaftaran sebesar Rp 300.000.(Pambayun Purbandini-Suryamalang.com/jko)



 

 


 

 
18 July 2018
KPU Lamongan Sebut Satu Parpol Tidak Serahkan Berkas Pencalegan
Satu partai tidak menyerahkan berkas bakal calon legislatif (Bacaleg) ke KPU Lamongan hingga penutupan pendaftaran pileg 2019 pukul 24.00 WIB. Partai itu yakni Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Salah satu komisioner KPU Lamongan, MH Fathurrohman membenarkan satu partai tidak menyerahkan berkas. "Iya, sampai dengan pukul 24.00 WIB, PKPI belum menyerahkan berkas pencalegan mereka ke KPU," kata Fathur kepada detikcom di kantornya Jalan Basuki Rahmat Lamongan, Rabu (18/7/2018).

Ditanya perihal tersebut, Fathur menyebut PKPI dari awal tidak mengajukan bacaleg untuk tingkat kabupaten. "Kami sudah menghubungi PKPI dan mereka memang menyebut kalau tidak mengajukan caleg-nya untuk tingkat kabupaten," tandasnya.

Data yang diperoleh dari KPU Lamongan sebanyak 14 parpol telah menyerahkan berkas pencalegan ke KPU Lamongan. Parpol yang paling sedikit mengajukan caleg yakni Partai Garuda. Partai Garuda hanya mengajukan masing-masing 2 bacaleg untuk 3 dapil dari 5 dapil di Lamongan.

Dari 14 parpol tersebut, kata Fathur, sudah terdata sebanyak 591 orang bacaleg. "Pada menit-menit akhir menjelang penutupan, PSI (Partai Solidaritas Indonesia) pukul 23.35 WIB menyerahkan berkasnya ke KPU Lamongan," ungkap Fathur.(Eko Sudjarwo - detikNews/jko)
18 July 2018
TMMD di Mojokerto, Prajurit Ngajar SD Prajurit yang tergabung dalam Satgas Tentara Manunggal Membang Desa (TMMD) Reguler ke-102 2018 di wilayah Kodim 0815 Mojokerto, juga mengajar para siswa sekolah dasar untuk menanamkan wawasan kebangsaan.

TMMD Reguler ke-102 2018 sendiri digekar di Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Dengan seragam lengkap, para prajutit terlihat tak canggung saat menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan, patriotisme seperti layak seorang guru di depan puluhan siswa SD. Tujuannya, agar para prajurit menambah wawasan tentang kebangsaan dan pengetahuan.

Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Kav Hermawan Weharima mengatakan, selain untuk memberikan wawasan dan menumbuhkan karakter sejak dini bagi anak-anak khususnya daerah terisolir, diharapkan kegiatan tersebut juga bisa menumbuhkan semangat belajar, patriotisme dan lebih memahami tentang kebangsaan.

"Selain itu juga, TNI mengajar ini untuk mengenalkan kepada para siswa-siswi bila TNI juga bekerja untuk masyarakat dan bisa menjadi percontohan atau miniatur sebuah negara. Bahwa kokohnya suatu negara adalah saling gorong royong," ungkapnya, Rabu (18/7/2018).(Misti P.-Beritajatim.com/jko)
18 July 2018
67 ASN Pemkot Malang Naik Haji
Sebanyak 67 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Malang, akan berangkat menunaikan ibadah haji di tanah suci Makkah, pada Selasa (24/7/2018).

Pelepasan para Jemaah Calon Haji (JCH) tersebut, dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Malang, Sutiaji di Masjid Baiturrohim Balai Kota Malang, pada hari Rabu (18/7/2018).

JCH yang merupakan ASN ini, terdiri dari 25 orang laki-laki, dan 42 orang perempuan. "Ibadah haji, dambaan bagi umat muslim. Diharapkan, para JCH dapat melaksanakannya secara maksimal," ujar Sutiaji.

Selain bisa menjalankan ibadah secara maksimal, dia juga berharap setelah kembali ke tanah air, para ASN bisa menjadi haji yang mabrur. Yakni, menjadi pribadi yang lebih baik, tidak lagi berbicara jelek, dan senantiasa melaksanakan amalan-amalan sunnah.

Para JCH juga diminta, untuk mempersiapkan diri secara maksimal. Memperbanyak membaca talbiyah, takbir, dan amalan-amalan sunnah, serta memperbanyak doa.

Ketua MUI Kota Malang, KH. M Baidhowi Muslich berpesan agar para JCH senantiasa menjaga kesehatan, supaya dapat melaksanakan seluruh rukun, dan sunnah ibadah haji. "Saya doakan, semuanya bisa menjadi haji yang mabrur," tuturnya.

Salah satu JCH yang ikut dalam acara pelepasan tersebut, Rhomaisa berharap, terus diberikan kekuatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji. "Saya juga mendoakan, para ASN lainnya bisa segera menyusul menunaikan ibadah haji," katanya.(Yuswantoro-Sindonews.com/jko)
18 July 2018
Dua Parpol Tak Daftarkan Bacaleg ke KPU Jombang
Hingga penutupan pendaftaran bacaleg ke KPU Jombang, hanya 14 parpol yang mennyetorkan daftar calonnya. Sementara dua parpol dinyatakan tidak mendaftar, karena hingga pukul 24.00 WIB tidak mendaftarkan bacaleg ke KPU.

Dua parpol yang tidak mendaftar masing-masing PKPI dan Partai Garuda. Selanjutnya, KPU melakukan verifikasi terhadap 14 parpol yang sudah mendaftarkan bacalegnya tersebut.

"Jadi ada dua parpol yang tidak mendaftar. Yakni, Partai Garuda dan PKPI. Sedangkan 14 parpol lainnya sudah masuk ke pendaftaran. Bahkan saat ini sudah dilakukan verifikasi," ujar M Fatoni, Komisioner KPU Jombang, Rabu (18/7/2018).

Fatoni menjelaskan, pendaftaran bacaleg dibuka sejak 4 Juli hingga 17 Juli 2018. Hanya saja, dalam rentang tersebut kebanyakan partai memilih waktu yang terakhir, yakni Selasa (17/7/2018). Mereka datang secara romobongan.

Sebanyal 14 parpol yang sudah mendaftarkan bacaleg di KPU Jombang meliputi Partai Perindo, Partai Hanura, Partai Demokrat, PBB, PKB, serta PDIP. Kemudian PKS, PAN, Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Gerindra, PPP, PSI, dan Partai Berkarya. (Yusuf Wibisono-Beritajatim.com/jko)
18 July 2018
 Warga Sumberingin Kabupaten Blitar Geruduk Balai Desa, Adukan Dugaan Pungli oleh LMDH

Puluhan warga Desa Sumberingin, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, menggeruduk balai desa setempat, Rabu (18/7/2018). Mereka mengadukan soal dugaan pungutan liar (pungli) pembagian tanah garapan di lahan milik Perhutani oleh perwakilan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH).

Sekitar 80 warga terdiri atas laki-laki dan perempuan berkumpul di Balai Desa Sumberingin. Mereka membawa poster yang berbunyi tuntutan keadilan dalam pembagian lahan garapan milik Perhutani serta dugaan pungli. Warga sempat melakukan orasi di balai desa.

Sumadi (34), salah warga penggarap lahan mengatakan perwakilan LMDH memungut uang yang diduga pungli Rp 50.000 ke warga dalam pembagian lahan garapan. Uang yang diduga pungli itu untuk mengambil keplek bukti lahan garapan. Padahal, sebelumnya, tidak ada pungutan dalam pembagian lahan garapan.
 

"Baru kali ini ada pungutan dari perwakilan LMDH dalam pembagian lahan garapan. Sebelumnya, tidak ada pungutan," kata Sumadi.

Warga yang belum membayar uang Rp 50.000, tidak mendapatkan lahan garapan. Padahal, selama ini, warga menggantungkan hidup dengan cara menggarap lahan milik Perhutani.

"Saya belum bayar, karena tidak punya uang. Otomatis belum bisa menggarap lahan," ujarnya.

Selain soal dugaan pungli, warga juga mengadukan soal pembagian lahan garapan yang tidak merata. Luas lahan garapan untuk warga juga terus berkurang.

Sebelumnya, tiap warga mendapat lahan garapan seluar 10 meter x 80 meter. Luasan itu berkurang menjadi 6 meter x 80 meter. Terakhir, warga hanya mendapat lahan garapan seluas 5 meter x 80 meter.

"Sedangkan pengurus LMDH mendapat lahan garapan empat petak. Per petak luasnya 6 meter x 80 meter. Kami menuntut agar pembagian lahan garapan adil," kata warga lainnya, Katiasri.

Sekarang warga masih menunggu proses mediasi yang dilakukan pihak desa. Warga meminta pihak desa mendatangkan pengurus LMDH untuk berdialog.

Sebab, selama ini, warga menganggap pengurus LMDH tidak pernah bermusyawarah dalam pembagian lahan garapan.

"Termasuk uang pungutan untuk keplek bukti lahan garapan juga tidak ada musyawarah terlebih dulu dengan warga," ujar Katiasri.(Samsul Hadi-Surya.co.id/jko)


 

18 July 2018
Berkas Bacaleg di Malang Banyak Tak Penuhi Syarat Administrasi
Pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) pileg 2019 ditutup. Dari 16 parpol peserta pemilu, hanya 15 partai yang mendaftarkan bacalegnya ke KPU Kabupaten Malang. Ironinya, banyak bacaleg belum melengkapi berkas persyaratan pendaftaran.

Ketua KPU Kabupaten Malang Santoso mengatakan, hanya Partai Garuda yang tak mendaftarkan bakal caleg sampai masa pendaftaran ditutup pukul 12 malam kemarin.

Namun, bagi semua parpol yang sudah mendaftarkan diri, banyak ditemukan kekurangan syarat administasi. "Seperti persyaratan untuk bakal daftar caleg, tanda tangan ketua partai, dan persyaratan lain bersifat administrasi," ungkap Santoso kepada detikcom, Rabu (18/7/2018).

Menurut Santoso, kekurangan syarat ditemukan saat pencermatan awal tim yang khusus menangani pendaftaran bacaleg. Nantinya, pihaknya akan lebih dalam melakukan pencermatan sebelum disampaikan ke parpol masing-masing.

"Pencermatan lebih detil sedang berjalan. Nanti ketika sudah final, dari berkas-berkas yang diberikan saat pendaftaran. Bila adanya kekurangan syarat akan disampaikan kepada parpol masing-masing," bebernya.

"Data dokumen calon, akan kita verifikasi sampai tanggal 18 Juli mendatang. Besoknya sampai tanggal 21 Juli, kita menyampaikan hasil verifikasi kepada parpol," sambungnya.

Jika ditemukan adanya kekurangan pada dokumen bacaleg, KPU memberikan toleransi terhadap parpol untuk melakukan perbaikan. Masa perbaikan berkas persyaratan bacaleg diberikan waktu selama 10 hari, yakni tanggal 22 sampai 31 Juli. "Ada masa perbaikan, bila ditemukan kekurangan persyaratan," tuturnya.

Ditambahkan, jika tak semua parpol mendaftarkan bacalegnya secara maksimal. Yakni mengacu pada jumlah kursi di DPRD Kabupaten Malang, jumlahnya 50 kursi.

"Beberapa parpol itu adalah PSI, PAN, dan PBB yang tidak mendaftarkan bacaleg secara maksimal. Sedangkan kuota bacaleg perempuan didaftarkan parpol, yang juga menjadi syarat, sudah melebihi 30 persen," terang Santoko.

Hal sama juga ditemukan pada pendaftaran bacaleg di KPU Kota Malang, banyak berkas atau dokumen yang disetorkan parpol belum melengkapi semua persyaratan.

"Untuk sementara banyak syarat tak lengkap, tetapi nanti ada masa perbaikan. Kesempatan bagi parpol untuk melengkapi dan menyerahkan kepada kami," ujar Ketua KPU Kota Malang Zainudin terpisah.(Muhammad Aminudin - detikNews/jko)
18 July 2018
Calon Jamaah Haji Asal Lamongan Didominasi Lansia
Ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Lamongan, tahun ini berangkat ke tanah suci Mekkah, secara berurutan dan tergabung dalam kelompok terbang 45 sampai 49. Dari ribuan calon jamaah haji itu, didominasi lansia dan harus menggunakan kursi roda.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Lamongan, Khoirul Anam, menjelaskan, tahun ini ada sebanyak 1.827 calon jamaah haji asal Lamongan, yang dipastikan berangkat ke tanah suci Mekkah.

1.093 calon jamaah haji diantaranya diketahui berusia lanjut, dengan rata rata diatas usia 50 tahun. Dari data Kementrian Agama Kabupaten Lamongan, sebanyak 637 peserta dari kalangan petani dan sisanya pekerja swasta.

"Sementara itu, terdaftar satu perserta tertua dengan usia 84 tahun dan perserta termuda berusia 18 tahun warga Desa Beru, Kecamatan Sarirejo, bernama Maulida Dwi Ayu Rahmawati," jelas Khoirul Anam.

Keberangkatan CJH asal Lamongan ini, terbagi dalam 5 kelompok terbang yakni kloter 45, 46, 47, 48 dan kloter 49. Kloter 45 dan 46 diberangkatkan dari lamongan pada tanggal 31 juli. Sedangkan kloter 47 sampai 49, diberangkat tanggal 2 Agustus.(Ahmad Zainuri, Harry Saktiono-Pojokpitu.com/jko)
18 July 2018
Jelang Pileg, Anggota DPRD Kota Kediri Partai Gerindra Terancam Dicopot
Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Gerindra, Hartingah bakal dicopot atau mengalami Pergantian Antar Waktu (PAW). Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Kediri Huda Salim saat mendaftarkan bakal calon anggota legislatifnya (bacalegnya) di Kantor KPU setempat, Selasa (17/7/2018) malam.

"Yang bersangkutan (Hartingah) dengan alasan keluarga, alasan pribadi mengundurkan diri per lesan kepada saya secara langsung. Tetapi belum tertulis. Namun Insya Allah per telpon sudah kami sampaikan, setelah DPC Partai Gerindra mendaftarkan bacaleg malam hari ini, apa yang menjadi ungkapan lisan yang bersangkutan bu Hartingah akah kami wujudkan. Dan Otomatis akan di PAW," tegas Huda Salim di Kantor KPU Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Kediri.

DPC Partai Gerindra mendaftarkan sebanyak 30 bacalegnya. Dari jumlah tersebut, 30 persen diantaranya adalah bacaleg perempuan. Tetapi Huda Salim memastikan tidak ada nama Hartingah di dalam daftar bacalegnya.

"Nama Bu Hartingan tidak termasuk di dalamnya," tegasnya. Paska pendaftaran Bacaleg, imbuh Huda Salim, DPC Partai Gerindra akan menagih janji Hartingah secara langsung untuk mendatangani surat pengunduran diri.

"Setelah ditanda tangani bu Hartingah, Insya Allah PAW-nya langsung jalan. Untuk proses berapa lamanya. Kita tunggu," tegas Huda Salim. Tetapi, pihaknya bakal berusaha supaya 'pencopotan' terhadap Hartingah bisa berjalan secepatnya.

Kendati 'kehilangan' satu bacaleg potensial, tetapi Huda Salim mengaku tidak gentar. Malahan, dirinya mematok target tinggi dalam Pileg 2019 ini. DPC Partai Gerindra Kota Kediri mengincar kursi Ketua DPRD Kota Kediri.

Lalu apa strateginya? Menurut Huda, pihaknya memilih bacaleg yang memiliki integritas tinggi dan mempunyai modal finansial. Dia menyebutnya dengan istilah bacaleg berintegritas dan ber-isine tas (punya uang).(Nanang Masyhari-Beritajatim.com/jko)
Page 2 of 799      < 1 2 3 4 >  Last ›