Lintas Jawa Timur

18 July 2018
Tingkatkan Layanan, Kapolres Malang Blusukan ke Desa
Polres Malang, berupaya meningkatkan kualitas layanan untuk masyarakat, dengan langsung mendatangi masyarakat dan blusukan ke desa-desa di wilayah Kabupaten Malang. Kegiatan ini, sekaligus sebagai upaya pencegahan dini tindak kejahatan.

Masyarakat desa yang didatangi petugas dari Polres Malang, juga mendapatkan sosialisasi tentang E-Policing. “Kita punya layanan online untuk masyarakat, melalui aplikasi E-Policing, sehingga layanan bisa lebih cepat dan transparan,” ujar Kapolres  Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung dalam siaran pers yang diterima redaksi, Rabu (18/7/2018).

Bukan sekadar melakukan sosialisasi. Aksi blusukan yang dipimpin langsung oleh Yade tersebut, juga dimanfaatkan untuk mendapatkan masukan dari masyarakat secara langsung, tentang layanan dan kualitas kinerja yang diberikan Polres Malang.

Polres Malang, memberikan daftar pertanyaan kepada masyarakat, dan pendapat mereka terkait pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kinerja, kualitas usaha perbaikan, sisi humanisme, kepuasan pelayanan SIM, pelayanan SKCK, penjagaan keamanan, dan respon terhadap pengaduan.

Menurut Yade, seluruh anggota polisi diharapkan bisa lebih profesional dalam melaksanakan tugas pelayanannya kepada masyarakat. “Kalau ingin profesional dalam melayani, minimal para Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) harus mengenali lingkungannya, termasuk RT dan RW,” ujarnya.

Modernisasi pelayanan di Polres Malang, yang salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi, melalui aplikasi E-Policing. Menurutnya, memiliki tujuan mendekatkan diri dan mendapatkan kepercayaan masyaraat.

Tanpa terjun langsung dan bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Diakuinya, petugas kepolisian akan sulit mengetahui kemauan masyarakat. “Aplikasi E-Policing, menjasi salah satu upaya Polres Malang, lebih dekat dengan masyarakat,” ujar alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000 tersebut.(Yuswantoro-Sindonews.com/jko)
17 July 2018
Hari Terakhir, Baru 4 Partai Mendaftar di KPU Nganjuk
Hari terakhir pendaftaran Calon Legislatif (Caleg) dan pendaftaran partai, hingga pukul 12.00 Wib, baru 4 partai yang mendaftar ke KPUD Nganjuk.
Partai yang sudah mendaftar yaitu PDIP, sedang melakukan pendaftaran partai maupun cale. Kuota 50 kursi yang diperebutkan di DPRD, PDIP mentargetkan 17 kursi.

Ketua DPC PDIP,Tatit Heru Cahyono,mengatakan, pihaknya optimis akan memenuhi target,"Karena semua caleg sudah solit dan dari berbagai unsur, baik dari tokoh masyarakat maupun agama," kata Tatit Heru Cahyono.

Sementara ketua KPUD Nganjuk,Agus Rahman Hakim, hingga pukul 12.00 wib masih ada 4 partai yang mendaftarkan,"Kita menunggu pendaftaran hingga pukul 24.00 Wib, batas akhir pendaftaran," jelasnya.

Selain PDIP yang sudah mendaftar, yaitu partai Nasdem, Golkar, serta partai Berkarya. Diperkirakan pada batas pendafataran ini akan ada sebanyak 16 partai yang mendaftar.(Achmad Syarwani-Pojokpitu.com/jko)
17 July 2018
Rumdin Walkot Blitar Kembali Digeledah KPK, Kunci Brankas Diamankan
KPK kembali mendatangai ke Kota Blitar. Tim anti rasuah itu kembali menggeledah rumah dinas (Rumdin) wali kota Blitar di Jalan Sudanco Supriyadi 18 Kota Blitar.

Keterangan dari anggota Satpol PP Pemkot Blitar, Rudi, satu mobil tim KPK memasuki rumah dinas sekitar pukul 11.30 WIB.

"Iya, setengah jam lalu. Hanya satu mobil yang warna hitam itu," kata petugas yang name tag di dadanya bertuliskan Rudi.

Menurut Rudi, ada enam anggota KPK langsung memasuki rumah dinas didominasi warna merah itu. Dari pantauan detikcom, di depan pintu sebelah kiri tampak berdiri tiga ASN memakai baju batik kopri. Sementara, empat anggota polisi lengkap dengan senjata laras panjang berjaga di halaman depan rumdin.

Saat mobil KPK masuk, pintu gerbang rumah dinas langsung ditutup. Kapolres Blitar AKBP Adewira Siregar belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Namun petugas Satpol PP yang berjaga mengaku saat mobil masuk, mereka bilang dari KPK.

"Pas masuk, anggota polisi yang ngawal bilang ini tim dari KPK," jelasnya.

Sementara Kasi Trantibum Satpol PP Pemkot Blitar Adam Bachtiar mengaku diminta tim anti rasuah mendampingi untuk melihat saat penggeledahan terjadi.

"Iya sama bersama kabag umum dan sekpri diminta mendampingi untuk menyaksikan penggeledahan," kata Adam kepada wartawan, Selasa (17/7/2018).

Menurut Adam, KPK hanya melakukan penggeledahan di satu ruangan. Yakni kamar tidur Wali Kota Samanhudi.

"Hanya satu ruangan. Lainnya tidak. Hanya ruang pribadi Pak Samanhudi saja. Iya kamar tidurnya," imbuhnya.

Usai penggeledahan, lanjut dia, KPK tidak membawa satupun kertas atau berkas dari dalam rumdin itu. Hanya satu barang yang dibawa KPK keluar dari rumdin itu.

"Hanya bawa satu kunci brankas dari kamar pribadi itu. Tidak terlihat membawa barang lain. Dokumen atau berkas lain tidak ada," imbuhnya.

Keterangan Adam, sejak tanggal 1 Juli 2018 Pemkot sudah mencabut semua fasilitas untuk Samanhudi dan keluarganya. Sehingga sejak saat itu pula, praktis rumdin dalam kondisi kosong tak berpenghuni.

"Kalau aset masih di sini. Seperti mobil, lha mau ditaruh dimana kalau tidak di sini," pungkasnya.(Erliana Riady - detikNews/jko)
17 July 2018
 Pembunuhan Pria yang Mayatnya Dibuang di Bekas Galian C Mojokerto, Polisi Temukan Petunjuk Ini

Kasus pembunuhan Dakin (35) warga Dusun Bacem Desa Bening, Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto masih belum terungkap.

Penyidik Sat Reskrim Polres Mojokerto memperoleh bukti petunjuk sebelum korban ditemukan tewas mengapung di danau bekas galian-C Desa Wonoploso, Gondang, Mojokerto, Senin (2/7/2018).

Dua hari sebelum kejadian, korban diketahui bersama temannya bernama Wawan di Desa Bening Kecamatan Gondang.
 

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP M Fery menjelaskan, anggotanya berhasil menangkap Wawan yang merupakan bandar pil double L di Desa Sampangagung Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

Dari penangkapan itu pihaknya menyita barang bukti sebanyak 800 butir pil Double L.

"Tersangka Wawan berada di satu lokasi bersama korban sebelum jenazah korban ditemukan warga di danau bekas galian-C," ujarnya, Selasa (17/7/2018).

Fery mengatakan masih menyelidiki potensi adanya keterlibatan tersangka terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap korban.

"Potensinya ada, mengarah pada keterlibatan namun masih kami lakukan penyidikan untuk mengungkap pelakunya," ungkapnya.

Masih kata Fery, belum dapat memastikan keterlibatan korban dalam jaringan peredaran narkoba.

Sedangkan, tersangka beserta barang bukti dilimpahkan pada Sat Narkoba untuk diproses hukum.

"Mohon doanya semoga pelakunya segera tertangkap," pungkasnya.

Sebelumnya, warga digegerkan dengan kejadian penemuan sesosok jenazah yang mengapung di tengah danau bekas galian C.

Jenazah korban pertama kali ditemukan Saturi warga setempat ketika hendak memancing di danau tersebut sekira pukul 16.30 WIB.

Polisi bersama tim relawan akhirnya berhasil mengevakuasi jasad korban dari tengah danau ke daratan.

Identitas korban berhasil diketahui anggota INAFIS memakai Mobile Automatic Multi Biometric Identification System.

Ada luka memar di belakang kepala korban. Hingga saat ini pelaku pembunuhan belum tertangkap.(Mohammad Romadoni-Surya.co.id/jko)


 

17 July 2018
Kementan Gelontorkan Bantuan Tanam Cabai Rp 4,4 M ke Kabupaten Malang
Kabupaten Malang kembali memperoleh bantuan tanam cabai sebesar Rp 4,4 miliar dari Kementerian Pertanian (Kementan). Bantuan digelontorkan melalui Direktorat Hortikultura bagi petani cabai di sejumlah kecamatan.

Sejumlah kecamatan yang memperoleh bantuan ini antara lain Ngantang yang menjadi sentra produksi cabai terbesar di Kabupaten Malang; Pujon; Karangploso; Sumberpucung; dan Kasembon.

Dari petunjuk teknis Direktorat Hortikultura untuk bantuan tanam cabai tahun 2018, Kabupaten Malang memperoleh alokasi cabai rawit seluas 150 hektare dan cabai besar 50 hektare.

Jumlah bantuan sendiri masih sama dengan tahun kemarin (2017), yaitu dari alokasi 150 hektare, 20 persen digunakan untuk pengembangan produksi dengan sistem polibex sebanyak 30 hektare. Sementara sisanya, sekitar 120 hektare disebar kepada 19 kelompok tani.

Pengadaan fasilitas bantuan sarana produksi cabai rawit dimenangkan oleh PT Aeron Anugerah Jaya yang beralamat di Pakis, Kabupaten Malang, dengan nilai tawar Rp 3,2 miliar. Sedangkan untuk pengadaan fasiliras bantuan sarana produksi cabai besar senilai Rp 1,1 miliar dimenangkan oleh Berkah Bumi Lestari beralamat di Jalan Sidomakmur 79, Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Malang, Budiar mengaku belum mengetahui detil bantuan tanam cabai yang digelontorkan pemerintah pusat karena baru saja menjabat.

"Saya masih baru. Detilnya belum paham untuk berapa kelompok tani bantuan tersebut," ujarnya saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/7/2018).

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Heri Suntoro membenarkan adanya bantuan tanam cabai rawit seluas 150 hektare tersebut. Tahun ini seluruh bantuan diberikan kepada petani, termasuk benih serta kelengkapan tanamnya.

"Benih akan tetap pakai lokal yakni Mhanu, Ngantang menjadi daerah prioritas produksi dan mendapatkan alokasi lebih besar," terangnya terpisah.

Pihaknya tengah menyusun rencana kerja dalam distribusi bantuan tersebut. "Kita masih susun, kalau kontrak lelang oleh pemenang tender selesai, maka bantuan akan disalurkan," tandasnya.(M Aminudin - detikNews/jko)
17 July 2018
Mentri Luhut Binsar Panjaitan Kunjungi 2 Ponpes di Kediri
Mentri Kordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (16/7) sore berkunjung ke Ponpes Lirboyo Kota Kediri. Dalam kunjunganya, Luhut Binsar Panjaitan singgah ke kediaman KH Anwar Mansyur.

Luhut Binsar Pandjaitan datang tidak sendirian melainkan bersama rombonganya yang lain. Dalam rombongan tersebut, nampak terlihat Wakil Gubernur Jawa Timur Syaifullah Yusuf serta kyai sepuh pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri yang ikut mengantar.

Usai kunjungan, kepada wartawan, Luhut mengaku hanya sebatas silahturahmi. Sebab sejak dulu mempunyai hubungan baik dengan Ponpes Lirboyo. "Sejak jaman Gus Dur silam, saya sering berkomunikasi dengan para pengasuh Ponpes disini," Cerita Luhut.

Ketika disinggung mengenai infomasi terkait nama bakal Cawapres mendampingi Presiden Jokowo, Luhut merasa bukanlah wewenangnya untuk memberikan penjelasan.

Meski demikian tidak memungkiri sejak lama mengenal secara akrab dengan Tuan Guru Bajang Gubernur NTB, yang sekarang ramai dibicarakan  digadang gadang menjadi pendamping Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Setelah kunjungannya ke Ponpes Lirboyo, rombongan melanjutkan perjalanan berkunjung ke Ponpes Al - Falah Ploso Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri.(Unggul Dwi Cahyono, Beny Kurniawan-Pojokpitu.com/jko)
17 July 2018
Dealer Motor di Blitar Dilalap Api, Diduga Ratusan Motor Terbakar
Sebuah dealer motor di Desa Tanggung, Kelurahan Wlingi, Blitar terbakar. Melihat kondisi kebakaran yang parah, diduga ada ratusan motor ikut terbakar.

Polisi menerima laporan kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. Ketika tiba di lokasi, kobaran si jago merah telah melalap semua sisi bangunan tiga lantai tersebut. Kondisi cuaca kering dan berangin, membuat api cepat menjalar ke semua bagian gedung.

"Saya menelepon pemadam. Setengah jam tiga unit PMK datang. Dua milik Pemkab Blitar. Sedangkan satu unit didukung PMK Pemkot Blitar," kata Kapolsek Wlingi Kompol Wachid Arifaini, Selasa (16/7/2018).

Proses pemadaman berlangsung hampir tiga jam. PMK tidak mengalami kesulitan pasokan air, karena tepat di belakang bangunan itu terdapat sungai.

"Informasi yang kami terima, titik api berasal di lantai atas. Antara lantai dua atau tiga. Lalu cepat menyebar," jelasnya.

Pukul 07.15 WIB, proses pembasahan masih terus dilakukan. Namun polisi belum mendapatkan data apapun terkait kebakaran ini.

"Saya pernah masuk gedung itu. Lantai satu untuk transaksi dan memajang sepeda motor sampel. Lantai dua dan tiga penuh untuk tempat penyimpanan motor. Sekarang kondisinya hangus semua. Prediksi saya, ada 100 lebih motor yang terbakar," beber Wachid.

Menurut Wachid, usai penanganan kebakaran pihaknya akan meminta keterangan dari pemilik dealer. Terkait jumlah kerugian dan lain-lainnya.

"Penyelidikan nanti kalau sudah beres ini. Kami akan tanyakan ke pemiliknya, berapa kerugian. Termasuk apakah asetnya ini di asuransikan atau tidak," pungkasnya.(Erliana Riady - detikNews/jko)
17 July 2018
Harga Telur Melambung Tinggi, Polisi - Disperindag Awasi Pedagang dan Peternak Ayam
Melambungnya harga telur dan daging ayam seminggu terakhir, membuat kepolisian Polres Mojokerto terus melakukan pengawasan dengan mendatangi peternak ayam telur dan melakukan sidak di sejumlah pasar tradisional di Kecamatan Mojosari, Senin siang. Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya permaianan harga di kalangan pedagang pasar.
Kepolisian Polres Mojokerto bersama dengan Disperindag Kabupaten Mojokerto mendatangi sejumlah peternak ayam telur di Kecamatan Pungging, kabupaten setempat, guna mengetahui penyebab kenaikan harga telur ayam dalam seminggu terakhir ini. Harganya melambung tinggi hingga tembus pada harga Rp 34 ribu per kilogram.
 
Dari pengawasan di sejumlah peternak ayam telur, kenaikan harga telur ini disebabkan karena beberapa hal. Salah satunya, adanya penurunan produksi karena pelarangan dari pemerintah untuk menggunakan antibiotik growth promoter yang menyebabkan ayam tidak sehat hingga penurunan produksi telur.
 
Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Leonardus Simarmata, Kapolres Mojokerto mengatakan, selain disebabkan adanya penurunan produksi telur di sejumlah peternak ayam bertelur, pihaknya akan mencari penyebab lain, termasuk adanya dugaan permainan harga di tingkat distributor.
 
Selain melakukan pengawasan terhadap sejumlah peternak ayam bertelur, kepolisian bersama Disperindag Kabupaten Mojokerto, juga melakukan sidak di pasar tradisional Kecamatan Mojosari. Dalam sidaknya diketahui harga daging ayam juga mengalami kenaikan sekitar Rp 38 ribu dari harga sebelumnya Rp 32 ribu. Dengan melambungnya harga telur dan daging ayam, menyebabkan berkurangnya omset penjualan karena sepinya pembeli.(Aminuddin Ilham-Pojokpitu.com/jko)
17 July 2018
Kerajinan berbahan limbah kayu asal Kediri diminati hingga luar Pulau Jawa
Berbekal limbah kayu, seorang pria di Kota Kediri mampu menghasilkan aneka kerajinan bernuasa klasik yang memiliki ekonomi tinggi. Usaha yang digeluti selama satu tahun terakhir ini banyak diminati konsumen dari luar daerah, utamanya Pulau Bali. Uniknya dalam pengerjaannya, pengrajin masih memakai peralatan tradisional berupa pisau dapur.

Pengusaha yang tidak mau mengekor dan lebih memanfaatkan idenya ini adalah Agung Irianto, warga Perumahan Villa Bukit Mentari, Kelurahan Pojok, Kota Kediri. Ide usahanya dimulai ketika melihat banyaknya limbah kayu berserakan. Dia menemukan ide untuk mencoba membuat perkakas rumah tangga.

Sudah satu tahun lebih Agung Irianto menekuni usaha pembuatan kerajinan dari bahan limbah kayu. Dalam sehari dia mampu membuat satu hingga dua buah kerajinan.

Seiring berjalannya waktu, banyak kerabat dan tetangga yang tertarik untuk membeli dan memesan karyanya. Sejak saat itu beragam kerajinan dibuat, mulai dari meja dan kursi klasik hingga lampu lampion sketsa wajah manusia.

Proses pembuatan kerajinan klasik ini relatif mudah, tetapi membutuhkan ketekunan dan seni yang tinggi. Limbah kayu jati dipotong-potong menjadi bagian kecil. Setelah itu diiris tipis-tipis berbentuk persegi panjang dengan ukuran 2 kali 5 sentimeter menggunakan pisau dapur.

Setelah itu, satu per satu lembaran kayu tipis ditempelkan pada kerangka yang sudah dibuat dari bahan kertas mika menggunakan perekat lem. Setelah proses penempelan selesai, kemudian dihaluskan dan diberi pewarna dari jenis pernis dan pelitur.

"Untuk karya seni lampu lampion paling murah saya bandrol dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Sedangkan untuk satu set meja dan kursi klasik dijual dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 750 ribu," kata Agung pada wartawan, Senin (16/7).

Dalam memulai sebuah usaha tidak hanya membutuhkan modal uang besar, tetapi juga butuh kreativitas dan kecerdasan. Bermodalkan kreativitas dan serta membaca peluang, Agung Irianto bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri untuk meningkatkan taraf hidup keluarganya.(Imam Mubarok-Merdeka.com/jko)

 
16 July 2018
Kata Cucu, Nenek Penjual Bunga Kenanga Tak Pernah Absen Dua Salat Ini
Hidup dari mengumpulkan dan menjual bunga kenanga bukanlah pekerjaan mudah. Namun Nenek Marsiyem, si penjual bunga kenanga yang naik haji setelah menabung 20 tahun, tak pernah merasa kekurangan.

Baginya, yang terpenting dalam hidup adalah tidak meninggalkan salat. Tak terkecuali salat sunah.

Kabarnya ada dua salat sunah yang tak pernah ditinggalkan Nenek Marsiyem, yaitu salat Tahajud dan Dhuha.

"Bondone menungso lek pengen slamet yo mung kui. Ojo ninggal sholat. Tahajud karo Dhuha ojo sampek kliwat. Ben rejekinya lancar barokah (Modal manusia yang ingin selamat hanya itu. Jangan meninggalkan sholat. Tahajud dan Dhuha jangan sampai terlewat, supaya rejeki kita lancar barokah, red)," tutur Nenek Marsiyem saat ditemui detikcom di rumahnya, Senin (16/7/2018).

Keseharian sang nenek juga menjadi teladan tersendiri bagi Heri, cucu lelakinya yang masih tinggal serumah dengan Marsiyem.

Setiap hari, sang nenek disebut selalu bangun pukul 02.30 WIB, mengambil air wudhu lalu langsung melaksanakan salat Tahajud. Tak sampai di situ, Marsiyem biasanya meneruskan ibadah ini dengan wirid hingga pukul 03.30 WIB kemudian menunaikan salat Fajar.

"Nanti kalau masjid sudah azan Subuh, nenek lalu bergegas ke masjid untuk salat Subuh berjamaah," jelasnya.

Begitu juga jika hari menjelang senja. Usai salat Magrib berjamaah, Nenek Marsiyem tak pernah terlewat membaca kitab suci Al Quran. Hebatnya, di usia 90 tahun, sang nenek masih mampu membaca tanpa dibantu dengan kacamata.

"Hebat kok embah saya itu. Ngaji nggak pakai kacamata masih lancar bacanya. Ibu saya saja sekarang sudah pakai kacamata kalau ngaji," tutur Heri sambil tertawa.

Heri pun menyebut sang nenek tak pernah menyuruh cucu-cucunya untuk melaksanakan ibadah tertentu, tetapi memberikan contoh tanpa banyak bicara.

"Embah gak pernah nyuruh begini begitu. Tapi kami cucunya bisa melihat contoh tauladan yang patut ditiru dari beliau," pungkasnya.(Erliana Riady - detikNews/jko)
Page 3 of 799      < 1 2 3 4 5 >  Last ›