Kota Kediri Masuk Level 1, Satgas Belum Kurangi Kuota Tempat Tidur Pasien Covid

| More
19 September 2021
assesmen.jpg
Radio ANDIKA - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Kediri belum berencana mengurangi kapasitas tempat tidur bagi pasien covid-19, meski saat ini Kota Kediri memasuki PPKM Level 1 dan angka penularan Covid-19 mulai menurun. 
 
Juru Bicara Satgas Penanganan covid 19 Kota Kediri dr. FAUZAN ADIMA saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, meskipun Kota Kediri memasuki PPKM Level 1 dan penurunan kasus memang terjadi, namun masih belum ada batas aman. Kapasitas tempat tidur masih tetap disediakan, seperti saat Kota Kediri berada di level 4 lalu, meskipun banyak Bed Occupancy Rate (BOR) isolasi yang kosong dan hanya terisi 7% - 12% saja. Jika pandemi masih berlangsung di seluruh dunia, tidak akan ada batas aman. Bed kosong tidak akan dialokasikan ke ruang pasien umum, karena mengantisipasi ada lonjakan kasus baru. 
 
Selain itu, hasil asessment dari Kementrian Kesehatan, data per tanggal 17 September 2021, Kota Kediri sudah memasuki PPKM Level 1. Kota Kediri masuk Level 1 mengacu pada dua indikator utama yang mendasari data tersebut, yaitu, Transmisi Komunitas dan Kapasitas Respon. Transmisi Komunitas berisi 3 indikator, yaitu kasus baru, jumlah pasien rawat inap di rumah sakit, dan jumlah kemataian. Kemudian, Kapasitas Respon juga berisi 3 indikator, yaitu jumlah kasus testing, masyarakat yang dilakukan traccing, dan jumlah pasien yang dilakukan treatment dari tingkat keterisian BOR di rumah sakit. 
 
dr. FAUZAN menambahkan, selain dilakukannya PPKM, vaksinasi terhadap masyarakat sangat berpengaruh terhadap pengurangan lonjakan kasus. Secara keseluruhan vaksinasi di Kota Kediri sudah mencapai 98,8% untuk tahap dosis pertama. Ditambah dengan vaksinasi terhadap pelajar dan usia lansia akan terus digencarkan.
 
Masyarakat dihimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak melakukan euforia dengan masuknya Kota Kediri PPKM Level 1. (kin/atc)