Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Antisipasi Kepulangan PMI Jelang Nataru

| More
01 December 2021
Jumadi_-_Kabid_Transmigrasi_dan_Penempatan_Tenaga_Kerja_Dinas_Tenaga_Kerja_Kabupaten_Kediri1.jpg
Radio ANDIKA - Pemerintah Indonesia terus mewaspadai kemunculan varian baru covid-19, omicron. Kepulangan Pekerja Migran Indonesia, menjadi salah satu yang diantisipasi, pada libur Natal dan Tahun Baru nanti. 
 
Terkait hal tersebut, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri telah melakukan koordinasi dengan pihak Kementrian Tenaga Kerja. Kepala Bidang Transmigrasi dan Penempatan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, JUMADI, dengan adanya pengetatan baik di pintu masuk internasional, dan negara tempat Pekerja Migran Indonesia (PMI) bekerja, kecil kemungkinan para PMI akan pulang ke Indonesia. 
 
Para PMI yang kembali pulang berlibur atau mungkin cuti kemungkinannya kecil. Karena negara penempatan harus melakukan PCR maupun karantina, hal serupa juga dilakukan saat tiba di Indonesia.  Di Jakarta juga harus menjalani karantina selama tujuh hari, sebelum mereka bertemu dengan keluarga yang ada di daerah asal masing-masing. 
 
Seperti yang diketahui, WNI dan WNA yang pulang dari luar negeri diwajibkan untuk menjalani karantina terlebih dulu selama 3 hari dan 7 hari, untuk negara-negara tertentu. Sementara itu, JUMADI menuturkan, selama periode 1 Mei hingga 15 September ada 884 PMI yang pulang ke Kabupaten Kediri, baik karena kontrak habis ataupun cuti. Sementara pada Bulan November, ada 2 PMI pulang, satu diantaranya meninggal dunia karena sakit.(atc/kin)