Ribuan Barang Bukti Tindak Pidana Dimusnahkan Kejaksaan Negeri Tulungagung

| More
02 December 2021
b4f66170-522e-4e5e-9bf3-66126da516ce.jpg
Radio ANDIKA - Ribuan barang bukti tindak pidana umum yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) dimusnahkan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung, Rabu pagi 1 Desember 2021. Barang bukti yang dimusnahkan antara lain pil double L sebanyak 24.987 butir dari 50 perkara, narkotika jenis sabu sebanyak 145.246 gram dari 67 perkara, pil dextro 80 butir, pil Alprazolam 263 butir dan  7 buah senjata tajam. Selain narkotika, petugas juga memusnahkan barang bukti minuman beralkohol  yakni ciu 140 botol kemasan 1.500 ml, ciu 2 jerigen kapasitas 30 liter, arak Bali 357 botol dan 178 botol minuman keras aneka merk.
 
Kasi Humas Polres Tulungagung IPTU NENNY SASONGKO SH saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan barang bukti yang dimusnahkan tersebut jika dikalkulasi bisa mencapai ratusan juta rupiah atau sekitar Rp 400-500 juta. Kepala Kejaksaan Negeri Tulungagung MUJIARTO mengatakan, dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum ini merupakan hasil sitaan selama tahun 202. Barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti yang perkaranya sudah inkracht untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan termasuk adanya penyalahgunaan oleh pihak tertentu. Selain itu, karena kapasitas tempat penyimpanan barang bukti yang terbatas, sedangkan jumlah barang bukti tambahan juga bertambah dikhawatirkan ruang penyimpanan akan penuh.
 
Sementara itu Kasat Resnarkoba Polres Tulungagung IPTU DIDIK RIYANTO, SH, MH dalam kesempatan ini juga mengatakan, jaringan pelaku peredaran narkoba mempunyai berbagai teknik dalam melancarkan aksinya diantaranya adalah memakai sistem ranjau, memakai sistem langsung (antara pemakai dan pengedar langsung bersentuhan), dan memakai sistem yang baru yaitu sistem pengendalian dari dalam lapas. Dari berbagai modus pelaku diantaranya banyak  yang menggunakan sistem ranjau dan dikendalikan oleh pelaku yang rata - rata merupakan napi narkotika dari dalam lapas, seperti lapas Madiun dan lapas Madura.(arg/eko)