Berita- Info ANDIKA

20 October 2021
Motor Tabrak Pembatas Jalan di Pagu Kediri, Dua Korban Luka Parah
Radio ANDIKA - Sepeda motor Honda Beat nopol AG 5714 FC yang dikendarai LIKA, usia 17 tahun menabrak pembatas jalan di Pagu Kabupaten Kediri pada Rabu, 20 Oktober 2021 pukul 09.30 WIB. Saat itu LIKA membonceng AYU, usia 14 tahun. Keduanya warga Manisrenggo Kota Kediri. Akibat insiden lalu lintas tunggal itu, keduanya mengalami luka parah.
 
BRIPKA ERWAN SUBAGIYO, Kasi Humas Polsek Pagu Polres Kediri saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, semula motor Honda Beat yang dikendarai LIKA melaju dari arah Desa Sitimerto menuju Desa Pagu. Sesampainya di depan Pasar Pagu, LIKA hendak mendahului truk di depannya. Disaat bersamaan, datang mobil tak diketahui identitasnya melaju dari arah berlawanan. LIKA yang terkejut, langsung membanting setir ke kanan untuk menghindari mobil tersebut. Sehingga, menabrak pembatas jalan yang berada di bahu jalan.
 
Insiden tersebut membuat LIKA dan AYU mengalami luka cukup parah. Selanjutnya, keduanya dievakuasi menuju Rumah Sakit Aura Syifa Pagu Kediri untuk mendapatkan perawatan medis. (kin/stm)
20 October 2021
Mobil Vs Truk di Kandat Kediri, Dua Korban Luka-luka
Radio ANDIKA - Insiden lalu lintas terjadi di jalan raya Kediri -Blitar tepatnya di Desa Sumberjo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri pada Rabu, 20 Oktober 2021 sekitar jam 10.20 WIB. Insiden itu melibatkan Mobil KIA Pride nopol AG 1537 WS kontra dengan truk nopol K 1634 YC. Dua korban mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
 
Kasi Humas Polsek Kandat Polres Kediri BRIPKA SUGIANTO saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, insiden bermula ketika mobil KIA Pride yang dikemudikan BUDIONO, warga Desa Kecubung Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk dengan penumpang KONIAH usia 60 tahun, BINTI usia 40 tahun dan AQILA usia 5 tahun, ketiganya warga Kabupaten Nganjuk melaju dari arah Kediri menuju Blitar. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil hendak mendahului kendaraan tak dikenal yang ada depannya. 
 
Di saat yang bersamaan, melaju truk yang dikemudikan SIGIT, warga Kabupaten Jepara dari arah berlawanan. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan. Akibat insiden tersebut, BUDIONO dan KONIAH mengalami luka-luka. BUDIONO dibawa RS. Syuhada Haji Blitar untuk mendapatkan perawatan. Kasus tersebut dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Kediri. (arg/stm)
 
20 October 2021
Diduga Ditinggal Rombongan, Pria asal Malang Mengaku Jalan Kaki Madiun - Kediri
Radio ANDIKA - Seorang laki-laki mengaku ditinggal rombongan hingga harus berjalan kaki seorang diri dari Madiun menuju Malang.  Selain ditinggal rombongan, pria yang mengaku bernama WAHYU, warga Karangpandan, Pakisaji, Malang itu juga mengaku telah kehilangan HP dan dompetnya. WISNU WARDANA, seorang pemilik warung warga Cerme Grogol Kediri menginformasikan kejadian tersebut pada Gatekeeper Radio ANDIKA, siang ini, 20 Oktober 2021.

Kanit Propam Polsek Grogol Polres Kediri Kota AIPDA SUNARKO saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, awalnya WISNU yang melihat WAHYU berjalan kaki seorang diri menawarinya untuk beristirahat dan minum di warungnya. WAHYU kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya, yaitu berjalan kaki dari Madiun pada Minggu dan sampai Kediri pada Rabu. Karena merasa iba, WISNU memberi WAHYU makan dan uang sebesar Rp 30 ribu. Kejadian itu pun dilaporkan ke Polsek Grogol.

Namun saat polisi datang, WAHYU ternyata sudah tidak ada di lokasi dan polisi belum sempat bertemu dengan WAHYU sama sekali. Tidak ada seorang pun yang mengetahui kemana perginya pria 25 tahun tersebut. Polisi juga sudah menyisir di sekitar lokasi tapi hasilnya nihil. Tidak ada warga yang melihatnya. Diduga WAHYU sudah pergi naik bus menuju ke arah Malang saat ditinggal pemilik warung sholat. Ciri-ciri WAHYU berambut lurus, tinggi badan sekitar 167 cm, tubuh sedang, memakai jaket merah dan celana jeans.

Sementara itu, Kapolsek Grogol Polres Kediri AKP SHOKHIB DIMYATI, S.H., menambahkan, pihaknya sudah meminta anggotanya untuk menyisir wilayah hukum Polsek Grogol agar dapat membantu memulangkan WAHYU ke Malang. AKP SHOKHIB mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan harus mewaspadai modus penipuan. Terlebih dengan warga yang belum dikenal. (arg/ikj)
20 October 2021
Diduga Korsleting, Truk Tangki Muatan Solar Terbakar di Tol Pandaan-Malang
Radio ANDIKA - Diduga terjadi korsleting, sebuah truk tangki penyalur bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terbakar di lajur kiri KM KM 59.400/A Tol Pandaan arah Malang. Insiden itu terjadi pagi ini, 20 Oktober 2021 sekitar jam 08.00 WIB. Akibat insiden tersebut, truk tangki mengalami kerusakan dan kemacetan terjadi di tol hingga sekitar tiga kilometer.
 
Petugas Senkom Tol Pandaan Malang, SANDRA, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan insiden bermula ketika truk tangki Hino Nopol L 8593 UM dikemudikan MISBAH, 58 tahun warga Bulakbanteng Surabaya. MISBAH mengemudikan kendaraannya menuju Malang. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba terjadi korsleting di kabin truk tersebut. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian kabin truk. 
 
Beruntung, MISBAH berhasil menyelamatkan diri. Sementara itu, muatan solar tidak ikut terbakar. Petugas Pemadam Kebakaran dari Pasuruan dan Malang segera tiba di lokasi untuk memadamkan api. Insiden itu menyebabkan penumpukan kendaraan di jalan tol hingga sejumlah kendaraan berusaha putar balik.  Jalur tersebut sempat ditutup untuk sementara dan api berhasil dipadamkan pada jam 10.00 WIB. Truk tangki akhirnya berhasil dievakuasi. Saat ini, arus lalu lintas kembali lancar pada jam 10.15 WIB. (arg/ikj)
 
20 October 2021
Diduga Putus Asa Karena Sakit, Warga Tulungagung Terjun Ke Sumur
Radio ANDIKA - Diduga putus asa karena sakit, YANTO, warga Dusun Bangus, Desa Wates, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung nekat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara masuk ke dalam sumur, pagi ini, 20 Oktober 2021 jam  04.00 WIB. Beruntung, aksi nekatnya diketahui sang istri dan nyawa YANTO masih bisa diselamatkan.

Wakapolsek Campurdarat Polres Tulungagung IPTU ANWARI SH saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, awalnya sekitar jam 03.00 WIB, istri korban mengetahui suaminya sedang meracik racun tikus. Selanjutnya istri korban merebut racun tikus itu dan menyuruh suaminya untuk mandi. Tidak lama berselang, istri korban mendengar suara seperti benda jatuh kedalam sumur.Istri korban kemudian mengecek ke sumur dan melihat suaminya sudah berada di dalam sumur.

YANTO masih dalam keadaan hidup dan air sumur masih sebatas lehernya. Mengetahui hal itu, istri korban berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Mendengar teriakan istri YANTO, warga sekitar yang mendengar suara minta tolong langsung berdatangan ke lokasi kejadian.Warga kemudian segera menolong korban dengan mengikat badan korban menggunakan sarung dan tali. Korban akhirnya berhasil diangkat keatas meski dengan kondisi luka lecet dan lebam di bagian dahi.

Selanjutnya pria 49 tahun itu dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Tulungagung untuk dilakukan perawatan medis. Anggota Polsek Campurdarat yang menerima laporan warga selanjutnya mendatangi lokasi  bersama Tim Inafis dan SPKT Polres Tulungagung guna melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan  keterangan saksi, sudah sebulan terakhir ini korban mengalami sakit asam lambung, sehingga sering bingung dan mudah takut. Hal itu diduga menjadi penyebab korban nekat melakukan percobaan bunuh diri. (arg/ikj)
19 October 2021
Tak berhati-hati Saat Mendahului, Dua Sepeda Motor Bertabrakan di Sanankulon Blitar
Radio ANDIKA - Tak berhati-hati dan tidak memiliki ruang cukup saat mendahului, dua sepeda motor bertabrakan di jalan raya Blitar-Kediri, Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon Kabupaten Blitar. Insiden terjadi Selasa 19 Oktober 2021 pukul 18.30 WIB.
 
IPDA AHMAD AFANDI S. H., Kanit Laka Satlantas Polres Blitar Kota saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, insiden melibatkan motor Yamaha Nmax nopol AD 5718 DE dikendarai ADIT warga Pagu Kediri. Kontra dengan motor Honda Scoopy nopol AG 2765 NZ dikendarai AGUS warga Ponggok Blitar.
 
Semula motor Nmax dikendarai ADIT melaju dari arah Blitar menuju Kediri. Sesampainya di depan Depot Kutuk, ADIT hendak mendahului kendaraan tidak dikenal yang melaju di depannya. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan, melintas Honda Scoopy dikendarai AGUS. Dikarenakan tak berhati-hati dan ruang gerak yang tidak cukup saat mendahului, tabrakan kedua sepeda motor tidak bisa dihindari.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Insiden tersebut mengakibatkan ADIT dan AGUS mengalami luka-luka, dan langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Syuhada Haji Blitar untuk mendapatkan perawatan.(kin/hil)
19 October 2021
Hampir Seminggu Hilang, Pria Asal Mojoroto Kediri Ditemukan di Trenggalek
Radio ANDIKA - ENDRO HARIYONO, warga Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri yang sempat dikabarkan menghilang, saat ini sudah kembali pulang ke keluarganya. ENDRO ditemukan oleh tetangganya sendiri saat berada di Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek, pada Selasa 19 Oktober 2021 sekitar pukul 12.00 WIB.
 
Pak IBRAHIM tetangga ENDRO, saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, ENDRO ditemukan berada di depan masjid wilayah Desa Cakul Kecamatan Dongko Trenggalek, saat mengantarkan barang  pesanan konsumen di daerah tersebut menggunakan truk.
 
Sebelumnya, Pak IBRAHIM juga melihat postingan ENDRO tetangganya yang hilang di Facebook ag243 lalu menghubungi pihak keluarganya untuk mencari tahu pakaian terakhir yang digunakan. Saat melihat ENDRO Pak IBRAHIM masih belum yakin jika itu adalah tetangganya yang dilaporkan hilang. Selanjutnya, Pak IBRAHIM menghampiri ENDRO untuk mengambil foto lalu mengirimkan ke pihak keluarga dan membenarkan bahwa orang tersebut adalah ENDRO.
 
Selanjutnya, Pak IBRAHIM memanggil ENDRO dan merespon panggilannya. Pak IBRAHIM kemudian mengajaknya untuk pulang ke Kediri menggunakan truk miliknya. Pak IBRAHIM juga sempat mengobrol dengan ENDRO, bagaimana bisa sampai di Trenggalek menggunakan sepeda. ENDRO mengaku, bahwa lupa dengan jalan pulang saat bersepeda.
 
Mas EVAN dan Mbak RINI keluarga ENDRO mengucapkan terima kasih kepada Pak IBRAHIM dan Radio ANDIKA sehingga ENDRO bisa kembali pulang ke rumah.

Berita sebelumnya, Mas EVAN, warga Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri mohon bantuan ke Radio ANDIKA karena telah kehilangan anggota keluarga. Kakak laki-lakinya yang bernama ENDRO HARIYONO, usia 42 tahun, meninggalkan rumah tanpa pamit sejak 13 Oktober 2021 sekitar jam 05.30 WIB. Sampai saat ini ENDRO tidak diketahui keberadaannya. Pihak keluarga telah melaporkan kehilangan ini ke polisi.(kin/eko)
19 October 2021
Puting Beliung, Terjang Atap Rumah Warga Kepung Kediri
Radio ANDIKA - Bencana angin puting beliung melanda dua dusun di kawasan Desa Kepung Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri, pada Selasa 19 Oktober 2021 pukul 12.30 WIB. Puting beliung tersebut menghancurkan dua rumah di Dusun Sukorejo dan lima rumah di Dusun Jatimulyo Desa Kepung.
 
JOHAN MARASPONDA Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kediri kepada Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, bencana angin puting beliung yang melanda di dua dusun tersebut terjadi dengan tiba-tiba. Angin kencang langsung merusak beberapa rumah di dua dusun. Sebagian besar kerusakan rumah terjadi pada bagian atap rumah.
 
Selanjutnya, petugas BPBD menyebar menuju ke dua dusun yang terdampak, untuk melakukan perbaikan dan pemasangan terpal sementara untuk menutup atap, secara gotong royong bersama warga.
 
Sementara itu, IPTU RONI ROBI HARSONO Kapolsek Kepung Polres Kediri saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, akibat dari bencana angin puting beliung tersebut tidak menyebabkan korban jiwa dan hanya mengalami kerugian materiil. Namun jika ditotal, kerugian mencapai hingga belasan juta rupiah.(kin/dip)
19 October 2021
Kapolri Minta Jajarannya Tidak Antikritik
Radio ANDIKA - Permintaan agar jajaran Kepolisian tidak bersikap antikritik  disampaikan oleh Kapolri, JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO pada saat memberikan arahan kepada Kepala Kepolisian Daerah dan Kepala Kepolisian Resort se-Indonesia secara virtual, Selasa siang tadi. Hal yang juga disampaikan pada kesempatan itu adalah pentingnya segera mengambil tindakan apabila ada anggota kepolisian melakukan pelanggaran pidana.
 
SAMSUL HADI Jurnalis Radio ANDIKA di Jakarta melaporkan, dalam keterangan Kapolri mencontohkan jajaran kepolisian tidak perlu reaktif terhadap sejumlah kabar viral di masyarakat yang menggambarkan tindakan represif dalam penanganan suatu kejadian. Sebaliknya, introspeksi diri diminta dikedepankan untuk menjadikan kepolisian yang semakin baik ke depannya. Serta perlu berterimakasih kepada masyarakat yang memviralkan apa yang sudah kita kerjakan. Jadikan itu sebagai kritik untuk diri sendiri, sekaligus sarana untuk memperbaiki diri.
 
Sebagaimana diberitakan, belakangan sorotan tajam banyak diarahkan ke jajaran kepolisian atas tindakan represif yang dijalankannya. Tak hanya itu, beberapa anggota kepolisian diduga melakukan pelanggaran pidana, salah satunya yang sedang hangat diperbincangkan adalah aksi tak senonoh seorang Kapolsek di Parigi Motong, Sulawesi Tengah, yang diduga mencabuli seorang gadis berusia 20 tahun dengan iming-iming ayah sang gadis yang terjerat kasus pancurian hewan ternak akan segera dibebaskan
 
Terhadap adanya dugaan pelanggaran pidana oleh jajaran kepolisian itu, Kapolri menegaskan anggota kepolisian tak kebal hukum. Ia juga meminta Kapolda dan Kapolres sebagai Kasatgas Wilayah bisa cepat mengambil tindakan tegas. Seperti langsung segera mecopot keanggotaan bagi yang melakukan pidana, laksanakan prosedur PTDH, dan proses pidananya. Proses juga jangan sampai lamban yang akan menambah kesan buruk di mata masyarakat.
 
Atas arahan yang disampaikannya, Kapolri menekankan hal ini tidak semata-mata menjalankan ketentuan yang berlaku, namum sekaligus untuk menjaga citra positif yang sebelumnya sudah terbangun, antara lain keberhasilan Polri ikut mengamankan dan mendukung penanganan Covid-19 yang telah banyak memdapatkan apresiasi. [shk/kin]
19 October 2021
Pemuda Asal Trenggalek Ditemukan Meninggal Tak Wajar di Pantai Prigi
Radio ANDIKA - Warga Desa Prigi Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek berinisial DA, 24 tahun, ditemukan nelayan yang sedang memancing di kawasan Pantai Prigi. DA ditemukan dalam kondisi meninggal dan mengapung disekitar pantai. Penemuan tersebut terjadi Senin, 18 Oktober 2021 pukul 18.10 WIB. Pihak keluarga yang mengetahui, mencurigai kematian DA tidak wajar dan meminta untuk dilakukan otopsi.
 
AKP BAMBANG DWIYANTO A. Md. S. H., Kasi Humas Polres Trenggalek saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, Senin, 18 Oktober 2021 sekitar pukul 01.50 WIB, pihak keluarga mengetahui DA pergi dari rumah, namun tidak diketahui kemana perginya. Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB, keluarga mendapatkan laporan, bahwa DA ditemukan meninggal mengapung di kawasan pantai Prigi. Kemudian, jenazah dievakuasi menuju RSUD Trenggalek. Pihak keluarga yang mencurigai kematian DA, meminta kepada petugas untuk dilakukan otopsi.
 
AKP BAMBANG menambahkan, selain dilakukan otopsi, petugas juga melakukan penyelidikan dan memeriksa terhadap sejumlah saksi, serta memeriksa HP milik korban, untuk mencari apa penyebab DA bisa sampai meninggal.
 
Pihak keluarga saat dimintai keterangan mengaku bahwa tidak ada permasalahan di dalam keluarga. Saat  ini masih dilakukan otopsi pada jenazah DA oleh tim Forensik Polda Jatim dan menunggu hasilnya. (kin/dip)
Page 1 of 1435      1 2 3 >  Last ›