Berita- Info ANDIKA

02 October 2022
Kerusuhan di Stadion Kanjuruan, 20 Warga Kabupaten Blitar Jadi Korban
Radio ANDIKA - Hingga hari ini, Minggu 2 Oktober 2022 total ada 20 warga asal Kabupaten Blitar yang menjadi korban dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruan Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Puluhan korban tersebut berasal dari Kecamatan Garum, Kecamatan Nglegok, Kanigoro, Talun, Kademangan, Kesamben, Sanankulon dan Sutojayan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar CRISTINE INDRAWATI sewaktu On Air di Radio ANDIKA mengatakan, 20 korban tersebut terdiri dari 5 orang meninggal dunia, 2 orang kritis di rumah sakit, 8 belum diketemukan dan sisanya luka-luka. Untuk korban yang belum ditemukan itu diketahui dari warga yang melapor melalui Hotline Pengaduan yang disediakan Pemerintah Kabupaten Blitar.

CRISTINE menambahkan, begitu mendapat laporan ada warga Kabupaten Blitar yang meninggal dunia, pihaknya langsung mengirim ambulance untuk menjemput korban. Selain itu, pemerintah Kabupaten Blitar juga menyiagakan ambulance yang standby di Malang. Ambulance tersebut disebar ke seluruh rumah sakit di Malang yang menangani pasien korban kerusuhan. Ambulance itu untuk pelayanan antar jemput korban, baik yang sudah meninggal dunia ataupun yang dirujuk ke rumah sakit lain. Khusus untuk dua korban yang saat ini tengah kritis di rumah sakit, pihaknya juga sudah menyiapkan ambulance yang siap setiap saat. Berdasarkan keterangan CRISTINE, seluruh pembiayaan korban akan ditanggung oleh Pemkab Blitar.

Terakhir, CHRISTINE menyatakan, kemungkinan korban dari Kabupaten Blitar akan terus bertambah. Lantaran ada puluhan jenazah yang belum diketahui identitasnya. Pihaknya masih menunggu hasil koordinasi dengan Rumah Sakit Saiful Anwar Kota Malang karena seluruh korban diarahkan ke sana. (nur/stm)
02 October 2022
Dua Anggota Polisi Meninggal Dunia dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang
Radio ANDIKA - Dua anggota Polres Tulungagung dan Polres Trengggalek meninggal dunia dalam kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu malam 1 Oktober 2022. Dua polisi tersebut sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

AKBP EKO HARTANTO, SIK, MH., Kapolres Tulungagung sewaktu On Air di Radio ANDIKA membenarkan ada anggota Polres Tulungagung yang meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang. Korban bernama BRIPKA ANDIK PURWANTO yang bertugas di Polsek Sumbergempol Polres Tulungagung. Dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, yang bersangkutan bertugas menjaga keamanan di sektor 10. Setelah terjadi kerusuhan, BRIPKA ANDIK dihubungi pihak Polres Tulungagung namun yang bersangkutan tidak menjawab. Hingga akhirnya Polres Tulungagung menerima kabar bahwa BRIPKA ANDIK gugur dalam tugasnya.

AKBP EKO menambahkan, setelah mendapat kepastian bahwa BRIPKA ANDIK meninggal dunia, pihaknya segera melakukan penjemputan. Sekitar jam 13.00 WIB, jenazah korban sampai di rumah duka dan langsung dimakamkan. Selanjutnya BRIPKA ANDIK dianugerahi naik pangkat menjadi AIPDA ANUMERTA ANDIK PURWANTO.

Sementara itu,  IPTU SUSWANTO, S.H., Kasi Humas Polres Trenggalek dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, anggota Polres Trenggalek yang meninggal dunia dalam tugas pengamanan pertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruan Malang adalah BRIPTU FAJAR YOYOK PUJIONO. BRIPTU FAJAR merupakan anggota Polsek Dongko Polres Trenggalek.

IPTU SUSWANTO menyampaikan, prosesi upacara pemakaman dilaksanakan di rumah duka, tepatnya di Desa Sukosari Kecamatan Trenggalek dan dilanjutkan ke pemakaman umum setempat. Sebagai penghormatan terakhir, tembakan salvo mengiringi pemakaman almarhum. Diketahui, sebelum menjadi anggota Polres Trenggalek, BRIPTU FAJAR pernah berdinas di Ditsabhara Polda Jatim tahun 2016. Selanjutnya, dipercaya sebagai anggota Unit Turjawali Satsamapta Polres Trenggalek dan terakhir sebagai Bintara Polsek Dongko dan Bhabinkamtibmas Desa Watuagung Kecamatan Dongko. (nur/stm)
02 October 2022
Sambut Satu Abad NU dan Hari Santri Nasional, Walikota Kediri Touring Bareng Vespa Religi
Radio ANDIKA - Walikota Kediri ABDULLAH ABU BAKAR bersama Ketua PCNU Kota Kediri ABU BAKAR ABDUL JALIL ikut ambil bagian dalam kegiatan Touring Bareng Vespa Religi yang mengunjungi beberapa makam ulama di Kota Kediri, Minggu 2 Oktober 2022. Kegiatan bertajuk Dari Jalan ke Makam ini mengambil start dari Halaman Balai Kota Kediri. Uniknya, ratusan peserta dalam kegiatan ini mengenakan sarung.

ABDULLAH ABU BAKAR mengungkapkan, Touring Bareng Vespa Religi ini untuk memperingati Nahdlatul Ulama yang genap berusia satu abad pada tahun 2022 ini. Diharapkan, kolaborasi Pemerintah Kota Kediri dan Nahdlatul Ulama berjalan semakin baik. Terutama untuk terus menjaga kondusivitas di Kota Kediri.

Sementara itu, Ketua PCNU Kota Kediri ABU BAKAR ABDUL JALIL menambahkan, selain menyambut satu abad Nahdlatul Ulama acara ini juga menyambut Hari Santri Nasional 2022. Sebelumnya, HSN diperingati dengan bersepeda bersama serta mengenakan sarungan. Namun, pada tahun ini, diganti menggunakan vespa.

Touring Bareng Vespa Religi ini diawali dengan ziarah di Makam Jamsaren. Kemudian, dilanjutkan ke Makam Al-Huda, Makam Ponpes Jampes, Makam Syech Abdullah Mursyad Setonolandean, Makam Ponpes Lirboyo, Makam Banjarmlati, Makam Bandar Kidul di Masjid Darunnajah, Makam Setonogedong dan berakhir di Kantor PCNU Kota Kediri. (atc/nur)
02 October 2022
Tragedi Kanjuruhan Malang, Korban Meninggal Dunia asal Nglegok Blitar Bertambah Satu Orang
Radio ANDIKA - Jumlah korban meninggal dunia dari Kabupaten Blitar akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu 1 Oktober 2022  bertambah satu orang lagi. Korban yang masih remaja tersebut merupakan warga Desa Bangsri Kecamatan Nglegok.

AIPDA SUPRIYADI Staf Humas Polres Blitar Kota sewaktu On Air di Radio ANDIKA mengatakan, ada dua korban yang berasal dari Kecamatan Nglegok yang dinyatakan meninggal dunia. Korban pertama berinisial ABP, 18 tahun warga Desa Kedawung Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Sementara korban kedua, berinisial MM 16 tahun warga Desa Bangsri Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Jenazah kedua korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

AIPDA SUPRIYADI menambahkan, Polres Blitar Kota mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan dan berharap peristiwa serupa tidak terulang lagi di masa depan.(nur/eko)
02 October 2022
Jadi Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Dua Remaja asal Kabupaten Blitar Meninggal Dunia
Radio ANDIKA-MRD, 15 tahun remaja asal Kelurahan Bence Kecamatan Garum dan MH, 17 tahun asal Kelurahan Kedung Bunder Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar meninggal dunia dalam tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruan Malang, Sabtu 1 Oktober 2022 malam.

IPTU UDIYONO, S.H Kasi Humas Polres Blitar sewaktu On Air di Radio ANDIKA mengatakan, kedua jenazah korban tersebut sudah diterima keluarga dan langsung dimakamkan. Selain itu, masih ada empat warga Blitar yang menjadi korban. Mereka mengalami luka-luka. Keempat orang tersebut masing-masing MKH, 28 tahun asal Sidodadi Kecamatan Garum, AHM, 19 tahun asal Desa Karangsono Kecamatan Kanigoro, MR, 22 tahun warga Desa Dawuhan Kecamatan Kademangan dan RF, 25 tahun asal Kecamatan Talun Kabupaten Blitar. Dari keempat korban tersebut, MKH dan RF masih dirawat di RSAA Malang. Sementara, yang lain sudah pulang ke rumah.

IPTU UDIYONO menambahkan, mereka mengalami luka ringan dan kondisinya semakin membaik. Ada yang mengalami sesak napas dan ada yang luka akibat injakan. Menurut keterangan IPTU UDIYONO, para korban berangkat ke Malang sendiri-sendiri.

Diberitakan sebelumnya, satu remaja berinisial ABP, 18 tahun asal Desa Kedawung Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dinyatakan meninggal dunia dalam tragedi maut di Stadion Kanjuruhan Malang.(nur/eko)
02 October 2022
Pelajar Asal Nglegok Blitar Jadi Korban Tragaedi Stadion Kanjuruhan Malang
Radio ANDIKA- ABP 18 tahun warga Desa Kedawung Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar menjadi salah satu korban meninggal dalam tragedi maut di Stadion Kanjuruhan Malang. ABDURRAHMAN Kepala Desa Kedawung Nglegok Blitar, saat On Air di Radio ANDIKA menjelaskan, ABP (18) merupakan pelajar kelas X SMA. Pada Sabtu 1 Oktober 2022, ABP memang pamit pada orang tuanya untuk melihat pertandingan Sepakbola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, bersama seorang temannya. Namun, pada Minggu 2 Oktober 2022 jam 3.00 WIB dini hari, orang tua ABP mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa ABP menjadi salah satu korban kericuhan di stadion Kanjuruhan Malang.

Kemudian, pihak keluarga melakukan penjemputan jenazah ABP ke Malang, dengan membawa Ambulans. ABDURRAHMAN menjelaskan, saat ini jenazah sudah berada di rumah duka, dan akan segera dimakamkan di tempat pemakaman umum Dusun Salam Desa Kedawung. Pihak keluarga sangat bersedih atas peristiwa yang menimpa anaknya. Keluarga berharap, ada perhatian dari pihak panitia pelaksana.

Untuk sementara, pihak panitia pelaksana pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya  belum ada perhatian khusus pada keluarga korban. Pihak keluarga juga berharap, kejadian ini jangan sampai terulang kembali. Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jawa Timur merilis sebanyak 127 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang, pascapertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu 1 Oktober 2022.(atc/eko)
02 October 2022
Gelar Senam Jantung, RSKK dan RSUD SLG Catatkan MURI
Radio ANDIKA - Dalam rangka Hari jantung sedunia yang diperingati setiap 29 September 2022, pagi ini Rumah Sakit Kabupaten Kediri (RSKK) berkolaborasi dengan RSUD SLG menggelar acara Senam Jantung Nusantara virtual Se Indonesia yang melibatkan 42 cabang Perki (Perhimpunan Dokter Specialist Vardiovaskular Indonesia) cabang Malang, yang bertempat di Stadion Canda Bhirawa Pare Kediri.

Seperti diketahui, jantung merupakan organ tubuh yang sangat vital dan tidak pernah beristirahat seumur hidup. Walaupun hanya sekepalan tangan, jantung merupakan organ terkuat yang mampu bekerja tanpa henti. Jika terhenti maka akan menghentikan sistem peredaran darah dan berujung kematian. Untuk itu betapa pentingnya organ ini sehingga perlu dijaga kondisinya agar dapat hidup berkualitas.

Sasha Louisa Jurnalis Radio ANDIKA bersama TIM Radio ANDIKA di Stadion Canda Bhirawa Pare melaporkan, acara senam bersama ini diikuti oleh seluruh peserta yang berjumlah 1000 orang yang ikut dalam senam bersama ini. Acara juga dibuka langsung oleh Direktur RSKK dan RSUD SLG dr. TONY WIDIANTO, Spog, dan juga dihadiri Profesor SAIFURROHMAN, SpJP, Konsultan Ketua Perki Cabang Malang. Ribuan peserta terlihat bersemangat mengikuti acara senam Jantung. Acara Senam Jantung, juga masuk dalam sebagai rekor nasional MURI.

Sementara itu, Prof. saifur Rohman SPJP Konsultan Ketua Perki Cabang Malang mengatakan, sangat mengapresiasi masyarakat kediri dan Direktur rumah sakit yang telah memfasilitasi acara senam jantung dan meningkatkan kewaspadaan terjadap penyakit jantung. Kewaspadaan adalah tugas utama tenaga kesehatan. Harapannya, di RSKK dan RS SLG bisa ada program rehabilitasi di dua RS tersebut. kelengkapan dan pelayanan rumah sakit untuk jantung telah lengkap untuk masyarakat di kediri. PERKI berharap,  untuk memecahkan MURI sebagai momentum sebagai kewaspadaan bersama rterhadap penyaklit jantung dan melakukan hidup sehat serta mengatur pola makan. Untuk diketahui, Pengobatan penyakit jantung juga tidak murah. Bahkan, penyakit jantung ini menjadi beban biaya terbesar. Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada 2021, pembiayaan kesehatan terbesar adalah untuk penyakit jantung yakni sebesar Rp7,7 triliun.(atc/eko)
02 October 2022
Peringati Hari Batik, Pengrajin Kota Kediri Unjuk Gigi Dalam Batik Corner dan Booth Pusaka
Radio ANDIKA-Batik Corner menjadi salah satu kegiatan dalam peringatan hari batik nasional yang digelar Pemerintah Kota Kediri melalui Disperdagin bekerjasama dengan Dekranasda Kota Kediri tahun ini. Delapan kelompok pengrajin batik dilibatkan dalam kegiatan yang digelar di Kediri Town Square.
 
Sesuai rencana, kegiatan tersebut akan digelar selama dua hari mulai hari Sabtu 1 Oktober hingga Minggu 2 Oktober 2022. TANTO WIDJOHARI, Kepala Disperdagin Kota Kediri mengatakan, acara tersebut diisi fashion show yang menggandeng AJI "NINGRAT PRASOJO", Desainer sekaligus artisan batik Kota Kediri yang berkolaborasi dengan Batik Djajawarsa. Selain itu ada pula kegiatan 'nyanting' bareng.
 
Tidak hanya itu, sebagian karya artisan batik Kota Kediri juga akan dipamerkan di Jakarta Convention Center (JCC) tepat pada peringatan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober 2022. TANTO menambahkan, Pemerintah Kota Kediri juga menaruh perhatian lebih untuk para artisan batik. Melalui Disperdagin, mereka selalu dilibatkan untuk ambil bagian dalam pameran-pameran nasional.
 
TANTO menjelaskan mengenai motif batik, para artisan di Kota Kediri sudah memiliki ciri khas motif batik masing-masing seperti motif jaranan, tahu, panji galuh dan teratai. Pada momen peringatan hari batik, Tanto sekaligus mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal terutama batik. Dengan lebih mengenal batik.
 
TANTO berharap, semakin banyak masyarakat yang suka dan menggunakan batik sehingga hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya omzet dari artisan batik dan meningkatkan perekonomian di Kota Kediri. Selain Batik Corner, beragam motif batik juga di display di booth pusaka dan akan memanjakan mata pengunjung Kediri Mall lantai 2 mulai tanggal 1 hingga 31 Oktober mendatang.(atc/nhd)
01 October 2022
Hari Kesaktian Pancasila, Rektor UNISKA : Degradasi Moral Kebangsaan Hampir Ke Titik Nadir
Radio ANDIKA - Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati tiap 1 Oktober 2022 menjadi sebuah momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan. Namun banyak pihak meyakini, degradasi kebangsaan sudah menyentuh titik nadir. Hal ini disampaikan Rektor Universitas Islam Kadiri (UNISKA) saat On Air di Radio ANDIKA.
 
Prof. Dr. H. ALI MASCHAN MOESA, M.Si., Guru Besar Ilmu Sosiologi Bahasa sekaligus Rektor UNISKA mengatakan, saat ini tidak banyak orang yang menganggap Pancasila sakti. Pancasila merupakan sumber spiritual kebangsaan dan nasionalisme yang tidak lagi menjadi sumber kekuatan. Hal ini adalah persoalan besar bangsa Indonesia dalam melanjutkan kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
Terlihat saat ini banyak masyarakat yang tidak lagi melihat pancasila sebagai sutu kekuatan dalam kebangsaan, namun media sosial seolah jadi kekuatan besar di era kemajuan saat ini. Banyak pemimpin bangsa yang mulai minus keteladaan, untuk membawa Indonesia menuju era Pancasila seutuhnya.
 
Profesor ALI MASCHAN menambahkan, Pancasila bukan sekedar untuk dihafalkan namun dihayati dan diamalkan. Para pendiri bangsa melahirkan Pancasila untuk mempersatukan kemajemukan yang ada di Indonesia. Agama, Suku, Bahasa dan Budaya tidak bisa mempersatukan kemajemukan.
 
Belajar dari zaman orde baru, Pancasila begitu menancap dalam akar berbangsa dan bernegara dengan program Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila). P4 menjadi salah satu kewajiban bagi semua warga negara Indonesia untuk mengikuti sehingga benar-benar paham apa dan bagaimana Pancasila secara utuh.
 
Pancasila bisa dijadikan benteng radikalisme politik dan politik identitas yang marak terjadi jelang pilkada hingga pilpres. Saat ini agama telah dijadikan alat politik melanggengkan kekuasaan atau mencapai kekuasaan. Inilah sebabnya agama jangan berdekatan dengan politik karena dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.(eko/stm)
01 October 2022
Tertimpa Pohon Tumbang di Ngantang, Warga Jombang Meninggal Dunia
Radio ANDIKA - ABDUL AMIN, warga Diwek Kabupaten Jombang meninggal dunia setelah terluka parah karena tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Ngantang Kabupaten Malang. Insiden terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022 sekitar jam 14.00 WIB.
 
BRIPKA KAREL ADITYA Anggota Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu saat dikonfirmasi Gatekeeper Radio ANDIKA mengatakan, insiden bermula saat hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan Ngantang sekitar jam 14.00 WIB. Sebuah pohon besar yang berada di tepi jalan tiba-tiba roboh. Nahas, pada saat bersamaan, melintas pick up nopol W 8726 XZ dikemudikan HAMBALI, warga Kabupaten Pasuruan dan sepeda motor Honda Vario nopol S 6341 QAB dikemudikan ABDUL AMIN membonceng istrinya, SOFIATUN.
 
Pohon yang tumbang langsung menimpa kedua kendaraan yang melintas beriringan tersebut. Akibat insiden ini, ABDUL HALIM mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan SOFIATUN dan HAMBALI mengalami luka ringan. 
 
Korban meninggal dunia dan luka-luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit Madinah Kasembon. Kasusnya sudah dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Batu.(eko/stm)
Page 1 of 1813      1 2 3 >  Last ›