Berita- Info ANDIKA

17 January 2022
Tidak Kooperatif, Terduga Pelaku Pencabulan Santriwati di Jombang Ditetapkan DPO
Radio ANDIKA - Tersangka dugaan pencabulan terhadap santriwati di Jombang berinisial MS, ditetapkan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Polda Jatim. MS, yang juga merupakan anak dari salah seorang kiai di Kabupaten Jombang saat ini berstatus buron karena tidak kooperatif dan mangkir dari panggilan pemeriksaan lebih dari satu kali.

Kabid Humas Polda Jawa Timur, KOMBES POL GATOT REPLI HANDOKO saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima laporan kasus dugaan pencabulan tersebut pada 29 Oktober 2019. Penyidik kemudian menyerahkan berkas tahap pertama ke Kejaksaan Tinggi Jatim dan dinyatakan lengkap atau P21 pada 4 Januari 2022.

Karena MS tak datang saat pemeriksaan, Polisi kemudian mendatangi kediaman MS di Jombang. Namun pihaknya dihalang-halangi oleh pihak pondok dan keluarga. Karena itu, Polda Jatim kemudian menerbitkan status DPO terhadap MS, pada 11 Januari 2022. KOMBES POL GATOT mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan upaya pencarian pada pelaku. Sementara itu, para korban masih menjalani trauma healing untuk memulihkan kondisi mental.

KOMBES POL GATOT mengatakan, profil tersangka saat ini sudah disebar dan menurutnya SUBCHI masih berada di Jawa Timur. KOMBES POL GATOT mengimbau pada masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar menginformasikan pada Polres Jombang atau Polda Jatim agar bisa segera ditindaklanjuti. Akibat perbuatannya, MS dinyatakan melanggar pasal 285 KUHP dan atau Pasal 294 KUHP ayat (2) ke-2 KUHP. (arg/nis)
17 January 2022
Waspada Omicron, Jokowi: Batasi Mobilitas!
Radio ANDIKA - Presiden Joko Widodo meminta masyarakat membatasi mobilitas sebagai bentuk kewaspadaan terhadap penyebarluasan Covid-19 varian Omicron. Permintaan Jokowi itu sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, LUHUT BINSAR PANJAITAN, pada konferensi pers penyampaian update PPKM secara virtual, Minggu malam kemarin.

Menurut LUHUT, Presiden mengingatkan agar masyarakat ikut mengantisipasi lonjakan ulang kasus Covid-19, khususnya varian Omicron yang diprediksi akan terjadi mulai pertengahan Februari mendatang.  Jika tidak mendesak, sebaiknya masyarakat tidak beraktifitas di luar rumah.

Tidak hanya mobilitas di dalam negeri, masyarakat juga diingatkan untuk sementara waktu menahan diri untuk tidak bepergian ke luar negeri. Menurut LUHUT, Pemerintah, juga menerapkan pembatasan mobilitas di lingkungan kerja. Melalui Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi, Kementerian dan Lembaga sudah diminta membatasi kegiatan tatap muka langsung.

Aktifitas perjalanan dinas ke luar kota dan luar negeri juga dibatasi hanya untuk tujuan yang sifatnya mendesak. Sementara untuk perusahaan swasta, LUHUT mengaku sudah memerintahkan Kementerian Ketenagakerjaan agar perkantoran diinstruksikan mengoptimalkan work from home (WFH).

Mengutip data yang dipublikasikan laman  resmi Kementerian Kesehatan, kasus Covid-19 akibat varian Omicron di Indonesia kini mencapai 572 kasus. Meski menyebar begitu cepat, paparan varian ini diidentifikasi juga mudah disembuhkan, yang di antaranya dibuktikan dengan telah sembuhnya  300 pasien. (shk/arg)
17 January 2022
Selama 2021, Penanganan Penyalahgunaan Narkoba oleh BNN Kota Kediri Lebihi Target
Radio ANDIKA - Narkoba masih menjadi masalah di berbagai daerah termasuk Kota Kediri. Selama 2021, puluhan orang menjalani rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba baik jenis sabu maupun pil dobel L. Selain itu, 1 jaringan narkoba berhasil diungkap. Capaian itu melebihi target yang ditetapkan oleh BNN Kota Kediri.

Kepala BNN Kota Kediri AKBP BUNAWAR S. H. saat ditemui Jurnalis Radio ANDIKA mengatakan, selama 2021 BNN berhasil membongkar 1 jaringan narkoba. Meski masih terbilang jaringan kecil dan bukan nasional, AKBP BUNAWAR berharap ini sebagai langkah pencegahan penyebarluasan narkoba. Dengan begitu, tidak hanya pemakai yang bisa direhabilitasi namun bandar dan kurir juga ikut diketahui.

Sementara itu, Konselor Adiksi Ahli Muda BNN Kota Kediri DUHIA ROSYIDA S. Psi, M. M., saat dikonfirmasi Jurnalis Radio ANDIKA juga merinci total sebanyak 25 orang yang ditangani oleh BNN Kota Kediri. Tiga orang berasal dari tahanan Polres Kediri dan Kediri Kota, 17 orang dari warga binaan lapas Kediri, serta 5 sisanya adalah pemakai yang berinisiatif untuk meminta rehab kepada BNN karena sudah menyalahgunakan narkoba.

AKBP BUNAWAR menambahkan, jumlah tersebut melebihi target yang ditetapkan oleh BNN Kota Kediri, yaitu 22 orang. Sedangkan untuk rencana pencegahan penyalahgunaan narkoba di tahun 2022, pihaknya akan tetap melakukan sosialisasi secara masif agar jika ada masyarakat yang sudah terlanjur menyalahgunakan narkoba, mereka berani mengajukan diri ke BNN untuk direhabilitasi. (mld/arg)
17 January 2022
Sempat Diizinkan, Perjalanan Umrah dari Kota Kediri Kembali Dihentikan Sementara
Radio ANDIKA - Mulai 15 Januari 2022, perjalanan umrah dari Kota Kediri harus kembali dihentikan sementara. Hal ini sesuai dengan kebijakan Kemenag yang menghentikan sementara penerbangan jamaah umrah untuk mengevaluasi sistem One Gate Policy (OGP) dan memantau perkembangan Covid-19 varian Omicron. Sebelumnya, pada 8 Januari 2022 pemerintah mengizinkan perjalanan umrah setelah hampir 2 tahun terhenti karena pandemi.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji Umrah Kemenag Kota Kediri CICI RAHMAWATI M. M., saat ditemui Jurnalis Radio ANDIKA mengatakan, dia belum mengetahui kepastian ada tidaknya jamaah asal Kota Kediri yang berangkat umrah. Hal ini karena Kemenag Kota Kediri hanya melayani pengurusan rekomendasi paspor untuk umrah. Sementara pendaftaran umrah langsung melalui tiap biro perjalanan umrah.

Sejak kembali diizinkannya perjalanan umrah pada 8 Januari 2022, ada sekitar 10 orang yang mengajukan pembuatan paspor. Namun tidak bisa dipastikan apakah paspor tersebut akan digunakan perjalanan dalam periode tersebut atau tidak. CICI menambahkan, hingga kini dirinya juga masih menunggu hasil evaluasi para jamaah umrah dari Indonesia yang rencananya hari ini, 17 Januari 2022 dijadwalkan pulang ke Indonesia.

Terkait kebijakan penghentian sementara pemberangkatan jamaah umrah juga sudah dikomunikasikan kepada sejumlah biro perjalanan haji dan umrah di Kota Kediri secara lisan sambil berharap tidak ada peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron. (mld/arg)
17 January 2022
Harga Kedelai Naik, Harga Tahu di Kota Kediri Meningkat
Radio ANDIKA - Harga kedelai yang belum juga melandai membuat pengrajin tahu di Kota Kediri mengeluh. Sudah sebulan terakhir, harga kedelai di Kota Kediri mencapai Rp 10,500 perkilogram.  Tingginya harga kedelai yang dikeluhkan oleh para pengrajin tahu bisa merugikan masyarakat sebagai konsumen akhir. Padahal, tahu merupakan salah satu makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Kota Kediri.

SULASIH, salah satu pengrajin tahu di Kampung Tahu Tinalan, Kota Kediri mengatakan, awalnya dirinya sempat terkejut saat berbelanja kedelai. Jika biasanya ia bisa mendapatkan 3 ton kedelai, kini dengan modal yang sam ia hanya bisa mendapatkan 2 ton saja. Dengan harga itu, SULASIH terpaksa sedikit menaikkan harga tahu buatannya. Dari yang Rp 22 ribu perbungkus berisi sepuluh biji tahu menjadi Rp 23 ribu.

SULASIH juga mengatakan, selama ini ia memanfaatkan kedelai lokal dan impor sebagai bahan baku tahu. SULASIH sendiri membuat tahu kuning, tahu putih dan aneka olahan tahu lainnya. Kedepan Sulasih berharap harga kedelai bisa turun.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Kediri SALIM DARMAWAN mengatakan, pihaknya selama ini terus memantau perkembangan harga kedelai di pasaran. Salim mengatakan, harga kedelai saat ini tetap stabil meski tergolong tinggi.

SALIM menjelaskan, kenaikan harga kedelai sudah cukup lama terjadi, bahkan sudah sejak akhir tahun 2020. Penyebabnya karena ketidakseimbangan pada rantai pasok global, dimana permintaan kedelai dari Tiongkok sangat tinggi. Sementara, supplier utama dari Amerika Serikat, yang akhirnya menyebabkan kelangkaan di negara-negara lain termasuk di Indonesia. (atc/arg)
17 January 2022
Status Kelud Dikabarkan Siaga, BPBD Kabupaten Kediri : Gunung Kelud Normal
Radio ANDIKA - Beredarnya kabar Gunung Kelud yang akan erupsi di tahun 2022, membuat BPBD Kabupaten Kediri angkat bicara. PLT Kalaksa BPBD Kabupaten Kediri, SLAMET TURMUDI saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan bahwa hal tersebut hoax atau tidak benar.

SLAMET mengatakan Gunung Kelud saat ini tidak menunjukkan adanya peningkatan status. Hingga Senin, 17 Januari 2022, Gunung Kelud terpantau masih dalam status normal. Aktivitas Gunung Kelud setiap hari dimonitor oleh Pos Pantau Gunung Kelud. CCTV yang dipasang di Kawah Gunung Kelud juga tidak menunjukkan tanda-tanda bahwa akan terjadi erupsi.

Terkait adanya kawanan kera yang sempat terlihat turun gunung, SLAMET mengatakan hal itu bukan karena adanya aktivitas erupsi Gunung Kelud dan hanya kebetulan sedang mencari makan. Sementara itu, kondisi cuaca yang tidak menentu menyebabkan bencana hidrometrologi yaitu longsor di sejumlah titik. SLAMET menyebut, beberapa titik yang sempat mengalami longsor kini sudah ditangani.

SLAMET berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menerima informasi. SLAMET mengimbau kepada masyarakat agar mencari informasi ke sumber yang valid. Selain itu, SLAMET juga mengimbau kepada pengunjung wisata Gunung Kelud untuk mematuhi seluruh rambu-rambu yang telah dipasang. (sap/arg)
17 January 2022
Siap Siaga, Empat Ruang Khusus RS Kilisuci Dipersiapkan Untuk Pasien Covid-19
Radio ANDIKA - Peningkatan kesiapsiagaan terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron. Selain mempersiapkan ruang isolasi mandiri terpusat eks BLK yang ada di Jalan Himalaya, RS di Kota Kediri juga menyiapkan ruang khusus untuk perawatan pasien covid-19. 

Direktur RS Kilisuci dr. TUTIK MAHANANI saat ditemui Jurnalis Radio ANDIKA mengungkapkan, ada 4 ruang khusus dengan kapasitas 70 tempat tidur yang akan digunakan untuk pasien covid-19. Jika nantinya ada pasien covid-19, pihaknya telah menyiapkan beberapa ruangan untuk percepatan penanganan Covid-19 yang berada diruang melati, bugenvil dengan kapasitas 70 tempat tidur.

Selain ruangan dan tempat tidur, RS Kilisuci juga memastikan kebutuhan oksigen pasien tetap terpenuhi dengan melakukan pengadaan tabung oksigen sebagai tambahan. Saat ini masih belum ada pasien covid-19 baru yang dirawat di RS Kilisuci. Terakhir, RS Kilisuci menangani pasien covid 19 pada Oktober 2021, sekitar empat atau lima pasien saja. (atc/arg)
17 January 2022
Tingkatkan Keandalan Jaringan Listrik, PT PLN (Persero) UPT Madiun & UP3 Kediri Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama
Radio ANDIKA - Dalam rangka upaya peningkatan keandalan jaringan listrik, PT PLN (Persero) UPT Madiun & UP3 Kediri menggelar Penandatanganan Komitmen Bersama Satgas Pengamanan Aset & Instalasi Ketenaga Listrikan serta Penertiban ROW, Layang-layang dan Balon Udara bersama dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur Polres Tulungagung.

Acara yang bertempat di kantor GI Banaran Kediri ini dihadiri langsung oleh Kapolres Tulungagung HANDONO SUBIAKTO, SH, SIK, MH dan jajaranya. Dalam sambutanny,a  Kapolres Tulungagung mengapresiasi upaya PLN karena telah melibatkan kepolisian sehingga kepolisian kedepannya dapat membantu upaya-upaya PLN dalam menjaga keandalan pasokan Listrik.

EDI CAHYONO berharap sinergi antara PLN dan Kepolisian Polres Tulungagung ini dapat terus terjalin dengan baik, agar semua dapat berjalan bersama sama untuk Indonesia Tetap Terang.  Selanjutnya, dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara PLN UIT Madiun, UP3 Kediri dan Polres Tulungagung, dan di tutup dengan foto bersama dan ramah tamah.(adv-del/arg)
17 January 2022
Setelah 19 Hari Bersembunyi, Pelaku Penusukan Pemuda Mabuk di Tulungagung Ditangkap Polisi
Radio ANDIKA - Setelah 19 hari bersembunyi, pelaku penusukan pemuda mabuk yang terjadi Minggu, 26 Desember 2021 berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tulungagung. Korban berinisial MZ, 19 tahun, asal Desa Tanggung Kecamatan Campurdarat Kabuapaten Tulungagung. Sementara pelaku berinisial WB, 39 tahun warga Desa Besole Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung, IPTU NENNY SASONGKO, S.H., mengatakan, kejadian berlangsung saat MZ dan temannya mabuk dan berbuat usil dengan mengatai dan mengejar pengendara sepeda motor. Pengendara tersebut yaitu WB sedang berboncengan dengan wanita. WB yang saat itu hendak pulang melewati perempatan Kendalbulur, bertemu dengan kelompok pemuda berjumlah 5 orang, termasuk MZ.  MZ dan temannya kemudian meneriaki WB dengan kata-kata kotor.

WB awalnya tidak memperdulikan, namun MZ bersama dua temannya mengejarnya. WB akhirnya berhenti di Desa Waung Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. MZ kemudian ikut berhenti dan menghampiri WB. Namun, WB langsung menyerang MZ dengan obeng dan menusuknya ke arah perut sebelah kiri. WB mengaku langsung membuang obeng tersebut ke sungai. Atas perbuatannya, WB dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1), (2) KUHP. (sap/arg)
17 January 2022
Berstatus Siaga, Gunung Semeru Kembali Mengeluarkan Awan Panas Guguran Setinggi 1500 Meter
Radio ANDIKA - Setelah ditetapkan status Siaga pada 16 Desember 2021 lalu, Gunung Semeru masih terus mengeluarkan awan panas guguran. Minggu, 16 Januari 2022 sekitar pukul 10.20 WIB, Semeru kembali mengeluarkan awan panas guguran setinggi 1500 meter mengarah ke utara. 
 
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), ANDIANI saat On Air di Radio ANDIKA mengatakan, awan panas guguran merupakan material yang dikeluarkan oleh gunung yang sifatnya basa dan membeku di atas kawah. Akibat adanya efek gravitasi, awan panas guguran ini kemudian meluncur ke bawah. ANDIANI menjelaskan, erupsi selama ini ada dua macam, yaitu erupsi berupa lelehan dan erupsi berupa letusan.

Erupsi bersifat lelehan ini terjadi apabila material gunung secara perlahan keluar, kemudian akan terendapkan di sekitar lereng. Sementara erupsi bersifat letusan terjadi apabila material dikeluarkan secara vertikal terlempar ke atas. 
Gunung Semeru sendiri terbentuk lidah lava di sekitaran lerengnya. Lidah lava ini termasuk ke dalam erupsi lelehan. Lelehan ini akan secara perlahan keluar dan hingga saat ini tidak bisa diprediksi kapan dan seberapa besar lelehan yang akan terjadi. 
 
ANDIANI mengatakan yang bisa dilakukan oleh timnya saat ini hanya melakukan monitoring atau pengamatan pada Gunung Semeru. Pengamatan yang dilakukan berupa pengamatan visual dan penggunaan alat instrumen. Pengamatan secara visual yaitu memantau tanda-tanda kasat mata seperti asap dan abu vulkanik. Sementara untuk penggunaan alat instrumen yaitu menggunakan teknologi pencatatan gempa atau getaran yang terjadi di Gunung Semeru. (sap/adr)
 
Page 4 of 1553     ‹ First  < 2 3 4 5 6 >  Last ›